Le prime 200 righe.
SEBELUMNYA
- Dia membunuhnya. - Siapa?
Murid yang berselingkuh dengannya.
Menurutmu dia melompat karena aku? Dia tak peduli padaku
bahwa aku bekerja, bersekolah,
bahwa aku siap mati untuknya.
"Jadi, aku pergi ke ruang olahraga yang bau dan terlibat
kekacauan bodoh yang masih membuatku malu."
Membaca buku harian orang lain itu jahat.
- Bu, aku tak bisa lihat apa pun. - Kita akan lakukan sesuatu.
Aku butuh uang. Aku sakit.
- Aku mulai buta. - Aku bisa tawarkan sesuatu.
Siap ambil risiko?
BARK MARAT
Di kotak surat, kau akan temukan kartu kunci kantor. Ambillah.
Dalam buku harian itu ada nama...
- Alina Rusanova. - Dia sudah meninggal.
Mayat Alina ditemukan di sini. Bukti utamanya adalah rekaman CCTV,
tapi sudah hilang. Pengemudi dan wanita yang bersamanya masuk rumah sakit jiwa.
Mereka membunuhku. Kepalaku...
Meledak.
Apa kau diancam?
Lawan siapa dia?
MENU LAWAN
Dia diunggah oleh Ira Shorina.
Tak perlu cemas. Semuanya terkendali.
Hubungi aku jika ada apa-apa.
Kau harus ikut kami.
- Apa kau tahu kenapa kau di sini? - Putriku baru kembali.
Aku tak mau kehilangan dia lagi.
Kryukov, aku akan menutup kasus ini.
Aku sedang memeriksanya.
TAHUN 2020
Modal recehan jadi Jutawan! Visi Mis Foya Foya, cuma di RECEH88
MASA KINI
Hidungku gatal.
Kau butuh minum.
Kau ingin sesuatu?
Pukul 07.00 pagi?
Tidak, aku belum sadar.
Itu mekanisme pertahanan di tubuhmu.
Agar tak pertanyakan caranya hidup.
Apa mekanisme
pertahanan
tubuhmu?
Aku akan duduk di tepi ranjang
dan mulai merengek. "Astaga, apa yang akan dia pikirkan tentangku?"
Aku takkan menyebut ranjang usang ini sebagai tempat tidur.
Kau beruntung, kau tak harus bangun.
Kau libur.
Tapi aku harus pergi.
Kau beruntung juga, suamimu sedang libur. Membawa putrimu bersamanya.
Sebenarnya, aku harus pergi juga.
Maukah kau membuatkan aku
telur dadarmu yang terkenal? Ada banyak tomat di kulkas.
Mau ke mana pagi-pagi sekali?
Aku murid terbaik di kelasku
Selalu dapat A
Aku menakjubkan
Aku melarangmu.
Aku sedang liburan.
Kau terlihat cantik dari sini, Ibu Penasihat Hukum.
Kryukov, jika kau tak mau dipecat di akhir liburanmu...
Kita bercinta saja dan tak bicara pekerjaan.
Hanya saja aku tak akan pernah bercinta denganmu lagi.
Aku tak mengerti. Jadi, jika kau kemarin aku tak membatalkan kasus ini,
kau tak akan tidur denganku?
Kau ambil cuti untuk kerjakan kasus itu?
Kau menyuruhku mengerjakannya di luar jam kerja, jadi aku cuti.
Bagus, liburanmu selesai. Kembali bekerja.
Tidak.
Kau bukan
- bosku lagi. - Lalu aku siapa?
Wanita yang kucintai.
Kryukov, jika kau mencintaiku, maka ...
lepaskan kasus ini.
Aku tak melihat hubungannya.
Aku tak akan bisa melindungimu.
Anka.
Buatkan telur dadar untukku.
Misha, ada pria di pintu.
Dia hanya berdiri di sana dan tak pergi. Aku harus menjemput anak-anak.
Siapa?
Aku tak tahu, dia tampak jahat.
Dengar, mungkin...
- kita harus telepon polisi, atau Ayah? - Apa kau gila?
Lebih baik panggil Kremlin. Aku akan keluar.
Apa itu kau?
- Aku bilang, "Apa itu kau?" - Apa yang kau lakukan?
Lepaskan dia!
Aku bilang, "Lepaskan dia."
Kau gila.
Dia masih anak-anak.
Aku juga anak-anak.
Jadi, kau yang gila,
membobol apartemen, mencoba mencekik anak kecil.
Ira, tenanglah, dia temanku.
Kita harus bicara.
Sendirian.
Mari kita bicara, tak masalah.
- Jika kau tenang. - Aku baik-baik saja.
Baiklah.
- Apa Ayahmu tahu? - Bukan urusanmu.
Ira, tak apa, tenang saja.
- Pergilah, sampai jumpa di sekolah. - Kau yakin?
Pergilah.
Ada apa?
Aku dirampok.
Mereka mengambil 40.000 euro dari kantorku tanpa merusak brankas.
Mereka tahu kode keamanannya.
Dan kau kira aku orangnya.
Itu kau, dan kau akan membawa uang itu kembali, atau…
Atau apa?
Dengar.
Aku tak tahu cara menolongmu. Sungguh.
- Apa yang kau inginkan dariku? - Kembalikan.
Aku tak mengambil uangmu.
Sungguh, aku belum pernah lihat uang itu.
Kau mau menakutiku?
Entahlah, aku tak takut.
Frankenstein tak mungkin takut kepada penciptanya.
Dasar bodoh.
Monster itu tak punya nama. Frankenstein adalah nama penciptanya.
Tetapi kau seharusnya takut padaku.
Aku terlambat ke sekolah.
Aku ada tes biologi hari ini.
Boleh aku pergi, Alexey Petrovich?
Aku juga bisa mengejutkan orang.
Dan tidak menyenangkan.
Irka…
Itu kau.
Kukira kau seorang dokter.
- Aku menunggunya. - Ada apa dengan anak-anak?
Entahlah.
Tiba-tiba ada ruam. Mungkin campak.
Pacarku membawakan sekotak penuh jeruk semalam.
Aku sangat lelah malam itu hingga...
Aku tertidur dan mereka makan semuanya.
Lelah, sungguh?
Tampaknya kelelahan.
Kau sudah berubah.
Orang yang berbeda.
Kau mau masuk?
Tidak, aku harus sekolah.
Kau belum berhenti sekolah, ya?
- Untuk apa? - Nah...
Saat aku pergi
dari rumah...
Aku berhenti sekolah di hari yang sama.
Kenapa buang waktu di sekolah?
Baiklah, dengar.
Aku mampir pulang sekolah.
Jika dokter memberimu resep, jangan pergi, aku akan belikan semuanya sendiri.
Oke, terserah kau, Nak.
Boleh aku menyebutmu anak?
Kau jaga anak-anak, aku akan beli semuanya.
Bawa pacarmu, aku akan periksa dia, lihat seperti apa dia.
Aku akan sadar, Nak, aku janji.
Natasha,
jangan pergi ke sekolah.
Tolong, Natasha,
aku tak bisa menghentikanmu, tapI
tolong, ayo ke rumah sakit. Ayo pergi sekarang
dan minta bantuan. Aku takut.
Jangan khawatir.
Bagaimana aku bisa meyakinkanmu untuk jalani operasi? Aku bisa apa?
Apa aku harus membawamu dengan paksa? Katakan, aku harus apa?
Kau tak bisa lakukan apa-apa. Ini keputusanku.
Kau seorang gadis kecil, kau tak bisa memutuskan apa pun.
Aku kuat.
Aku sudah lakukan
hal-hal dalam hidupku yang tak pernah kau lakukan.
Aku sudah cukup melihat hal yang takkan kulihat lagi. Dan kau lemah.
Kau takut.
Kau tak takut aku akan buta. Kau takut terjebak denganku.
Kau merawat nenek selama empat tahun.
Dan kau masih muda.
Kau mau bertemu pria yang baik.
Dan jika kau kuat, Ibu, kau akan membantu Nenek pergi lebih cepat.
Karena dia tak hidup selama empat tahun itu, menderita.
Dan yang terburuk adalah kau tak bisa menolongku.
Aku kuat.
- Aku sudah memutuskan. - Apa maksudmu?
Siapa yang tanamkan omong kosong ini di benakmu? Marat? Atau komputermu? Siapa?
Terima kasih sudah mengantarku, Bu.
Akan aku lakukan, Bu.
Ke rumah sakit mana pun,
- tapi setelah ujian akhir. - Baiklah.
Aku tak mau menyia-nyiakan satu tahun lagi, ya?
Terima kasih.
- Halo. - Hai.
Tenang! Anak-anak liar.
Kenapa kau di sini?
Kasus ini ditutup. Kata Tsareva kita bisa mengubur Nastya sekarang.
Aku merindukanmu. Jadi, aku ingin
- bicara denganmu sebentar. - Silakan.
Kembalikan kuncinya. Penyewaku menunggu.
Aku bawa kuncinya.
Mula-mula, jawab beberapa pertanyaan.
Kenapa mendiang Kepala Sekolah Rusanov tak suka Nastya Istomina?
No comments yet. Be the first to leave one.