Le prime 200 righe.
Diterjemahkan oleh : faridusman IDFL™ SubsCrew
Kang Bok Su...
...siswa paling berbahaya...
...yang pernah ada di sekolah ini.
Karena wali kelasnya sudah berkeputusan...
Namun kesalahannya adalah merusak fasilitas sekolah,...
...dan hukuman yang bisa diberikan adalah menjadi sukarelawan,...
...tidak dikeluarkan.
Cuma jadi sukarelawan?
Dia itu bukan murid biasa.
Kau tadi sudah mengakuinya sendiri.
Dia siswa paling berbahaya yang ada di sekolah ini.
Ya, benar.
Dia memang berbahaya.
Tapi dia murid SMA Seolsong.
Dia adalah murid yang dituntut menimba ilmu.
Jika Anda mengeluarkan murid dari sekolah cuma karena satu kali berbuat salah,...
...berapa banyak menurut Anda para murid akan ditelantarkan di sekolah kita?
Dia umurnya 27 tahun. Dia juga bukan murid.
Karena dia sedang di sekolah, otomatis dia jadi murid.
Apa murid yang berbahaya juga layak dilindungi?
Sekolah harus melindungi semua murid yang berbudi luhur...
...dan memberikan lingkungan bagus untuk mereka...
...supaya berkonsentrasi belajar.
Kami akan menjatuhkan sanksi padanya jika ia menjadi ancaman untuk murid lainnya.
Siapa yang akan melakukannya?
Kau?
Barusan kau diterima menjadi guru tetap.
Kurasa ini bukan waktunya bagimu untuk bertindak seenaknya.
Aku akan bertanggung jawab.
Apa kau bilang?
Bilang apa kau tadi?/ Masalah Kang Bok Su...
...biar aku yang menanggungnya.
Bagaimana? Bagaimana kau akan bertanggung jawab?
Itu.../ Jika Kang Bok Su berbuat masalah lagi,...
...bagaimana jika kau menyerahkan...
...posisimu sebagai guru tetap supaya bertanggung jawab?
Jika kau tak bisa, kami akan melanjutkan proses hukumnya...
Baiklah, aku akan bertanggung jawab...
...dan menyerahkan pekerjaanku jika perlu.
Kau sadar apa yang barusan...
...kau katakan itu?
Tentu. Aku mungkin guru yang tidak tahu banyak,...
...namun aku masih tahu bahwa diriku harus melindungi murid-muridku.
Dan siswa yang berbahaya juga berhak...
...untuk dilindungi oleh sekolah.
Itu berarti dia tidak boleh diusir karena keegoisan...
...dari orang tua siswa terbaik.
Dengarkan, Ibu Son.
Kau tahu siapa aku?
Ya, tentu tahu.
Anda ibunya Chae Min.
Tapi bagiku, Chae Min dan Bok Su sama-sama...
...siswa yang kucoba untuk kulindungi.
Perlu diingat bahwa semua orang di sini...
...telah mendengar gagasanmu.
Kami akan menyampaikan gagasanmu kepada Kdtua atas nama pihak komite.
Kau menggunakan kata "tanggung jawab" tanpa berpikir panjang.
Dan kau harus bertanggung jawab karena sudah melakukan itu.
Anda tidak apa-apa?
Ibu Son!
Kau tak tahu berapa banyak otoritas yang dia miliki?
Kenapa kau harus menanganinya seperti itu?
Sebaiknya kau urus itu semua.
Kenapa kau melakukan itu, Ibu Son?
Son Soo Jeong.
Kau gila?
Kenapa kau terlibat?
Kenapa pekerjaanmu kau taruhkan?
Aku ini wali kelasmu.
Siapa lagi yang akan mendukungmu?
Hei, kau bahkan merogoh kocek 50 juta untuk...
Bukan urusanmu.
Kalau kau mau terima kasih, berterima kasihlah padaku.
Hei, aku tak pernah memintamu untuk melakukan ini.
Aku sama sekali tak beterima kasih.
Dan aku tak suka kau ikut campur urusanku.
Harusnya kau tak perlu menjadi muridku.
Aku tak melakukan ini untukmu.
Aku cuma melakukan apa yang seharusnya dilakukan oleh seorang guru.
Jika kau tak mau terlibat denganku lagi,...
...lebih baik jangan berbuat masalah lagi.
Kenapa apanya?
Aku wali kelas Wildflower.
Meski begitu, kenapa sejauh ini kau bertindak?
Ketua Komite memegang banyak kekuasaan atas sekolah.
Mereka tergabung dalam sebuah kelompok.
Jika mereka mulai bicara negatif tentangmu...
Kang Bok Su itu muridku./ Iya, Kang Bok Su.
Kita bahas terkait Kang Bok Su di sini.
Kenapa kau membuat keputusan seperti itu?
Kenapa kau segitu penasarannya?
Bel sekolah akan berbunyi. Aku harus ke kelas.
Aku duluan, Isajang-nim.
Dia benar.
Kenapa aku masih penasaran?
Aku pasti gila. Aku pasti sudah gila.
Ini masih belum lama aku menjadi guru tetap.
Kenapa aku harus membuat pekerjaanku berisiko karena dia?
Tidak, aku bukan orang kecil yang membalas dendam pada musuhku.
Kau lihat itu, Kang Bok Su?
Aku ini gurumu.
Ayo lihat. Ta-da.
Ini.
Minum semuanya. Bagus.
Augh, rasanya pahit.
Itu membantumu menjadi pintar.
Kau memang sudah pintar.
Ibu khawatir kau akan menjadi lebih pintar.
Aku tak mau, Kang So Jeong. Kau memang murah hati.
Ini bagus untuk stamina.
Tapi kau sudah penuh dengan energi.
Begitu penuh sehingga Anda bahkan menyebabkan masalah pada usia itu.
Jadi, apa gunanya mengonsumsi tonik?
Lihat? Aku sudah bilang.
Pasti ini akan terjadi.
Kalau kau dapat masalah, bicara saja padaku.
Akan kukasih tahu bagaimana caramu melakukannya.
Berhentilah berakting./ Hei, hei.
Apa?/ Jangan ganggu anakku.
Oh iya, soal tadi, makasih.
Jangan menyebabkan masalah, dan cepatlah lulus.
Aku akan cari uang dan membelikanmu tonik untuk membantu belajarmu.
Anakku.
Ayo masuk ke dalam.
Ibu akan memberimu pijat kulit kepala yang sangat bagus. Ayo.
Ibu, kenapa bawa yang berat-berat?
Tidak, tidak usah. Nanti mengganggu belajarmu.
Aku hanya akan membawanya sampai di sana.
Tidak berat sama sekali.
Tidak apa-apa./ Permisi.
Kenapa Bapak bisa ada di sini?
Anak nakal.
Kau tahu betapa khawatirnya aku?
Tapi aku tak bisa hubungi Bapak sepanjang hari./ Diam. Tunggu.
Apa?
Aku tahu restoran kami membuat jjajangmyeon sangat lezat,...
...tapi Bapak tak boleh datang setelah jam tutup.
Memangnya Bapak tak boleh datang?
Aigoo, Pak Park./ Halo, Eomoni.
Anda datang./ Ya.
Aku kemari untuk menggunakan kuponku.
Anda hanya bisa menggunakannya sebelum jam 8 malam.
Ya?/ Anda tidak bisa menggunakannya hari ini.
Kalau begitu... aku hanya akan membayar.
Sebagai gantinya, aku akan memberi Anda makan. Anda harus makan bersama kami.
Astaga, itu tidak terlalu penting.
Tidak, tunggu. Ayo./ Apa? Kenapa?
Aku akan membelikan makan malam./ Tunggu.
Eomoni, aku akan kembali nanti./ Ya. Sampai jumpa.
Baiklah.
Bapak khawatir. Bapak lega.
Ini semua berkat Soo Jeong.
Dia digaji untuk menjadi guru. Setidaknya itu yang bisa dia lakukan.
Hei, digaji bukan cuma pekerjaan guru.
Melihat kalian tumbuh.
Membantu kalian bangkit kembali setiap kali terpuruk.
Itulah yang membuatnya sangat berharga.
Tidak semua guru seperti itu.
Dia begitu karena uang.
Bagaimana kau tahu?
Kau pikir gampang melangkah ke situasi rumit sepetti itu?
Kalau kau ada rasa terima kasih, terima kasihlah padanya.
Aku? Tidak, kok.
Siapa kata aku terima kasih? Dia malah membuatku sakit kepala.
Maksudku, siapa juga dia melakukan itu?
Kenapa dia malah berani dan membuat dirinya berisiko?
Lihat dirimu. Kau pasti khawatir.
Khawatir, apanya.
Dia bertanggung jawab atas semua hal buruk yang terjadi padanya.
Aigoo, anak nakal.
Kapan kau tumbuh dewasa?
Soo Jeong adalah guru sejati untuk membela...
...pria sepertimu hanya karena kau muridnya.
Pak.
Kenapa Soo Jeong...
...melakukan itu padaku? Aku tak begitu paham.
Kenapa tanya? Kau masih ada perasaan padanya?
Tidak, meski itu tidak terjadi...
Mungkin bisa terjadi.
Tak tahu. Perasaan Soo Jeong saja masih belum ada yang tahu.
Tapi itu hal yang benar untuk dilakukan sebagai seorang guru.
Sebagai seorang guru?
Guru yang luar biasa.
Pokoknya, mulai sekarang,...
...kalian berdua berbagi takdir yang sama.
Jika kau jatuh ke dalam parit,...
...begitu juga yang dialami Soo Jeong.
Itu sebabnya kau harus bangun.
Aku lupa.
Aku kedinginan. Kenapa?
Jangan bilang kau dipecat.
Sudah kuduga akan terjadi.
Tidak.
Kenapa tidak? Kenapa kau tidak dipecat?
Karena Son Soo Jeong.
Kenapa Son Soo Jeong? Bilang apa dia?
Dia bilang,...
"Baiklah, aku akan bertanggung jawab dan menyerahkan pekerjaanku jika perlu."
"Bagiku,..."
No comments yet. Be the first to leave one.