Insidious: The Red Door

Insidious: The Red Door

Scarica il sottotitolo Indonesian

Informazioni sulla release

Insidious The Red Door 2023 WEBRip-ION10-RARBG-YTS
Un commento di Ovi_Chowdhury
🟢🔴 𝗥𝘂𝗻𝘁𝗶𝗺𝗲: 𝟭𝙝 𝟰𝟳𝙢 𝟭𝟳𝙨 🔴🟢

Tag

webrip
web
BRip
TS
YTS
x264
720p
720
1080
480p
480
Pubblicato il: 2023-08-02
Download: 532
Sottotitoli per non udenti: No

Anteprima dei sottotitoli in Indonesian

Le prime 200 righe.

Kau siap?

Kami siap.

Siap untuk melupakannya.

Bagus, Pak Lambert.

Kalau begitu, tutuplah matamu.

Kalian berdua.

Tarik napas dalam-dalam.

Rasakan dirimu semakin mengantuk.

Kalian tak akan mengingat peristiwa tahun lalu.

Tidak ada tempat bernama The Further.

Kau hanya ingat Dalton pernah koma.

Dan pemulihannya.

Dan biarkan kegelapan pergi jauh...

dan jauh.

SEMBILAN TAHUN KEMUDIAN

"Untuk segala sesuatu ada masanya.

"Ada waktu untuk lahir...

"ada waktu untuk meninggal.

"Ada waktu untuk membunuh...

"waktu untuk menyembuhkan.

"Ada waktu untuk menyimpan...

"ada waktu untuk membuang.

"Ada waktu untuk menangis...

"ada waktu untuk tertawa.

"Ada waktu untuk meratap, ada waktu untuk menari.

"Ada waktu untuk berdiam diri...

"ada waktu untuk berbicara.

"Ada waktu untuk mengasihi...

"ada waktu untuk membenci.

"Ada waktu untuk perang, ada waktu untuk damai."

Amin.

Demikianlah kami serahkan tubuh ini ke tanah.

Tanah kembali menjadi tanah, abu kembali menjadi abu...

Mengenang

...debu kembali menjadi debu. Amin.

Kebaktian yang indah untuk seorang nenek yang luar biasa.

Dia sangat sayang kalian.

-Ibumu teman yang baik, Josh. -Terima kasih.

Aku merindukan Nenek.

Aku tahu dia juga merindukanmu, Kali.

Orang mati tidak merindukan apa-apa.

Itu tidak benar. Nenek memang merindukanmu.

Sampai jumpa minggu depan.

Dalton.

Dalton!

Lihat maksudku?

Dia hanya gelisah soal pergi.

Untuk kuliah. Minggu depan.

Aku tahu.

Ya, tidak.

Terima kasih sudah mengatur semua ini.

Aku sulit berkonsentrasi.

Antarlah dia ke kampus.

Kau punya beberapa minggu sampai muridmu datang.

-Dia tidak mau. -Dia bukan orang tua, kaulah orang tuanya.

Jika kau tak mau...

-itu lain cerita, tetapi... -Aku tak bisa.

Kenapa?

Itu hanya usulan.

Agar kalian bisa berkomunikasi.

Sebentar lagi dia akan pergi, jadi...

Pertimbangkan.

Dah. Sampai jumpa.

Permisi.

Permisi. Hei.

Apa aku mengenalmu?

Aku kenal ibumu.

Bertahun-tahun lalu...

Namun, kami kehilangan kontak.

Siapa namamu?

Carl.

Senang bertemu, Carl.

Terima kasih sudah datang. Maaf aku menarikmu.

-Aku sedang banyak pikiran. -Aku tahu.

Orang mati membanjiri pikiran dengan kenangan.

Namun, kita bisa menciptakan kenangan yang baru, bukan?

Ya.

Dah, Josh.

Carl...

Carl...

Hei, Nak, aku ada usul

Bagaimana kalau aku mengantarmu ke kampus minggu depan?

Kenapa tidak bilang saja? Katakan saja, Dalton.

Atau diganti?

Kau mau memakai popok yang sama?

Ya?

Begini saja.

Kita bersihkan popoknya...

dan pakai kembali popok yang sama.

Kau suka itu?

Kau suka itu. Baik, aku akan lakukan.

Mau pakaian apa?

Mau pakaian apa?

Ya? Katakanlah.

Kau hanya perlu bicara denganku.

Ayo.

Boleh

Lelaki terbaik di dunia.

Sial.

Maksudku...

Bagus!

Ya, bagus.

Baiklah.

Baik. Baik.

Ayah Ibu Aku Foster Cali

Semalam kulihat diriku tertidur lalu aku terbang pergi

Kau lapar?

Kau harus berhenti muram...

atau beberapa hari ini akan terasa lama.

Bagaimana?

Buruk

Baik

Kata Ibu kau dapat guru seni favoritmu. Siapa nama pria itu?

Wanita. Armagan.

Dia bagus?

Dia yang terbaik.

Bagus.

Dia harus bagus mengingat uang bayarannya.

Kirimkanlah terang-Mu dan kebenaran-Mu

Selamat Datang Mahasiswa Baru

Baiklah. Waktunya bersenang-senang.

Ya, kau. Kemari.

Selamat datang di JPU.

Kappa Tau? Aku mantan Kappa Z.

Sudah lama sekali.

Biar aku yang terima. Taruh di... Terima kasih.

Hei!

Maaf.

Bagus. Kau pertama tiba.

Pilih ranjangmu.

Ibu membawakanmu alat power station.

Apa ini? Dua colokan listrik, USB...

dan dua kabel jumper...

yang tidak berguna.

Beres. Baiklah.

Baik.

Masih butuh ini?

Ibu yang menaruhnya.

Bagus sekali. Ini yang kau kerjakan?

-Taruh kembali. -Ini benar-benar bagus.

Ini dari ingatanmu?

Dari foto yang kutemukan di rumah.

Dia terlihat...

Merahasiakan sesuatu?

Terasa demikian...

Dahulu terasa begitu. Beberapa tahun terakhir.

Kehidupannya sulit sebagai seorang ibu tunggal.

Ya, itu sulit.

Aku tidak dipasang di dinding?

Aku tak menyalahkanmu.

Maaf aku jarang hadir belakangan ini.

Ayahku tak pernah hadir, tetapi...

Bisa lebih buruk.

Aku agak...

pelupa beberapa tahun ini. Entahlah, otakku...

Aku...

tidak bisa...

mengatur waktu untuk...

kau dan adik-adikmu.

Sudah coba cari bantuan?

Aku berusaha melewatinya.

-Kau Dalton Lambert? -Ya. Kau...

Chris Winslow.

-Ada masalah? -Tidak ada masalah...

Kupikir teman sekamarku seorang...

Lelaki.

Ya.

Kupikir ini sekolah seni liberal dan benar-benar "liberal".

Mungkin salah mengira nama "Chris".

Karena itu tak akan terjadi dengan nama "Dalton".

Aku akan ke ruang administrasi...

dan membereskan ini.

Tidak. Jangan, Ayah dari Dalton.

Biar aku saja. Aku mengganggu ikatan antara lelaki.

Aku akan kembali.

Hei...

Kuambil ini untukmu.

Coba saja.

Jika kau tak suka, tak apa-apa.

Namun, kau pasti suka.

Kau sungguh tak mengenalku. Kau pikir aku mau bergabung perkumpulan?

Itu hanya pesta, Dalton.

Pergilah. Bersenang-senang.

Lakukan untukku. Aku mengantarmu kemari.

-Kau tidak mau. -Tentu aku mau.

Berhenti membohongiku!

Aku dengar Ibu bilang apa di pemakaman.

Tetap kulakukan.

Maka kau jadi ayah yang baik?

Setidaknya kau punya ayah.

Berhenti menyalahkan ayahmu untuk kesalahanmu.

Dia pergi 40 tahun lalu. Lupakanlah.

Aku tak akan ditentukan olehmu.

Begitu? Setelah semua yang kami perbuat untukmu?

Sejak kapan kau menjadi anak yang tidak tahu terima kasih?

Pantas Ibu menceraikanmu.

Terima kasih sudah mengantarku.

Kau tahu itu Shania Twain, bukan?

Ya.

Administrasi bilang apa?

More Indonesian subtitles for Insidious: The Red Door

Commenti

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left