Le prime 200 righe.
1500 TAHUN LALU
ARABIA
TANAH LUAS TEMPAT SUKU-SUKU
BEREBUT WILAYAH DAN AIR
DEMI MENGUASAI, KAISAR KISRA II
DARI KEKAISARAN SASSANID
MEMINTA PARA RAJA SUKU
MENYERAHKAN PUTRI MEREKA SEBAGAI SELIR
MEREKA YANG MENOLAK
DIBURU KE GURUN TANDUS
TEMPAT YANG MENYISAKAN YANG TERKUAT
KESATRIA GURUN
Tolong.
Kumohon.
Tolong aku.
Mereka mencari kita.
"Kita"? Aku hanya melihat seorang lelaki tua dalam masalah.
Ini milikmu.
Ada banyak emas lagi.
Di gua itu.
Kumohon.
Tunggu. Tunggu.
Hind, berhenti!
Dia menolong kita.
-Putriku. -Kau diberkati.
Tunggu.
Itu tunggangan yang bagus.
Bukan tunggangan bandit.
Lebih mirip tentara.
Sassanid dari baju zirah mereka.
Jadi, beri tahu aku siapa kalian.
Pada waktunya.
Tak banyak waktu tersisa.
Belati itu seharga 10 keping emas.
Kujamin 10 lagi.
Kain kafan itu, ada sakunya?
Aku punya emas.
Emas Lakhmid.
Bantu kami mencapai permukiman Shaybani,
dan itu jadi milikmu.
Belati dan emasnya.
Kau pegang janjiku.
Menuju bukit pasir!
Tidak. Tidak!
Ayo. Yalla!
Sisi lain bukit pasir!
Lari!
Lari!
-Dapat! -Jalan. Jalan!
Jalan.
Ayo. Ayo.
WILAYAH SHAYBANI
Naik!
Jalan!
Ayah!
Aku datang dengan damai...
Bunuh dia!
Tunggu! Tunggu.
Kenakalan apa ini?
Dua gelandangan, Saudaraku.
Dibantu oleh bandit ini.
Dan mereka membawa tentara bayaran ke perbatasan.
Coba kulihat para gelandangan ini.
Komandan Jalabzeen.
Sudah lama sekali.
Bagaimana Shaybani bisa membantumu?
Aku di sini atas perintah Kaisar Tertinggi Kisra,
penguasa kerajaanmu
dan tanah-tanah bulan sabit yang subur
di mana sungai Tigris dan Efrat
-mengalir ke laut. -Sesuatu untuk diminum?
Kaisarmu telah mengutusku
untuk mengambil rakyatnya,
Al-Numan dan Hind Bint Al-Numan.
Gadis itu.
Yang Mulia, Raja Al-Numan
dan Hind Bint Al-Numan, Putri Al Hira
kini adalah tamu di rumahku.
Kau juga dipersilakan menerima keramahtamahan kami,
kuda jika kau butuh dan perjalanan pulang yang aman
sebagaimana tugas suci kepada kaisarku.
Izinkan aku mencerahkanmu, Kepala Suku Hani.
Lelaki tua itu bukanlah raja lagi,
seperti yang terlihat dari penampilannya.
Dia adalah buronan. Dan Al Hira, dibebaskan dari pemerintahannya,
kini diperintah oleh Ibn Qabisah,
subjek setia kaisar.
Jadi, atas nama Kaisar Kisra,
aku menuntut agar kau menyerahkan gadis ini,
yang telah dijadikan selirnya.
Kaulah pelacur kaisar!
-Saudaraku. -Kumohon.
Kumohon.
Dia adalah putri. Biarkan dia sendiri!
Kau tak mau berhenti lari, ya?
Samir!
Seorang kaisar yang memerintah begitu banyak tanah mungkin tidak sadar
kami, raja-raja gurun,
belum pernah menyerahkan putri kami kepada orang lain sebagai upeti,
bahkan kepada firaun atau kaisar.
Kau boleh pergi dengan damai.
Hiyak!
Ini bukan pertama kalinya kau memasuki tanah kami tanpa izin.
Aku akan pergi segera setelah aku dibayar.
Kepala Suku Hani, pria ini menolong kami.
Aku berutang padanya.
Pembayarannya adalah nyawanya.
Enyahlah, pencuri.
Hiyak! Ha!
Kita bisa membunuh ayahnya.
Ayahnya bukanlah masalah.
Kalau begitu kita bunuh mereka semua.
Itu akan menjadi kesalahan.
Kita perjelas kepada mereka.
Masuklah ke air.
Dia orang Lakhmid. Putriku orang Shaybani, Hani.
Kita minta Al-Numan dan putrinya pergi.
Dua unta, Hani, dan kami akan pergi pada cahaya pertama.
Tidak.
Kau adalah tamuku.
Itu masih berarti sesuatu bagi suku Shaybani.
Selama kau di bawah atapku, kau dan putrimu aman.
Dan aku takkan mengusir mereka.
Aku butuh kau menyampaikan pesan untukku.
Kau dengar aku, Nak?
Bagus.
Anak baik.
Anakku yang baik dan kuat, ya?
Hah?
Pria yang sangat kuat.
Gadis ini telah membawa iblis ke rumah kita.
Dia adalah kutukan bagi kita.
Sepertinya kudaku merindukanku.
Kenapa kau masih di sini?
Apa kau menginginkan sesuatu dariku?
Hah?
Lalu bayar utangmu.
Belati dan emas.
Pergi dari sini.
Dan tinggalkan kudaku.
Apa kau tak punya kehormatan?
Kehormatan hanya untuk orang bodoh dan putri raja.
Satu tamparan darimu sudah cukup.
Aku lelah bertarung.
Saat masalah mengikutimu, kau tak punya pilihan.
Seperti kataku, masalah.
Hind Bint Al-Numan!
Berapa?
40 keping emas seharusnya cukup.
Kuberi tahu ayahku agar tak memercayaimu.
Kau serahkan dia padanya...
kau bebas pergi.
Ugh.
Apa nyawamu tidak berarti bagimu?
Kesepakatan denganmu tidak berarti apa-apa bagiku.
Cepatlah ke kuda sebelum mereka mencapai kita.
Argh.
Ke kuda!
Pergi.
Hiyak!
Ho! Ho! Ho!
Lepaskan dia!
Ini tanah Shaybani.
Maka Shaybani akan membayar.
Hei! Hei! Ke Ctesiphon!
Hiyak! Hiyak!
Dia menyelamatkan nyawanya.
9 Sassanid terbunuh di tanah kita.
Kisra akan menghukum kita karena ini.
Bandit itulah yang bertanggung jawab.
Siapa yang tidak bisa melihat
bahwa kita berada di bawah belas kasihan mereka?
Kita berada di bawah belas kasihan mereka.
Bagaimana dengan kehormatan, Saudaraku?
Ya, dan lihat apa akibatnya pada kita.
Ada pertumpahan darah.
Ada pertumpahan darah!
Cukup.
-Dengarkan aku. -Cukup!
Bandit itu mati besok.
Ssst!
Keadaan selalu memburuk saat kau muncul.
-Kubawakan air. -Maukah kau menuangkannya?
Kenapa kau tak menyerahkanku kepada Sassanid?
Dia adalah musuhku sama sepertinya musuhmu.
Kau mengiris kulitku.
Aku menyelamatkan nyawamu.
Jadi, ke mana kau akan pergi?
Perempatan kosong. Bersama mereka yang tak diinginkan.
Aku berutang padamu.
Benar.
Sebilah belati dan emas.
Nyawamu tidak cukup?
Aku takkan menyimpannya lama tanpa pembayaran.
Kalau begitu sebaiknya kau berharap bertemu denganku lagi.
Semoga aku tak pernah begitu diberkati.
Pergi!
Kembalilah. Desakanmu membawa kita kemari.
Kita tak bisa kembali, Aasif.
Yang terpenting sekarang adalah kita dukung Al-Numan dan putrinya.
No comments yet. Be the first to leave one.