Le prime 161 righe.
Kerajaan Ingrassia, Bagian Utara, Wilayah Cidre
Markas Besar Dewan Negara-Negara Barat
Bereinkarnasi Malah Menjadi Slime
Episode 89: Titik Pertemuan, Ruberios
Gejolak di Barat
Sebentar lagi.
Raja Iblis Rimuru akan mengunjungi Ruberios bersama para "calon pahlawan gagal".
Raja Iblis Leon yang terobsesi dengan orang dunia lain juga
akan segera menuju tempat itu.
Penjagaan wilayah utara sudah ditarik,
Yuuki Kagurazaka dan pasukannya juga sudah sesuai rencana.
Kelima Tetua pun
bergerak demi keluarga Rozzo,
semuanya kini makin matang.
Maaf, Maria.
Sepertinya aku tidak bisa pergi ke Tanah yang Dijanjikan.
Waktunya berperang.
Saatnya menyelesaikan semuanya.
Padahal sudah lama kita tidak bertemu,
tapi kamu masih ketus seperti biasanya,
Leon.
Sekarang bukan situasi yang tepat untuk bersenda gurau.
Waktu kamu masih Pahlawan, aku pernah melihatmu tersenyum tidak, ya?
Aku tidak punya waktu.
Langsung ke topik utama.
Kamu mau bertanya apakah aku pernah melihat anak-anak di negeri
Raja Iblis Rimuru?
Ternyata dia sudah mengetahui situasiku.
Benar.
Sepertinya Raja Iblis Rimuru punya masalah denganku.
Padahal aku tidak ada niat bermusuhan dengannya.
Gara-gara kelakuanmu sehari-hari.
Masalahnya, kamu mengumpulkan anak-anak yang dipanggil dari dunia lain, kan?
Baiklah.
Kalau ingin menjalin hubungan persahabatan dengan Tempest,
pihakku juga akan membantu.
Kalau kalian sampai berkonflik, hal itu akan merepotkan kami juga.
Jadi, soal anak-anak, kan? Aku pernah melihat mereka.
Benarkah?
Iya, kami bersenang-senang bersama saat Festival Pendirian.
Apa di antara mereka ada gadis bernama Chloe?
Akhirnya kamu mulai memercayai kami.
Aku tidak bisa lagi menyimpan rahasia dari orang yang sudah kuanggap teman.
Baiklah, Raja Iblis Leon.
Kalau kamu memutuskan memercayaiku, aku akan bersedia membantu.
Seingatku ada gadis bernama Chloe Aubert.
Dia gadis yang kamu cari, kan?
Kamu sudah tahu dari awal?
Kamu terlalu pendiam.
Makanya kamu tidak dipercaya Pahlawan Shizue Izawa, kan?
Asumsi yang tidak masuk akal.
Aku...
Aku akan menghalalkan segala cara untuk menyelamatkan gadis itu.
Nanti kamu bisa dibenci Chloe juga, lo.
Diam.
Jadi, anak-anak itu ada di tempatnya Rimuru, kan?
Sepertinya kamu menaruh curiga, tapi Tempest dan Ruberios bersih.
Sebenarnya sejauh mana yang kamu tahu?
Begitulah politik.
Yang menunjukkan gerak-gerik mencurigakan justru Rozzo.
Kabarnya mereka menarik seluruh
penjagaan utara untuk menyerang Ruberios.
Di sana lagi heboh banget.
Berarti Guy akan turun tangan.
Iya, makanya aku bersiap mengirim Magus ke utara.
Kalau kamu mau ke Ruberios, sekalian kami antar.
Maaf, tapi aku akan bergerak atas kepentingan sendiri.
Aku berniat membicarakannya pada Guy,
tapi ikut campur sembarangan bisa berakibat fatal.
Tidak apa-apa, pergilah saja.
Maaf.
Soal Cerberus...
Aku yakin mereka berniat melibatkanmu.
Jelas jebakan.
Aku tahu.
Masih saja kikuk.
Sebagai tanda terima kasih, aku beri informasi.
Jaune telah menghilang.
Eh?
Bahkan kamu pun belum tahu soal ini.
Aku senang bisa berguna.
Mereka semua selalu saja seenaknya.
Pagi yang menyenangkan.
Mau tambah minumannya?
Tidak usah.
Aku mau.
Bagaimana dengan scone ini untuk hidangan penutup?
Sangat cocok dinikmati bersama teh.
Oh.
Kalau begitu, mau tambah, deh.
Kelihatannya lezat.
Silakan.
Wah, terima kasih.
Mereka sedang bersaing soal apa?
Meski aku yang memanggilmu,
bukankah hari ini ada rapat Dewan di Ingrassia?
Kamu yakin tidak perlu hadir?
Iya, soalnya aku harus memantau acara utama besok.
Lagi pula, urusan Dewan sudah kuteruskan ke atase diplomatik yang baru kuangkat.
Rekrutan Diablo yang unggul.
Wah.
Siapa atase tersebu...
Nona Hinata!
Sepertinya ada yang menyusup ke katedral!
Pertempuran sedang berlangsung!
Aku pergi duluan.
Iya.
Bagaimana situasinya? Kalian tidak apa-apa?
Jangan panik!
Kita tidak perlu khawatir selama ada Tuan Rimuru.
Lanjutkan latihannya!
Seperti kata Nona Shion.
Ayo kita mulai lagi latihannya!
Begitukah situasinya?
Diablo.
Saya sudah mengambil tindakan.
Saya telah memerintahkan Venom dan Kumara untuk melindungi mereka.
Pak Rimuru!
Jangan khawatir.
Waktu mau melihat mereka latihan, tiba-tiba ada keributan di luar.
Tenang saja, di sini aman.
Shion!
Baik!
Tolong jaga anak-anak.
Pak Guru, aku juga mau ikut bertarung!
A-Aku juga!
Biar aku yang melindungi kalian, jadi tunggulah di sini.
Dia tidak bisa dianggap remeh.
Jarang-jarang. Insect, ya?
Insect?
Kita juga punya Zegion dan Apito, tapi dia beda banget.
Itu bentuk sempurnanya.
Bisa dibilang Insect adalah musuh alami Demon...
Yakin tidak apa-apa?
Tidak perlu khawatir.
Kalau tidak bisa mengatasi masalah seperti ini,
saya tidak pantas melayani Anda.
Kalau begitu, kuserahkan dia padamu dan Shion.
Dimengerti.
Bagaimana dengan Anda?
Aku akan menghabisi penyusup dan dalangnya!
Gran sang Luminari Matahari, kali ini binasalah!
Peleburan!
Berpencar!
Bisa bertahan hidup rupanya.
Berterimakasihlah sama Raja Iblis di sana.
Rimuru!
Jadi dia sosok yang lahir dari "telur pahlawan".
Dia orangnya?
Benar.
Pemimpin Lima Tetua sekaligus kepala keluarga Rozzo, Granville.
Aku tidak tahu wanita di belakangnya.
Sekilas hawa keberadaannya mirip Maribel?
Tidak, daripada itu...
Senang bertemu denganmu, Granville.
Raja Iblis Rimuru, beraninya kamu membunuh Maribel-ku...
Hei, bukannya kalian duluan...
Ah, percuma saja.
Tujuannya balas dendam, ya?
Seharusnya dia tahu Maribel tewas karena kecelakaan.
Lapor. Diperkirakan, apa pun hasilnya,
No comments yet. Be the first to leave one.