Le prime 159 righe.
ZainuddinAri
mempersembahkan
Lima
Daun
m 0 0 l 0 0 l 1 -2 b 2 1 8 -6 11 -9 b 8 -10 1 -12 -1 -15 b 4 -14 7 -14 11 -12 b 6 -18 9 -24 7 -31 b 10 -25 14 -19 13 -14 b 16 -21 22 -25 29 -29 b 27 -21 21 -16 18 -13 b 23 -14 29 -13 33 -12 b 26 -9 22 -7 15 -9 b 20 -2 18 -1 20 3 b 18 0 13 -2 13 -9 b 12 -11 5 0 0 0
Bagiku peta itu terlalu lebar 'tuk diawasi
Miwatasenai chizu ga aru
Dan itu membuatku bingung
Tohou ni kureru hodo hiroku
Ku menyerah untuk memahaminya
Shiru koto akiramesou ni naru
Kita itu sangat pemalu
Bokura wa totemu SHY de
Dan sangat mudah tersakiti
Kantan ni kizutsuki yasui
Karena itulah kita bangun benteng tinggi untuk mengatasinya
Dakara takai oshiro tatete mioroshiteru no
Berdiri menyambut dengan tepuk tangan meriah
STANDING OVATION kyoumei shita APPLAUSE
Semua tahu jika seseorang harus memulainya
Minna shitteru dareka ga hajimenai to
Kita melangkah dari bahu ke bahu
Bokura wa kata narabete
Tanda cinta
SIGN OF LOVE
Cinta itu tak pernah sia-sia
Aisuru koto ni muda wa nai yo
Kuingin memenuhi hasrat yang kauinginkan
Motometeru mono ataetai
Tunjukkan jiwamu
SHOW ME YOUR SOUL
Dari lubuk hati, ku takkan melupakanmu
Kokoro no soba ni wasurenai ai ga
Demi cinta
LOVE ON
Tanda cinta
SIGN OF LOVE
Tunjukkan jiwamu
SHOW ME YOUR SOUL
Tuan Seinoshin.
Ibu Anda menyuruhku membawakan camilan ini.
Biar kutuangkan tehnya.
Jangan bohong, Yaichi.
Ibu takkan pernah melakukan hal seperti itu untukku.
Aku diadopsi oleh Keluarga Saegusa bukan karena mereka menginginkanku.
Anak bodoh!
Kau bisa kedinginan kalau hujan-hujanan.
Heiza.
Tuan Seinoshin semakin cerdas seiring hari berlalu.
Dia akan jadi pewaris yang baik.
Masa depan Keluarga Saegusa akan aman.
Semoga ibunya juga akan menyadari itu.
Oh, ya.
Dia terlihat murung saat kulihat hari ini.
Dia bilang luka bakarnya menjijikan.
Dia bilang begitu?
Ya, wajahnya bilang begitu.
Hal itu agak mengganggunya.
Dia pikir dia tak disambut di sini, mungkin karena luka itu.
Dasar wanita tak punya belas kasih.
Heiza.
Lalu apa kata ayahnya?
"Biarkan dia".
Tuan Seinoshin.
Ibu Anda sedang sakit, jadi emosinya agak kurang stabil.
Luka Anda tak ada hubungannya dengan hal itu.
Dia itu suka hal-hal yang indah.
Tuan Seinoshin.
Ikutlah.
Perhatikanlah.
Daun itu begitu indah dan menawan.
Percaya dirilah.
Percaya diri?
Luka Anda memiliki bentuk yang sama dengan daun mapel ini, 'kan?
Seinoshin.
Masih murung?
Bagaimana kalau latihan denganku?
Baik.
Yaichi.
Ya?
Bantu kami mempersiapkan pestanya.
Nyonya telah mengandung.
Jadi, karena mereka menyewa ronin,
kita juga harus sewa.
Mereka tak mungkin bertindak gegabah.
Kita akan sewa pengawal.
Untuk pertunjukan saja.
Untuk
Pertunjukan Saja
Tolong dipertimbangkan!
Apa maksud Anda, "Kau tak perlu datang lagi"?
Berarti, mulai besok, kau tak perlu lagi melindungiku.
Baru dua hari aku datang ke sini sejak dianjurkan oleh penyalur pekerjaan.
Apa maksudnya Anda tak membutuhkan pengawal lagi?
Sebenarnya, mereka sudah menganjurkan orang yang baru.
B-Bo-Boleh aku tahu alasannya?
Kau tak bisa diandalkan.
Tahu untuk ronin ini harus diapakan?
Sepertinya dia murung lagi.
Apa tak sebaiknya kita bawakan dia sesuatu?
Bukankah dia selalu bersikap aneh setiap didekati orang?
Tapi, anak bodoh saudagar besar itu belum kelihatan lagi belakangan ini, ya?
Benarkah?
Aku tak punya makanan untukmu.
Aku harus cari pekerjaan.
Aku tak punya pekerjaan untuk pengawal.
Satu pun tak ada?
Aku punya banyak lowongan untuk buruh harian.
Aku ini pendekar pedang.
Aku yakin aku sudah bilang kalau tak terima pekerjaan macam itu.
Tuan Akitsu,
kalau kau menolak setiap pekerjaan, perutmu takkan pernah terisi, tahu.
Aku tak bisa diandalkan?
Cantik sekali.
Kenapa aku kocar-kacir seperti melihat yakuza.
Kue bola itu kelihatannya enak sekali.
Semua terasa enak kalau perut kita lapar.
Apa tak masalah mentraktirku?
Jangan sungkan.
Hei.
Kenapa kau jadi ronin?
Apa kebebasanmu sudah dihapus?
Tidak, tuanku sudah membebaskanku.
Orang tak bahagia memang tak cocok di Edo.
Kau tak usah terlalu memikirkannya.
Namaku Yaichi. Namamu?
Masanosuke Akitsu.
Alasan aku bicara denganmu adalah karena aku butuh bantuan.
Bantuan?
Aku sedang mencari pengawal.
Pengawal macam apa?
Aku ingin kau melindungiku.
Bisa dibilang, aku sedang dalam masalah.
Jadi, aku butuh pengawal.
Lihat-lihat kalau jalan!
Ma-Maaf.
Maaf? Kau tak menghargaiku?
Bukan begitu.
Orang ini penakut sekali.
Dia hanya kelihatan kuat saja.
Apa pedang itu hanya pajangan?
Memang dia sengaja menabrak kalian.
Dia selalu melihat ke atas karena di sanalah tujuan dia.
Dia tak bisa melihat ronin rendahan.
Apa?
Ayo kita tentukan.
Aku tak ada urusan dengan kalian.
Tapi kami ada urusan denganmu!
Kenapa kalian serius sekali?
"Rendahan"? Itu menghina pendekar pedang!
Aku tak keberatan memberi kalian sake,
tapi aku tak tertarik dengan pertarungan tak penting.
Ayo santai saja.
Tuan Yaichi!
Begini...
Bolehkah aku tahu keadaanmu kalau kau tak keberatan?
Kau kurang percaya diri?
Bukan.
Apa masalahmu itu soal perempuan?
No comments yet. Be the first to leave one.