200 baris pertama.
Ayo makan lagi!
Apa rasanya enak?
Apa masakanku rasanya tak enak?
Dasar brengsek! Habis makan pergi!
Mengapa semua pria seperti ini?
MENGAWASI
Hey.
Mengapa semua pacar yang kupunya tak bisa dipercaya?
Aku tahu,
kali ini dia akan segera meninggalkanku juga.
Jangan berfikir berlebihan.
Biarkan cinta mengambil pelajarannya.
Jadilah penyeimbang! / Tentu saja kau bisa jadi penyeimbang.
Aku sering curhat padamu.
Aku hanya ingin tahu
mengapa pacarmu tak bersedia meninggalkanmu.
Mereka semua berpegang padamu dengan erat.
Apa yang membuatmu sangat spesial? / Sudah, jangan lagi membicarakanku.
Dimana sebenarnya kau tinggal sekarang?
Aku juga ingin menemuimu.
Manajer Sun, aku akan ambil barangnya.
Baik, kau pergilah dulu.
t
te
t er
t erj
t e r je
t e r jem
t e r j e ma
t e r j e mah
t e r j e m a ha
t e r j e m a han
t e r j e m a h a nm
t e r j e m a h a nma
t e r j e m a h a n m ah
t e r j e m a h a n m ahs
t e r j e m a h a n m a h su
t e r j e m a h a n m a h sun
t e r j e m a h a n m a h s u nm
t e r j e m a h a n m a h s u nma
t r a n s l a t e d b y m a h s u n m a x
Kamu memang mengikutiku kesini?
Apa maksudmu aku mengikutimu? Kedengarannya itu konyol sekali!
Kita bertemu karena sudah takdir, paham?
Apa kau ingin memesan tempat?
Untuk berapa orang? Kapan waktunya?
Aku selalu sediri.
Sebenarnya aku hanya ingin diajak keluar.
Apa aku merepotkanmu jika kau mengantarku pulang?
Lapar?
Ayo makan lagi!
Bagaimana rasanya? Enak?
Lumayan.
Jika kau ingin mendapatkan hatinya pria, kau lebih dulu puaskan perutnya.
Apa kau tahu berapa banyak yang kumasak untuk makanan ini?
Dan yang kudapat hanya ucapan "lumayan".
Aku akan pergi sekarang.
Secepat itu?
Ada masalah di restoran yang harus kuselesaikan.
Aku ingat dulu waktu kuliah
kau mendapat beasiswa tiap semester.
Aku harus bayar sendiri untuk kuliah.
Tapi kau menghasilkan uang dengan kuliah.
Sekarang setelah kita lulus, bukankah semuanya sama saja?
Tentu saja tidak sama!
Kau kerja di perusahaan investasi asing.
Liburanmu bisa ke luar negeri.
Bagaimana bisa sama dengan aku?
Aku terjebak di perusahaan kecil ini!
Orangnya sedikit... bahkan prianya juga sedikit!
Dan kau juga tidak memperkenalkanku
pada banyak pria tampan dari perusahaanmu.
Kau tak suka siapapun yang kukenalkan padamu.
Orang-orang yang kau kenalkan semuanya baik.
Semuanya menjadi pria mainanmu.
Bagaimana aku bisa punya kesempatan?
Hari ini restoran cukup sibuk,
tapi aku masih merindukanmu.
Baiklah, aku paham.
Aku baru saja masak dan aku sedang menunggumu.
Minggu depan aku akan bepergian dengan seorang teman selama beberapa hari.
Aku bilang akan bepergian dengan seorang teman selama beberapa hari.
Apa kau tak ingin bertanya?
Kemana aku pergi? Dengan siapa aku pergi?
Apa dengan seorang pria?
Kau tak peduli jika aku meninggalkanmu selama beberapa hari?
Juga tak peduli jika aku pergi dengan pria?
Janganlah terlalu cemas.
Aku tak bertanya karena aku percaya padamu.
Kau pergilah nikmati perjalananmu.
Aku akan merindukanmu.
Bosnya restoran datang untuk inspeksi. Aku harus pergi.
Restoran... bagaimana bisa sebuah restoran sesibuk itu?
Aku tahu walau kau tak mengatakannya.
Kamu punya wanita lain.
Kami ini ngomong apa?
Tak peduli sesibuk apapun dirimu, kau masih harus menungguku.
Tunggulah aku!
Aku segera kembali.
Aku tahu waktumu padat.
Cepatlah! / Ini tak baik?
Kamu bilang merindukanku, hanya karena kau ingin melakukan ini?
Tidak, bos menelpon.
Aku harus pergi. / Tidak!
Tak mungkin! Ini waktunya makan malam.
Jika kau tak menjawab telponnya bos, dia akan memecatku!
Tunggu sebentar!
Biarkan aku angkat telponnya.
Aku harus menjawab telponnya.
Tidak!
Aku harus pergi.
Tidak! / Aku harus pergi!
Hey, bos aku segera kesana sekarang.
Aku akan segera kesana.
Kita telah keluar bersama hampir selama 2 minggu.
Beberapa hari lalu aku merasa tak nyaman.
Aku tahu.
Aku tak bisa menjaga hatinya pria ini.
Jadi menurutmu, perlakuan apa yang telah dia perbuat?
Sikapnya semakin dingin. Dia tak berinisiatif berhubungan seks.
Aku tahu,
dia pasti punya wanita lain.
Sebenarnya aku tak peduli walau dia punya wanita lain.
Yang kupedulikan hanyalah
ketika dia bersamaku.
Aku ingin dia mencintai dan menyayangiku.
Apa permintaan itu berlebihan?
Setiap pria mengungkapkan cinta dengan cara yang berbeda.
Sebenarnya pria tak serumit yang kamu bayangkan.
Pria itu tidak rumit.
Kamu anggap semudah itu!
Aku percaya mereka.
Pokoknya, aku tak peduli.
Kali ini aku bersumpah,
aku tak akan dicampakkan lagi!
Apakah kamu baik-baik saja?
Apakah kamu kerasan?
Aku tetap menginginkan memendekkan rambutku.
Menurutmu apa aku terlihat cantik dengan rambut pendek?
Akhir-akhir ini perut merasa kurang sehat.
Akhir pekan ini aku ingin ke rumah sakit untuk memeriksakannya.
Kamu mau 'kan ikut denganku?
Aku tahu dalam sebuah hubungan,
dengan segera seorang pria dan wanita akan melakukannya,
mereka akan berubah saling tak menghargai.
Apakah makanan hari ini
enak?
Makanlah ini.
Apakah kau tak suka tomat?
Makanlah sayuran hijau.
Kenapa kau tak mau... saat kusuruh makan, ayo makan!
Makan! Aku ingin kau memakannya!
Kenapa kau tak mau makan?
Makan! Makan! Makan lagi!
Apa kau tahu betapa sulitnya aku memasak makanan ini?
Yang kudapat hanya ucapan "lumayan".
Ayo cepat makan!
Apa makanan yang kumasak rasanya tak enak?
Jika tak enak, maka jangan pernah memakannya lagi! Ayo makan semuanya!
Jadi ini rasanya tak enak? Telan semuanya! Telan semua!
Ayo cepat dimakan!
Ada masalah lain lagi 'kan?
Kamu mau pergi lagi 'kan?
Tunggu! Tunggu aku!
Jangan kemana-mana!
Aku segera kembali.
Tunggu aku!
Aku akan segera kembali.
Tidak lama!
Jika ada kesalahan saat kau pulang denganku dengan segera kau akan merasa tertarik.
Dasar laki-laki sialan!
Seharian yang bisa kau lakukan hanya ini! Kau pantas menerimanya!
Tak akan kubiarkan kau meninggalkanku!
Kamu mau kemana?
Aku sudah lama tak bertemu kamu.
Apakah karena itu kau meninggalkanku?
Maaf! Maaf! Maaf!
Aku salah, ini kesalahanku.
Halo, ini 110.
Aku... telah membunuh seseorang.
Siapa yang dibunuh?
Dimana kejadiannya?
Dimana mayatnya disembunyikan?
Halo, apakah Tn. Sun Wei tinggal disini?
Ya, aku. / Begini, kami mendapat laporan.
Seorang wanita mengakui telah membunuh seorang pria.
Nama pria itu adalah Sun Wei.
Sayang, kamu bicara dengan siapa?
Tak ada.
Petugas polisi kesini untuk penyelidikan.
Ada apa?
Seseorang bernama Lin Yi
mengakui telah membunuh pria bernama Sun Wei.
Yaitu anda.
Tapi menurut penyelidikan kami, wanita ini nama aslinya adalah Lu Huiling.
Bagaimana mungkin? Lin Yi adalah nama pacarku.
Benar! Akulah Lin Yi.
Apakah anda kenal Lu Huiling?
Ya.
Dia mantan pacarku.
No comments yet. Be the first to leave one.