Love Next Door

Love Next Door (엄마친구아들)

Scarica il sottotitolo Indonesian

Stagione 1

Informazioni sulla release

Love Next Door 2024 S01E02 KOREAN NF WEB h264-EDITH
Un commento di tedi
Retail NF | 1:15:04

Tag

webdl
Pubblicato il: 2024-08-18
Download: 114
Sottotitoli per non udenti: No

Anteprima dei sottotitoli in Indonesian

Le prime 200 righe.

LOVE NEXT DOOR

MAU PERUT BABI?

Apa yang kulakukan di sini?

Apa lagi? Membersihkan pemanggang.

Bersihkan semuanya sampai bersih.

Lihat, ini masih kotor.

Dasar penipu gila.

Kau bilang akan membawaku ke tempat bagus.

Tempat ini bagus.

Kau bisa berolahraga sambil menghirup aroma daging.

Daging pipi, daging leher,

dan perut babi panggang.

Kuharap aroma ini dijadikan parfum.

Kau optimistis atau sudah gila?

Mungkin gila dan optimistis.

Begitu rupanya.

Berat, ya?

Namun,

akan lebih berat setelah makan malam.

Semangat.

Semangat.

Kau akan pergi? Sungguh?

- Lepaskan aku. - Tidak mau.

Langkahi mayatku dahulu.

Lepas sebelum aku marah.

Tidak mau! Tak akan kubiarkan pergi!

- Lepaskan aku. - Tidak.

Hari ini situasi kita sama!

Berhenti memegang celanaku!

Kalau begitu, jangan pergi.

Aku tidak pergi, jadi, lepaskan celanaku!

- Janji tidak pergi? - Ya. Lepaskan.

Astaga.

Kau langsung habiskan uangmu setelah kerja paruh waktu.

Inilah sebabnya kau selalu tak punya uang.

Hei.

Ayo pergi akhir pekan ini.

Apa lagi kali ini?

Kerja paruh waktu membersihkan mayat?

Upahnya pasti mahal.

- Kenapa baru terpikirkan olehku? - Apa?

Di mana bisa dapat pekerjaan itu?

- Bukan itu maksudku. - Kau genius!

Untuk apa cari uang jika dihabiskan?

Tentu saja untuk dihamburkan!

Apa ini?

Aku benar!

Sudah kuduga Ibu akan menemukannya jika kusimpan di sini.

Bu Mi-suk, ini emas asli.

Jangan diberikan pada orang lain.

Cantiknya.

BENCI

Berita selanjutnya.

Banyak yang merasa ini sangat menarik.

Minggu ini akan ada peristiwa kosmis spektakuler,

yaitu hujan meteor Eta Aquariids.

Dengan bulan dalam fase sabit memudar,

cahaya akan berdampak minimal pada visibilitas hujan meteor.

Namun, harap diperhatikan

potensi hujan dapat memengaruhi visibilitas peristiwa tersebut.

Ayo cepat makan.

- Jika cuaca mendukung... - Baik.

Kalau begitu...

Seok-ryu perlu dibangunkan?

Lebih baik biarkan saja dia tidur, bukan?

Hei.

Selamat pagi.

Apa tidurmu nyenyak?

Tentu saja sangat nyenyak.

Apa ini?

Ibu masak sup gocujang?

Aromanya membuatku merasa benar-benar pulang.

Benar, 'kan? Sup gocujang buatan ibumu memang paling enak.

Ambil ini.

Di mana mangkuk nasiku?

Ibu tak memberiku mangkuk?

Sayang.

Ibu.

Begitu. Dia tak menganggapku ada.

Baiklah. Akan kuambil sendiri.

Ya, begitu saja.

Dia sudah kurus sekali. Setidaknya beri dia makan dan...

Ibu tanya untuk kali terakhir.

Apa semua ucapanmu semalam

serius?

Katakan sejujurnya.

Bagaimanapun Ibu memikirkannya,

Ibu tak percaya kau selingkuh. Kau tidak seperti itu.

Bagaimana Ibu tahu?

Mungkin saja aku punya sisi lain.

Kau ini...

Mungkin kau suka melakukan hal aneh,

tapi bukan hal seperti ini.

Kau masih tahu batasan.

Benar. Kau tetap sekolah bahkan setelah kabur dari rumah.

Pasti ada alasan jelas kenapa kau membatalkan pertunangan

dan berhenti bekerja.

Jadi, katakan saja.

Aku hanya merasa bosan.

Apa?

Aku terlalu lama bekerja di perusahaan yang sama.

Aku muak dengan semua itu.

Lalu, aku jadi berpikir,

"Apa aku akan bosan dengan pernikahanku juga?"

Jadi, kuhentikan keduanya.

- Hei... - Kau bercanda?

Lalu, apa rencanamu sekarang?

Kau tidak akan mengacau seperti ini tanpa rencana, 'kan?

- Tentu tidak. - Dia pasti punya rencana!

- Huruf terakhir MBTI-nya saja... - J.

Jelaskan apa rencanamu.

Pertama-tama,

- aku akan tidur. - Apa?

- Dia akan tidur. - Kumatikan alarmku

dan tidur selama mungkin.

Aku juga ingin makan makanan Korea sebanyak mungkin.

Hei.

Lalu?

Lalu...

Aku tidak ingin melakukan apa pun.

Itu rencanamu?

Ya.

Aku ingin jadi pengangguran yang bahagia.

Jangan ikut campur!

- Kau serius? - Ya.

Aku benar-benar serius.

Kau tidak boleh makan.

Kau tidak berhak makan.

Ibu terlalu kejam jika melarangku makan.

Kalian berisik sekali.

- Kalian membangunkanku. - Bangunlah lebih awal.

Memang kau manusia gua? Pakai bajumu.

Sayang sekali jika tubuh ini disembunyikan.

Ayo sarapan.

Ada yang datang.

- Bukalah. Aku kakakmu. Dasar gila. - Buka pintunya.

Siapa itu?

- Seung-hyo. - Begitu rupanya.

Buka pintunya!

Ada Mo-eum juga.

- Aku terharu. - Pakai bajumu, Dong-jin.

- Benar. - Baiklah.

Tutupi dadamu.

Halo.

Bibi tak apa-apa?

- Selamat datang. - Selamat pagi.

- Apa ini? - Selamat pagi.

Lihat ke atas.

- Tunjukkan lidahmu. - Mo-eum.

Suhu tubuh dan tekanan darahmu normal.

Ada keluhan lain?

Astaga. Kau khawatir aku memukuli dia sampai mati?

Tidak. Bibi hampir mematahkan kakinya saat dia kabur dari rumah.

Seharusnya kupatahkan saja.

- Astaga. - Bibi bisa tidur?

Bagaimana menurutmu?

Tentu saja tidak bisa.

Kubawakan bubur labu hangat kesukaan Bibi.

Hanya kau yang peduli padaku.

Bagaimana denganku, Seung-hyo? Kemarin aku pingsan.

Jangan berdiri saja.

Kalian belum sarapan, 'kan?

Ya.

Aku sudah sarapan, tapi bisa makan lagi.

Hei, ini kursiku.

Dermawan sekali keluarga ini.

Anaknya dibiarkan kelaparan, tapi tamu diberi makan.

- Makanlah yang banyak. - Baik.

Berikan mangkukmu.

- Supnya dingin. - Tidak usah.

- Terima kasih. - Sama-sama.

- Benar. Saling berbagi. - Terima kasih.

Terima kasih atas makanannya.

Kita harus bicara.

Aku tak berniat begitu. Aku datang mengunjungi Bibi.

Dong-jin, ayo sarapan!

Jangan membuat Ibu bekerja dua kali.

Aku tidak makan.

Mengonsumsi karbohidrat itu kejahatan dan natrium itu hukuman.

Aku takkan terbujuk godaan iblis.

Yang benar saja.

Hei, Bodoh. Ini tahu, kimci, sayuran, dan daging.

- Makanan ini sangat sehat. - Ini, Sayang.

Terima kasih.

Kau harus tahu jika ingin menjadi pelatih.

Jangan membuatku kesal.

Itu sebabnya kau terus gagal dalam ujian sertifikasi.

Lihatlah dirimu, Pengangguran Bodoh.

- Apa? - Mereka berulah lagi.

Kau menyebutku bodoh?

Astaga, aku melukai hati kakakku yang bodoh.

Beraninya kau menjambakku.

Lepaskan.

Yang benar saja. Kau menjambakku lebih dahulu.

Cepat lepaskan!

Ibu mau ke mana?

Dia menjambakku dengan keras.

Ibu ke mana?

Nanti kau akan tahu.

Lima,

More Indonesian subtitles for Love Next Door

Commenti

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left