Le prime 180 righe.
Di sini pangkalan musuh.
Bukankah Pleiades adalah yang itu?
Ya,
sepertinya kau benar.
Dengan tangan dan kaki yang memendek seperti itu,
jangankan mendapat makanan, dia bahkan tak bisa bergerak.
Baiklah.
Kalau mau menyerang, sekaranglah waktunya.
Aku mau meledakkannya dengan bom plastik,
tapi tasku hilang di sungai.
Kalau begitu, hanya ada satu cara.
Aku ingin sekali bertarung dengan makhluk seperti itu.
Aku yang akan melakukannya.
Kekuatanmu sendiri tak akan cukup!
Kalau begitu, kita berdua?
Ya.
ZAINUDDINARIMEMPERSEMBAHKAN
ZAINUDDINARIMEMPERSEMBAHKAN
ZAINUDDINARIMEMPERSEMBAHKAN
ZAINUDDINARIMEMPERSEMBAHKAN
meski retak dan hancur
hibiware kowareyuku
dunia tetap takkan berakhir
sekai wa hateshinaku
imajinasiku yang menjadi jalan
michi yaru souzou ga
menghapuskan semua metode
ima chitsujo wo nakushiteru
kenyataan yang terulang bertumpuk jadi satu
kasaneau ikani de kurikaesu genjitsu
kebersamaan denganmu
kimi to no
setiap hari telah dibuang oleh kegelapan itu
mainichi ga sono yami ni imi wo nageta
akan kubuat bersinar
sashishimeshita nichi wo
hari yang telah ditentukan
kagayakasetai kara
peluru yang ditembakkan
kundou ito no juudan ga
kini telah menembus segalanya
ima subete wo uchinuku
pandangan merah nan tajam itu
akaku mogeru sono manazashi ni
melihat ke detak nyawa yang panas ini
atsuku hibiku inochi no kodou wo
kuat dan dalam menembus
tsuyoku fukaku tsuranuiteyuku
kenyataan
shinjitsu wo
dengan penuh luka memeluk hati ini
kizu ga motte no kokoro wo daite
mendorong dan membalik hari esok
tsumugu asu wo hibi oserukara
terlihat semua perasaan dalam wajah ini
konna kao naka ni subete wo komete
ku 'kan bertarung
tatakau yo
dan percaya akan adanya harapan
kibou wo shinjite
#12 TITIK KRITIS
Rokuro Kabuto!
Endless
Scream!
Burst!
Papa, cepat!
Sial! Lukaku...
Kenapa kau...
Aldebaran.
Kita selamat.
Sepertinya Aldebaran dan pasukannya telah mulai bergerak.
Bergerak?
Enju.
Ya?
Nona Seitenshi, dengar!
Aku telah mengalahkan Pleiades!
Sekarang kau bisa menggunakan misil dan jet tempur!
Baik. Aku akan mengirimkan pesawat tempur.
Bagus. Kalau mereka terus terpecah seperti ini...
Itu Aldebaran?
Bagus!
Dia itu abadi!
Tak mungkin.
Rentarou!
Enju.
Kenapa kau diam-diam pergi?
Aku mencemaskanmu, tahu!
Maaf.
Aku benar-benar minta maaf.
Dasar bodoh!
Jangan! Aku terluka di situ!
Satomi.
Kau lama sekali!
Syukurlah, kalian selamat.
Satomi... Bukan, Ketua Satomi.
Komandan Gadou
telah gugur dalam perang.
Berdasarkan pasal 40 manual petugas sipil,
petugas dengan peringkat tertinggi selanjutnya yang akan mengambil komando.
Satomi, kumohon
pimpinlah kami!
Aku tak membencimu, Gadou.
Ternyata kau di sana, Temanku.
Rentarou, apa artinya ini?
Dia menyelamatkanku.
Menyelamatkanmu?
Aku lihat dia membunuh rekan kita di perkemahan!
Dia tiba-tiba mengajak bertarung,
jadi aku hanya memberi yang dia inginkan.
Enju, aku merindukanmu!
Ayo kita saling memotong, Enju!
Tunggu dulu!
Kalian adalah musuh semua petugas sipil, 'kan?
Papa, boleh aku memotong mereka?
Kau boleh membunuh separuhnya.
Tunggu! Ini bukan waktunya untuk bertikai!
Musuh kita semua adalah Gastrea!
Kalau kalian punya waktu untuk berkelahi,
lebih baik pikirkan cara untuk mengalahkan Gastrea!
Aku akan terus menyaksikan kemampuanmu sebagai seorang komandan.
Kau tak apa-apa, Satomi?
Ya.
Kak Shouma, mana Midori?
Midori mencoba menyelamatkan Inisiator yang tak dia kenal.
Lalu Gastrea...
Racun saraf mengganggu kemampuan bergeraknya,
dan virus Gastrea terus disuntikkan sampai aku berhasil menyelamatkannya.
Dari pemeriksaan profesor Sumire,
tingkat penjalarannya sudah...
Satomi, bunuh anak itu.
Kau pernah bertarung denganku untuk menjaga perdamaian dunia.
Dan kau menang.
Inilah dunia yang kauinginkan.
Kau harus menebus kesalahanmu.
Ketua.
Aku punya permintaan.
Tolong pegang jari sesuai pilihanmu.
Kau memegang ibu jariku?
Ya.
Kau tadi curang, ya?
Tidak.
Karena kuping ini, aku tak pernah dibutuhkan oleh orang lain.
Bahkan oleh ibuku.
Tapi kemudian, Shouma membutuhkanku.
Dan kau juga.
Yang paling membahagiakan untukku dan kak Shouma adalah kau sembuh secepatnya.
Aku mencium bau kebingungan darimu.
Memangnya ada bau kebingungan?
Semacam bisikan hati.
Dan juga, soal Tendo...
Kisara?
Aku mencium bau kehancuran yang kuat darinya.
Dia pasti mudah dipengaruhi kegelapan.
Tapi...
Kalau komandannya adalah Ketua Satomi,
semuanya pasti akan baik-baik saja.
Midori.
Aku merasa lega.
Hei.
Mau ke mana?
Ke kamar mandi.
Kau tak akan mengikutiku, 'kan?
Tentu saja tidak!
Ketua.
Aku mungkin agak lama di kamar mandi.
Ya.
Kau di mana?
Midori!
Midori!
Hei!
Midori!
Kak Shouma!
Midori tak ingin jadi beban di Adjuvant.
Satomi, bilang saja kalau Midori telah lari.
Ini hanya akan mengganggu pikiran yang lainnya.
Aku dan Midori sangat mirip.
Kami berdua kosong,
dan hubungan kami adalah saling mengobati kesepian kami.
Satomi, aku bukan keluar dari Aliran Tendo,
tapi aku dibuang.
No comments yet. Be the first to leave one.