Keizersvrouwen

Keizersvrouwen

Scarica il sottotitolo Indonesian

Stagione 1

Informazioni sulla release

Women of the Night S01E08 Unmasked 1080p NF WEB-DL DDP5 1 x264
Un commento di UFSIMV
EPS 08

Tag

Web-DL
web-dl
web
WEB-DL
x264
1080
Pubblicato il: 2022-05-19
Download: 34
Sottotitoli per non udenti: No

Anteprima dei sottotitoli in Indonesian

Le prime 200 righe.

Anda memiliki 10 pesan.

Diterima hari ini pukul 20.40.

Aku menelepon atas nama Financial Newspaper.

Bisa telepon aku kembali?

Kami ingin mendengar reaksimu atas tuduhan terhadap Cees de Wolf.

DEWAN KOTA PAKAI UANG PAJAK UNTUK PELACUR

GERRIT BLAAUW

- Pak Blaauw? - Kaukah itu?

Mereka terima ini darimu?

Tentu tidak.

Aku menunggumu di kantorku.

SERIAL NETFLIX ORIGINAL

- Bagaimana aku bisa tahu? - Kau tak perlu tahu semuanya.

Jangan bertindak tanpa perintahku.

Kau menghilang. Aku tak bisa menghubungimu.

Kata Marieke kau berhenti.

Marieke bekerja dengan baik.

Para gadis menyukainya.

Dia takkan mau disisihkan, Putri.

Tidak? Dia juga tidak akan diberi bisnis yang sukses.

Baiklah. Itu ide sangat bagus.

Baik. Sampai jumpa.

- Hai. - Hai.

Kau punya telepon itu?

- Dari Bliss? Dari brankas? - Ya.

Aku memerlukannya. Aku tak punya nomor para gadis.

Sungguh profesional.

Apa yang kau harapkan?

Bahwa kami akan menunggumu?

Ayolah, Sayang. Kau meninggalkan kami sepenuhnya.

Aku minta maaf.

Marieke...

Aku punya kenalan yang mungkin bisa membantu kita.

Yang bisa membantu Bliss lebih maju.

Seseorang yang akan membawa kita ke puncak dunia bisnis internasional,

tetapi aku membutuhkan nomor-nomor itu.

Para gadis tak mau bekerja untukmu lagi.

Kirimkan nomor kenalanmu kepadaku.

Tahukah kau dunia macam apa ini?

- Aku sudah di dalamnya cukup lama. - Sebagai pramutamu.

Mungkin salah satu yang terbaik.

Namun, menghibur pria

sangat berbeda dari berurusan dengan preman di bisnis ini.

- Kau tahu cara melakukannya? - Ya.

Menjadi sahabat, bukan?

Bisa berikan nomor-nomor itu, sekarang?

Kita akan lakukan ini bersama.

Dan itu final.

Ya.

Baiklah.

- Kita akan lakukan ini bersama. - Bagus.

Akan kupastikan ada perjanjian tertulis.

Setelah kau tandatangani, kau dapatkan telepon ini.

Baik.

Bagus.

Semua orang mencium kebusukan bahkan saat tidak ada.

Ada sekelompok serigala di depan rumahku.

Entah siapa yang menyebarkan ini.

"Entah..." Hentikan omong kosong itu.

Reputasi semua orang dipertaruhkan. Bahkan pelayan kopi dianggap pelacur.

Apa hanya aku yang tahu niat De Wolf?

Ini tak boleh tersebar luas.

Apa katanya?

Ya.

Apa?

Kami sedang berbicara.

Cees de Wolf mati.

Bunuh diri.

Itu asumsinya. Dia mengiris pergelangan tangannya.

Cari tahu bagaimana kehidupan pribadinya tersebar.

Bicaralah dengan wartawan.

Dan apa pun yang terjadi,

kau harus melindungiku.

- Selamat siang. Terima kasih sudah hadir. - Akankah wali kota mundur?

- Apa dia bertanggung jawab? - Akan kujawab itu nanti.

Dengan berat hati kukabarkan Cees de Wolf meninggal pagi ini.

Apa yang terjadi?

- Di mana dia ditemukan? - Kapan dia ditemukan?

Apakah sebab kematiannya diketahui?

Penyelidikan atas kematiannya baru dimulai.

Namun, semua mengarah ke bunuh diri.

Seperti yang kalian pahami,

- itu saja tentang kasus ini. - Tidakkah kematiannya

- membuktikan dia bagian dunia kejahatan? - Terima kasih.

Terlalu dini untuk menyimpulkan.

- Ini. Sampai jumpa. - Tak akan ada yang tak diungkap.

Tentu, tetapi akankah kita melihat siapa di belakangnya?

- Adakah penyelidikan atas De Wolf? - De Wolf terkenal kejam?

Bagaimana reaksi wali kota?

Wali Kota Blaauw sangat terpukul atas kematian mendadak Tn. De Wolf.

Mereka telah bekerja bersama selama bertahun-tahun.

Wali kota mendukung dewan kota sepenuhnya.

Kujamin bahwa perang melawan kejahatan terorganisasi

akan berlanjut, meskipun ada kejadian ini.

Tidakkah lebih baik memeriksa dewan kota dahulu?

Apakah dunia atas sudah menjadi dunia bawah?

Seperti kataku,

akan ada penyelidikan penuh berdasarkan laporan.

Pertanyaan terakhir.

Apa kau tahu Cees de Wolf sering mengunjungi pelacur?

Tindakan orang di kehidupan pribadi adalah hak mereka.

Namun, bukankah pelacuran di Amsterdam bagian dari risetnya?

Tidak setiap pelacur bagian dari jaringan kejahatan.

- Terima kasih atas waktu kalian. - Namun...

Jika aku tak mengenalmu, aku akan kira kau akan memilih ini.

Cantik, bukan? Ini dari Brasil.

Kau sungguh pikir orang percaya itu bunuh diri?

Karena aku mengenalmu, kurasa kau akan memilih ini.

Cantik tetapi kasar.

Pergilah!

Beginikah caramu berterima kasih?

Kau ingin menyingkirkannya.

Kau sakit.

Tidak, aku merasa sehat.

- Namun, kau agak pucat. - Dari mana kau dapatkan nyali itu?

Kau mau tahu kau terlibat apa?

Yang aku...

Tak ada darah di tanganku.

Kau serius?

Tahukah kau betapa mudahnya mengaitkanmu pada kematian De Wolf?

Kau sudah buat kontrakku?

Tentu. Ada di pengacaraku.

Baik.

Daisy dan Bibi juga akan ikut.

- Hanya Anne yang masih jual mahal. - Akan kubujuk dia.

Sungguh? Bagaimana?

Tanpa telepon itu.

Marieke...

Mari hentikan ini.

Berikan telepon itu.

Semua akan baik-baik saja.

Ya?

- Hai. - Hai.

Sudah lihat berita?

Berkat ibumu, aku terlibat.

Kupikir kau membesar-besarkan.

Kupikir, "Siapa yang mau menculik cucunya sendiri?"

Bisakah kita tangani ini bersama?

Kau mau

menghadapi ibuku bersama?

Ya.

Dan aku menginginkanmu.

Aku merindukanmu.

Dan anak itu.

Kau tahu di mana Lu?

Aku minta maaf.

Seharusnya aku tidak datang.

Aku tak tahu harus ke mana.

Yang itu bagus.

Aku bereksperimen sedikit.

Aku mencari paduan yang bergaya tetapi provokatif.

Kau mau gula?

Tidak, terima kasih.

Ini bukan pakaian kerja, bukan?

Kecuali kau pelacur.

Kau melarikan diri?

Bisakah kau menyebutnya begitu jika kau tak diinginkan?

Ini.

Terima kasih.

Sebenarnya, aku ingin menemui Rachid, tetapi aku tak yakin apakah ini ide bagus.

Kenapa?

Dia tak menjawab teleponku.

Berengsek.

Ya.

Tidak?

Entahlah.

Aku tak bisa terus mengejarnya, bukan?

Mungkin.

Namun, mungkin juga tidak.

Harus kukatakan aku juga bingung.

Aku sudah berhenti.

Aku bukan pelacur lagi.

Untuknya?

Untuk diriku sendiri.

Kurasa Jeroen dan aku tak berjodoh.

Kapan kau tahu kau berjodoh?

Ibumu akan datang,

- Kau boleh menginap. - Tidak.

Lulu, tunggu. Ini, pergilah ke rumahku.

Jalan Van der Hoopstraat nomor 156.

Tinggallah selama kau mau.

Baik.

- Ya? - Tentu.

Jangan beri tahu Xandra.

Tentu.

- Kau mau kopi? - Tidak.

Aku mau kau.

Aku sudah berhenti.

Kau akan berfokus pada merancang.

Ya.

Anne.

Bisakah kau dapatkan ini tanpa Bliss?

Ini jauh lebih baik dari busana siap pakai karyamu sebelumnya.

Ini yang ingin dicoba oleh wanita.

Secara diam-diam.

Mungkin.

Lihatlah kau berdiri seperti burung kecil yang ketakutan.

Kau bahkan terlalu takut untuk meminta izinku untuk pergi.

Tahukah kau alasannya?

Karena kau mau aku membujukmu.

Commenti

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left