Shahenshah

Shahenshah (शहँशाह)

Scarica il sottotitolo Indonesian

Informazioni sulla release

Shahenshah 1988 WEBRip MKVcinemas NANOsubs id
Un commento di GradyNanoNano
Duration 03:05:13 versi WebRip MKVcinemas | NANOsubs.id | Membuka Jasa Penerjemahan, Transkrip, dan Resync Subtitle Film, Video atau Series, silahkan kontak WA: 0895333122239 untuk lebih lanjut atau pemesanan! Thanks! | Bantu support NANOsubs di: https://

Tag

webrip
web
BRip
mkv
Pubblicato il: 2023-07-31
Download: 75
Sottotitoli per non udenti: No

Anteprima dei sottotitoli in Indonesian

Le prime 200 righe.

NANO

subs

Jasa Penerjemahan Film, Konten Video, Series! 0895333122239!

Petugas dari kantor pusat akan datang besok..,

untuk memeriksa rekening bank kami.

Dan aku telah memberimu Rs. 2,5 juta dari bankku..,

tanpa menulis akun apa pun.

Dan kau telah berjanji..,

setiap kali aku minta, kau akan kembalikan cepat.

Sudah saatnya.

Janji itu hanya perkataan.

Uang yang diinvestasikan dalam bisnis, ibarat katak di mulut ular.

Bisa saja melarikan diri, Tapi, butuh waktu.

Waktu mengejarku bagaikan kematian!

Baru pekan lalu, ada artikel di koran.

Keadaan serupa, seorang manajer bank di Madras gantung diri.

Kau sekarat sebelum digantung, Mathur.

Tapi, jangan khawatir. Aku tak akan biarkan kau mati.

Perenang yang baik tidak terbawa ombak saat badai.

Tapi, buatlah ombak yang kuat, di perahunya.

Perahuku bagaimana? Ada banyak lubang!

JK, selamatkan aku dari tenggelam!

Kau diselamatkan, Mathur.

Pertimbangkan pesanku padamu, sebagai pesan dari langit.

Seperti biasa, bankmu akan buka jam 10 besok pagi.

Dan tepat jam 12, bank-mu akan dijarah.

Dijarah? / Ya.

Pencuri akan menjarah semua uang dari bank.

Tambahkan Rs.2,5 juta.

Ketika ada kebakaran di hutan, pohon yang terbakar dihitung..,

Tapi, yang belum bertunas, tidak pernah dihitung.

Buka kuncinya. / Kunci yang mana?

Kunci loker! Cepat berikan, atau kutembak!

Pukul aku!

Lihat, inspektur!

Mereka telah sepenuhnya menjarah bank.

Lima juta rupee hilang.

Pak.

Penjaga ini bilang dia menembak salah satu pelaku yang lari.

Salah satunya juga terluka.

Tapi, kawanannya membawanya ke mobil dan melarikan diri.

Mereka lari kemana?

Semua tempat di dunia ini tak ada tempat lari untuk penjahat.

Bartender, biarkan minuman keras mengalir seperti sungai.

Sajikan wiski untuk semua orang yang datang ke bar ini, ya?

Tuan dan Nyonya! Aku traktir minum hari ini. / Cheers!

Hai! Seksi.

Kau pingsan sebelum minu,m, kawan?

Ini minuman impor, minumlah.

Kau akan ingat pernah bertemu orang kaya!

Aku akan menghabiskan uangmu jika aku mulai minum, kawan.

Hari ini, dompet penuh..,

dan tak akan kosong meski kau banyak minum.

Sungguh?

Kita lihat kau bisa minum berapa banyak, dan aku bisa sediakan berapa.

Minum. Ambil.

Berikan.

Orang kaya!

Wilayahmu berakhir di sini!

Sekarang, wilayahku dimulai!

Kau sudah gunakan segala cara di kantor polisi padaku.

Tapi, kesaksianku tetaplah sama.

Pak, teleponmu. / Akan kujawab.

Istirahatlah. Saat aku kembali, akan kutunjukkan..,

banyak cara untuk membuka mulutmu.

Dia tak akan ungkap apapun, inspektur.

Dia seperti layangan..,

yang terbang dilangit, kemudian terjatuh padamu.

Yang menerbangkannya adalah orang lain.

Namanya JK.

JK?

Ya, kalau ingin bukti, bisa kuberikan.

Kapan? / Sekarang.

Di mana? / Di Hotel High Rise.

Nomor kamar..,

Inspektur Srivastav?

Ya.

Masuk.

Perahuku bagaimana? Ada banyak lubang!

JK, selamatkan aku!

Ini suara Mathur, manajer bank.

Dengarkan lagi.

Pertimbangkan pesanku sebagai pesan dari langit.

Seperti biasa, bankmu akan buka jam 10 besok pagi.

Dan tepat jam 12, bank-mu akan dijarah.

Dijarah? / Ya.

Pencuri akan menjarah semua uang dari bank.

Tambahkan Rs. 2,5 juta.

Ketika ada kebakaran di hutan, pohon yang terbakar dihitung..,

Lihat.

Ini peta yang dibuat olehnya.

Semua rencana penjarahan tertulis di sini.

JK tak bisa buktikan kalau ini bukan tulisannya.

Permisi.

Halo.

Sebentar.

Panggilan untukmu.

Untukku? / Ya.

Halo.

Terputus.

Terputus.

Aneh. / Ngomong-ngomong..,

Terima kasih banyak untuk ini. / Tidak apa-apa.

Inspektur Srivastav? / Ya.

CBI!

Boleh lihat isi tasmu?

Ini berisi dokumen yang ia berikan padaku..,

mengenai kasus yang sedang aku selidiki.

Tapi, dia menelpon kami melaporkan tas ini..,

berisi uang kertas yang kau minta darinya sebagai suap.

Suap? / Ya.

Untuk melepaskan kakaknya dari tahananmu.

Sudah gila.

Lihat saja tasku.

Uang kertas apa di dalamnya?

Aku tahu wanita bisa melampaui statusnya dan menjadi Dewi.

Tapi, aku tak tahu..,

kalau dia bisa menjadi rendahan, dan sama berbahayanya sepertimu.

Sesuai perintahmu, Julie telah diberi penghargaan atas jasanya.

Masalah belum selesai, Mathur.

Selama Julie masih hidup..,

hidup kita dalam bahaya.

Paham? / Kenapa tak bunuh Julie?

Ayah!

Shanti.

Jangan bawa Vijay kemari.

Aku tak bisa lagi menjawab pertanyaan polosnya.

Ayah, aku minta sepeda. Jadi aku harus kemari.

Aku tak akan keras kepala lagi.

Aku tak akan lagi meminta sepeda, Ayah.

Tidak, Nak. Jangan begitu.

Jangan katakan itu.

Ayah bisa tahan ejekan dunia.

Ayah bisa meminum racun.

Tapi, jika kau curiga dengan Ayah, maka Ayah akan mati.

Nak, ayah tak menerima suap.

Ayah tidak mencuri, Nak. Tidak.

Ayah tidak menerima suap, Nak.

Ada apa? Kenapa kau menangis?

Dia mengurung diri di kamar.

Dan putraku, dikamar lainnya.

Aku terheran, siapa yang sirik dengan keluarga ini.

Tak perlu khawatir, Bibi. Akan kujelaskan pada Vijay.

Ayah yang bicara pada paman.

Kau tahu..,

Biasanya aku ke kantor polisi mengenakan seragam..,

dan tak ada yang berani menatap mataku.

Setelah lepas dari penjara, aku kemari menghindari orang-orang.

Aku pulang ke rumah sendiri, seperti pencuri!

Jangan berkecil hati!

Kita pasti akan temukan wanita itu.

Kebenaran akan terungkap tanpa lama.

Aslam.

Bukti dibutuhkan untuk ungkapkan kebenaran.

Kebenaran adalah buktinya.

Bulan tak butuh cahaya untuk pembuktian kemilau-nya.

Bulan?

Bulan telah bersinar sejak lama.

Tapi, noda di atasnya..,

tidak bisa terhapus hingga hari ini.

Tidak! Tidak! Tidak!

Ayah! Ayah!

Ayah!

Jangan bergerak, Mukhtar Singh!

Aku dengar, pasar yang kau lewati..,

tiba-tiba jadi kosong.

Toko-toko langsung tutup.

Seperti ada jam malam di kota.

Bukan hanya warga biasa, aku yang polisi pun takut denganmu.

Bukan aku yang harus kau takuti.

Aku polisi yang akan membelah rahangmu.

Satunya di sini, dan satu lagi di penjara! Jangan bergerak!

Jangan bergerak! Kau bergerak!

Aku sering melihatmu melawan Mukhtar Singh di depan cermin.

Kau tak bisa menembak dan malah terjatuh.

Bagaimana keadaanmu ketika Mukhtar Singh sungguh datang?

Kondisinya dia akan menyedihkan!

Giginya akan rontok, lidahnya akan menjulur begini.

Dan matanya akan juling!

Sana ke kantor polisi. Tapi, turunkan leher panjangmu dulu.

Kenapa? / Aku ingin berikan jimat.

Baiklah.

Setelah mengenakan ini, tak ada yang akan menyakitimu.

Kau memegang harapan besar dari kakakmu.

Sekarang, minta restu ibumu.

Surga dunia ada di telapak kaki ibu.

Sentuh kakinya dan ambil berkahnya.

Pertama kalinya, kau akan bekerja di kantor polisi.

Semoga kau diberkati, Nak.

Semoga semua kesulitan dimudahkan.

Lihat, kawan?

Putramu terlihat sepertimu mengenakan seragam.

Jika kau tak izinkan kami tinggal, kami akan jadi gelandangan.

Dunia Tuhan sangat besar.

Yang menciptakan petir juga, menyelamatkan kebutuhanmu.

Dia yang menciptakan luka, dan juga menyembuhkan.

Manusia hanya bisa menenangkannya.

Nadkarni di sini..,

Pak, daun sirih. / Tyagi di Dhongri. Oke.

Berikan. Hei, dengar! / Ya, pak?

Shahenshah subtitles in other languages

More Indonesian subtitles for Shahenshah

Commenti

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left