200 baris pertama.
SERIAL NETFLIX
"MANUSIA ADALAH SATU-SATUNYA HEWAN
YANG HASRATNYA MENINGKAT SAAT DIBERI MAKAN" - HENRY GEORGE
Kau mau ke mana?
Mau bergabung.
Mau minum kopi denganku?
Tidak, aku ingin menguliti paus kepala busur.
Mau ikut?
Tidak. Aku baru saja mulai istirahat. Aku akan menyusulmu.
- Sampai jumpa. - Sampai jumpa.
Kami sudah melakukan beberapa tes awal. Kelihatannya sangat menjanjikan.
Hari ini apa yang kupikirkan akan dikonfirmasi. Jadi…
Mari kita lihat.
Kelihatannya sangat bagus.
Selamat! Kalian menemukan minyak.
BORGEN - POWER & GLORY
WANITA ADALAH MASA DEPAN
Ini hari yang sibuk untukmu.
Rapat pukul 13.30 dengan Kamar Dagang selama 30 menit, lalu 15 menit dengan ST.
Oliver, jangan pakai akronim.
Sekretaris Tetap atau Rasmus. Aku ingin bicara dengannya hari ini.
Baru saja dibahas.
Aku mengirim surel tentang Kamar Dagang. Bacalah sebelum rapat.
- Baik. Terima kasih. - Ya.
Ada resepsi pelantikan untuk Katrine Fønsmark di TV1 hari ini.
- Mungkin kita bisa absen? - Kita akan hadir.
Beberapa janji bisa dipindahkan ke besok.
Bisakah makan malam dengan putramu pukul 19.30 dipindah?
Aku jarang bertemu anak-anakku, saat ada janji, tak akan kubatalkan.
Cari solusinya, tapi aku butuh lima menit sekarang.
Tentu.
Konferensi pers tentang perjanjian dagang Tiongkok
di kandang panda 30 menit lagi.
Menteri Perdagangan Tiongkok Lao datang, tapi atase bisnis dan duta besar tidak.
- Baik. - Diperkirakan 40-50 orang.
Media, orang kedutaan, dan perdagangan.
Kata ST, kecuali ditanya langsung, jangan bahas Tibet.
- Kapan kita mulai? - Kita tujuh menit lebih awal.
Ini wawancaramu dan Perdana Menteri. Fotonya bagus.
Dia menandai semua unggahannya "Wanita adalah masa depan".
- Aku jadi bagian dari mereknya. - "Wanita berkuasa di pemerintahan baru.
Perdana Menteri Signe Kragh, 41, Buruh, dan Menlu Birgitte Nyborg, 53,
Demokrat Baru, berbagi dunia di antara mereka."
Kurasa semua sudah hadir.
Itu sangat aneh.
Selamat datang, semuanya.
Hari ini, kita merayakan bahwa Tiongkok dan Denmark telah menandatangani
perjanjian kemitraan strategis
yang akan mengikat kedua negara kita lebih dekat.
Ini dia, para hadirin.
Seperti teman berbulu di belakang saya, hitam dan putih.
Kenapa tak ada yang datang? Ada peristiwa yang tak kita ketahui?
Kurasa tidak.
Lihatlah.
Dia memakainya di swafoto. "Wanita adalah masa depan." Setiap saat.
"Mari kita mulai. Aku ingin menjelaskan
cara membuat hidup lebih mudah bagi keluarga."
Kantor Perdana Menteri mengirim surel pukul 09.56
mengingatkan konferensi pers pukul 10.15.
Di tengah konferensi pers kita? Itu tidak baik.
- Tidak. - Itu seperti halangan.
Untuk: Signe Kragh - Konferensi pers kita bersamaan. Aku bingung.
Tolong telepon aku.
Dari: Hans Eliassen
Lihat, Birgitte, minyak! Ayo bicara? Salam, Hans
Ditemukan minyak di Greenland.
Selamat.
Apa kita senang dengan kabar ini?
Tidak, itu bisa menjadi masalah besar.
Kita harus tahu cara mereka menanganinya.
Hai, Birgitte, itu cepat.
Mau memberiku selamat?
Itu impian terbesar dan terlamamu, 'kan, Hans?
Dan impian pemerintah Denmark.
Tidak, dan kau tahu itu.
Tentu, pemerintah Denmark berpendapat
bahwa bahan bakar fosil merusak iklim dan sudah kuno.
Ya, tapi mobil menterimu pakai apa?
Perlu kuingatkan apa artinya bagi kemerdekaan kami?
Pers di sini akan tertarik dengan sudut pandang itu.
Aku ingin kau menunda bicara dengan pers.
Kau menemukan sumber daya berharga
yang terbukti terlalu mahal dan sulit untuk dieksploitasi, bukan?
Birgitte, terakhir kuingat,
sumber daya alam berada di bawah kedaulatan kami.
Jadi, kami tak akan mengoordinasikan strategi pers dengan Kemenlu.
Atur pertemuan dengan duta besar Arktik hari ini.
Hans, pemerintah Denmark ingin kau menunda sampai kau tahu lebih banyak.
Dimengerti, Birgitte. Semoga harimu menyenangkan.
Kau juga, dan kami…
Dia menutup telepon?
Mungkin ada masalah teknis.
Ini baru minggu keduamu,
tapi tak perlu diplomatis. Dia menutup telepon.
Teleponnya memang ditutup.
Kita harus mengatur pertemuan dengan duta besar Arktik secepatnya.
Kita masih punya vas?
Ada vas di suatu tempat?
- Wow, dari siapa itu? - Dewan direksi di TV1.
Aku jadi ingat. Dengar!
"Hari ini, Katrine Fønsmark memulai
posisi manajemen jurnalistik paling bergengsi,
saat dia menjabat sebagai kepala departemen berita TV1.
Namun, banyak yang diharapkan dari Fønsmark.
Kenyataannya,
rating berita TV1 turun drastis.
Pengamat sedang membahas apakah tugas Fønsmark sebenarnya
menyelamatkan bekas kapal induk di perusahaan."
Aku akan menanganinya.
Kembali ke pidatoku.
Bernstein.
Definisi Bernstein tentang jurnalisme
sebagai versi terbaik yang bisa didapat dari kebenaran…
- "Selalu". - Selalu menjadi prinsip panduanku.
Ini
sangat penting bagiku. Kenapa wajahmu begitu?
Itu seperti kuliah di sekolah Media dan Jurnalisme.
Baiklah.
Jika kau pelatih sepak bola yang mengambil alih tim
terdegradasi dari Liga Primer Inggris ke divisi satu, apa yang akan kau katakan?
"Kasihan kalian karena aku tak paham soal sepak bola."
Apa yang akan kau katakan?
Ayo kembali ke Liga Primer.
Jadilah yang terbaik.
Michael Laugesen, Anda ketua Partai Buruh.
Bagaimana pemerintahan baru sejauh ini?
Kurasa Signe Kragh telah melakukan yang terbaik dan beradaptasi.
Dia baik-baik saja. Dia hebat, sejauh ini tak ada masalah.
Pemerintah dipilih seperti film Hollywood yang ditakdirkan untuk sukses.
Jumlah yang tepat untuk wanita, non-etnis Denmark, pria lembut,
seksualitas alternatif, menteri di kursi roda.
Apa yang tak disukai? Ini berhasil.
Bagaimana dengan partai lain dalam koalisi Partai Demokrat Baru Nyborg?
Nyborg membiarkan dirinya teralihkan.
Ini tampak seperti upaya terakhir dari politikus kuno,
yang seharusnya mencari pengganti lebih muda.
Tapi, Michael, bukan rahasia lagi kau berteman dengan Signe Kragh.
Kau tak pernah suka Nyborg.
- Kau tahu banyak. - Kurasa waktunya hampir habis.
Tak banyak yang mengingatnya belakangan ini.
Mari kita akhiri…
Signe Kragh di Twitter - Konferensi pers hebat hari ini.
Selamat untuk keluarga!
Mari mulai dengan perkenalan demi kelancaran.
Kaare.
Ya. Apa aku perlu memperkenalkan diri?
Ayolah. Tak semua orang tahu kau. Biar aku saja. Ini Kaare Mathiesen.
Duta besar Arktik kita. Di sampingnya…
Maafkan aku.
- Rasmus, mungkin kau bisa… - Tidak apa-apa.
Aku Asger Holm Kirkegaard, Wakil Duta Besar Arktik untuk Kaare.
Asger juga ahli kami tentang Greenland.
Katinka di sebelahku dari departemen legal.
Lalu ada Lars, Regitze, Nina, Claus.
Kalian semua tahu Oliver.
Aku Rasmus, Sekretaris Tetap.
Baik. Apa yang kita tahu?
Kita sudah lama tahu mereka mencari minyak di Greenland.
Tak perlu dibahas. Di mana mereka menemukannya?
Di halaman 13.
- Di Greenland Barat, Teluk Disko. - Berapa banyak minyak yang ditemukan?
Kami belum tahu.
Hari ini kami bicara dengan beberapa ahli geologi.
Distribusi pendapatan antara Denmark dan Greenland tidak cukup jelas?
Tepat sekali. Ini relatif rumit.
Tapi pada dasarnya, tak ada perjanjian formal.
Akan diperiksa legal.
Akan kupastikan Denmark tak dicurangi dalam negosiasi.
Apa maksudnya?
Mereka sangat sensitif soal apa pun dari Kopenhagen.
Dan topik sensitif lainnya adalah
lokasi pengeborannya di sini.
Tak jauh dari Ilulissat Icefjord.
Itu salah satu tempat indah Greenland, dinyatakan sebagai Situs Warisan Dunia.
- Bisa menjadi bencana iklim. - Ya.
Menangani pers akan sangat penting.
Menteri minta Hans Eliassen tak bahas ini sampai kita tahu lebih banyak.
Iklim dan lingkungan tak berarti bagi orang Greenland.
Kaare, iklim penting bagiku, dan juga bagi pemerintah.
Denmark telah memerintah Greenland selama lebih dari 300 tahun,
jadi mereka berhak menjadi sensitif.
Itu saja untuk saat ini?
Rapat selesai. Semua tahu tugasnya.
Kita atur pertemuan baru setelah ada detail lebih lanjut.
Asger?
Boleh kupinjam laporannya?
- Tentu. - Terima kasih.
Pria itu mewakili kita di Dewan Arktik
dan dalam semua negosiasi dengan politisi Greenland.
Dia bekerja selama 18 bulan.
Orang Greenland muak dengannya.
Dia belum lama di sini, dan aku juga muak dengannya.
Kaare adalah diplomat yang sangat berpengalaman.
Oliver? Kau menyebutku "Menteri" di pertemuan itu. Jangan.
Sebut saja "Birgitte". Seperti akronimmu.
- Kau suka, tapi tak boleh dipakai. - Tentu. Dimengerti.
Dua pekan PET mencoba mengatur pertemuan untuk mengamankan rumahmu.
Mereka dijadwalkan hari ini pukul 18.30.
Baik, maaf, tapi hari ini tak akan bisa.
Permisi. Mantan suamimu, Philip, di bawah.
No comments yet. Be the first to leave one.