Le prime 191 righe.
…dan pulau yang dahulu tak berpenghuni
di jarak 42 mil laut lepas pantai koloni New England itu,
kemudian dikenal sebagai Widow's Bay.
Kini dihuni lebih dari 3.000 penduduk,
kota yang terdiri atas nelayan, keluarga, dan sahabat,
semua berkat satu orang.
Terima kasih sudah bergabung dalam perjalanan Richard Warren
dari saudagar sederhana
menjadi Reeve Prime dan Lord Protector Pulau pertama,
sebuah jabatan yang kini dikenal sebagai "Wali Kota".
Inilah Richard sang duda dengan istri keduanya yang baik, Sarah Warren.
Di sini dia tampak menyiapkan makan malam.
Kami juga punya jurnalnya.
Jadi, dari mana asal kalian?
Kami belum pernah menerima pengunjung sebanyak ini.
Tidak ada sinyal seluler di pulau ini.
Terima kasih.
Bisa kubantu?
Tidak, aku punya peta. Terima kasih.
Ya, aku yang buat.
Peringatan, skalanya beda.
Maaf, aku wali kota.
Fotoku di halaman empat.
Yah, menarik.
Kalau begitu, kau seharusnya tahu peta ini bukan masalahnya,
tapi rambu jalanmu.
Kecuali ini memang "Dickhole Street"?
Bukan.
Mau ke mana? Boleh kuantar?
Baiklah. Asal…
jangan bunuh aku.
Kami tiba semalam, tapi langsung tidur.
Ada kalanya kami memilih Vegas,
tapi belakangan, pesta lajang wanita di tempat seperti ini lebih cocok.
- Kau akan menikah? - Aku? Tidak.
Tidak, cuma pengiring pengantin.
Kami tinggal di penginapan.
Bagaimana menginapnya?
Menyenangkan. Tidak biasa.
- Bagus. - Ya.
Astaga, jika tinggal di sini,
aku pasti ke pantai dengan kopi dan teka-teki silang tiap pagi.
Datanglah ke pembukaan besok.
Ada renang perdana.
Cuma salah satu tradisi pulau ini.
Wali kota berenang di laut setiap tahun
untuk menunjukkan itu aman dari…
riwayat laut pulau ini yang…
berbahaya.
- Menarik. - Ya.
Kami juga mengadakan acara Sunset Cocktails setelahnya.
Maksudku, jika kau dan teman-temanmu mencari kehidupan malam.
Malam ini teman-temanku mau ke…
PANDUAN PULAU WIDOW'S BAY
…Kedai Barnabus.
- Itu bar sederhana. - Ya.
Kau pergi ke sana?
Ya, kadang-kadang.
Yah, mungkin kita akan bertemu di sana.
Ya. Mungkin.
Yah, beberapa usaha berbasis tunai di pusat kota
menolak ide pajak penjualan kota.
Mereka bilang… Sebenarnya mereka bilang,
"Kalau mau uang darah ini, datanglah mengambilnya sendiri,"
yang rasanya mengancam.
Jadi… Entahlah, aku bingung. Apa pendapatmu, Tom?
Ya.
Tidak, tentu saja. Ya, bagus sekali.
Hei, kita sudah menyebarkan kabar tentang Sunset Cocktails?
Aku merasa tak ada yang tahu.
Aku sudah menyebarkan kabarnya
dan Rosemary membagikan selebaran sepanjang pagi ini.
Ya, kupikir dia merokok di luar.
Kalian harus tahu, karena aku bicara dengan seorang wanita,
dan dia tak tahu.
- Wanita apa? - Pokoknya wanita.
- Bicara di mana? - Mobilku.
Aku tak mengerti.
Yah, dia tersesat,
jadi aku menawarinya tumpangan karena itu tindakan yang benar.
- Tentu saja. Maaf. - Tak masalah.
Omong-omong, mari pastikan setiap akomodasi punya semua infonya.
Restoran juga. Dan, aku juga mau membicarakan musik.
Musik yang diputar saat aku jalan dari panggung
ke laut untuk berenang, karena aku tak mau canggung.
- Wanita itu menarik? - Aku tak perhatikan.
- Berapa usianya? - Dia cukup umur.
Cara aneh untuk menggambarkan orang yang kau beri tumpangan.
Yah, Patricia, sebagai wali kota,
keselamatan penduduk…
dan pengunjung desa tepi laut kita adalah prioritas utamaku.
Jadi, jika seorang wanita tersesat dan butuh bantuanku, akan kutawarkan.
Baiklah, berapa batas usianya?
Karena kau pernah melihatku dengan ban kempis
- dan kau lewat saja. - Tidak, aku tak lihat.
Ruth tak punya mobil. Dia jalan ke kantor.
Yah, kupikir dia suka berolahraga.
Hei, Ruth,
boleh kuantar malam ini?
- Tidak. Terima kasih. - Ya.
Pagi hari yang sulit.
Posisi Detroit penuh. Tak ada yang keluar.
Sementara Boston berusaha memperkecil kekalahan.
Detroit mencetak dua di inning pertama, dan kini Boston mengalami kebuntuan.
Detroit yang tadinya unggul kini di posisi keempat.
Mereka butuh sekurangnya enam inning…
Halo.
Hei.
- Waktunya kurang pas? - Tidak.
Ayah mau ke mana?
Bertemu kolega. Di Barnabus.
- Kolega? - Ya.
Baiklah. Yah, aku di rumah saja.
- Ya, karena kau dihukum. - Ya, tentu saja.
Kau mengubah Dickens Street jadi Dickhole Street?
Seseorang melakukannya?
Nakal sekali.
Bergembiralah dengan kolega Ayah.
KEDAI BARNABUS
Permisi, Nyonya?
Nona?
Kau butuh tumpangan?
Nona?
Halo?
Sial, sial.
Sial.
KORBAN WANITA TUA - MUNGKIN BASAH
LEBIH CEPAT DARI WANITA TUA BIASA!
Sudah kau tulis?
Dia mungkin wanita tunawisma yang naik feri gratis,
tapi hubungi rumah sakit jiwa di daratan, kau tahu, untuk jaga-jaga.
Dan buat perimeter di sekeliling pulau.
Pulau ini punya perimeter.
Namanya laut.
Baiklah. Entah di mana kesabaranmu pagi ini,
tapi kau sudah tulis dia cepat?
Ya.
Aku… Dengar, aku…
Kau yakin ini bukan perbuatan hewan?
Ya. Kenapa? Kelihatannya seperti luka hewan?
Menurutku bukan.
Lantas kenapa… Astaga… Aku masih bisa berenang di laut, 'kan?
Tentu tidak.
Bukankah air asin baik untuk luka?
Ingatkan aku, dari mana gelar kedokteranmu?
Aku tak bisa lagi.
Aku harus berenang hari ini. Aku harus ke laut.
- Residensimu dengan dr. MacArthur, 'kan? - Hentikan! Berhenti. Berhenti.
Maaf. Semua sudah direncanakan, orang-orang menunggu.
Maksudku, siapa tak mau menghadiri Sunset Cocktails?
Miras gratis dan matahari terbenam.
- Tom. - Apa?
Kenapa lenganmu?
Aku dicakar wanita lansia.
Usianya 40-an?
Kau tahu, aku berusaha berbuat baik.
Aku melihat wanita berjalan sendiri saat larut malam…
Kutawari tumpangan,
dia mencakarku, kini terus berdarah.
Tom, kau telat menemui pengunjung. Mersa.
Marissa? Dia tadi ke sini? Apa katanya?
Dia tanya apa kau ada. Kubilang tidak.
Dia meninggalkan nomor telepon?
Tidak. Tapi dia bilang…
- Ruth. - Dia bilang…
- Dia bilang… - Ya.
"Mungkin dia akan menemuimu di…
renang…" Ada satu kata lagi, sebentar.
Hari ini.
Terima kasih.
"Saya resmi membuka laut."
Sepertinya Penyihir Laut.
Apa?
Luka cakarmu.
Cerita nelayan kuno, pernah dengar?
Tidak, karena aku tak bisa mengikuti semua omong kosong pulau ini.
Tolong jangan duduk.
Rosemary, dongeng aneh apa pun yang kau mau bilang, aku tak mau tahu.
Ceritanya,
si Penyihir menyasar pelaut kesepian dan mengikuti mereka pulang saat malam.
Dia mencakarmu dan menyimpan kulitmu di bawah kuku jari tangannya
agar bisa melacakmu seperti anjing pemburu.
Dia penipu ulung.
Menunggu sampai kau sendirian, membuatmu lemah.
Tidak, kau tak boleh minum airku.
Aku tak perlu dengar sisanya. Aku tak punya waktu.
Tak ada yang beres hari ini.
RENANG PERDANA WALI KOTA TAHUNAN
Ada apa?
Tampaknya, mustahil mengalirkan listrik ke pantai.
Kenapa aku baru tahu sekarang?
No comments yet. Be the first to leave one.