Le prime 200 righe.
Selamat Pagi, Mumbai.
Aku Mumbaikar Aanchal dan alamatku tinggal di Aapka FM.
Sekarang pukul 9 pagi...
... Dan aku punya pertanyaan di dalam kepalaku.
Jika seseorang di Mumbai menanyakan alamat Mumbai,
... Apa yang akan dikatakan oleh Mumbai?
Keramaian di pasar ikan, pintu-pintu rumah penduduk setempat,...
... antrian untuk naik taksi atau becak
Sama seperti dirimu yang sedang berlari ke tempat kerja saat ini...
... Mumbai juga terus berlari.
Dan mereka yang berlari tidak memiliki tempat tinggal tetap.
Tapi, kita mempunyai lagu berikutnya!
Paman, tolong belilah ini.
- Siapa namamu? - Iqra.
Iqra. Kau mau es krim?
Mau!
- Yang mana? - Stroberi satu.
Stroberi satu?
Ishita, lihat di sana. Bagaimana lucu!
Silahkan duduk.
Kau meneleponnya? - Oh tidak!
Satu es krim stroberi.
Aku mengajakmu bukan untuk nyantai. Kerjakan apa yang diperintahkan.
Ini dia. Apakah itu bagus?
Kau sudah membayar kami, kan. Tugasmu sudah selesai.
Sisanya serahkan kepada kami.
Bro, jangan mengacaulah. Aku bekerja di sini.
Diamlah.
- Ada apa ini? - Apa kau temannya itu?
Kenapa? Apa kau, kakaknya?
Menjauhlah darinya.
Kau lihat...
... aku tidak bisa mengubah fitur-fiturnya...
... tapi diriku bisa mengubahnya dengan pasti.
Sedangkan untuk...
...aku ingat...
Sejauh ini...
Sejauh yang aku ingat...
... Aku selalu ingin menjadi seorang gangster.
Aku masih berbicara denganmu.
Dengarkan aku.
Terima kasih.
- Semua yang terbaik. - Terima kasih.
- Selamat pagi, bu. - Selamat pagi.
Sertifikat
Kau telah meraih nilai bagus secara konsisten.
Harusnya kau tahu dirimu itu bekerja dalam shift malam, kan?
Jadi, dirimu sendiri tidak keberatan?
Maksudku bekerja di kota baru....
Ya, aku tahu tapi...
Maaf.
Sebenarnya, kalau aku saja mau, aku tidak mau pergi dari kotaku.
Disana bayarannya lebih murah tetapi lebih tenang.
Ini adalah kota baru...
... namun aku punya keyakinan jika aku menggenggam Mumbai...
... itu akan memelukku kembali.
Oke, satu pertanyaan terakhir.
Kenapa harus BPO? Apa ini tujuanmu...
... atau karena kau tidak ada pekerjaan lain?
Jika saja gajimu 25.000 Rupee di sebuah kantor AC di Mumbai, ....
... derajatmu akan meningkat 25 kali lipat di kotamu sendiri!
Itulah yang buat keluargaku bahagia, jadi aku ingin mengambil pekerjaan ini.
Kejujuran dalam wawancara kerja?
- Aku menyukainya. - Terima kasih.
- Berkas-berkasmu sudah siap? - Ya.
Barang kali kau terpilih, kau harus menyerahkan sertifikat paling lambat pukul 11.00 besok.
Baik, bu.
- Terima kasih. - Terima kasih.
- Terima kasih. - Semua yang terbaik.
- Bro, silakan. - Tidak, aku tidak minum.
Kau sudah ngomong ke temanmu?
Tidak, belum.
Apa dia akan menjemput dirimu setelah wawancara?
Ya.
Dia tidak mengangkat panggilan mu atau menelepon dirimu kembali.
Bro, dia jelas-jelas menghindar darimu.
Merebutt minuman temanmu itu dosa! Pendosa!
Beritahu aku,
Apa yang begitu penting?
Apa yang kau lakukan di sini?
Tolong jangan menjadi penguntit.
Ini bukan film Bollywood dari tahun 80-an....
.... di mana kau berkeliaran di sekitar kantor seorang gadis dan dia menyerah.
Aku akan mengatakannya lagi...
Kau itu bukan tipe ku.
Dan kau! Berhentilah mendorongnya.
Ya, Kau tidak melakukan apa pun kecuali berpura-pura sebagai seorang petugas polisi
dan berkeliaran sepanjang hari.
Lakukan sesuatu untuk dirimu.
Kenapa kau jual mahal?
Aku jual mahal karena aku itu mandiri.
Aku bertanggung jawab.
Selain itu, menghibur pengangguran yang tidak ada arah tujuan...
.. tidak menarik minat ku.
Aku menganggur karena pilihan, bukan karena kebetulan.
- Aku bisa mendapatkan pekerjaan kapan pun Aku mau. - Benarkah?
Kau itu istimewa!
Kau bisa mendapatkan pekerjaan kapan pun yang kau mau, bukan?
Jika memang benar demikian, Aku menantang dirimu,...
... Kalau dirimu mendapatkan pekerjaan besok,
... Aku akan memaafkanmu dan menerima lamaranmu.
Sudah?
Nah, wanitamu bekerja di bagian HRD, bukan?
Kalau benar dia mencintaimu, ...
... Dia pasti gampang memberi mu pekerjaan di perusahaannya.
Dia tidak akan repot-repot menantang kamu saudaraku.
Ya.. - Oh tidak!
Itulah yang dilakukan oleh para wanita.
Membuat seorang pria menunggu!
Mereka tidak akan pernah menolong siapa pun.
Dia orangnya tidak begitu.
Itulah kenapa aku sangat mencintainya.
Bro, aku tidak mengerti dirimu.
Kau diluar pemahamanku seperti guru Matematika saja.
Kalian berdua tidak masuk akal bagiku.
Inilah kenapa aku menjauhi yang namanya cinta.
Itu mengingatkanku, ada yang ingin aku sampaikan samamu.
Apa kau melihat ini?
Seseorang pernah menyukainya.
Dia menolaknya.
Paham? Dia akan menemui nasib yang sama.
Pergi lah.
Apa mereka disini?
Panggil.
Bicaralah dengan pelan agar mereka tidak mendengar kita.
Kenapa kau tidak berurusan dengan mereka saja?
Apa ada orang yang membantu dia mengalahkan kami pagi ini?
Bro, rasanya seperti mencoba mencium ...
...unta dari belakang.
Biarkan saja, masalah dia itu, biar dia yang menyelesaikannya.
Oh sayang! Itu sakit.
Sedikit panas dan kau akan berteriak.
Bagaimana pula wanita yang wajahnya terbakar dengan air keras?
Mengerti?
Ini adalah masalah serius. Jadi apa sekarang?
Jangan khawatirkan itu.
Aku tahu dimana aku akan menemukannya.
Pasti gagal...
Apa kau menyimpannya atau memasaknya dan menyajikannya?
Bagaimana dengan benih ikan dan tiga pasak?
Apa yang menahanmu?
- Maaf, saudara. Bergabunglah bersama kami! - Tidak apa-apa.
- Dengar, bodoh... - Lepaskan dia.
Anak-anak bodoh ini, mengira diriku seorang pelayan.
- Jadi? - Duduklah.
- Mumbai. - Akhirnya.
Apa ini yang kau punya?
Ini untuk anak ku.
Anakku masih sangat kecil.
Dia menderita asma.
Baiklah, tunjukkan aku aplikasi navigasi. Biar kujelaskan.
Aku memiliki ponsel ini.
- Ada apa? - Belakangan, siapa yang menggunakan ponsel ini?
Kau bisa! Ini tidak akan membantu.
Agar bertahan hidup di Mumbai, Dirimu membutuhkan nasib yang baik...
....dan juga sebuah ponsel.
Segera miliki ponsel cerdas.
Apa kau pernah mendengar tentang PKP?
Ya, aku melihat tulisannya di papan di luar.
Dia adalah pemilik tempat ini.
- PKP! - Aku mengerti.
Prabal Kant Patil.
Apa kabarmu, sobat?
Mumbaikar menyukai vada pav.
PKP.
Masa lalunya ia pernah berjualan ikan.
Tak lama kemudian, ia menjelma menjadi Harimau Mumbai Selatan.
Polisi, politisi, sistem...
Semua orang takut kepadanya.
Kau akan mengemudikan mobilnya.
Jika mobilnya tergores sedikit saja...
....preman-premannya akan memperbaiki semua penyoknya...
dan mengecat dirimu untuk selamanya.
Dengar, aku tak peduli.
Kalaupun tergores, aku akan memperbaikinya.
Buatlah, tetapi aku ngomong ini karena...
mereka akan mengejar diriku jika terjadi kesalahan.
Bagaimanapun juga, aku membawa mu kepada mereka.
Ingatlah itu.
Mereka akan menangani ini semua.
Serangan air keras itu benaran terjadi?
Atau kau hanya menggertak?
Bos, ambil tagihannya.
Ya, saudaraku. Semua siap?
Siap.
Baiklah...
..... pulang, yuk?
Dia akan segera keluar. Tunggu sampai teman-temannya pergi.
Lalu beri dia pelajaran.
Bro, dia tidak boleh tahu. Aku pergi ya.
Selesaikan dan hubungi aku.
Kemarilah.
Ya.
Bagaimana caraku mengenalinya?
Dia memakai kemeja merah, terlihat seperti pahlawan.
Ayo pergi. Dia akan segera datang.
Ya, aku tahu tentang sekolahnya. Dia duduk di bangku kelas 4.
Anak itu orangnya.
Tidak, bro. Itu oranye bukan merah. Ikan itu berwarna merah.
Merah, oranye, merah marun adalah nuansa warna merah.
No comments yet. Be the first to leave one.