Le prime 200 righe.
Alih Bahasa Oleh : Ry@Di, Samarinda, 9 November 2016.
AMERIKA SERIKAT, TAHUN 2029
Enam, lima, empat...
Tiga, dua, satu, nol.
Perang.
Ayahku mengajarkan arti kata ini padaku.
Katanya, tanpa perlindungan Negara, inilah yang akan terjadi pada kita.
Tanpa Negara, kemanusiaan akan musnah.
Tingkat kejahatan mendekati nol.
Negara adalah temanmu dalam masa sulit ini.
Negara menjagamu dan keluargamu.
Negara besar kita lebih kuat dari sebelumnya.
Pemimpin kita, "Sang Direktur"...
Terima kasih atas kerja keras dan dedikasimu.
Bersama-sama kita akan berhasil.
Bersama...
Kita membangun kembali dunia ini.
Direktur melihat kerja kerasmu dan menghargai itu.
Dia akan menghukum siapa saja yang mengancam Negara atau warga negaranya.
Kenapa lama sekali?
Tenang.
Aku sudah merencanakan ini berbulan-bulan.
Semua akan baik-baik saja. Tenang.
Aku tenang.
Setelah transfer selesai, kita akan segera meninggalkan Negara ini.
Semua siap?
Aku sudah menyiapkan segalanya.
Masih ada tempat tanpa kamera pengawas.
Baiklah.
Baiklah, temanku.
Senanga berbisnis denganmu.
Kami harap banyak yang hadir di Pesta Federasi.
Jangan lupa meminta pass-mu.
Keberadaanmu akan dipantau.
Keamanan warga adalah prioritas...
Halo, warga sekalian.
Tuhan memberkatimu.
Bertahun-tahun yang lalu kita telah selamat dari perang yang mengerikan.
Itu saat yang sulit.
Banyak dari saudara-saudara kita meninggal.
Langkah-langkah telah diambil untuk mencegah horor itu terjadi lagi.
Tapi coba ku tanya kalian...
Apa yang tersisa dari jiwa kita?
Kebebasan beribadah kita?
Hak kita untuk tidak di amati setiap detik?
Negara telah menyelesaikan misinya. Ras manusia telah selamat.
Tapi sekarang saatnya untuk mengembalikan rasa percaya.
Sekarang saatnya untuk mengembalikan demokrasi...
Mengembalikan kebebasan...
Dan kehidupan.
Kami mohon maaf atas gangguan ini.
Intervensi siaran ini adalah ilegal.
Sama sekali bukan, ku ulangi bukan disiarkan oleh Negara.
Wanita yang luar biasa.
Kecantikan adalah kekuatan.
Bentuk tubuh seorang wanita, senyumnya, tatapannya...
Dapat menembus jantung pria.
Apa dia dijual?
Di negeri ini, semuanya dijual.
Aku setuju.
Dan jika ini terus berlanjut, semua akan jadi milik Negara.
Anak-anak hari ini takkan pernah merasakan punya waktu bagi diri sendiri...
Atau percakapan pribadi.
Ku dengar...
Ada beberapa yang tidak...
Dan lepas dari pengawasan.
Kau bicara soal gosip yang beredar di Negara ini?
Pembunuh berlisensi yang ada di antara kita...
Yang siap untuk menghabisi musuh Negara?
Dengar...
Sekarang atau tidak sama sekali.
Kita harus bertindak sekarang...
Atau kita biarkan Negara merebut kebebasan kita.
Kau akan membuat kehebohan.
"Kejahatan merajalela bukan karena orang jahat, melainkan...
"Karena orang baik hanya diam saja dan membiarkan kejahatan itu terjadi."
Terlalu banyak orang menerimanya begitu saja...
Tanpa berpikir.
Masuk.
Keluar.
Masuk.
Keluar.
Aku takkan melakukan itu.
Tidak lagi.
Sekarang...
Aku mau permisi dulu...
Aku akan menikmati manfaat menjadi pelayan masyarakat.
Hai, sayang, di mana kau?
Ayo!
Aku menunggu.
Aku tak punya waktu sepanjang hari.
Sebentar, sayang.
Aku sedang bersiap untukmu.
Aku ingin gadis latin kecilku.
Pakai riasanmu.
Pakai "eyeliner" dan maskara.
Semuanya.
Semua yang ingin dia lakukan bisa jadi bumerang...
Tidak, tidak, tidak!
Sayang, kenapa kau lama sekali?
Cepatlah.
Aku di sini.
Jadi bawa pantatmu kemari.
Sial!
Ada apa ini?
Tak perlu membunuh kami berdua. Biarkan gadis itu pergi.
Kau tak keberatan...
Jika aku merokok?
Aku terjun ke politik...
Karena ku pikir...
Aku bisa mengubah keadaan.
Tapi aku sadar bahwa mereka yang berkuasa...
Selalu mencari lebih banyak kekuasaan.
Aku menyadari itu sekarang.
Kau...
Yang berdiri di sini...
Sedang menodongkan senjata padaku.
Itu tak membuatku takut.
Aku merasa muda lagi.
Bukankah itu ironis?
Ketika mendekati ajal...
Kau malah kembali lagi ke awal.
Tarik pelatuknya.
159 di sini.
Status?
Operasional.
Target?
Masuk dan keluar.
Selamat datang di rumah, Axon.
Semoga harimu menyenangkan.
kau tak punya pesan baru.
Berikut ini yang disajikan oleh...
"The State Farm," yang menawarkan...
"Junk food" terbaik, terjamin tanpa bahan pengawet...
Sejak tahun 2019.
Balthazar White, politikus terkemuka Negara...
Ditemukan tewas di rumahnya malam ini. Polisi mengatakan karena serangan jantung.
Tuan White meninggal dengan tenang dalam tidurnya.
Setelah 30 tahun masa karirnya...
Melayani Negara...
Menjadi teladan untuk semua.
Kau mendapat pesan baru dari...
"Sang Pengendali."
Menyiarkan pesan.
"Temui aku di tempat biasa pada jam 3.35 am."
Kau terlambat.
Kau tak pernah terlambat.
Ada masalah.
Misimu.
Apa masalahnya?
Kau diperintahkan untuk melenyapkan semuanya.
Ya, Pak.
Ada seorang wanita.
Dia tak ada hubungan dengan ini.
Dan ku pikir itu tak akan menjadi masalah.
Operator tidak berpikir, mereka mengikuti perintah.
Aku minta senjatamu dan laporanmu.
Laporan?
Aku sedang melapor sekarang.
Aku sudah lama mengenalmu, Condor.
Tapi aku harus membawamu.
Apa ini pertanyaan soal kesetiaan?
Entahlah.
Yang ku tahu "Direktur" ingin bertemu denganmu karena...
Kau tak mematuhi perintah dan dia ingin tahu kenapa.
Setiap ada yang di panggil bertemu dengan "Direktur"...
Adalah untuk di program ulang.
Percayalah.
Hal pertama yang kau ajarkan padaku...
Jangan pada percaya siapa pun.
Hal pertama yang aku ajarkan padamu...
Adalah untuk mematuhi perintah.
Buang senjatamu.
Sekarang.
Tidak, Pak.
Ya, Pak!
Ayo, ayo, ayo!
Jika kau harus di program ulang...
Itu takkan berlangsung lama...
Asalkan kau bekerja sama, tentu saja.
Kau akan seperti baru. Semua kenangan lamamu...
Dan emosimu akan hilang tak berbekas.
Seperti terlahir kembali.
Tepat. Seperti terlahir kembali.
Seperti phoenix bangkit dari abu.
Aku hampir iri padamu.
Kau bisa lakukan hal yang sama dan kau bisa singkirkan...
Semua pengkhianatan ini yang membebani hati nuranimu.
Ya, jika aku punya hati nurani.
Ini yang ku sebut tak dapat dimaafkan.
Kau "Pengendali", kan?
Ini adalah tanggung jawabmu.
Aku setuju.
Axon Rey ini...
Salah satu dari orang-orangmu?
Salah satu anak buahku.
Nama kode Condor, veteran, medali kehormatan...
Terluka dalam aksi, tak punya keluarga...
38 misi sukses...
Aku harus mengakui bahwa aku terkesan.
No comments yet. Be the first to leave one.