ソードアート・オンライン オルタナティブ ガンゲイル・オンライン
Le prime 182 righe.
"Jika mati di dalam game, kau juga akan mati di dunia nyata."
Situasi mengerikan ini pernah terjadi di game VR Sword Art Online.
Akibatnya, ketenaran game VR menjadi meredup,
tetapi dengan munculnya paket admin yang bernama "The Seed,"
game VR berhasil populer kembali, dan banyak game aman berhasil dibuat.
Di antara semuanya, terdapat game VR yang fenomenal dan mendunia,
yang melibatkan duel antarpemain memakai senjata api pengganti pedang.
Suara dentuman senjata api di gurun bagaikan menyapu daratan.
Nama game itu adalah ....
Perhatian pada semua pemain yang sedang aktif di Gun Gale Online!
Mulai hari ini pukul 14:00, kami akan mengadakan turnamen battle royale, Squad Jam!
Setiap tim beranggotakan maksimal 6 pemain, dan ada sebanyak 23 tim yang berpartisipasi.
Tim manakah yang akan bertahan hidup di dunia yang hancur ini?
Kau bersemangat sekali, ya?
Aku enggak akan berpartisipasi jika bisa dapat tiket konser Elsa Kanzaki, tetapi ....
Kau gagal mendapat tiketnya, 'kan?
Jadi ... ayo kita lakukan!
Mari berjuang, P-chan!
Squad Jam ... game start!
Tiap kubandingkan diriku dengan yang lain, terasa menyakitkan
Tiap kuhitung kekuranganku, air mataku mengalir
Kesedihan menghampiriku dan mendekap punggungku
Hatiku seakan membeku saking dinginnya
Sejak kapan kubisa senyum dengan tulus?
Karena tak ada tombol ke masa lalu,
akan kulepas pengamanku, dan mengoyak takdir!
Kelak meteor akan menembus cakrawala,
pada saat semua gelap telah disinari cahaya
Tanpa ragu, jadilah kuat dan mulia
Berharaplah terus hidup di malam yang tergelap!
Jangan palingkan pandanganmu di malam yang tergelap!
Kelak meteor akan menembus cakrawala, pada saat semua gelap
Squad Jam ... game start!
Squad Jam
Jadi, titik awal kita berada di hutan ya?
Kurang diuntungkan.
Karena kita tak dapat memakai keakuratan bidikanmu dan pakaianku ini mencolok, ya?
Benar.
Berlindunglah sebelum kita keluar hutan.
Tidak masalah kalau nantinya kau sampai melubangi baju lawan dengan P90-mu.
Aku akan memeriksa petanya.
Jadi, posisi kita tepat di sini?
Tidak ada musuh dalam jarak 1 km. Kita bisa mengabaikan yang di utara dan timur.
Jadi yang mana?
M-san?
Ayo menuju ke selatan.
Aku lebih suka area perkotaan.
Ikuti aku 10 meter di belakang.
Oke. Aku akan mengikutimu.
Berhenti. Menunduk.
Itu senapan serbu 5.56 mm.
Ada juga yang memakai pistol mitraliur.
Kamu bisa tahu?
Ya.
Mereka mungkin berusaha mendapat posisi strartegis, tetapi malah sial dan akhirnya saling bertempur.
Hutan di barat. Tak begitu jauh.
Jadi begitu.
Kita pelan-pelan saja. LLENN, kau yang memimpin.
Ke sini.
Nanti kuberi tahu kalau salah jalan.
Ba-Baik!
Se-semoga jangan sampai bertemu musuh.
M-san, suara senjata apinya berhenti. Apa mereka menuju kemari?
Tidak usah banyak tanya. Terus maju.
Kalau ada musuh di balik pohon itu ....
Kalau ada penembak jitu yang membidikku ....
Cukup! Sini maju!
Kita mungkin bakal saling menembak, tetapi P-chan-ku akan menghabisimu!
Berhenti!
Menunduklah.
Tetap waspada.
Jangan berbalik.
Aku berada 300 meter di belakangmu.
Ini sudah hampir 9 menit.
Setelah analisis satelit selesai, posisimu akan ditampilkan ke musuh.
Karena itu aku terus menjaga jarak.
Jadi begitu. Hanya posisi ketua yang akan ditampilkan.
Kalau kita sial dan musuh ada di dekat sini, mereka pasti akan menyerangmu.
Da-Dan kalau itu terjadi?
Pokoknya jangan mencolok, ikuti ke arah ujung hutan dan mundur.
Aku akan berputar ke kiri dan menembak siapa saja yang mengikutimu.
Jadi, aku ini umpan? Kejam banget!
Kau tak perlu melihat hasil pindai. Cukup tetap waspada.
Oke—
M-M-san, aku melihat musuh.
30 detik sebelum pemindaian. Jelaskan sedetail mungkin.
Eng, mereka di ujung jalan besar!
Di dalam kota! Kira-kira 200 meter!
Tenanglah. Berapa banyak yang kau lihat? Apa senjata apinya?
Setidaknya ada 5 orang.
Aku tak bisa memastikannya. Namun, senjata api mereka tidak kecil!
Mereka berada di balik reruntuhan.
Mereka berhenti.
A-Apa yang harus kulakukan? Me-Menembaknya?
P90-mu takkan bisa mengenai mereka dari jarak segitu. Pemindaian akan dimulai. Tunggulah di sana.
Padahal aku yang menemukan mereka duluan!
Harus bagaimana? Apa yang mestinya kulakukan?!
Sudah dipastikan.
Ada satu tim di perbatasan antara area perkotaan dan jalan besar.
Jaraknya lebih dari 200 meter.
A-Apalagi?
Tenanglah.
Dalam jarak itu, mereka seharusnya takkan menyerangmu langsung.
M-san! Aku dibidik!
M-san! Mereka menembakku asal-asalan!
Aku takut! Tolong!
Mereka memakai senapan mesin 7.62 mm, tipe generik.
Dari suara beruntunnya, mereka juga mungkin memakai MAG. Senjata api yang beragam.
Karena kecepatannya, aku juga bisa mendengarkan getarannya,
Jadi senjata api tipe 56 mm juga pasti dipakai.
Minimi.
Berhenti menganalisis dan tolong aku!
Jika di situ aman, tetaplah bersembunyi, dan kau akan baik-baik saja.
Serius?!
Sialan!
Harusnya secepatnya.
Apanya?
Bukan apa-apa. Tetaplah di sana.
Senjata api beruntun, senjata api beruntun! Tembakan acak!
Selama kita punya peluru, terus menembak!
Itulah cara hidup para pencinta senapan mesin di seluruh Jepang!
Hei! Berhenti menem—
Penembak jitu!
Dari belakang—
Berlindung!
Apa yang terjadi?
Tim lain menyerang dari belakang!
Aku tertolong.
Aku ke sana. Jangan menembakku, ya.
Se-Selamat deh.
Aku tadi hampir saja mati tanpa menembak satu kali pun.
M-san ....
Pakai saja. Tadi aku belum sempat bilang,
tetapi hasil pemindaian menunjukan satu tim lagi dalam jarak yang memungkinkan untuk bertempur.
Jadi, mereka yang menyerang?
Yah. Mungkin saat pengguna senapan mesin melihat hasil pemindaian, mereka mengira masih cukup jauh jaraknya,
atau terkejut karena kau sangat dekat, dan tidak memperhatikan tim lain.
Yang mana pun itu, mereka ceroboh.
Ja-Jadi kau sudah tahu, tetapi tetap menjadikanku umpan?!
Itu benar.
Kok malah bilang begitu ....
Kita awasi dari sini sebentar lagi.
Di sana ada 5 pengguna senapan mesin.
Tiga sudah mati.
Mereka berdua tidak melihat ke sini.
Tembak saja mereka!
Tidak.
Aku takkan menyerang sekarang.
Mereka datang. Jalan melebar di sebelah kiri.
Di balik bus.
Pergerakan bagus. Mereka saling terhubung.
Empat?
Tidak, ada lagi.
Bagaimana bisa?
Kau bisa melihat mereka? Di mana?
Walau aku belum melihat mereka,
tetapi mereka berempat memilih rute terpendek sambil terus melindungi diri.
Mungkin masih ada dua orang lagi di atas yang memberi instruksi ke mereka berempat.
Aku yakin mereka memiliki penembak jitu juga.
Merekalah yang menundukkan si senapan mesin.
Aku tak melihat mereka!
Tentu tak mungkin berada di posisi yang mudah ditemukan.
Kalau bisa ketahuan, artinya kau sudah gagal sebagai penembak jitu.
Namun, berpencar dengan hanya enam pemain di tim itu strategi yang berani.
Tim yang melakukannya tanpa ragu, pastilah kuat.
Mereka berdua akan diserang.
Sialan!
Celah mereka terbuka lebar. Sekarang kesempatanmu, M-san.
Tidak.
Aku bisa mengatasi salah satu dari mereka, tetapi yang lain akan bersembunyi.
Aku akan membiarkan mereka pergi.
Mereka pun akan berpikir kita mundur ke hutan yang lebih dalam.
Mereka berempat mulai bergerak!
Di sana!
Lihat bangunan dengan desain luar yang mencolok itu.
Apa itu? Hebat!
Namanya rappelling. Mereka memakai tali untuk turun ke bawah.
Oh? Aku tak tahu kemampuan itu. Aku jadi ingin coba.
Mereka sedikit berbeda.
Dengan kemampuan dari GGO, seharusnya tak bisa turun secepat itu.
Aku pernah melakukannya, makanya bisa tahu.
Kalau begitu ....
No comments yet. Be the first to leave one.