Le prime 200 righe.
Maaf telah menunggu.
- Aku berangkat. - Oh, Chinami.
Kami menerima beberapa yokan dari adikku di Tsukudashima.
- Kenapa tidak makan dulu sebelum berangkat? - Yokan dipagi hari...
Ini yokan dari "Tsuruya Kisekido".
Rasanya enak loh
Ini dari "Tsuruya Kisekido". Kenapa gak mencobanya dulu?
- Ayo. - Baiklah.
Ini untuk papa.
Rasanya enak sekali.
- Terimakasih. - Ini..
Lezat!
Seperti yang diharapkan dari "Tsuruya Kisekido".
Iya, lezat..
- Baiklah Chinami, aku ada pertanyaan untukmu. - Huh?
Adikku dari Tsukudajima dan aku,
selalu berebut bagian yang terakhir
- ketika kita memotong setengah yokan. - Oh..
Tapi, dengan melakukan suatu hal tertentu,
kami sudah berhenti berebut potongan yang terakhir
Suatu hal apa yang kita lakukan?
Hmm...
Memakai penggaris lalu memotongnya menjadi dua bagian?
Dapatkah kamu memotongnya dengan sempurna?
- Kamu menggunakan batu, gunting, kertas? - Salah.
Hmm...
"Layanan yang kamu berikan, memberikan kontribusi besar terhadap penangkapan pelakunya."
"Oleh karena itu kami memberikan sertifikat penghargaan kepadamu."
Selamat.
Terimakasih banyak.
Dan saya ingin berterimakasih kepada pasukan ke-18
yang telah berjuang dengan keras.
- Hebat! - Aku turut senang.
Apakah kamu tidak senang dengan inspektur Umizuki yang menerima sertifikat penghargaan?
Bukan begitu.
Inspektur Umizuki akan menjadi orang yang dibutuhkan di kepolisian.
Semuanya tolong perhatikan.
Huh? Apa, Tabuchi-kun?
Ini dia.
Orang tuaku mengirimkan ini.
- Silahkan ambil kalau kalian suka. - Serius? Terimakasih.
- Terimakasih. - Telah membagikannya.
Aku tidak bisa pastikan kalau rasanya enak semua soalnya ini bukan dari merk yang terkenal
Hah? Apakah jeruk mempunyai merk juga?
Tentu saja. Apa kamu tidak tahu?
Jika orang tuamu mengirimkan jeruk, itu berarti kamu dari...
- Ehime? - Bukan.
- Shizuoka! - Bukan.
- Kumamoto. - Bukan.
- Io kah?. - Bukan, Io itu di Ehime.
- Ah, Benar. - Hebat kamu bisa mengetahuinya.
Aku Wakayama.
Sudah ku beritahu sebelumnya. Kenapa kalian tidak mengingatnya!
Halo, dengan pasukan ke-18.
Ya, baik.
Kepala Seksi, sebuah tubuh telah ditemukan di Seijo.
- Ok mari berangkat! Terimakaih. - Ya Pak.
Ini dia.
Korban bernama Takamura Yoshiki, 53 tahun.
Dia penulis novel romantis terkenal.
Aku tahu.
Orang yang menemukannya adalah pembantunya.
Dia menemukannya dan menelepon polisi, ketika dia tiba untuk bekerja jam 9 pagi ini.
Aku ingin memeriksanya dengan teliti lagi
tapi ini bisa saja karena ulahnya sendiri, meninggal karena racun karbon monoksida.
Dia mungkin tertidur dan menghabiskan malam di ruang tertutup ini, ketika pemanas masih menyala.
Ini tidak memiliki mekanisme keselamatan deplesi oksigen
Keracunan karbon monoksida...
Saya Mitayaman, pembantu.
Kemarin saya membuatkan makan malam untuk tuan dan Tamaki-san, managernya, pada pukul 7.
Saya pulang kerumah pukul 8.
Apakah kamu melihat sesuatu yang aneh pada waktu itu?
Tidak, tidak ada yang aneh.
Tuan tidak suka menggunakan pendingin ruangan.
Dia selalu menggunakan perapian tua miliknya.
Itu sebabnya dia selalu sangat berhati-hati dengan ruangannya.
Aku mengerti.
- Hah? - Bukan apa-apa...
Nama saya Sado, Saya adalah editor untuk "Danbunsha".
Saya telah menjadi editornya selama 8 tahun .
Silahkan duduk.
Langsung saja. Apakah tuan Takamura mempunyai kekhawatiran?
Tidak, karyanya sangat diterima dengan baik di beberapa tahun terakhir ini.
dan telah menjadi best seller.
Apakah ada seseorang yang dendam terhadapnya?
Apa yang dilakukan seorang penulis untuk manager?
Saya melakukan segalanya dari mengatur perjalanannya,
dan bernegoisasi mengadaptasi drama yang dia kerjakan.
Tamaki-san, apa yang kamu lakukan kemarin sore?
Kemarin, saya makan malam dengan tuan Takamura dan pulang kerumah pukul 10.
- Moriyama-san. - Ya. Oh, apa lagi?
Tanya tentang keluarga Takamura-san.
Oh... Baik...
Apakah Takamura-san mempunyai keluarga?
Dia punya istri, tapi sudah berpisah 5 tahun yang lalu.
Dia juga memiliki seorang putri yang masih SMP.
Berdasarkan otopsi, penyebab kematiannya
adalah keracunan karbon monoksida, yang sudah kita duga.
Masalahnya, ditemukannya obat tidur di dalam tubuhnya.
Itu dia.
Jadi artinya, dia meminum obat tidur lalu menyalakan pemanas di ruang tertutup.
Berarti ada kemungkinan korban melakukan bunuh diri?
Iya.
Tiga dari lima buku yang diterbitkan tiga tahun terakhir
telah menjadi best sellers dengan lebih dari 500 copy terjual.
570 ribu copy dari "How the Otaru-unga flows", 850 ribu copy dari "Lover from February".
Dan karya terakhirnya "Love in Rebuntou"
telah masuk nominasi penghargaan Notoabungaku, itu berarti...
Nah aku mengerti. Menurutmu tidak ada motif baginya untuk bunuh diri, kan?
- Iya. - Baiklah, Kitazato, kamu berikutnya.
Menurut managernya, Tamaki, Takamura-san sedang membaca buku
ketika dia meninggalkan rumah pukul 10 malam.
Dia bersaksi bahwa tangan kanan Takamura-san terluka ketika menutup laci
karena itu ia kesulitan membalik halaman buku.
Ia sedang membaca buku ini.
Ini ditemukan disebelah tubuh Takamura-san.
Itu ditulis menyamping? Jadi, itu bukan manga.
Akhir-akhir ini buku bergenre "light novel" diterbitkan dengan cara membaca menyamping.
Aku membaca esainya bahwa dia selalu
- mengikuti tren masa kini. - Jadi ini berarti
sebuah kecelakaan dimana ia meminum obat tidur dan tertidur di mejanya?
Sekigawa, apakah kamu telah menemukan obat tidurnya?
Kami belum menemukan obat tidur..
Apa? Jadi ini berarti..
Dia diberi obat tidur tanpa sepengetahuannya.
Ini berarti ada kemungkinan pembunuhan.
Baiklah, mari melakukan investigasi lebih detail lagi pada korban.
- Futaba dan Ootomo akan menginvestigasi editornya, Sado. - Siap, Pak.
- Kitazato dan Sekikawa akan menginvestigasi managernya, Tamaki. - Siap, Pak.
Dan pembantunya, Mitayama...
- Umizuki dan Shitara. - Siap, Pak!
Dan Moriyama. Kamu tetap disini dulu.
- Itu saja. - Siap, Pak!
Ada apa denganmu? Kamu tidak seperti biasanya.
- Maaf. - Hah?
Aku penggemar tulisan beliau.
Selama yang ku ingat.
Aku telah membaca semua bukunya sampai
esai yang di tulis di majalah, itulah kenapa...
Ah aku mengerti. Jadi maukah kamu ikut serta dalam kasus ini?
Tidak.
Aku ingin mengamati sampai akhir...
Lalu, datanglah ke Takamura...
dan menyelidiki salah satu anggota keluarganya.
Datanglah ke istrinya, Takamura Sakurako, yang tinggal berpisah darinya.
Siap, Pak.
Jadi, Takamura-san tidak minum obat tidur
secara teratur?
Iya. Obat tidur...
- Aku sangat terkejut. Seperti yang ku duga. - Hah?
Dalam kasus pembunuhan, mereka biasanya mengatakan seharusnya kamu
curiga terhadap orang yang mendapat keuntungan paling banyak dari itu, kan?
Siapa yang akan memperoleh keuntungan dari kematian tuan?
Menurutku...
Benar, istrinya tuan Takamura.
Dia akan mendapatkan warisan banyak.
Itulah kenapa dia mengendap-ngendap ke dalam rumah saat malam hari.
Tapi, bagaimana caranya dia mengendap-ngendap ke dalam rumah.
Istrinya hidup terpisah
tapi mereka belum bercerai
Dia mestinya masih punya kunci.
Kemudian dia menaruh obat tidur ke dalam minumannya.
Tidak mungkin, tidak ada obat apapun yang terdeteksi
di minumannya saat kejadian.
Apa yang sih yang kamu pikirkan.
Pertama, dia membuat tuan meminum kopi yang telah di beri obat tidur.
Lalu, yang cuma perlu dia lakukan adalah menukar cangkirnya dengan yang lain.
Kejahatan yang sempurna.
Kejahatan Yang Sempurna
Istrinya, Sakurako-san, mempunyai alibi saat malam hari sebelum kemarin.
Sungguh?
Sungguh?
Syukurlah...!
Pada saat itu, ia sedang berada di pesawat, menuju ke Fukuoka di mana orang tuanya tinggal.
Awak kabin menegaskan hal ini.
Oh.
Oh, aku merasa lega.
Maaf membuatmu menunggu.
Inspektur apa itu?
Oh, novel karangan Takamura-san.
Aku membelinya kemarin, soalnya aku ingin membacanya.
Ini adalah novel terakhirnya "Love in Rebuntou".
Bagaimana?
Hah? Aku merasakan kehangatan di dalamnya.
- "Merasa hangat"? - Iya!
Menurutmu apakah kalimat ini menyentuh hati?
"Tidak ada alasan untuk mencintai"
"Tapi ada alasan untuk mencintai sampi akhir."
Lalu bagaimana dengan yang satu ini?
Seorang teman baik dari karakter utama mengatakan "Orang yang aku cintai sudah memiliki pasangan"
Kemudian dia berkata
Apakah kamu akan menyerah karna orang yang kamu cintai sudah mempunyai pasangan?
Lalu kamu tidak akan menembaknya
Karakter Utama
kalau ada penjaga gawangnya?
Teman
Jika ada gawang pasti ada penjaga gawangnya!
Tapi, terlepas dari itu, kamu harus mencoba untuk menembak
itulah namanya cinta!
Iya.
No comments yet. Be the first to leave one.