1 Night 2 Days (2 Days & 1 Night / 1N2D / 1박 2일)

1 Night 2 Days (2 Days & 1 Night / 1N2D / 1박 2일)

Scarica il sottotitolo Indonesian

Informazioni sulla release

해피ㅡ선데이ㅡ1박2일ㅡ1N2DㅡS04 E47 201101-NEXT
Un commento di KURIRMALAM
Subtitle by VIU || NEXT: Durasi 01:20:35 (Subtitle untuk video dengan tanggal 201101) Catatan: Ini Episode 47, dikarenakan mengikuti penulisan urutan Episode yang tayang di Situs Resmi Viu, Episode 47 ini tayang 1 November 2020 (1N2D.S04E47.201101). atau

Tag

other
Pubblicato il: 2020-11-03
Download: 28
Sottotitoli per non udenti: No

Anteprima dei sottotitoli in Indonesian

Le prime 200 righe.

"Konsep perjalanan ini adalah"

"Kenali dirimu sendiri"

"Periode pertama, Kenali tubuhmu"

"Mari pelajari kesehatanku"

"Kesalahan teknis"

"Jong Min tidak bisa dianalisis"

"Seorang pria lemah"

"Periode kedua, Ketahuilah sensitivitasmu"

"Kru akan memilih pemenangnya"

"Temanya adalah"

"Musim gugur"

"Sangat serius"

"Sensitivitas batin mereka meledak-ledak"

"Memuji diri sendiri"

"Memunculkan pelukis ahli"

"Inspirasi berlimpah"

"Melukis tanpa ragu"

"Jong-casso si pelukis kubisme"

"Ahli lukisan titik telah lahir"

"Para seniman ini mencurahkan jiwa ke dalam karyanya"

"Apa yang mereka gambar?"

"2 Days 1 Night"

Sekarang kalian harus mempresentasikan lukisan kalian.

"Percaya diri"

Aku merasa emosional selama prosesnya.

Aku sangat terinspirasi.

Aku tidak tahu ada berapa karya yang kubuat.

Aku menggambar banyak sekali.

Kamu melepaskan jiwa senimu.

- Aku sangat terinspirasi. - Begitu rupanya.

- Mari mulai dengan Ravi. - Baiklah.

Berikan juga judulnya.

Judulnya "Aku Ingin Menanam Pohon Cinta".

- "Aku Ingin Menanam Pohon Cinta". - "Aku Ingin Menanam Pohon Cinta".

Aku mengharapkan pohon.

- Jiwaku... - Tidak berbentuk hati, bukan?

Tidak berbentuk hati, bukan?

"Ini persis pohon berbentuk hati..."

Seon Ho bisa tenang sekarang.

- Mari kita lihat karya Seniman Kim. - Dia sudah mengalahkan satu orang.

- Judulnya, - Ya?

"Aku Ingin Hidup di Sini".

"Aku Ingin Hidup di Sini"

Aku melihat sesuatu tadi. Kalian lihat cerobong asap itu?

- Di mana? - Di sana.

Lihat asapnya?

Kebakaran. Kita harus melapor.

Itu bukan kebakaran.

Itu dia.

Kamu melihat itu?

"Dia banyak memperbesar"

- Aku terkesan. - Kamu fokus pada detail.

Aku membayangkan tinggal di sini

dan menggambar rumah yang ingin kutinggali.

"Tempat yang ingin ditinggali Seon Ho"

"Rumah beratap merah berdiri di antara ladang emas"

"Dan cerobong asap memberikan nuansa yang damai"

Kita mengikuti kompetisi menggambar sekolah saat kecil.

Anak-anak yang polos memikirkan keluarga mereka

dan menggambar rumah seperti ini.

Tidak ada nuansanya di sana.

- Apa? - Roda?

- Nuansa. - Nuansa?

- Nuansa. - Memangnya dia mobil?

Baiklah.

- Mobil? - Kamu mengembalikan masa Renaisans?

- Ya. - Baiklah.

"Seniman berikutnya masih penuh emosi"

Bisa dibilang masa Renaisans

adalah era keemasan seni kuno.

"Kebangkitan budaya"

"Selama masa Renaisans memunculkan banyak mahakarya"

Aku memberi penghormatan pada masa itu.

- Lihat. - Berapa banyak yang kamu gambar?

Satu saja.

Apa ini?

"Kedai Kaki Lima Bibi, SD"

Apa ini?

- Saat masih kecil... - Kamu menggambar tulang?

- Jadi... - Dia menggambar manusia garis.

Di musim gugur, anak-anak

bersenang-senang di hari olahraga sekolah.

Tapi ayah mereka

meminum dua botol soju sendirian.

Suara yang sama melambangkan emosi yang berbeda.

Hal yang kupikirkan adalah,

"Desahan Kita yang Berbeda."

"Desahan Kita yang Berbeda"

Kamu di bawah kami.

Kamu kalah.

- Kamu di bawah kami. - Di bawah kami.

Gambarnya terlalu rumit.

Aku tidak mengerti intinya.

- Ada yang kurang. - Ini seperti...

Gayanya...

- Sebenarnya... - Ini terlalu...

Kita harus langsung paham intinya, tapi tidak bisa.

Itulah yang kurang.

- Komentar yang bagus. - Aku menantikan karyamu.

Semua orang sudah memutuskan.

Tunjukkan kepada kami.

"Berikutnya Se Yoon"

"Dia lama memikirkan apa yang harus digambar"

Akan kutunjukkan milikku.

Bisa beri aku tepuk tangan?

"Sesaat lagi"

"Keluarga Dooly?"

- Dooly? - Ini tentang musim gugur.

- Semuanya. - Kenapa ini soal musim gugur?

Dooly selalu menggunakan kekuatan supernya.

Semua ayah di dunia

juga memiliki kekuatan super.

Mereka melakukan hal-hal menakjubkan.

Tapi musim gugur ayah kita

tidak selalu menyenangkan. Terkadang mereka kesepian.

Itu menakutkan.

- Apa ini? - Kamu membuat anak-anak kesal.

- Kepalanya seperti mobil. - Apa dia menjulurkan lidahnya?

Seolah-olah dinosaurus besar memakan tiga dinosaurus lainnya.

- Musim... Jadi, musim gugur... - Ini drastis.

- "Musim gugur terbaik, tersepi." - Ini manis.

- Aku menyukainya. - Baiklah.

Pidatonya mengalahkan lukisannya.

Dibandingkan gambarnya, pidatonya lebih persuasif.

Kamu pandai bicara.

- Jung Hoon. - Pria yang belajar desain.

Desain...

- Ungkap gambarnya. - Judulnya "Santapan burung murai".

"Santapan burung murai"?

- Burung murai? - Apa ini soal kesemek?

Ada pohon kesemek di kebun kami.

Kami memetiknya di musim seperti ini tiap tahun.

Setelah memetik sebagian besarnya,

- kami sisakan beberapa di pohon. - Untuk burung murai?

Untuk burung dan tupai.

Aku menggambar pohon kesemek.

"Aku menggambar pohon kesemek"

- Ini semua... - Ini butuh 30 menit?

- Keren. - Ya.

Aku menggambar dedaunan yang sudah berubah warna,

dan beberapa kesemek lembut yang kami tinggalkan di pohon.

Kami punya harapan tinggi untuk orang terakhir.

Dia mangsa terbesar.

Sebelum kutunjukkan gambarku,

biar kukatakan sesuatu.

Tidak baik saling menghina.

"Sekarang kamu bilang begitu?"

- Sekarang kamu bilang begitu? - Setelah semua hinaan itu?

Lihat sesuatu dan bicarakan kelebihannya.

- Baiklah. - Sungguh.

Aku akan mencari sesuatu yang bagus.

Mari katakan sesuatu yang baik. Mari kita coba.

Aku sangat terinspirasi

- dan menggambar banyak hal. - Baiklah.

Banyak ide terpikirkan tentang musim gugur,

hingga semua itu sulit digambarkan.

- Begitu rupanya. - Jadi, aku hanya

tidak berpikir sebanyak kalian.

- Kalau begitu... - Hanya yang terlintas di benakku.

Aku berpikir satu dimensi.

Cepat tunjukkan kepada kami!

Buat kami tertawa. Tunjukkan kepada kami.

"Kami mengerti. Buat kami tertawa"

- Buat kami tertawa! - Tunjukkan kepada kami!

Aku ingin bersenang-senang.

"Dia mengungkap gambarnya"

- Mari kita tebak. - Musim gugur!

- Jamur! - Jamur pinus.

"Jamur pinus"

- Apa yang ada di sampingnya? - Udang jumbo.

- Apa? - Udang jumbo?

Bukankah itu kotoran?

Bukankah itu kotoran anjing?

Ini pasti tidak akan mendapat suara.

- Ini tidak akan berhasil. - Ini hidangan pembuka.

"Sang ahli menyiapkan menu lengkap"

- Hidangan pembuka jamur pinus? - Itu menjijikkan.

- Itu menjijikkan. - Itu hidangan pembuka?

- Itu yang terburuk. - Sangat tidak enak.

Hidangan pembukanya bisa membunuh restoran ini.

Bawakan hidangan utamanya.

Aku mencurahkan emosi dan kepekaanku ke dalamnya.

Baiklah.

Kalian merasakan musim gugur?

Aku melihat musim gugur dengan mataku.

"Melihat Musim Gugur"

"Gambar keduanya"

Itu kotoran!

"Lembar cokelat"

- Apa itu? - Itu kotoran!

Kenapa kamu melukis kotoran?

- Kenapa... - Warna musim gugur adalah cokelat.

- Seperti sauna lumpur cokelat. - Itu...

Tunggu.

Aku merasa ada satu halaman terakhir.

Benar.

- Kamu mengutamakan kuantitas. - Ya.

Ini tentang ketulusan.

Apa itu judulnya?

"Tentang Rasa Sepi Musim Gugur, Surat yang Tidak Dikirimkan".

Commenti

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left