Le prime 200 righe.
ROJOKUCENG Demak, 23 Juni 2016
Kau keberatan jika aku mematikannya?
Tidak.
Kau sedang bersama Phil.
Davis. Bagaimana kesepakatan kita dengan Lightyear?
Bank tak mau mengalah, kau tahu.
Mereka menyatakan pernyataan maaf.
Sama seperti yang mereka lakukan kepada Haskell Athletic.
Apa, mereka menginginkan bantal lagi?
Yap. 5%.
Baiklah, sangat baik. Apa putriku bersama mu?
Hei, ayah.
Hei, ibu mu sedang marah. Apa yang telah kau katakan?
Hanya permasalahan kecil antara aku dan ibu.
Kau harus menelpon Ibumu. Dia keras kepala.
Aku kira hanya itu yang aku dapatkan.
Kita bicarakan dihari minggu saat makan malam, paham?
Baiklah. 'Dah, Ayah. Baiklah, sayang. 'Da-Dah.
Kau sudah memeriksa kulkas?
Hah? Kulkas?
Ya. Benda kotak didapur kita yang menjaga benda agar dingin.
Belum. Memang ada apa?
Kulkas bocor... bocor selama dua minggu.
Kulkasnya bocor.
Tolong jangan lakukan itu saat
aku mengulangi perkatakaan ku,
jadi aku akan berpikir kau sedang memperhatikan.
Aku tak melakukan apapun.
Kulkasnya bocor, aku tak memperhatikannya.
Bisakah kau memperbaikinya?
Ayahmu memberikan alat untuk memperbaikinya.
Aku punya alat?
Ya. Hadiah dari dua natal yang lalu.
"Bukan kursiku, bukan urusanku."
Apa hanya itu yang bisa kau katakan?
Davis...
Davis...
Dia telah tiada.
Mesinnya ada disana? Permenku tersangkut.
Terkadang memang terjadi.
Apa kau punya kunci atau sesuatu yang dapat membuka benda ini?
Mesinnya bukan milik rumah sakit.
Berasal dari perusahaan mesin penjual otomatis.
Davis, ini Ibu dan Ayah.
Kami mencoba menghubungimu tapi...
Kami tidak bisa tersambung denganmu, dan kemudian...
Oh, sayang...
Kami akan datang, nak.
Kau memiliki satu pesan yang tersimpan.
Hei, ini aku, kotak suratmu sudah penuh.
Seharusnya ada paket yang dikirim,
jadi jika kau ada dirumah, jawab bel pintunya, paham?
Salam.
Oh, sayang...
- Yeah! lagi! lagi! - Lagi?
Kepada Champion Vending Company, koma,
Surat ini berkenaan dengan
pengalaman buruk atas mesin penjual otomatis di St. Andre...
Tidak, tunggu.
Yang terhormat, Mesin Penjual Otomatis 714
yang berlokasi diruang ICU
di Rumah Sakit Saint Andre.
Aku menaruh uang lima kuartal pada mesin itu,
dan mulai menekan B2,
yang seharusnya memberiku kacang M&M, titik.
Sayangnya, kacangnya tidak keluar.
Aku menemukan kekacauan ini seraya aku sangat lapar.
Dan juga, isteriku meninggal 10 menit sebelumnya.
Aku tidak bilang itu kesalahanmu.
Kami berada dalam kecelakaan mobil.
Luar biasa, aku bisa selamat tanpa luka.
Aku tak mencoba untuk mendramatisir pernyataanku,
Aku hanya ingin teliti.
Mungkin aku harus memulainya dari awal.
Aku bangun setiap jam 05:30 pagi.
Aku bekerja dipasar bursa
jadi sangat penting untuk mulai lebih awal.
Bukan berarti ini lebih penting dari segalanya, katakanlah,
Pembuat roti atau pemungut bea cukai.
Pekerjaan itu baik, terhormat.
Maksudku aku hanya ingin pulang kerja.
Aku berangkat pukul 07:15 keluar dari daerah White Plains.
Kurang lebih keramaian yang sama dalam seminggu.
John bekerja jadi pegawai distadion Yankee.
Pertama kali kita bertemu, dia bertanya apa pekerjaanku,
dan aku bilang padanya...
Pengecer kasur.
Pengecer kasur? Luar biasa...
Aku tak tahu kenapa. Itu meledak-ledak dikepalaku.
Aku menjauhinya setelah itu karena
aku tak tahan bau kopi panas dari bau mulutnya.
Permisi...
Ku pikir dia tahu.
Aku tak menyangka menjadi salah satu orang
yang membawa tas kantor.
Itu selalu mengingatkan ku pada saat
membawa kotak makan siang disekolah.
Apa mereka masih membuatnya?
Tn. Mitchell.
Selamat pagi.
Ayahnya Julia adalah mitra pendiri
diperusahaan investasi ditempat aku bekerja.
Nepotisme dalam bentuk asli.
Dia mulai mengurusku saat usiaku 27 tahun.
Aku benci kata itu.
Pengurus monyet.
Aku melambai kearahmu. Bisakah kau melihatku, kawan?
Hanya perusahaan kecil,
tapi kami menangani sedikit uang.
Aku tak ingin mengatakan berapa jumlahnya,
karena ku pikir tidak pantas.
Lihat kearah uangnya.
Baiklah, jumlahnya $6 milyar.
Pasar darurat, prasarana,
tenaga tumbuhan, telekomunikasi, dunia laut,
penyapu kaca mobil... Mmm-hmm.
Kau yang menamainya. Tak masalah mau industri apa.
Kami membelinya murah, dan menjualnya mahal.
Namun itu sama sekali tidak nyata.
Tak ada yang aku genggam.
Semua itu hanya angka.
Kode komputer sedang ditransfer
melalui udara secara elektronik.
Tepat dihadapan kami.
Puisi Perancis, Paul Valery,
benar saat ia berkata,
"masa depan bukan seperti dahulu."
Phil Eastwood. Ayah mertuaku.
F-i-l. Phil.
Aku pikir itu akronimnya secara histeris.
Aku tahu Phil dieja P-h,
namun hal ini membuatku terus tertawa dikepalaku.
Davis.
Omong kosong.
Aku bertemu Julia di pesta.
Siapa yang menaruh kursi sialan disana?
Bukan kursiku...
"Bukan kursiku, bukan urusanku", itulah yang aku katakan.
Temanku yang sama bilang aku hot.
Aku mengembalikan pujiannya.
Aku suka hal yang berkaitan dengan cangkang laut dan pantai laut
seperti selimut dan handuk...
Kami bercinta sekitar tiga jam kemudian.
Selamanya...
Selamanya...
Aku tak berpikir Phil menyukaiku pada awalnya.
Aku dibesarkan di Jersey.
Aku tidak datang untuk uang.
Dan aku muntah di pahatan es
pada pesta pertunangan kami.
Juga, dia memberitahuku satu kali...
Aku tak menyukaimu, Davis.
Julia gadis yang cantik. Orang yang baik.
Dia bekerja untuk anak berkebutuhan khusus,
dia mendengus saat tertawa
dan menangis setiap saat mereka menampilkan
menara tinggi yang jatuh.
Lain dari itu,
Ku rasa aku tak tahu siapa dia yang sesungguhnya.
Dia selalu bilang aku tak perhatian.
Mungkin kau akan menemukan informasi menyimpang ini
pada perundingan ganti rugi,
tapi aku rasa kau pantas mengetahui seluruh kisahnya.
Hormat saya, Davis c. Mitchell.
Kau baik-baik saja?
Pagi.
Pagi, Amy. Apa itu aku?
Yeah... itu kau.
Bagus. Kirim ini kedalam surat keluar.
Ini penting.
Aku...
Aku pikir kau tak datang hari ini,
mereka bilang kau tak...
Aku sangat menyesal, Davis.
Terima kasih, Amy.
Kalau ada waktu, bisakah aku mendapat angka pendapatan
dari dewan internasional?
Dan bisakah kau menunda makan siang ku bersama Bob Rice?
Aku punya banyak pekerjaan yang harus kuselesaikan.
Aku memberikan orang uang
milyaran dollar seharga ibu kota
dan kalian semua bisa memberiku 150 juta dollar
untuk membeli sebuah perusahaan.
Apa ada orang yang suka belanja? Haruskah aku menelpon ibuku?
Phil.
Mereka menelpon rumah. Bilang kau ada diatas sana.
Mereka menelpon? Baiklah.
Aku berbicara dengan Clayton Brown pagi ini.
Dan ku pikir aku berbicara padanya terang-terangan.
Begini, kenapa kita tidak memesan minuman?
Aku terlupakan, Phil. Dua minggu keluar dari Lightyear,
dan aku harus memiliki semangat.
Davis, mari minum.
Kau tahu, koktail disini harganya
sekitar 18 dollar.
Aku tak paham.
Kita belum mengobrol, Davis.
Belum semenjak... semuanya.
Aku mencintai Julia.
Aku sangat mencintainya.
No comments yet. Be the first to leave one.