Informazioni sulla release

[Memori Plastik] 13 Kuharap Suatu Hari Nanti, Kau Akan Dipertemukan Kembali
Un commento di Inisial ZA
https://www.facebook.com/ZainuddinAri

Tag

other
Pubblicato il: 2015-08-15
Download: 23
Sottotitoli per non udenti: No

Anteprima dei sottotitoli in Indonesian

Le prime 132 righe.

Begitu, ya.

Kalau gadis yang ini?

Dia Chelsea.

Dia teman terbaikku.

Kau kenal di mana?

Di taman dekat sini, aku sering lihat dia jalan-jalan sambil bawa anjing.

Apa kau suka anjing?

Tapi, setiap kali aku tiba-tiba gugup saat mau elus bulunya, aku malah digonggong.

Isla banget, ya!

Aduh, duh!

Maaf!

Menarik Chelsea

Jadi, kau sendiri yang tarik Chelsea, ya?

Ya.

Ternyata masih banyak kenanganmu yang belum kuketahui, ya.

Hari ini, hari terakhir kita bersama, ya?

kumpulkan cahaya

hikari wo atsumete

tinggalkan kenangan

sayonara no omoide wo

seseorang yang mengagumkan menatap mimpi yang jauh

hitomi ni tataete mitsumeru yume tooku

gelembung ingatan yang jadi rusak

kowarete shimau utakata no Memory

kelembutan air mata yang kesepian

samishisa no namida sotto fukou

ulurkan tangan layaknya kincir yang rebut kebaikan

nobashita te ha kanransha yasashiku toraete

bangkitkan kepingan ingatan

mezamesou na kioku no kakera

menunduk berharap 'tuk menghilang

utsumuite kiete hoshii to inoru kedo

namun kautemukan suaraku

kimi ga mitsukete kureta kono koe wo

jarum jam mulai berdetak

ugokidashita tokei no hari

dunia pun jadi penuh warna

sekai ha yagate irodzuite

hati plastik yang bersinar

Plastic no kokoro ga kagayakidasu yo

takkan kulupakan dan ingatlah

wasurenai de oboete ite

hingga suatu hari kita kan bertemu

itsuka mata meguriaeru hi made

Kuharap Suatu Hari Nanti, Kau Akan Dipertemukan Kembali

Bagianmu bagaimana? Mau kugantikan?

Tenang saja. Serahkan padaku-

Isla!

Tsukasa, pipimu banyak debunya.

Kau juga.

Kalau begitu...

Alasan kau ajak mandi bareng,

karena kau mau lakukan itu, ya?

Mau kusiram sekali lagi?

Enggak.

Sekarang giliranku!

Isla, kau jahil banget, sih!

Hentikan!

Semuanya sudah siap?

Ya, sudah.

Kalau begitu, ayo berangkat.

Kalian...

Pagi, Kazuki.

Selamat pagi!

Dasar.

Mbak Kazuki tumben datang pagi banget.

Padahal biasanya selalu telat.

Aku punya firasat enggak enak, makanya datang lebih awal, dan ternyata betul.

Kenapa kalian hari ini malah ke kantor?

Kazuki, meski sekarang hari terakhirku, aku masih tetap karyawan Terminal Service.

Oh, begitu, ya?

Kau tanpa ini,

hanyalah Giftia, 'kan?

Kembalikan!

Enggak mau!

Kazuki curang. Dari dulu enggak pernah berubah.

Sudah sifat bawaan lahir, sih!

Enggak dikembalikan?

Ya.

Betulan?

Ya.

Baiklah.

Kazuki, aku betul-betul senang bisa bekerja di sini.

Ke-Kenapa jadi formal begitu?

Meski ada saat-saat jatuh bangun,

tapi ada juga banyak hal yang menyenangkan.

Kau ini,

padahal biangnya bikin masalah.

Mbak Kazuki?

Kuserahkan dia padamu, Tsukasa.

Sana! Pergi!

Cepat pergi dari sini!

Kalau mau bertemu mereka, aku sudah mengusirnya.

Sudah pergi, ya?

Mereka sudah pergi, ya.

Kalian repot-repot datang pagi begini cuma buat lihat mereka?

Kalian pada kurang kerjaan, ya.

Betul. Kau juga salah satunya.

Kenapa kita harus sembunyi segala, sih?

Padahal aku berharap seenggaknya bisa ucapkan selamat tinggal sama dia.

Kalau begitu, nanti malah buat mereka jadi beban pikiran.

Kita masih punya banyak waktu, ya?

Baiklah, mumpung masih banyak waktu, kita jalan-jalan yuk!

Apa ada tempat yang mau kaukunjungi?

Kalau Tsukasa?

Ke mana, ya?

Oh!

Kalau begitu, saat aku ucapkan "Tu, wa", terus kita bilang tempatnya sama-sama, ya?

Lalu, kalau tempat yang kita ucapkan sama, berarti kita ke sana.

Siap?

Tu, wa...

Taman hiburan!

Kau mau ke sana juga, Isla?

A-Aku enggak pengin, kok.

Enggak perlu.

Masa? Betulan?

Sini.

Tsukasa?

Ada apa?

Bukan apa-apa, kok.

Ayo, masih banyak yang harus kita jelajahi, lo!

Sebelum kita coba semua wahananya, kita enggak boleh berhenti, ya?

Ah, kita juga harus cicipi semua jajanan di setiap kiosnya!

Ayo kita jelajahi semuanya sampai selesai!

Ayo!

Kau capek?

Enggak, kok.

Hari ini badanku lagi fit banget!

Kalau Isla sendiri bagaimana? Sudah capek, belum?

Belum.

Soalnya aku lagi bareng denganmu.

Kali ini, aku enggak bakal demam terus tiba-tiba pingsan lagi kayak waktu itu, jadi jangan khawatir.

More Indonesian subtitles for Plastic Memories

Commenti

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left