Informazioni sulla release

Love Me Love Me Not 2020 720p BluRay x264
Un commento di MHMMDYNX

Tag

BluRay
x264
720p
720
Pubblicato il: 2022-03-11
Download: 128
Sottotitoli per non udenti: No

Anteprima dei sottotitoli in Indonesian

Le prime 200 righe.

Aku ingin memperkenalkan padamu para pegawai baru.

Dia lulusan dari universitas ternama jurusan manajemen bisnis.

Kami memilihnya dari 25 kandidat di posisi yang sama.

Dia akan bekerja di departemen operasi di bawah arahan Mr.Wales.

Bantulah dia, karena ini pertama kalinya dia bekerja di perusahaan.

Dia juga akan berkontribusi...

Andai saja ada metode supaya semua orang bahagia.

Siapa pun itu, tidak ingin tersakiti.

Sebisa mungkin, kami ingin tertawa.

Sampai kapan pun, kami terus menentukan pilihan demi hal itu.

Seharusnya.

MENCINTAI & DICINTAI MENOLAK & DITOLAK

Yuna!

Yuna!

Sakura-nya indah!

Akari, pagi.

Pagi juga!

Akari, kamu sudah punya teman?

Iya.

Karena aku sering pindah sekolah.

Jadi aku muda mencari orang yang bisa di jadikan teman.

Oh, begitu.

Omong-omong, soal ini yang kemarin.

Pangeran itu maksudnya apa?

Ah.

Ya.

Aku punya buku gambar favorit sejak kecil.

Dan aku hanya melihat orang yang mirip pangeran itu.

Janji kamu jangan ketawa?

Tidak.

Aku ingin cinta pertamaku, laksana pangeran dalam buku itu.

Lalu, orang itu naik lift dekat kediamanku.

Berarti satu apartemen?

Harusnya kamu sapa saja.

Mana mungkin.

Aku sudah puas hanya dengan melihatnya saja.

Lagian, aku juga tidak terbiasa bicara sama cowok.

Kalau hanya menunggu, tapiakkan ada yang dimulai.

Apanya?

Yah, cinta!

Kamu harus bersiap menyambut jatuh cinta.

Menyambut cinta?

Bukankah cinta itu baru di sadari kalau telah jatuh cinta?

Yah Itu juga ada,

tapi memastikan perasaan satu sama lain,

dan saling meyakinkan diri,

lalu kemudian jatuh cinta.

Yang seperti itu, kesannya

terlalu rumit, jadi aku tidak mau.

Aku tak menyangka Yuna terpikat cinta sampai sejauh ini.

Pasti Akari belum pernah jatuh cinta.

Yuna, bisa bicara sebentar?

Kazu?

Ini yang kata kamu mau lihat.

Padahal tidak harus di sekolah.

Supaya tidak lupa.

Terima kasih.

Akari.

Dia yang baru saja pindah musim semi ini ke apartemen yang sama.

Yang minjam uang dari yuna?

Ternyata kita sekelas, ya?

Namaku Inui.

Namaku Yamamoto.

Kazu.

Kalau begitu, sampai nanti Yamamoto.

Dah.

Kamu bisa bicara sama cowok, tuh!

Soalnya dia teman masa kecilku.

Teman masa kecil, ya?

Eh?

Ada apa?

Bukan apa-apa?

Oh, iya. Kamarku akhirnya sudah beres, Mau main?

Boleh!

Akari, dia datang.

Iya!

Selamat datang. Masuklah.

Kenapa dia ada di rumah Akari?

Pacarnya?

Namanya Rio. Dia adikku.

Halo.

Dia sekolah sama kita,

Dan satu angkatan.

Saudara Kembar?

Jangan-jangan!

Hei Rio!

Terus,

apa yang harus kuajari?

Dia mengerjakan soal dan bertanya padamu kalau dia tidak paham?

Asal sekali.

Tidak masalah,

soalnya aku payah dalam mengajari.

Rio ini cerdas.

Mohon bantuannya.

Baiklah.

Aku ke toilet dulu.

Oke.

Akari!

Harusnya aku tidak ikut campur?

Aku tidak menyangka Rio itu Pangerannya

Sifatnya sama sekali tidak mencerminkan pangeran!

Aku tidak suka padanya.

Hanya saja dia mirip sosok yang ku damba.

Berarti, untuk sementara,

Kamu boleh tidur diranjangnya.

Mana mungkin kulakukan itu!

Ada apa?

Bukan apa-apa.

Oh, iya.

Aku mau ke miniswalayan dulu.

Mau cari camilan.

Akari!

Kamu tunggu di sini.

Kalau begitu,

Aku berangkat.

90 setara dengan 3a.

Lalu yang 4 setara dengan 2b.

Harusnya begitu, tapi sepertinya tidak pas juga.

Ini aku dapat pagi tadi di depan stasiun.

Dari cewek yang beda sekolah?

Kamu sering menerima surat seperti itu?

Kadang.

Tapi aku sudah menolaknya.

Kamu menolaknya?

Ya.

Soalnya bukan tipeku.

Ya.

Kalau beda sekolah denganmu

harusnya kamu tidak perlu menolaknya.

Aku sih tidak mau begitu.

Kenapa?

Kalau tidak ditolak dengan benar

perasaanya akan tergantung.

Tidak kuduga

Yuna bisa berteman dengamu.

Soalnya kepribadian kami beda.

Tapi.

Baguslah kalian bisa akrab.

Aneh memang, kalau pertemanan kami dimulai dari minjam uang.

Kumohon.

Hari ini aku ingin mengantar temanku.

Tapi aku lupa ponsel dan dompetku.

Boleh.

Benarkah?

Pasti kukembalikan!

Kalau begitu, bisakah kamu memberiku alamat dan nomormu?

Saat aku tahu alamatnya ternyata sama yang kutinggali.

Saat aku mendengarnya,

aku juga bilang kalau dia ditipu.

Yuna memang anak baik.

Dia sama sekali tidak punya sisi yang aneh.

Namun.

Namun?

Dia selalu menunduk.

Mungkin dia tidak percaya diri.

Tapi dia memang anak baik.

Kalau kau berkata begitu, kau juga pasti anak baik.

Aku?

Ya.

Tidak, tidak.

Kamu hanya belum tahu tentang aku.

Aku bukan anak yang baik.

Benarkah?

Walaupun sudah tahu, penilaianku tak berubah.

Bisa-bisanya dia mengatakan hal hebat dengan lancar.

Dia orang yang kikuk?

Kalau kamu,

apa punya gebetan?

Walaupun aku menyukainya, Itu tidak ada artinya.

Kenapa?

Mana mungkin aku yang seperti ini bakalan dianggap olehnya.

Orang yang berpikir begitu hanyalah orang brengsek.

Boleh kuhajar orangnya?

Tapi,

Tidak bisa kunyatakan perasaanku, karena aku pasti ditolak.

Aku tidak punya peluang dan keberanian.

Itu tidak dapat dikatakan tidak bisa menyatakan perasaan.

Aku memang tidak bisa menyatakan perasaanku.

Kamu bisa!

Kalau berpikir ada peluang.

Belum bisa dan tidak bisa itu berbeda.

Berbeda dengan kasusku.

Kasusmu?

Aku tak bisa bilang.

Karena nanti akan kacau.

Kacau?

Akari!

Akari lagi ke miniswalayan.

Maaf mengganggu!

Selamat datang!

Ketuk pintu dulu.

Maaf.

Yah, karena mendengar kalian,

sehingga ibu pikir ada dia.

Maaf.

Ibu sangat minta maaf, Rio.

Aku pulang.

Ada apa?

Dia mengira kalau mungkin aku dan kamu di satu kamar.

Sudahlah, hentikan!

Commenti

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left