Blue Exorcist

Blue Exorcist (青の祓魔師)

Scarica il sottotitolo Indonesian

Stagione 3

Informazioni sulla release

EksorsisBiru:BabakIlluminatiShimane-06
Un commento di Inisial ZA

Tag

other
Pubblicato il: 2024-03-25
Download: 62
Sottotitoli per non udenti: No

Anteprima dei sottotitoli in Indonesian

Le prime 169 righe.

Episode 6 「Tak Bergantung kepada Siapa Pun」

Keluarga Kamiki adalah cabang dari keluarga Inami,

utusan ilahi Dewi Ukanomitama.

Terdapat sebuah kuil yang berdiri di dekat Kuil Inari.

Izumo Kamiki terlahir di sana.

Ibunya adalah

kepala kuil ke-64 dari keluarga Kamiki,

Tamamo Kamiki.

Izumo, tolong aku!

Mereka semua dingin banget sama aku!

Mereka membuat seakan aku yang salah!

Jahat banget!

Mau bagaimana lagi, habisnya Ibu melakukan hal yang tak etis.

Itu tak benar!

Aku dan Tuan Sou saling mencintai! Jadi, tak perlu ditutup-tutupi!

Duh, sudah cukup!

Biasanya seorang ibu tak akan minta bantuan sama putrinya!

Kenapa? Kau cuek banget!

Kau kan putriku!

Jadi, sudah sewajarnya menolongku, 'kan?

Selain itu, Tuan Sou adalah ayah kalian, jadi, tolong pikirkan baik-baik!

Ayah yang tak pernah menemui kami itu tak bisa dianggap sebagai ayah.

Tuan Sou hanya disibukkan sama pekerjaan saja.

Suatu saat kita akan menjadi keluarga dan aku akan menjadi ibu yang baik.

Silakan, ini sarapanmu, Tama.

Terima kasih, Uke.

Tamamo, cuciannya sudah kering.

Terima kasih, Mike.

Apanya ibu yang baik, semua pekerjaan rumah Ibu lemparkan ke dewa rubah.

Wah, memangnya kenapa?

Soalnya ini salah satu kemampuanku.

Ya, 'kan, Semuanya?

Kami rela karena kau manis.

Ini gara-gara kalian yang memanjakannya!

Benar, begitulah Tamamo,

Daripada itu, cepat habiskan makanannya.

wanita pemalas yang tak dapat diandalkan.

Ibu ada tugas pagi, 'kan?

Ya!

Sebagai kepala kuil, dia memiliki kekuatan ilahi yang besar.

Keluarga Kamiki ditugaskan untuk membasmi roh jahat.

Batu Penyerap Kehidupan.

Batu sihir yang membunuh orang hidup yang mendekat dan membangkitkan orang mati.

Batu Penyerap Kehidupan adalah kristal yang dahulu merupakan perwujudan

Rubah Ekor Sembilan yang dibasmi Onmyoji.

Garis keturunan Kamiki dibentuk untuk menenangkan kutukan

antara Rubah Ekor Sembilan dan Onmyoji.

Di setiap generasi, kepala kuil akan mewarisi nama "Tamamo",

dan akan melakukan tarian Kamioroshi.

Seseorang harus bersatu dengan Ekor Sembilan untuk menenangkannya.

Tamamo saat ini lebih kuat dari miko generasi mana pun,

dengan tariannya yang indah.

Karena hari ini aku ada pekerjaan di luar,

tolong antarkan Tsukumo ke kantor kuil, ya.

Aku akan kesepian karena jauh darimu, wahai harta karunku!

Tolong hentikan!

Tamamo itu sosok yang seharusnya kami benci, tetapi kami tak bisa membencinya.

Izumo dan Tsukumo adalah anak tak sah dari kepala kuil utama saat ini, Souji Inami,

dan itu membuat mereka tumbuh di situasi yang rumit.

Tolong jaga Tsukumo.

Ya, silakan.

Masuklah, Tsukumo.

Kenapa, Tsukumo?

Terlebih lagi,

Tak mau.

sebagai anak Kamiki yang berurusan dengan Batu Penyerap Kehidupan,

ada orang yang tak suka,

Tenang saja.

dan memasang muka masam.

Coba keluarkan jimat pemberianku.

Asalkan ada ini, kau tak sendirian. Pokoknya kau tak terkalahkan.

Nah, simpan baik-baik.

Aku akan datang ke sini lagi setelah pulang sekolah.

Ya.

Semoga mereka tak terlalu dingin kepada Tsukumo.

Ada saudaraku yang menjaganya, jadi, kau bisa tenang.

Tetapi tetap saja...

Maukah kau mengecek keadaannya?

Ya sudah.

Lihat, Kamiki bicara sendirian lagi.

Seram.

Izumo selalu mengasingkan diri.

Ayo, kau pasti bisa!

Kau hebat.

Tak ada pilihan lain.

Aku tak akn bergantung kepada siapa pun.

Aku harus kuat.

Dasar payah! Kau mencoba meniru Kamioroshi Tamamo?

Sama sekali tak mirip!

Bukan!

Aku hanya merasa perlu mempelajarinya lebih awal.

Meski kau mempelajari Kamioroshi atau mewarisi Tamamo,

kami tak akan mau menjadi bawahanmu.

Soalnya kau tak manis.

Ya, tak manis.

Memangnya apa yang menjadi standar manis kalian?

Ternyata Kuil Inari isinya rubah semua.

Perkenalkan, Izumo Kamiki.

Profesor Gedoin, biar aku yang bicara.

Cih.

Maaf tiba-tiba mengajakmu bicara.

Kami peneliti dari fasilitas penelitian iblis tingkat lanjut Illuminati.

Iblis? Illumi...

Ah, kami menyebut entitas seperti rubah di sana,

yang tak terlihat oleh mata orang biasa sebagai iblis.

Kalian bisa melihat mereka?

Siapa yang kau sebut iblis?

Ya, sebenarnya kami datang untuk menanyakan tentang

Batu Penyerap Kehidupan yang ada di rumahmu.

Kami, Illuminati,

berusaha menghilangkan kesenjangan antara manusia dan iblis.

Kalau bisa mengeluarkan kekuatan Ekor Sembilan dari Batu Penyerap Kehidupan,

akan datang dunia tempat iblis dan manusia bisa hidup berdampingan.

Kalau berkenan, mau membicarakan perihal itu dengan kami?

Apa maksudnya? Mencurigakan.

Lagi pula, tak ada yang bisa

menyentuh Batu Penyerap Kehidupan selain dari keluarga Kamiki.

Lalu kalian mau mengeluarkan kekuatan Ekor Sembilan dari sana?

Cih.

Aku permisi.

Tunggu, tak harus sekarang juga.

Kalau kau butuh sesuatu, kau bisa hubungi kami.

Sejak kecil aku juga kesusahan karena bisa melihat iblis,

jadi, setidaknya aku bisa dijadikan tempat curhatmu.

Aku pulang.

Ibu, barusan ada orang aneh.

Ah, Izumo, hari ini aku mau kencan lagi sama Tuan Sou setelah sekian lama!

Tolong jaga Tsukumo, ya.

Hati-hati di jalan.

Kalian harta karunku, aku berangkat dahulu!

Begitulah cara mereka mulai menyusup

ke tanah ini secara perlahan.

Pokoknya aku harus kuat.

Rencana Inari untuk urbanisasi turis?

Ya, Organisasi Masa Depan Cerah Inari berencana mengembangkan

daerah sekitar kuil menjadi tempat wisata.

Kalau ini menjadi kenyataan, umat kita akan bertambah.

Wah, aku tak terlalu mengerti,

tetapi kalau kau senang, aku juga ikut senang.

Hei, Tuan Sou.

Mungkin kau sudah saatnya mampir ke rumah kami.

Anak-anak menantikan kedatanganmu.

Mengenai hal itu, Tamamo...

Ya, Tuan Sou?

Sebaiknya jangan memintaku untuk menemui mereka.

Eh?

Aku tak ingin bertemu dengan anak-anak.

Aku memang mencintaimu, tetapi kalau kau meminta itu terus,

aku juga menjadi tak ingin bertemu denganmu.

Sejak saat itu, Tamamo mulai berubah menjadi aneh secara perlahan.

Tamamo.

Tama, kau istirahat dahulu sebentar.

Benar, kalau melakukan Kamioroshi dengan hati seperti itu,

justru kau yang akan dimanfaatkan Ekor Sembilan!

Aku tak apa-apa.

Tamamo mulai menghindari pekerjaannya.

Ibu, belakangan ini Ibu sering keluar!

Tsukumo menjadi kesepian.

Berisik!

Ini gara-gara kalian, 'kan?

Kak, ibu kapan pulang?

Katanya setelah pekerjaan selesai. Sekarang lagi sibuk.

Kuil Inari

Ini sudah parah.

Permisi, apa yang terjadi?

Tiba-tiba anggota keluarga Inami jatuh pingsan berbarengan.

Meski begitu, kepala kuil dan Nyonya Tamamo tak ingin keluar dari kediaman mereka.

Ibu kalian adalah wanita yang mengerikan.

Kakak?

More Indonesian subtitles for Blue Exorcist

Commenti

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left