A Good Rain Knows

A Good Rain Knows (호우시절)

Scarica il sottotitolo Indonesian

Informazioni sulla release

A Good Rain Knows (2009) Bluray
Un commento di tukangresync
Resync sub

Tag

BluRay
Pubblicato il: 2014-11-02
Download: 65
Sottotitoli per non udenti: No

Anteprima dei sottotitoli in Indonesian

Le prime 200 righe.

Islandsubs Presents Season of Good Rain Indonesian Subtitle

Indonesian Translator sooLazee - Cha^Kkot

Tuan-tuan dan Nyonya-nyonya, kita akan tiba

di Bandara Internasional Chengdu Shuangliu dalam 30 menit.

Ada perbedaan waktu satu jam antara Korea dan Cina.

Waktu lokal saat ini adalah pukul 11:10 pagi.

Suhu 18 derajat Celcius.

Dan 68 derajat Fahrenheit

Selama persiapan mendarat, harap kembali ke kursi Anda.

A Good Rain Knows

Jung Woo-sung

Gao Yuan Yuan

Kim Sang-ho Ma Shao Hua

Permisi, punya korek?

Lao Ma terkenal dengan kentang panggangnya.

Terima kasih.

-Dan... -Tidak, tidak, tidak.

Semuanya tidak bagus.

Halo!

Halo.

Senang bertemu denganmu, aku Park Dong-Ha.

Kau tiba lebih awal.

Oh, kau orang Korea.

Yeah...

Oh, tentu saja! Senang bertemu denganmu!

Apa penerbanganmu tiba lebih awal?

Aku rasa ini tepat waktu.

Oh, begitu...

Mari kita berangkat.

Hati-hati.

Kau baik-baik saja?

Kau sedang merasakan suasana Cina.

Pelan-pelan...

Sichuan terkenal dalam empat hal...

Wanita-wanita cantik, panda, minuman keras, dan makanan.

Kau sudah mendengar Sichuan Hot Pot, kan?

Di sini dari mana asalnya.

Mari kita makan.

Makan.

Itu kelihatannya enak, apa itu?

Oh... ini disebut Fei Chang Fen.

Masakan yang sangat terkenal di Sichuan.

Kau ingin mencobanya?

Tidak apa-apa.

Mari, mari, mari, cobalah. Tidak apa-apa.

Terima kasih.

Untuk melakukan bisnis di Cina, kau harus belajar memakan ini.

Tolong airnya!

Makan ini.

ini seharusnya tidak apa-apa.

Kita punya waktu tersisa setelah makan siang. Ada tempat yang ingin kau lihat?

Air!

-Maafkan aku. -Tidak, jangan dikhawatirkan.

Kau pasti suka Du Fu.

Iya.

Berdiri di situ, aku akan memotretmu.

-Tidak apa-apa. -Silahkan saja.

Tidak, sungguh. Mari kita pergi.

-Secara pribadi, aku suka Li Bai. -Ah begitu.

Ingin mencobanya?

Ada yang bisa aku bantu?

Ini berapa harganya?

Ini? Ini 380 ribu Yuan.

380 ribu?

Bagaimana bisa sebalok kayu harganya 380 ribu?

Permisi,

ini berapa harganya?

Tidak, tidak. Aku tidak bekerja di sini.

Berapa harganya?

Aku tidak bekerja di sini.

Tidak?

Salah satu keistimewaan dari taman ini

adalah sekitar 10 atau lebih macam-macam pohon bambu.

Dan Dufu juga sangat terkenal dengan puisinyamengenai bambu.

Baik, silahkan ikuti aku lewat sini.

Di kiri Anda, Anda akan melihat rekonstruksi dari pondok tempat Dufu dulu tinggal,

ini dibangun di tahun 1811

setelah bangunan asli hancur dalam badai setelah

Dufu meninggalkan Chengdu.

Baik, mari kita lewat sini.

Seperti yang bisa Anda lihat, ada beberapa pohon peach blossom.

Dufu dikatakan sangat cinta sekali dengan peach blossom.

Dan menanamnya untuk memberikan rumahnya penampilan lebih alam.

Di tengah rumah-ruma adalah ruang keluarga. Dan...

Maaf.

-Hai. -Hai.

Apa yang kau lakukan di sini?

Apa yang kau lakukan di sini?

Kau tidak ingat? Aku dari Sichuan.

Oh, iya! Iya. Itu benar.

-Jadi bagaimana kabarmu? -Aku baik. Dan kau?

Aku baik. Baik sekali.

Kapan kau tiba di sini?

Oh, aku terbang hari ini.

-Pak Park. -Ah, iya.

Aku mencarimu kemana-aman.

Oh, ini temanku dari kampus.

May, ini Pak Nam kolegaku di Cina.

Hai, senang bertemu denganmu, aku May.

-Bagaimana kabarmu? -Oh.

-Apa kau orang Cina? -Tidak, aku orang Korea.

Aku sudah beberapa lama di Chengdu,

tapi ini pertama kalinya aku bertemu.

Bertemu apa?

Kecantikan Sichuan.

Terima kasih.

Aku bisa mengerti kenapa kau ingin datang ke sini.

Apa?

Yahh, ini pertemuan langka. Kita harus mengambil foto.

Baik.

Ambil foto kami.

Ambil foto kami.

-Apa ini tidak apa-apa? -Tidak apa-apa.

Siap?

Satu, dua, tiga.

Terima kasih.

-Mari kita minum teh bersama-sama suatu waktu... -Tentu.

Ngomong-ngomong, apa kau suka makanan Korea?

-Iya. -Ah begitu...

Aku harus pergi. Tapi kau akan tinggal berapa lama?

-Berapa lama aku harus tinggal? -Apa?

Begini saja. Bagaimana kalau makan, malam ini?

Oh, aku tidak bisa. Aku ada rencana. Tapi apa aku boleh meneleponmu setelah makan malam?

Iya, itu kedengarannya bagus.

Baik. Sampai jumpa.

-Iya, sampai jumpa. -Selamat tinggal.

-Sampai jumpa lagi. -May.

Uh? Terima kasih.

Apa tadi itu semua yang kau katakan?

Oh, tadi aku bilang betapa kau adalah pria yang hebat.

Bukankah musim semi itu indah?

Tolong satu lagi! Peredam haus sungguhan kali ini.

Kau pendiam sekali. Apa yang ada di benakmu?

Tidak ada.

Aku rasa aku hanya sedikit shock melihatmu di sini.

Tidak, sebenarnya kau dulu memang selalu pendiam.

Hei! Apa yang kau bicarakan? Kau tidak ingat?

-Aku dulu biasa banyak bicara. -Tidak.

Aku ingat kau orang yang membosankan.

Aku? Membosankan?

Tidak. Ingat pertama kalinya kita bertemu?

Kau tertawa pada semua yang aku lakukan.

-Benarkah? -Yeah.

Baik.

Aku akan membuatmu tertawa.

Perhatikan.

Lihat? Sudah kubilang.

Tidak pakai bumbu.

Bagaimana dengan bawang putih?

Jadi, kapan kau kembali?

Mungkin... satu tahun setelah kau pergi.

Apa kau suka sepeda yang aku tinggalkan untukmu?

Sepeda?

Sepeda apa?

Yang aku tinggalkan untukmu sebelum aku pulang ke rumah.

Oh, yang kuning itu.

Yah...

-Aku menjualnya. -Apa? Kau menjualnya?

Yah... aku tidak tahu bagaimana naik sepeda

-jadi aku menjualnya. -Tunggu,

Bagaimana bisa kau tidak tahu caranya?

Aku yang mengajarimu sendiri.

Aku memberimu pelajaran selama sekitar tiga hari di lapangan parkir sekolah.

Aku tidak suka sepeda.

Aku mungkin satu-satunya orang di Cina yang tidak mengendarainya.

Baik. Baik.

Tapi bagaimana bisa kau menjualnya begitu saja?

Terlebih lagi itu adalah hadiah dariku.

Yahh... kenapa kau memberikan aku sesuatu yang tidak bisa aku gunakan?

Wahh... bagaimana bisa kau begitu...

Apa begitu caramu memperlakukan semua pacar-pacarmu?

Tunggu sebentar. Bukan berarti dulu kita berkencan.

-Iya kita dulu berkencan. -Kau dan aku?

-Iya. -Tidak.

Iya, kau dan aku.

Apa yang sedang kau buat-buat ini?

Apa yang sedang kau buat-buat padamu, juga!

Bagaimana bisa kau melupakan itu?

Iya, aku ingat kau dulu merayu-rayu Satoko sepanjang waktu.

Apa? Tidak, tidak mungkin. Dia dulu merayuku.

Sebenarnya... aku naksir padamu.

-Benarkah? -Iya.

Aku tidak ingat apapun mengenai ini.

Itu karena, kau berkencan dengan Ben pada waktu itu.

Aku dan Ben?

Yah, aku dengar bahwa dulu kalian... kau tahu...

-Siapa yang mengatakan itu padamu? -Aku tidak ingat.

Gila.

Yah, itu mungkin gila,

tapi waktu aku mendengar itu, aku patah hati.

May

apa kau ingat apa yang aku katakan padamu?

Tidak, katakan padaku.

-Aku mencintaimu. -Apa?

Kapan ini?

Itu waktu...

-Waktu hari ulangtahunmu. -Oh, yah? Kapan ulangtahunku?

-May? -Kau pembohong.

Baik.

Tolong jangan katakan padaku kau lupa hal kita yang lainnya.

More Indonesian subtitles for A Good Rain Knows

Commenti

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left