200 baris pertama.
FILM NETFLIX ORIGINAL
Mantan agen Interpol, Kim Yul, ditangkap hari ini
dan dituntut hukum mati atas pembunuhan Carlos Kuhn,
bos sindikat kejahatan terkenal CRK.
Pengadilan memutuskan pembunuhan Kim Yul terhadap anggota CRK
adalah bentuk balas dendam atas kematian istri dan putrinya.
Pengadilan juga memastikan Kim Yul akan ditahan selamanya di sel isolasi
di dalam AP 101.
ISOLASI PERMANEN TELAH DITETAPKAN DALAM AP 101
SAMUDRA HINDIA, AP 101
ZONA ISOLASI TAHANAN HUKUMAN MATI DIHUNI TAHANAN DARI 12 NEGARA ASIA
Ibu!
Jin!
Lari!
Ibu!
Jin, kau harus lari.
Ibu akan menyusulmu.
Pergilah. Cepat!
Ibu bilang lari!
Jin! Lari!
Cepat!
Lari sekarang!
Semuanya, menyingkir.
Kejar dia!
Jin.
Ibu!
Di mana Kuhn?
Kuhn?
Kau mencari Kuhn?
Berengsek.
Ibu.
Ibu.
Ibu!
Aku tahu dia di mana.
Sebenarnya,
Ibu yang tahu.
Dia akan memberitahumu saat dia siuman.
Bisa antar kami ke tempat kelompok kami?
Aku janji akan beri tahu lokasi Kuhn.
Kami akan beri tahu dia di mana. Aku janji.
Tolonglah.
TERPIDANA MATI AP 101 KIM YUL
Lewat sini.
Anak buah Kuhn bisa tiba-tiba muncul.
Kita hampir tiba.
Kau tak perlu cemas.
Tak ada yang tahu tentang tempat ini.
Pak, ke sini. Cepat.
Di sini. Kemarilah.
Pergilah.
Kapten!
Tak apa-apa.
Jangan bergerak.
Bodoh.
Kenapa membiarkan orang luar ke sini?
Dia menyelamatkan kami.
Tapi...
Ibu terluka.
Apa? Maly terluka?
Bawa tandu!
Cepat.
Letakkan di sana.
Cepat.
Hati-hati.
- Maly. - Maly.
Sadarlah.
Apa yang terjadi? Maly!
Tunggu.
Hei, Kawan.
Kita harus bunuh si bodoh itu.
- Bunuh? - Ya.
Kita harus bunuh dia.
Dia tahu lokasi kita. Tak bisa dibiarkan hidup.
- Kau benar. - Tidak.
Kau King Kong, Kawan. Ayolah.
- King Kong? - Ya, kau King Kong.
- Aku King Kong? Baiklah. - Benar.
King Kong!
Bunuh!
- Bunuh! - Jangan!
Pak Bau,
dia orang yang baik.
Dia melindungi kami.
Temui ibumu. Kau akan dimarahi, Nona.
Selamat datang di wilayahku.
Aku pahlawan pulau ini.
Ayo. Ikuti aku, Kawan.
Kumpulkan kekuatan.
- Satu, dua, satu, dua, tiga. - Satu, dua, satu, dua, tiga.
- Semangat Gunung Surah. - Semangat Gunung Surah.
- Kita tak terkalahkan. - Kita tak terkalahkan.
- Akan kami bunuh kau, Bajingan. - Akan kami bunuh kau, Bajingan.
- Kau sudah tamat, Berengsek. - Kau sudah tamat, Berengsek.
Bunuh dia.
- Pak Bau. - Jangan macam-macam dengan kami.
Kau harus bangunkan Kakek Ipa.
Kita tak punya waktu untuk ini.
Terus awasi dia.
Awasi dia.
- Maly. - Maly.
Kakek, Ibu terluka.
Kakek!
Berhenti mencubitku, Wanita Tua. Kenapa kau terus menggangguku?
Diam saja bersama orang mati lain di akhirat.
- Ipa. Sadarlah. - Apa?
- Kau yang sadar. - Tapi...
Jangan rebut! Sudah kubilang jangan makan makananku.
- Dia habiskan semua! - Ipa.
- Ipa. - Dia makan semuanya.
Sun-ok di sini.
Cinta pertamamu, Sun-ok.
- Apa? - Sun-ok di sini.
Cepat, pegang dia.
- Sun-ok. - Ini dia.
Sayangku, Sun-ok. Kau datang.
Sun-ok.
Cukup. Aku sudah kembali.
Kenapa selalu aku?
Si bodoh itu.
Aku pasti menjadi gila lagi.
Kakek. Ibu kesakitan.
Ipa, Maly terluka.
- Apa? - Ini.
Tidak.
Dia diracuni.
Hei, Jin.
Bocah nakal.
Apa kau akan terus membuat onar?
Aku akan bunuh Kuhn.
Dia bukan orang sembarangan yang bisa asal kau bunuh karena kau mau.
Kau belum menyadari itu?
Jika kau terus pergi untuk membalas dendam ayahmu,
itu akan membahayakan ibumu, Bodoh.
Apa kau baru akan sadar
hanya setelah Maly mati dan dikubur dalam tanah?
Kenapa kau merajuk?
Kenapa kau
sekarang sering membantah dan tak patuh seperti biasanya?
Jangan menangis.
Hei, kau dari mana?
Tiongkok?
Amerika?
Dari mana?
Apa-apaan?
Lihat orang berengsek ini.
Dia
mencari Kuhn.
Apa?
Kau mencari Kuhn?
- Apa? - Kuhn?
Kenapa kau mencari Kuhn?
Ayolah! Bicara kepadaku.
Apa kau mata-mata Kuhn?
Bukan.
Lalu kenapa dia tak jawab?
Orang ini...
Apa kau bisu?
Kenapa kau tak jawab saat aku bertanya?
Dia tak punya sopan santun.
Tetap saja...
Kurasa dia bukan orang jahat.
Apa kau bercanda?
Hanya penjahat dikirim ke pulau ini. Para pembunuh berantai.
Mereka orang tak berguna.
Kau tahu itu?
Lalu bagaimana denganmu?
Bagaimana dengan ibuku?
Tak semua orang itu buruk.
Itu mungkin karena keadaan di luar kendali kita.
Maka, mungkin dia seperti itu juga.
Hei, Jin.
Kenapa belakangan ini dia aneh?
Astaga...
Hei.
Kenapa kau mencari Kuhn?
Ada apa?
Anggap dirimu beruntung.
Jika kau pergi dari sini,
kau tak akan bisa selamat.
Anak buah Kuhn ada di mana-mana, menunggu untuk bunuh kita.
Mereka ada di tiap sudut pulau ini.
Kau tahu apa yang paling mereka suka?
Berburu manusia.
Mereka menangkap kami,
menjadikan kami mainan,
lalu dibunuh. Untuk hiburan.
Kuhn berengsek itu.
Pasti itu menyenangkan baginya.
Bagi kami itu bagai neraka.
Walau kami bersembunyi
dan menggeliat bagai cacing untuk bertahan,
yang terpenting adalah bertahan hidup.
Kau mengerti?
Lagi pula, kematian
adalah satu-satunya cara keluar dari pulau ini.
Kau mau kubunuh?
Aku akan membantumu.
Itu hanya sebentar saja.
Mendekatlah.
Apa menariknya dia?
No comments yet. Be the first to leave one.