Stagione 3

Informazioni sulla release

Mushoku Tensei Jobless Reincarnation S03E04 Water King-Class Magician
Un commento di jambuijo

Tag

webdl
Pubblicato il: 2026-07-20
Download: 35
Sottotitoli per non udenti: No

Anteprima dei sottotitoli in Indonesian

Le prime 177 righe.

Siapa juga yang menyangka kau bisa mati begini.

Sekarang saja masih sulit dipercaya.

Dia pasti bahagia bisa mati melindungi putranya.

Enggak salah lagi.

Tapi, Zenith malah jadi seperti itu.

Lebih mending daripada mati, kan?

Iya.

Zenith pasti juga bahagia bisa dikelilingi keluarganya.

Toh ada putranya yang bisa diandalkan.

Baru juga dibahas.

Yo, kalian berdua!

Selamat pagi, semuanya.

Akan berangkat hari ini, ya.

Apa coba, Senior kesepian, ya?

Bukan begitu.

Rumah Senior juga kelihatan mulai tenang, jadi ini saatnya berpisah.

Sudah agak terlalu lama kalau sekadar berkabung untuk dia.

Vierra dan Shierra juga sudah pergi dari lama.

Berarti tidak akan hadir di upacaraku.

Buat apa juga ke upacara elf binal.

Apa katamu?!

Ha?!

Kalian berdua, berhenti berkelahi di saat seperti ini.

Tetap saja tidak berubah.

Oh iya, Senior.

Hampir saja kelupaan.

Ini?!

Harta dari Labirin Teleportasi, itu jatah untuk Senior.

Ini terlalu banyak!

Ada jatah Paul juga.

Juga, sedikit hadiah dari kami.

Geese.

Alah, panggil "Anak Baru" saja.

Pasti banyak kebutuhan setelah keluargamu bertambah, kan?

Jangan sungkan, terima saja.

Jagalah baik-baik keluargamu.

Baik!

Pak Greyrat, terima kasih untuk tempo hari.

Tolong sampaikan salam ke Dik Aisha.

Baik, akan saya sampaikan.

Mushoku Tensei: Jobless Reincarnation Season 3

Oh, Kakak!

Selamat datang.

Aku pulang.

Sylphy sudah berangkat?

Langsung berangkat kerja tepat setelah Kakak pergi.

Oh, begitu.

Kalau dipikir-pikir, sekarang ini aku tidak punya penghasilan.

Bagaimana ceritanya istri kerja, tapi suami pengangguran?

Aisha, sejak kapan Ibu bisa melakukan itu?

Eh?

Oh, sudah lumayan lama.

Awalnya Ibu melarang.

Tapi, Nyonya tetap membantu saat aku mengurus halaman.

Nyonya Zenith lebih hebat dari aku, lo.

Roxy, kenapa malah bikin berantakan?!

Zenith sangat menyayangi tumbuhan di halaman rumah kami di Desa Buena.

Apa itu berhubungan dengan tindakannya ini?

Kalau bisa memicu agar ingatannya kembali, rasanya tidak perlu kuhentikan.

Omong-omong, Aisha...

Kamu juga boleh memanggil dengan sebutan "Ibu", kok.

Tidak, Ibu menyuruhku memanggil dengan "Nyonya Zenith".

Lilia yang bilang?

Ketat sekali ajarannya.

Sudahlah.

Nama panggilan itu hal sepele untuk keluarga.

Selain itu, kalau dilihat begini, mereka seperti ibu dan anak.

Ah, hari ini Kakak libur, kan?

Iya.

Kalau begitu...

Nanti ke kamarku, ya!

Lucy sayang, ini Papa, lo...

Sulit sekali dia dibuat tertawa.

Jadi teringat Tuan Rudeus saat kecil.

Tuanku juga sering melakukan itu.

Tuanku kesulitan membuat Tuan Rudeus tertawa.

Begitu, ya.

Dulu memang pernah begitu, ya.

Itu apa, ya?

Biar kuperiksa dulu.

Di kamar Aisha juga tidak ada yang aneh.

Siapa itu?!

Treant?

Kenapa selama ini kamu diam saja?

Aku sudah mau bilang!

Tapi, Kakak kelihatan sibuk sekali, jadi kupikir nanti saja.

Terus malah Kakak temukan duluan!

Treant adalah monster paling umum di dunia ini.

Kalau mau diumpamakan, makhluk ini sudah seperti slime di gim RPG pasaran.

Tetapi...

Sejak awal dia sudah bisa bergerak?

Enggak, awalnya dia tidak gerak.

Berarti, ada sesuatu yang mengubahnya jadi monster.

Apa ada hal aneh yang kamu lakukan?

Hm, padahal rasanya tidak ada.

Ah, tapi...

Apa karena terkadang kuberi air panas bekas pemandian?

Air bekas mandi yang sudah larut dengan keringat Sylphy dan Aisha?!

Begitu rupanya?! Pantas saja tumbuh sulur yang tidak senonoh!

Mana mungkin itu!

Apa pun penyebabnya, kurasa lebih baik disingkirkan dengan dibakar atau semacamnya.

Eh, padahal sudah kurawat begini?!

Tidak harus dibakar juga, kan?!

Aisha, dia ini Treant. Seekor monster.

Tapi, dia sekecil dan semanis ini, lo!

Bisa saja dia menyerang orang kalau sudah besar, jadi bahaya.

Nanti kuajari biar tidak menyerang orang!

Ayolah, Kak. Boleh kupelihara, ya.

Berlagak imut pun, pokoknya tidak.

Tapi, dia tidak berbuat nakal sama sekali, lo.

Mau mendengar perintahku juga, kok.

Coba lihat!

Tangan.

Tuh, kan!

Tetap enggak boleh?

Tetap tidak!

Baiklah.

Kalau tetap tidak boleh, aku juga punya caraku sendiri.

Akan kuberi tahu soal "itu" ke Kak Sylphy dan Kak Roxy.

Soal "itu"?

Soal kamar tersembunyi di rubanah!

Apa?!

Jangan bilang maksudnya kamar tersembunyi, itu soal altarku?!

A-Aisha, aku seperti ini demi dirimu...

Aku sudah tidak terganggu mau seberapa cabul Kakak.

Tapi, kira-kira bagaimana dengan Kak Sylphy dan Kak Roxy?

Terutama Kak Roxy, kira-kira akan bagaimana kalau tahu celana dalam lamanya

dipajang seperti itu?

Mengerikan sekali dia!

Berbalik mengancam saat orang merasa sudah tenang!

Ah, sial!

Bagaimana ini?! Sebaiknya harus bagaimana?!

Wahai Dewiku!

Maaf.

Aku dengar namaku disebut-sebut.

Ke-Kenapa Roxy bisa di sini?! Sekolah bagaimana?!

Ada yang ketinggalan.

Begini, Kak Roxy, Kakak menyimpan ce...

Ini Treant, ya.

Nah, iya, Roxy!

Aisha bilang ingin merawatnya...

Tapi, ini monster, kan? Jadi, bahaya.

Bisa tidak Roxy ikut beri tahu kalau tidak boleh?

Bukankah tidak masalah?

Kalau dirawat dengan baik, Treant bisa jinak dengan manusia.

Kalau sebesar ini rasanya tidak akan berbahaya.

Be-Benarkah?

Iya.

Suku Migurdia sering membiakkannya sebagai pengusir hama kebun.

Oh iya, seingatku memang ada.

Aisha.

Kakak yang salah.

Tidak, Kakak sudah memikirkanku, ya.

Iya, jelas itu.

Kalau begitu, aku akan diam soal "itu".

Aku cinta sama Kak Roxy!

Ada apa ini?

Dengan ini, bertambahlah sebuah Treant sebagai peliharaan di rumahku.

Namanya Beat.

Tidak kusangka dia menemukan altar itu,

pelayan memang tidak bisa dianggap remeh.

Bukan hanya sihir biasa, tapi bisa membatalkan sihir penghalang juga, ya.

Pantas saja disebut batu sihir ajaib.

Iya, ayo kita pelajari lebih detail lagi.

Iya.

Sisik hydra yang tempo hari diberikan Geese, nama resminya adalah Batu Penyerap Sihir.

Hasil percobaan menunjukkan kalau

punya efek menguraikan dalam sekejap segala sesuatu yang dibuat dari daya sihir.

Benar-benar kemampuan dan musuh yang sulit dilawan.

Segini saja untuk hari ini.

Bisa tidak diteruskan lagi sebentar?

Aku sebenarnya tidak masalah.

Tapi, apa harus buru-buru begitu?

Bu-Bukan begitu juga sebenarnya, tapi...

Bisa jadi kelak akan ada lagi bahaya yang mengancam keluargaku.

Untuk itu, aku merasa harus melakukan segala sesuatu yang ada.

Aku sudah tidak ingin kehilangan siapa pun lagi.

Commenti

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left