Le prime 116 righe.
Episode 22 Parade Kematian
Alun-Alun Gerbang Surgawi, Istana Rondacia
Tempat Pemakaman Perdana Menteri Golbarn
Markas Dorothea
Direktur, kita sudah siap berangkat.
Ya.
Haruskah kita ambil risiko dengan adakan pemakaman sekarang?
Sejujurnya, aku merasa ragu.
Ray Dawn.
Pelaksana Perdana Menteri, pasti ingin segera selesaikan semuanya.
Dalam berbagai artian, ya?
Ya.
Ayo.
Tuan, sudah waktunya.
Baik.
Mengadakan pemakaman Perdana Menteri saat pelaku belum ditemukan
beberapa berpendapat kalau ini tindakan gegabah.
Tapi saat upacara pemakaman selesai, pasti Yang Mulia Kaisar
secara resmi akan menunjukmu sebagai Perdana Menteri.
Harus ada yang memerintah negeri ini.
Kalau tak ada yang cocok, maka harus aku sendiri yang melakukannya.
Sudah waktunya selesaikan semuanya.
Ya.
Ayo berangkat.
Oke.
Direktur, Serge dan Klara sudah maju duluan.
Sesuai rencana, ya.
Apa Veronica Thorn akan muncul?
Yang harus lebih kita waspadai adalah ordo daripada dia.
Mereka mengincar orang yang Kerasukan Peri.
Baik.
Ordo, ya?
Sudah kuduga mereka menimbun banyak peri buatan.
Tembak!
Direktur!
Dengan ini kita mulai Operasi Pemusnahan Ordo!
Kawal Pelaksana Perdana Menteri dan ganti rute!
Baik!
Free!
Dimengerti!
Bagaimana?
Tak ada apa pun sejauh ini.
Ada Prajurit Peri di jalan kecil!
Prajurit Peri.
Beri tahu senior!
Baik!
Merah... Prajurit Peri.
Pasti Wolfran.
Free.
Aku pergi dulu.
Masih dalam jarak tembak.
Maju!
Ditangkis?
Fratanil! Itu Senjata Peri!
Serge.
Free, cepat juga responsmu.
Wolfran!
Free!
Untuk apa kau lakukan semua ini?
Masih ingin bicara?
Jawab aku! Apa ini demi anak dan istrimu yang sudah tiada?
Setelah melakukan ini, apa yang akan tersisa?
Tak ada.
Tak ada apa pun yang tersisa.
Itukah jawabanmu?
Ya, akan kuakhiri kau dengan kedua tanganku sendiri.
Majulah! Akan kuhentikan kau!
Kekuatan tempur milik kelompok ordo harusnya sudah berkurang banyak.
Ya.
Benar.
Sial!
Kau tak apa-apa?
Ya.
Jangan-jangan...
Orang itu...
Beevee Liscar!
Tirai terbuka untuk konflik yang baru.
Kau juga merasakannya, 'kan, Ray Dawn?
Dasar hantu yang terobsesi perang!
Aku diminta membawamu hidup-hidup, tapi pertarungan antara Tujuh Kesatria begini
apa pun bisa terjadi!
Gerakanmu gesit untuk ukuran orang tua, hebat!
Hantu sepertimu harusnya terlelap di masa lalu!
Luar biasa! Ini dia!
Sudah seharusnya begini!
Tiga dari Tujuh Kesatria berkumpul!
Tak ada panggung lebih baik dari ini!
Kenapa kau memihak ordo?
Di mana ada pertarungan, di situ ada aku.
Kalau ada pertarungan, maka aku harus ikut!
Seperti biasa, kau gila, ya!
Cepat bawa Pelaksana Perdana Menteri ke tempat aman!
Baik!
Satu memilih pergi, ya?
Selalu mengacau dan membuat keributan di dalam masyarakat
kau hanyalah racun bagi negara!
Aku mencintai pertarungan dan kebebasan!
Senjata macam ini
takkan bisa menandingiku!
Sophie!
Apa-apaan ini?
Gunakan. Aku ingin bertarung secara adil denganmu.
Sampai aku puas.
Hanya kau seorang, harus mati di sini.
Kau baik-baik saja?
Tak apa-apa.
Markas Dorothea akan berperan sebagai tempat pengungsian darurat.
Itu tak masalah, 'kan, Pelaksana Perdana Menteri?
Chase! Marlya!
Klara!
Markas hilang kontak! Sepertinya diserang ordo!
Robert!
Ya, waktunya rencana B. Kita pergi ke markas East End!
Ada musuh!
Kami akan menahan mereka! Pergilah!
Pelaksana Perdana Menteri.
No comments yet. Be the first to leave one.