High Class (Haikeullasseu / 하이클래스)

High Class (Haikeullasseu / 하이클래스)

Scarica il sottotitolo Indonesian

Informazioni sulla release

하이클래스-High-Class-E06-NEXT-VIU
Un commento di Anangkaswandi

Tag

other
Pubblicato il: 2021-09-21
Download: 18
Sottotitoli per non udenti: No

Anteprima dei sottotitoli in Indonesian

Le prime 200 righe.

"Semua orang, organisasi, lokasi, dan kejadian"

"Dalam drama ini hanya fiktif"

Dia tahu segalanya tentang putraku, Jun Mo.

Informasi pribadinya bocor.

Bagaimana ini bisa terjadi?

Selain itu, dia tidak mengetahui apa yang terjadi kepada Pak An.

Dengan membawanya ke sini,

kamu hanya memperburuk keadaan.

Maafkan kelancanganku,

tapi semuanya, termasuk petisi untuk mengeluarkan putranya

dan rapat POMG darurat

berjalan sesuai keinginanmu.

- Jangan melewati batas. - Apa yang kamu katakan?

Rencana terbesarku saat ini

adalah mengembalikan fondasi yayasan seperti semula.

Song Yeo Wool berperan penting untuk mewujudkannya.

Kita akan segera tahu jawabannya.

Sampai saat itu, jangan ambil tindakan.

Sebagai pimpinan, ini bantuan terakhirku untukmu.

Kita lihat apa kamu bisa mempertahankan kesepakatanmu.

Aku akan meminta pertanggungjawabanmu.

Hanya ini.

Aku menyimpulkan Song Yeo Wool tidak tahu apa-apa

tentang kematian suaminya

atau investasi suaminya.

Sepertinya dia juga tidak akan menjadi ancaman.

Kurasa kita tidak perlu mencemaskannya.

- Begitukah? - Ya.

Hanya ini yang bisa kulakukan untuk pekerjaan yang kamu minta.

Maksudmu, tugasmu sudah selesai?

Aku hanya bisa mengetahui

tentang hubungan antara istri dan simpanannya.

Selain itu,

kamu tidak membahasnya sama sekali

sebelum aku menangani kasus ini.

Tidak ada hubungannya dengan kasus ini.

Tolong jangan lakukan ini kepadaku.

Kamu seharusnya memberiku

informasi apa pun yang kamu ketahui tentang masalah itu.

Kenapa?

Kecuali kamu ingin mempersulitku.

Itukah sebabnya kamu membocorkan informasi pribadi murid kami

kepada Song Yeo Wool?

Apa maksudmu?

Jika bukan kamu,

bagaimana Song Yeo Wool bisa mendapatkan

informasi pribadi Lee Jun Mo?

Bagaimana aku tahu?

Pokoknya, tugasku di sini sudah selesai.

Saatnya aku undur diri.

Sekarang kamu sudah dewasa.

Dahulu kamu berandal

yang berusaha mencari nafkah di kantor detektif,

di lorong belakang Dongdaemun setelah berhenti berolahraga.

Sekarang kamu sangat pandai bicara.

- Apa yang kamu katakan? - Aku memberimu tugas. Awasi dia.

Apa ini? Kamu jatuh cinta kepadanya?

Atau hanya ketertarikan fisik yang kekanak-kanakan?

Kamu harus menjaga ucapanmu.

Kamu mungkin mengira datang kemari atas keinginanmu,

tapi meninggalkan tempat ini akan berbeda.

Kamu pasti berpikir bahwa kamu hanya perlu bicara dengan polisi

dan dikurung beberapa hari saat mengundurkan diri.

Tapi sayang sekali.

Begitu kasus ini berubah

menjadi konspirasi pembunuhan, penipuan, dan ancaman,

kamu akan membusuk di penjara

selama sisa hidupmu.

Kamu mengancamku?

Pikirkan masa depanmu dengan baik

jika tidak menyelesaikan perintahku.

Ini akan berakhir jika aku menghentikannya.

Bagaimana kamu bisa begitu mudah memercayai orang?

Kamu juga pengacara.

Kamu menemukan yang kamu inginkan?

Waspadai orang terdekatmu di tempat asing.

"Kamu menemukan yang kamu inginkan?"

"Waspadai orang terdekatmu di tempat asing"

"Murid, Hwang Jae In. Orang Tua, Hwang Na Yoon"

Yeo Wool.

Hei.

Kamu benar-benar genius.

Bagaimana caramu membuatnya memberimu posisi itu?

Bukankah begitu?

Na Yoon.

Aku ingin bertanya.

Baiklah. Ada apa?

Apa kamu...

Bukan apa-apa. Ayo.

- Omong-omong... - Ya?

bagaimana hubunganmu dengan ibu lainnya?

Seperti ibu Jun Hee atau ibu Si Woo. Kalian akrab?

Kamu pasti tahu. Aku hanya akrab denganmu.

Aku juga tidak merasa nyaman bergaul dengan ibu lainnya.

"Tidak Dapat Diubah"

Tiba-tiba ada konsultan hukum.

Apa yang terjadi?

Benar sekali.

Situasi macam apa ini?

Selain itu, kenapa Ji Sun berubah pikiran sekarang?

Anak muda zaman sekarang menyebutnya apa?

Dia benar-benar pengkhianat.

Omong-omong, apa pendapatmu tentang itu?

Yang penting,

sepertinya pengacara itu lebih unggul sekarang.

Entah apa kita harus bertindak.

Hal seru apa yang kalian bahas?

Terima kasih untuk hari ini.

Sudah lama tidak makan di hotelku. Mau ke sana besok?

Aku setuju. Ide bagus.

Sampai jumpa.

- Sampai jumpa. - Sampai jumpa.

Ji Sun, aku tidak menyangka kamu suka kejutan.

Kamu seharusnya memberitahuku sebelumnya.

Kenapa kamu tiba-tiba memihak Song Yeo Wool?

"Memihak"? Maksudmu aku?

Bukan. Kamu bilang akan mendepaknya dengan kode sesuatu.

Tapi tiba-tiba, dia menjadi konsultan hukum kita.

Itu tidak masuk akal.

Apa ini serikat strategis?

Atau...

Dia tahu rahasiamu?

Saat terpojok, orang cenderung melakukan hal gila.

Aku hanya bertindak agar dia tidak melakukan hal gila.

Dia pasti tahu rahasia Ji Sun.

Astaga. Ada apa dengan wanita ini?

Dia melakukan ini seharian?

Dia di kamarnya seharian, tidak keluar sekali pun.

Jun Mo. Buka pintunya.

Ibu sudah mengurus semuanya.

Jadi, kamu tidak perlu khawatir.

Ibu memberi tahu sekolahmu bahwa hari ini kamu sakit,

tapi kamu harus sekolah mulai besok. Mengerti?

Untuk berjaga-jaga, awasi dia saat aku pergi.

Dia lebih rapuh dari kelihatannya.

- Jika dia melakukan sesuatu lagi... - Aku mengerti.

Silakan istirahat. Di luar sini tidak nyaman.

Aku tidak akan lama di sini.

Kamu boleh pulang.

Kamu sudah makan malam?

Maaf sudah merepotkanmu.

Seung Jo. Segera pergi ke suatu tempat.

Ke mana?

Selidiki sesuatu di Hong Kong untukku.

Berangkatlah besok sore.

Baiklah.

Selamat malam.

Sudah menyelesaikan masalah dengan pembantu itu?

Jun Mo meminta maaf kepadanya dan bersepakat untuk damai.

Kamu juga setuju untuk membayar kerugian fisik dan psikologis?

Dia bilang masalahnya sudah selesai.

Kalau begitu...

"Petisi untuk Mengeluarkan Murid Berdasarkan Kode Kesopanan"

Bagaimana kamu menjelaskan ini?

"Petisi untuk Mengeluarkan Murid Berdasarkan Kode Kesopanan"

Ibu Jae In membantuku mendapatkan tanda tangan. Kamu tidak tahu?

Ya. Aku tidak tahu kalian berdua akrab.

Kamu pasti mengira aku bisa goyah karena selembar kertas.

Aku tidak peduli kamu bergosip atau mengumpulkan tanda tangan untukku.

Tapi apa kamu senang mengancam orang yang tidak berdaya untuk ini?

Begitukah caramu pamer?

- Apa? - Ibu Jae In membantumu?

Aku yakin dia tidak punya pilihan.

Terserah kamu percaya atau tidak,

tapi kamu masih tidak mengerti.

Akibat jika kamu mudah percaya orang lain.

Bu.

Bagaimana kondisimu? Sudah mendingan?

Ya. Aku baik-baik saja, berkat kamu.

Tapi aku ingin berhenti di sini.

- Apa? - Berhenti mencampuri urusanku.

Astaga.

Kenapa semua orang bersikap seperti ini kepadaku?

"Daftar Keinginan Yi Chan dan Ibu"

Yi Chan. Ibu ingin mengatakan sesuatu.

Aku juga ingin mengatakan sesuatu.

Katakan lebih dahulu.

Begini, ibu akan bekerja lagi.

- Di sekolahmu. - Sungguh?

Tapi ibu tidak akan sesibuk dahulu.

Ibu bisa memantau kondisimu di kelas

dan kita tetap akan melakukan semua yang ibu janjikan.

Apa Ibu suka bekerja?

Apa?

Ya, ibu...

Jika Ibu suka, aku juga suka.

- Benarkah? - Ya.

Terima kasih, Nak.

Lihat? Ibu cantik saat tersenyum.

Kamu bilang ingin mengatakan sesuatu. Ada apa?

Apa? Begini...

Ibu mencari ponsel Ayah tempo hari.

Sebenarnya, aku menghilangkannya.

Apa?

Kapan? Bagaimana?

Aku membawanya di Hari Perkemahan.

Lalu aku menghilangkannya.

Maafkan aku, Ibu.

Begitu rupanya.

Apa Ibu marah?

Commenti

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left