Le prime 173 righe.
Hikigaya
Harapanmu belum berakhir
Boleh dengarkan harapanku?
katakanlah
Keheningan berlangsung lama
「Rasanya percakapan akan berlangsung lama」 seperti seseorang berkata begitu
Orang itu mungkin juga diriku sendiri
Meski meluangkan lebih banyak waktu
harapan kecil ini tidak akan bertambah besar
Aku hanya tahu, jawaban yang jelas akan menyatakan akhir yang rapuh
Tidak akan mengerti jika tidak dikatakan
bahkan jika diucapkan juga tak bisa dipahami
Maka aku harus mengatakan jawabanku
Meski tahu pasti akan menyesali pilihan itu
Sesungguhnya
aku tidak suka kenyataan yang dingin kejam dan penuh dengan kesedihan
Setelah serangkaian kata terakhir memudar
masih ada seorang menunggu tindakan lanjutan
Semua orang tahu akhir cerita fantasi
yang diperindah dengan dialog di akhirnya
"Kesenangan dan kepuasan tiap orang" hanyalah empat kata
tapi bisa menggambarkan masa bahagia
Satu per satu orang bangkit berdiri
Setelah subtitle akhir film lewat
Tak peduli menunggu berapa lama respon yang diharapkan tidak muncul
Jika cerita ini akhirnya akan berakhir
berharap serangkaian hujan dapat mewakili hiasan dari epilog cerita
Demikian aku dapat mendongak secara wajar
Hujan yang buatku basah kuyup pasti juga hujan seseorang yang mulai tumbuh
Itu cantik sekali
Iya seperti kantong dan selotip
Aku susah payah mencarinya
Apa? Masute? Sapaan dalam Bahasa India?
Mungkin seharusnya namasute
Maksudnya adalah dibungkus dengan selotip
Kamu jelas-jelas tidak bisa menyapa dengan baik
tapi punya banyak pengetahuan tambahan
Kamu bodoh? Menyapa hampir sama dengan berdialog
Penting untuk memulai pembicaraan dengan sapaan.
Bagimu sapaan juga termasuk pembicaraan, ya.
Maka itu biasanya aku tidak menyapa orang
Hiki kemampuan dialogmu sungguh sangat buruk
Meski tidak percaya diri dengan rasanya
Tapi aku sudah berusaha yang terbaik
Aku sangat memahaminya
Benarkah? Hiki pernah bilang harus tunjukkan ekspresiku saat berusaha keras
Masih berbeda dengan buatan Yukinosita
Harus kuajari bagaimana baru kamu mengerti
Aku terus berpikir sejak tadi kalian mulai
kenapa kalian ingin membuat kukis yang enak?
Hanya itu saja
Laki-laki selalu polos hingga terlihat bodoh
Menjawab gadis sering kali membuat salah paham
sepotong kukis yang dibuat sendiri akan membuat mereka senang
Jadi bagaimana mengatakannya
biarkan dia tahu seberapa keras usahamu
Bukankah demikian hatinya akan tersentuh?
Apa hati Hiki juga akan tersentuh?
Kamu masih ingat
Tentu saja
Baiknya katakan ingat atau tidak bisa dilupakan
Pada awalnya aku sedikit takut
Meski Hiki selalu begitu dan aku sudah terbiasa
Benar selalu berbeda dengan yang kita harapkan
Benar benar
Itu... kupikir bukan hanya aku kan?
Kamu juga sama berharapnya kan Nona Nosita
Apa maksudnya memanggil seperti itu
Tapi Yukino memang terlihat sedikit polos
Kamu juga sama
Tidak begitu
Tidak begitu
Memang begitu
Tidak begitu
Memang begitu
Salju telah berhenti
Hari saat aku lahir juga sepertinya turun salju
maka aku diberi nama Yukino
Sangat terus terang bukan?
Tapi ini nama yang bagus
Benar, nama yang bagus
Terima kasih
Sepertinya ibuku yang menamaiku
Meski aku hanya dengar hal ini dari kakakku
Yukinoshita
Boleh ceritakan padaku?
Ceritamu
Apa kamu ingin mendengarku bercerita?
Kupikir sebaiknya menunggu dengan sabar
karena hatimu mulai terbuka sedikit demi sedikit padaku
Yuigahama bukankah kamu pernah bertanya apa yang paling ingin kulakukan
Tapi bahkan aku sendiri juga tidak tahu
Meski begitu aku juga punya sesuatu yang ingin kulakukan
Sesuatu yang ingin dilakukan?
Pekerjaan ayahku
Tapi itu
Iya, karena ada kakakku
aku tidak berhak memutuskan hal ini
Selama ini ibuku yang membuat keputusan
Sejak dulu ibuku memutuskan segalanya
Mengekang kakakku tapi membebaskan aku
Jadi aku sendiri pun tidak tahu bagaimana baiknya
Sampai sekarang aku masih belum paham
Apakah Yukino memiliki keegoisan?
Sungguh sama dengan kata kakakku
Ini pertama kali aku mengatakan pada orang lain
Begitukah
Meski aku ingat pernah bahas hal ini pada orang tuaku secara sengaja atau tidak
Tapi mereka tidak pernah anggap serius ucapanku
Mungkin kakak sudah mereka pilih sebagai penerus
Terhadap Nona Haruno?
Sepertinya tidak pernah kukatakan padanya
Karena kepribadiannya yang seperti itu
Ternyata begitu
Tapi mungkin aku harus jelaskan padanya
bahkan jika harapanku tidak mendapat balasan
Terutama karena aku takut mendengar jawaban
hingga aku tidak memastikannya
Jadi aku harus pastikan hal ini terlebih dulu
Keputusan kali ini akan kuambil sesuai kemauanku
Bukan karena dipengaruhi ucapan orang lain
Tapi aku ingin memikirkannya dengan baik lalu menerimanya
Kemudian menyerah
Aku hanya punya satu keinginan
Kuharap kalian dapat menyaksikan sampai detik terakhir
Itu saja
Jawaban Yukino hanya begitu saja?
Masalah sebaliknya juga mungkin saja terjadi
Karena begitu...
Tapi aku ingin buktikan aku bisa mengatasinya dengan baik
Demikian aku bisa ambil langkah pertama
Benar-benar ambil langkah pertama?
Aku ingin pulang dan jelaskan semuanya
Inikah jawabanmu?
Kupikir melakukan ini harusnya benar
Ini cukup bagus, pergilah mencoba
Iya aku mengerti Aku juga merasa itu jawabannya
Terima kasih
Sudah waktunya pergi
Apa orang itu masih di sini?
Mungkin
Ah ternyata Yukino
Kakak
Kamu pulang
Kamu minum banyak?
Tidak juga
Hanya minum sedikit
Dibandingkan ini
jadi kamu pulang?
Iya
Ada yang ingin kukatakan pada Kakak
Selamat Pagi
Bagaimana jadinya?
Lumayan
Sudah begini khawatir juga tidak ada gunanya
Ujian kemarin pada dasarnya sudah memutuskan
Setelah wawancara selesai apa mau makan bersama?
Ide yang bagus
Iya, 'kan?
Jika Kakak bersedia traktir sebagai hadiah
Komachi punya motivasi untuk berusaha keras
Penampilan Komachi tadi bisa diberi nilai tinggi
Pertama aku tak akan traktir Kedua aku akan beri nilai rendah padamu
Tapi
ini adalah kencan dengan adik
Uang makan akan kubantu kamu selesaikan
Kalau dibilang kencan aku jadi tidak ingin pergi
Aku coba bertahan jika biaya lain juga bisa diganti
Jangan begitu, jangan pasang wajah serius begitu
Apanya yang coba bertahan? Bicaramu ini menyakiti hati orang
Aku hanya bisa bicara begini pada Komachi Hanya bicara saja pun tidak boleh?
Kelakuan semacam ini juga menjijikkan
Kalau begitu aku pergi dulu
No comments yet. Be the first to leave one.