Hell's Paradise

Hell's Paradise (地獄楽)

Scarica il sottotitolo Indonesian

Stagione 2

Informazioni sulla release

Hells Paradise S02E08 Chrysanthemum and Peach
Un commento di jambuijo

Tag

webdl
Pubblicato il: 2026-04-01
Download: 42
Sottotitoli per non udenti: No

Anteprima dei sottotitoli in Indonesian

Le prime 150 righe.

Aku tak bisa melihat apa pun, tapi…

Aku bisa tahu secara naluriah, si kecil itu dalam masalah!

Alasan aku bisa melihat Tao saat itu adalah

darah mengaburkan satu mataku.

Karena aku tak bisa melihat, aku mengandalkan indraku.

Satu mata dicungkil, yang satu lagi buram…

Begitu rupanya, sekarang aku tak bisa melihat apa pun.

Tapi kali ini, aku bisa merasakannya dengan jelas!

Kau benar-benar wanita terbaik.

Terima kasih!

Ini mulai menarik!

Di dunia yang damai tanpa perang,

merebut tanah dengan pedang sudah lama menjadi fantasi belaka.

Meskipun begitu, aku terus mengayunkan pedang. Lebih cepat, lebih tajam.

Mencari pedang yang tak terkalahkan.

Aku hanya mengincar satu hal.

Menebas semua musuh kuat…

melampaui masa hidup ini

dan bahkan hingga ke keabadian

dan mengukir namaku.

Dasar orang tua sialan…

Kenapa kau begitu kuat?

Kau lebih kurus dan lebih lambat dariku, jadi kenapa?

Tetsunosuke, kau serakah.

Karena kau masih muda, kau mau menambahkan segalanya.

Kau mau lebih tebal, lebih keras, lebih panas, lebih cepat.

Itu sebabnya kau menjadi tak fokus.

Tidak semua yang kau makan menjadi bagian dari dirimu.

Makan terlalu banyak, ujung-ujungnya hanya keluar lagi.

Saat masih muda, itu tak masalah,

tapi saat bertambah tua, kau perlu mulai mengurangi,

terus membuang,

dan perhatikan dengan saksama apa yang tersisa.

Karena semua akan ada di sana.

Jangan menyebar. Masuk lebih dalam.

Jika kau menyampingkannya, hasilnya tetap sama.

Kau selalu tak masuk akal, Pak Tua.

KEDAI MINUM SAKATA

Saat itu aku tak mengerti kata-kata guruku.

Berengsek!

- Mau ke mana kau? - Hei, kau baik-baik saja?

Itu sebabnya aku berkelana ke seluruh penjuru negeri.

Tapi sekarang aku mengerti.

Makin banyak yang kau tambahkan, makin sulit melihat dirimu sendiri.

Makin banyak yang kau kurangi…

makin jelas jadinya!

Berkat kau, aku menjadi lebih kuat.

Luar biasa,

tapi itu tak akan membunuhku.

Kalau begitu, selama aku hidup!

Untuk waktu yang lama!

Selamanya!

Aku akan terus mencabik-cabikmu!

Sungguh romantis!

Dia memiliki tekad yang luar biasa.

Tapi jika ini berubah menjadi pertempuran yang melelahkan…

kami akan kalah.

Meskipun kami dapat membaca Tao,

tanpa efek menaklukkan, lawan kami tak akan mati.

Elemen Tao Fa adalah "kayu".

‎KAYU, API, TANAH, LOGAM, AIR

Dengan "logam"-ku, aku bisa membunuh dia.

Tapi karena aku tak bisa menggunakan Tao, efeknya lemah.

Jika terlalu lama,

Gantetsusai akan mati kehabisan darah.

Apa yang harus kami lakukan?

"Pembangkitan" adalah arus yang mendorong arus lain ke depan.

"Penaklukan" adalah arus yang menghalanginya.

Apa yang kau lakukan? Minggir, Pendek-mon!

Apa ini yang kau sukai?

Alasan kenapa efek menaklukkan bisa membunuh seorang Tensen

adalah karena Tao menghentikan regenerasi Titik Vital.

Dengan kata lain, tepat setelah kehancuran,

kalau aku sentuh Titik Vital dan aku punya efek menaklukkan, efeknya akan sama!

Terus tebas dia, Tamiya Gantetsusai!

Apa?

Tentu saja, hati-hati jangan sampai menebasku!

Itu hal sepele bagi seorang Asaemon!

Tapi apa itu terlalu merepotkan bagi "Naga Pedang"?

Baiklah, mari kita lakukan!

Jujur saja, mata ini membuat teknik pedang presisi menjadi sulit.

Kalau begini terus, bocah ini akan ikut kutebas bersamanya.

Buang…

Buang dan perhatikan dengan saksama

apa yang tersisa.

Karena semua akan ada di sana.

Luar biasa…

Lihat, Pendek-mon? Mudah sekali.

Ju Fa…

Tanpa efek menaklukkan, ini tak akan pernah berakhir.

Tapi kami tak bisa terlalu lama.

Hanya ada satu hal yang tersisa.

Tidak, kau tak bisa melakukannya, Kakak.

Mari kita bunuh dia bersama-sama.

Kau benar.

Apa kalian sungguh berpikir

kalian bisa memperlihatkan taring kalian pada kami dan keluar hidup-hidup?

Kalian bodoh tak memikirkan apa yang akan terjadi berikutnya.

Apa yang akan terjadi berikutnya?

Jika ada yang menghalangi di belakang atau depan kami, kami hancurkan saja.

Dia yang akan mengurus bagian samping.

Itu cukup.

Hewan ternak, setidaknya dalam hal itu aku setuju denganmu.

Kami berdua sudah cukup.

Ju Fa, tolong aku!

Maaf, Tao Fa. Aku terbawa emosi dan meninggalkanmu sendirian.

Bagaimanapun juga, kita berdua harus selalu bersama.

Mari kita hancurkan mereka bersama.

Ju Fa, Tao Fa. Kalian berdua adalah satu kesatuan.

Semua yang lain juga keluarga,

tapi kalian berdua istimewa.

Aku sebenarnya tahu itu.

Tidak ada orang lain yang takut pada Soshin atau Doshi.

Mereka mempelajari keabadian dengan sungguh-sungguh.

Tao Fa takut pada Soshin.

Aku sebenarnya tak suka belajar.

Tidak ada orang lain yang peduli jika seorang rekan terluka.

Mungkin karena mereka tak akan mati.

Tapi aku tak tahan meskipun Tao Fa mendapat sedikit goresan saja.

Itu mungkin karena ada seseorang yang berharga bagimu, Ju Fa.

Kau memahami rasa sakitmu sendiri,

tapi kau hanya bisa membayangkan rasa sakit orang lain, bukan?

Karena ada orang lain, itu membuatmu memikirkannya.

Imajinasi adalah awal dari kecemasan dan kebaikan.

Sulit untuk memperhatikannya dengan tubuh seperti ini.

Ju Fa! Semua orang bermain di sini!

Tao Fa.

Ayo jalan.

Waktu adalah hal terbanyak yang kita miliki.

Mari kita luangkan waktu dan belajar bersama.

Keanehan pertama bermula dari Rien.

Mereka manusia kayu. Semacam purwarupa Tensen.

Mereka diciptakan untuk tinggal di luar kastel.

Pakai mereka untuk mengisi ulang Tao.

Mengisi ulang?

Sekarang kalian semua akan memulai pelatihan skala penuh.

Sejak awal kalian semua diciptakan untuk tujuan itu.

Ran berlatih "Douin". Mu Dan berlatih "Shuten".

Gui Fa berlatih "Shuitsu". Zhu Jin berlatih "Taisoku".

Terakhir…

Ju Fa dan Tao Fa berlatih Bochu Jutsu.

Itu sebabnya kalian berdua dibesarkan sebagai pasangan.

Ini mendadak, tapi tak terelakkan.

Kalian masing-masing berlatih dan mengajar satu sama lain.

Kebaikan dalam diri Rien lenyap.

Aku tak mau memakai manusia-manusia kayu.

Aku mulai membayangkan bagaimana perasaan mereka.

Aku juga, Tao Fa.

Kita isi ulang Tao dengan memakai buah atau semacamnya, meski seadanya saja.

Terima kasih.

More Indonesian subtitles for Hell's Paradise

Commenti

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left