200 baris pertama.
Diterje
Diterje mahkan
Diterje mahkan oleh
Diterje mahkan oleh Tim
Diterje mahkan oleh Tim Asma
Diterje mahkan oleh Tim Asma Fruity
★ Diterje mahkan oleh Tim Asma Fruity ★
★ Diterje mahkan oleh Tim Asma Fruity ★
★ Diterje mahkan oleh Tim Asma Fruity ★
★ Diterje mahkan oleh Tim Asma Fruity ★
Pen
Pen ter
Pen ter je
Pen ter je mah:
Pen ter je mah: IrwanAhmad,
Pen ter je mah: IrwanAhmad, AnniPanca
Pen ter je mah: IrwanAhmad, AnniPanca
◆ Ep iso de 20 ◆ Belarilah! Sekarang!
Yang Mulia
Tolong jangan. Silahkan tinggalkan tempat in isekarang!
Tinggalkan? Apa maksudmu?
Akan ada ledakan dari gudang penyimpanan bubuk senjata di dalam Biro
Gudang penyimpanan bubuk senjata?
Apa yang terjadi?
Kenapa? Mengapa tidak terjadi ledakan lagi?
Kenapa?
Yang Mulia, apa Anda tidak apa-apa?
Apa yang Kalian lakukan? Cepat lindungi Yang Mulia sekarang!
Baik, Tuan!
- Joo Won! Joo Won! - Yang Mulia!
- Yang Mulia, jangan! - Lepaskan Aku!
Yang Mulia!
Yang Mulia..
Biro Persenjataan aman
Jadi Kau bisa merasa nyaman sekarang.
Bawa pekerja ahli ini keluar sekarang Panggil tabib Istana!
Apa Kau baik-baik saja?
Ledakan apa yang terjadi disana, Ayah?
Kau mengetahuinya
Ya
Apakah Kau..
Bekerja untuk Gyosan?
Bagaimana mungkin?
Kau tidak menunjukan belas kasihan kepada siapapun yang tidak Kau perlukan
Jadi, kenapa Kau melakukannya sampai sejauh ini bersama Gyosan?
Apakah tabib Istana sudah datang? Cepat periksa sekarang juga!
Baik, Tuan!
Tuan, Aku tidak apa-apa. Aku hanya sedikit terkejut
Kau tidak terlihat seperti Kau baik-baik saja. Apa Kau tahu seperti apa rupamu sekarang ini?
Kenapa Kau melakukan hal yang sembrono seperti itu?
Jika terjadi kesalahan, Kau pasti sudah..
Bagaimana denganmu?
Apa lukamu sudah sembuh?
Bisakah Kau berputar agar Aku memeriksanya?
- Yang Mulia, Aku hanya.. - Apa Kau tahu betapa khawatirnya Aku?
Aku benar-benar bepikir kalau Aku akan kehilangan dirimu saat itu.
Karena Aku!
Jadi, jika Kau mengkhawatirkan Aku, tunjukan lukamu dulu kepadaku
Seberapa besar kesembuhannya..
Tidak, Yang Mulia. Sama seperti saat itu, hal seperti itu bukan masalah bagiku sekarang
Hal yang terpenting sekarang ini adalah... Dirimu dan keselamatanmu
Api!
Cepat! Cepat!
Sepertinya Gyosan benar-benar mengarahkan tujuannya ke gudang penyimpanan bubuk senjata, yang Mulia
Dia berusaha untuk membunuh Anda dengan meledakkan semua bubuk senjata yang ada!
Dia berusaha untuk menghanguskan Biro Persenjataan dam Aku besama-sama?
Berani sekali Dia!
Tingkatkan kesiapan prajurit sekarang juga
dan mengeluarkan Titah Raja dengan mendeklarasikan keadaan darurat
Aku akan memberikan kekuasaan penuh kepadamu Jadi Kau harus membawa Dia ke bawah kakiku
Apa Kau mengerti?
Aku akan melaksanakan perintah Anda, yang Mulia!
Semuana, dengarlah!
Dengan kekuasaan penuh yang diberikan kepadaku, Aku, dengan resmi mengumumkan keadaan darurat.
Memulai rancangan darurat,dan menutup keempat gerbang masuk ke Kota.
Tutup gerbangnya!
Persenjatai semua prajurit di Istana dan di tempat Mereka bertugas
Dan juga, berikan kepada setiap penjaga gerbang di Istana dan benteng sebuah Tanduk Tanda Bahaya
dan mengumpulkan semua orang di Kota untuk menangkap kelompok para pengkhianat!
Ini juga sama disini. Tidak ada jalan untuk mundur!
Bagaimana dengan Pelabuhan Songpa?
Para prajurit sudah ditempatkan disana Keempat gerbang, semuanya juga sudah ditutup
Seperti ini..
Aku tidak tidak bisa berkahir seperti ini
Berhenti. Apa yang akan Kau lakukan dengan baju besimu itu?
Tidakkah Kau mendengar? Keadaan darurat sudah di umumkan
Semua bangsawan boleh mempersenjatai keluarga Mereka
dan mengumpulkan para pengawal prajurit sekarang
Kau akan mengerahkan prajurit bayaran kali ini?
Karena Aku harus menangkap Gyosan sebelum Gwanghae menangkapnya
Ayah!
Gwanghae tidak pernah bisa membayangkan seberapa banyak rakyat yang bersumpah untuk setia kepadaku...
Seberapa banyak orang yang sudah Aku kendalikan dengan kemauannya
dan seberapa jauh kekuasaan yang Aku miliki di negeri ini
Tapi Dia seorang Raja
Meskipun Kau membunuh Gyosan
Tidak ada cara untuk terbebas dari semua ini
Aku mohon, serahkan dirimu, Ayah
Jika Kau mengakui semua kejahatan yang Kau buat, mungkin Kau bisa mendapatkan pengampunan..
Tutup mulutmu!
Aku tidak akan dikalahkan seperti ini
Itu sebebnya Aku menyesal..
membalikkan badan dari semua ini dan menutup mata untuk itu
Seharusnya Aku menghentikanmu sebelum tindakannya menjadi lebih jauh.
Haruskah? Aku?
Kau tidak bisa melakukannya
tidak, hatimu yang tulus tidak akan melakukan hal seperti itu
Sifatmu yang paling hampir sama denganku dari seluruh kerabat keluarga terdekat yang ada
Itu sebabnya Aku membawamu kesini
Ayah!
Bawa ibumu dan pergi Ke Negeri Ming
Jika terjadi kesalahan..
Kau akan meneruskan kehidupan keluarga ini
Hentikan semua omong kosong ini
Beraninya Kau, merengek-rengek seperti itu
Tuan
- Ayolah - Baik, TUan!
Yang Mulia
Bagaimana situasinya?
Si pekerja ahli belerang itu yang menghentikan ledakannya?
Benar sekali
Bukan hanya untuk Biro, itu juga berbahaya bagi Yang Mulia
Dia turun langsung kesana untuk melindungi semuanya.
Itu kejadian yang luar biasa
Pria kurus itu memiliki pemandangan api yang berkobar dibelakang tubuhnya...
dan berkata, Bironya aman. Kau bisa merasa tenang
Kau tahu, Dia seperti Malaikat yang keluar dari Api bagiku untuk sesaat
Jaga ucapanmu! Bagaimana mungkin Kau mengeluarkan kata-kata seperti itu?
Bukan hanya Aku yang mengatakan seperti itu..
Lalu, dimana Dia sekarang? Dengan siapa?
- Bagaimana keadaan Hwa Yi? - Dia sedang diobati sekarang. Setelah...
Tabib!
Karena Dia sudah banyak menghirup asap, sepertinya paru-parunya telah terluka
Tapi untungnya, lukanya tidak terlalu parah..
Apa Kau yakin?
Perawat ini mengobati luka bakar ringan yang ada dipunggungnya
Yang Mulia mengatakan kepadaku tadi kalau Dia seorang wanita, bukan laki-laki
- Tuan, Itu... - Tidak, Kau tidak perlu menjelaskannya
Aku hanya seorang tabib Aku tidak membutuhkan penjelasan
Tidak satu orangpun akan mendengarnya dariku, jadi jangan terlalu khawatir
Aku akan memberikan daftar ramuan, jadi diamlah disini dan awasi Dia
Ya, Tuan
Yang Mulia
Apa Kau tidak dengar tadi?
Aku baik-baik saja, jadi silahkan kembali kepekerjaanmu
Keadaan darurat sudah diumumkan untuk menangkap para pengkhianat
Aku akan disini, jadi silahkan lanjutkan tugasmu
Ja Gyung!
Jangan khawatir. Aku juga tahu siapa Hwa Yi
Aku akan pastikan kalau bahkan tidak seekor tikuspun datang mendekat
Untuk itu, silahkan jaga Dia baik-baik
Jadi, akhirnya Dia mengetahui... tentang siapa dirimu sebenarnya
Ya, Dia tahu
Juga Raja negeri ini, yang sudah membunuh adikku
Lalu, kenapa Kau membantunya?
Kau sudah selamat... Kau sudah kembali ke Joseon...
Bukankah untuk membalas dendam?
Lalu kenapa...
Kau benar
Pasti Aku lakukan...
Ja Gyung...
Seharusnya itu yang Aku lakukan
Biro Keamanan dan Balai Kota memiliki empat gebang utama dan gerbang samping
Dan juga, Prajurit dari Keamanan Pusat sudah
ditempatkan di Gonghwa, Yanghwa, dan bahkan di Pelabuhan Songpa
Kami sudah menutup semua jalan keluar dari Kota
Apa Kau tadi katakan kalau Kau sudah menggandakan penjagaan di sepanjang jalan Ganghwa?
Ya, Gyosan memiliki hubungan disana, jadi ada kemungkinan besar akan lari kesana
Kami menempatkan ekstra penjagaan, Yang Mulia
Tidak...sebelum itu, Kita harus mencegah pergerakan Kang Joo Seon
Apa? Kang Joo...
Yang Mulia, mengapa Dia...
Itu sebabnya Kita mengawasi Kepala Keamanan Chang dan Kepala Keamanan Kim dari kekuatan tengah
Lee Jong Tae dan Yoon dari kelompok Penjaga Kota
dan juga Penasihat Oh di Biro Keamanan
Aku percaya Mereka semua memiliki hubungan jauh dengan Kang Joo Seon.
Mengerahkan semua prajurit yang Kita punya dan tetap mengawasi mereka semua
Aku yakin satu diantara Mereka akan memberikan jalan untuk Kang Joo Seon dan Gyosan.
Ya, Yang Mulia
Lee Jong Tae menyelamatkan keluarganya dengan kemurahan hati Ayahmu
Dia bukan orang satu satunya
Tidak banyak pejabat yang bisa menolak permintaan dari ayahmu
Nyonya.
Tuan Lee
Bisa Kita pergi? Ada sebuah perahu yang sudah menuggu di Pelabuhan Yanghwa
Pindahkan prajurit yang ada di Gerbang Changeui ke Gerbang Doeui
Apa? Bagaimana dengan penjagan di gerbang Changeui, Tuan?
Kelompok Kami akan bertanggung jawab disini sesuai dengan perintah penjagaan.
Tapi Kami belum menerima sau pesan..
Apa Kau bilang, Kau tidak mematuhi perintah dari Seniormu?
Bersiaplah
Itu sebabnya Aku menyesal..
berpaling dari semua ini dan menutup mata akan segalanya
seharusnya Aku menghentikanmu sebelum Kau terlalu jauh seperti ini
Haruskah? Aku?
Kau tidak bisa melakukannya
tidak, hatimu yang tulus tidak akan melakukan hal seperti itu
Kau orang yang memiliki sifat hampir sama denganku dari seluruh kerabat terdekat yang ada
Itu sebabnya Aku membawamu kesini
Tidak, Ayah.
No comments yet. Be the first to leave one.