Legends

Legends

Unduh Subtitle Indonesian

Musim 2

Informasi rilis

Legends S02E04 - The Legend of Ilyana Zakayeva Web-dl x264
Komentar oleh atonim
Supposed to be is quite a bit different from actually being one.

Tag

Web-DL
web-dl
web
WEB-DL
x264
Diterbitkan pada: 2015-12-03
Unduhan: 23
Tuna Rungu: No

Pratinjau subtitle Indonesian

200 baris pertama.

Paris. Saat ini.

Di sekolah tadi, kau bilang ini salahmu. Apa maksudnya?

Aku membawakan ranselnya.

Apa kau membawaku ke rumah sakit?

Tidak bisa ke rumah sakit dengan luka tembak.

Dokternya akan memberi tahu polisi.

Mereka akan menganggapmu membantu teroris./ Aku tidak bermaksud begitu.

Mereka tidak peduli.

Kau bisa dipenjara seumur hidup.

Ayo.

Ya?

Aku punya paket untuk Tn. Duchamps.

Aku butuh tanda tangannya.

Ayo.

Tidak apa. Duduklah.

Tidak apa.

Ini, aku ingin kau menggigitnya.

Ini akan sakit.

Legends S02E04 The Legend of Ilyana Zakayeva

Bu, Nina Brenner, Deplu AS.

Apa kau pernah melihat pria ini?

Ya.

Tadi dia di sini./ Kapan?

Entahlah. Mungkin sejam lalu.

Kau tahu dia ke mana?/ Suamiku mengantar dia ke tempat unjuk rasa.

Bu, unjuk rasa apa?

Jadi, itu penembaknya?

Ya, Pak. Iftikar Bulfati.

Warga negara Inggris Raya./ Bukankah dia anak itu?

Apa? Anak apa?

Kami sempat menahannya di stasiun kereta St. Pancras.

2 hari lalu./ Astaga.

Petugas sudah memeriksanya. Dia bersih.

Pihak Perancis bilang, dia punya pistol koil plastik hasil pencetak 3-D,

jadi dia tidak bersih, bukan?

Siapa yang memberimu informasi tentang dia?

Aku harus memeriksanya dulu, Pak.

Kita harus cepat mengatasi hal ini.

Aku butuh rincian, Simon. Sekarang!

Halo?

Kau tahu apa yang baru saja terjadi di Paris?

Aku sedang berdiri di tengahnya.

Kau sudah menemukan Odum?

Sudah kubilang aku butuh 24 jam.

Ini semua mulai menyulitkan kita.

24 jam.

Aku ingin tahu apa yang dilakukan Nina Brenner.

Segera sadap dia./ Kita tidak punya ijin.

Lakukan saja.

Deplu AS.

Bisa kau beri tahu apa yang terjadi di sini?

Dia berteriak Allahu Akbar.

Lalu mulai menembak.

Orang-orang malang itu.

Dan kau tidak tahu tentang rencananya?

Aku pasti akan mengatakan sesuatu,

berusaha mencegahnya.

Dia begitu baik.

Bagaimana mungkin dia tega melakukannya,

membunuh orang tanpa alasan?

Orang tidak selalu seperti yang kau pikirkan.

Lukamu tidak boleh sampai infeksi.

Aku butuh benang bedah, antibiotik.

Kau tidak boleh meninggalkanku di sini. Bagaimana jika ada yang datang?

Tempat ini sudah diiklankan selama 6 bulan.

Hunian siap tinggal. Tidak ada yang tinggal di sini.

Tapi kau akan segera kembali?

Ya.

Jika ada yang mengetuk, jangan menjawab.

Jangan keluar. Jangan menghubungi siapa pun.

Tetap di sini.

Tidak apa. Aku punya rencana.

...2 tewas, 3 terluka. Polisi sedang mencari komplotannya...

Dia bilang dia melihat seorang pria dengan gadis berlari ke arah sana.

Halo?

Tony Rice bilang aku bisa mempercayaimu. Benarkah itu?

Di mana kau?

Tengah malam. Place de la Paix.

Oke, tapi...

Aku bisa tahu jika kau tidak sendirian.

Rekaman CCTV dari stasiun St. Pancras.

Itu Bulfati di sebelah kanan.

Dan dari kamera lain.

Astaga.

Tunjukkan wajahnya padaku.

Temukan gadis itu.

Buka!

Polisi!

Liam! Liam!

Hei, hei! Apa yang kalian lakukan?

Lantai pertama aman!

Ilyana Crawford?/ Siapa kau?

Apa-apaan ini?

Artikel 10, UU Anti-Terroris 2001.

Rumah ini akan digeledah dan disita.

Jika kalian mencoba menghalangi petugas dengan cara apa pun,

kalian akan ditahan, untuk waktu yang tidak ditentukan.

Kita harus membicarakan soal putrimu.

Kapan terakhir kali kau berbicara dengan Kate?

2 hari yang lalu.

Aku mencoba menelepon, tapi dia tidak menjawab.

Apa dia pernah menyebutkan soal pergi ke Paris?

Apa dia pernah menyebutkan soal jihad, atau grup teror?

Aku tidak mengerti. Apa kau bertanya padaku apa Kate...

Kami menduga Kate menyelundupkan senjata

yang digunakan pada serangan di Paris pagi ini.

Tidak. Tidak mungkin. Bukan Kate.

Bagaimana dengan pria ini?

Apa dia menghubungimu belakangan ini?

Dia ada di Perancis. Kami rasa dia mencari Kate.

Aku yakin kau mengenalnya sebagai Dmitry Petrovich.

Dia pernah datang ke sini.

Aku menyuruhnya pergi.

Pak, komputer gadis ini sudah menyala.

Kita belum selesai.

Kenapa kau tidak memberitahuku?

Aku sudah menyuruhnya pergi.

Kukira itu sudah cukup.

Aku tidak membayangkan.../ Apa?

Bahwa aku berhak untuk tahu?

Bahwa dia mencoba menemui Kate?

Aku yang berada di sini, demi dirimu, demi Kate. Bukan pria itu.

Maafkan aku.

Liam,

aku harus bagaimana?

Praha. 2001.

Mari kuantar.

Tidak, terima kasih. Bisnya akan datang.

Apa? Jadi kau menunggu di tengah hujan?

Masuk.

Masuklah.

Untung aku melihatmu.

Ini ke-3 kalinya aku beruntung karena bertemu dirimu.

Aneh, bukan?

Apa maumu?

Dan jangan berbohong, karena aku bisa tahu.

Jauh dari rumah.

Aku butuh teman.

Kurasa kau juga butuh teman.

Aku tahu apa yang dimaksud seorang pria saat dia bilang butuh teman.

Tidak. Itu tidak benar.

Ini sebuah kesalahan. Hentikan mobilnya.

Tapi hujannya.

Lebih baik berjalan di tengah hujan daripada suamiku melihat kita berdua bersama.

Ilyana...

Jika kau butuh apa pun.

Kapan pun.

Jangan takut memintanya.

Apa pun.

Dmitry Petrovich seorang pembunuh berdarah dingin.

Dan kami punya saksi yang menyatakan dia menembak mati pria ini

Ivan Kost, germo dari Ceko, anggota kru Nemcek.

Mungkin mereka akan berperang melawan Rusia.

Kalian punya mayatnya?

Tidak, tapi korban sudah menghilang berminggu-minggu.

Siapa saksi kalian?

Tamir Zakayev.

Pria ini.

Dia pecandu. Kalian harus punya hal yang lebih baik dari ini.

Kalau begitu beri kami surat ijin penggeledahan untuk klub Dmitry.

Kami akan temukan bukti, lalu memaksa dia membawa kita pada atasannya.

Bagaimana kalian orang Amerika mengatakannya?

Kau ingin memancing?

Maafkan aku.

Tidak.

Bagaimana jika kami memasang penyadap pada Tamir?

Mungkin kami bisa membuat Petrovich melibatkan dirinya sendiri.

Ayolah, Blazek.

Apa kau tidak mau dikenal sebagai jaksa yang membantu menjatuhkan pihak Rusia?

Jaksa tidak mempercayaimu, Tamir.

Dia mengira kau berbohong soal menyaksikan penembakan itu.

Bukan urusanku.

Akan jadi urusanmu jika kami menahanmu atas tuntutan narkoba.

Begini, Tamir, kami ingin menangkap Dmitry, bukan dirimu.

Tapi kami tidak punya mayat, senjata pembunuhan.

Jadi kau harus membantu mendapatkan rekaman pengakuan.

Tidak. Jika Dmitry tahu, dia akan membunuhku.

Dia tidak akan tahu./ Tidak.

Tidak mau.

Bagaimana jika aku mengirim foto kita sedang mengobrol kepada kakakmu?

Menurutmu apa yang akan dilakukan Doku?

Doku, apa yang kau lakukan?

Sudah kubilang, jangan sekolah lagi.

Kau tidak berhak.

Kau menyembunyikan ini dariku, hah?

Itu milikku.

Kau tidak membutuhkannya lagi.

Di tempat tujuan kita, istri tidak membutuhkan gelar akunting.

Aku harus bicara padamu.

Silakan duduk.

Tidak, terima kasih.

Kau bilang jika aku butuh apa pun...

Apa pun... Aku bisa datang menemuimu.

Apa yang bisa kubantu?

Suamiku ingin membawaku dan putriku untuk tinggal di Chechnya.

Dia ingin aku menjadi istri Muslim yang baik.

Tapi aku tidak mau kembali ke negara itu lagi.

Kau butuh uang untuk perceraian?

Dia bilang jika aku menolak ikut, dia akan membunuhku.

Dan membawa Katya.

Komentar

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left