Colt 45

Colt 45

Scarica il sottotitolo Indonesian

Informazioni sulla release

Colt 45 2014 720p BluRay x264 AAC
Un commento di jameslango
untuk durasi film 01:23:51

Tag

BluRay
x264
720p
720
Pubblicato il: 2021-07-23
Download: 36
Sottotitoli per non udenti: No

Anteprima dei sottotitoli in Indonesian

Le prime 200 righe.

Terjemahan oleh : jameslango

Posisimu belum stabil. Lihat.

Dan kau. Lihat kesini.

Tangan lurus kedepan jika ingin menembak.

Ya, seperti itu.

Sarungkan senjata, dan...tembak!

Ini, bos.

Buku dan laporan evaluasi./ Kau sudah siap?

Serahkan kunci mobilmu.

Untuk apa?

Mobilku mogok.

Kapan kau kembalikan?/ Saat mobilku sudah diperbaiki.

Bagaimana caraku pulang?/ Itu urusanmu.

Kenapa kau seperti ini padaku?/ Ada kereta yang beroperasi 24 jam.

Atau kau bisa tidur di lapangan tembak.

LOMBA MENEMBAK INTERNASIONAL

Sebelum perlombaan dimulai, kami ingatkan kepada para peserta aturan dari Menembak Taktis Internasional.

Aturan pertama: Tidak boleh acungkan senjata kepada sasaran yang tak boleh ditembak.

Vincent Miles dari Kepolisian Nasional Perancis, peringkat pertama dengan waktu 4 menit 32 detik.

Skor perkenaan 95% dan dia berhasil mencetak rekor baru.

Selamat, Vincent.

Ini hadiah untuk juara delegasi Perancis.

Jangan lupa daftarkan pistolnya. Jangan gunakan sembarangan.

Kau mau menjebloskanku ke penjara?/ Tentu saja.

Ayahmu pasti bangga padamu, dia sedang melihatmu dari alam sana.

Terima kasih, Christian.

Waspadalah, mulai sekarang kau yang paling berkompeten.

Luangkan waktumu. Pikirkan baik-baik.

Santai saja.

Aku senang kau datang. Sangat berarti bagiku.

Ya, Isa.

Mobil lapis baja? Banyak korban?

Bilang kami merespon. Beri aku waktu satu jam.

Kau bilang apa?/ Lupakan saja.

Selamat. Tembakan yang bagus. Hebat./ Terima kasih.

Tn. Miles, Kolonel Calhoun ingin bertemu denganmu, bisa kemari sebentar?/ Ya, tentu.

Kau punya bakat yang langka, nak.

Cukup langka bagiku hingga membuatku menawarkan padamu untuk bergabung dengan pasukan khusus eksklusif kami.

Kami mengajakmu bergabung dengan tim elit kami.

Dan, apa saja tugasnya?

Kami bertugas di seluruh dunia, seringnya bekerja pada pemerintah asing melawan teroris.

Misimu adalah membersihkan zona berbahaya.

Terima kasih pak, tapi aku bukan orang yang tepat.

Aku hanya ahli senjata dan pelatih menembak.

Bagaimana bisa menjadi pelatih menembak tapi belum pernah menembak sasaran asli.

Luangkan waktumu untuk memikirkan kembali penawaranku ini.

Tn. Miles.

Orang dengan bakat sepertimu seharusnya berjaya di neraka.

Bukan berjaya di surga.

PENERIMA MEDALI MILITER DALAM KENANGAN

Divisi mana yang punya penembak hebat seperti dirimu ini?

Sebelumnya di Lyon. Aku baru pindah tugas menjadi Bantuan Taktis di Nanterre.

Milo Cardena./ Vincent Miles.

Aku tahu dirimu. Selamat, ya.

Terima kasih.

Pistol apa itu?/ Hadiah dari ayahku.

Aku memodifikasinya. Mengganti pegangan pistolnya...

menambah kapasitas magasennya, melonggarkan mekanik pemicunya...

dan menambahkan panjang pelatuknya. Aku bahkan memoles kokangannya.

Mau coba?

Silahkan.

Petembak siap.

Stand by.

Tembak!

1,30 detik. Dimana kau belajar menembak seperti itu?

Cobalah pistolku.

Kapan terakhir kau bersihkan ini?/ Jangan bertanya.

Berapa waktu tercepatmu, El Presidente?

2,92 detik, kau bisa kalahkan itu?

Stand by. Tembak!

2,92 detik.

Waktu tercepatku 2,80 detik.

Kita lanjut ngobrol dimana? Diluar?

Tidak, kutraktir bir dan tumpangan gratis, tapi aku mau balas dendam.

Kedengarannya adil, aku bisa mengajarimu satu atau dua hal setelah itu.

Kau tinggal di sini?/ Aku tinggal di bengkel ayahku.

Sungguh?

Silahkan.

Dia ayahmu?

Ya, dia meninggal saat umurku 10 tahun. Dia pasukan khusus di Afrika.

Itu Komisaris Christian Chavez. Dia yang membesarkanku.

Mereka teman dekat./ Siapa yang mengajarimu menembak?

Denard. Dia pelatihku di akademi.

Sekarang dia menjadi kepala unit anti-geng./ Mereka tak mau merekrutmu?

Mereka sudah coba itu.

Kenapa kau tak terima saja? Itu impian semua personel.

Christian tak bisa melindungiku, jika aku dibawah pimpinan Luc.

Kenapa?/ Mereka perang dingin.

Lebih baik aku menjauh. Lagipula, aku belum berpengalaman di lapangan.

Senapan apa itu?

Halo?/ Halo, Vincent?

Apa kabar, Luc?/ Kabarku baik. Kau dimana?

Dirumah. Ada apa?/ Aku butuh peluru 12 gauge shotgun sekarang.

Aku sedang bersama temanku, dan tak ada mobil./ Aku butuh itu sekarang.

Tunggu sebentar. Milo, boleh aku menumpang?

Tidak./ Terima kasih.

Tak apa-apa./ Kukirimkan alamatnya.

Luc Denard adalah jagoan di unit anti-gang./ Aku tak tahu ada julukan jagoan.

Halo.

Terima kasih, kawan. Ambil ini.

Big M. ada urusan lain. Dan kita harus bertugas 30 menit lagi.

Kau tak bilang terima kasih?/ Terima kasih.

Berterima kasihlah padanya./ Siapa dia?

Milo Cardena, unit narkoba./ Luc Denard, unit Anti-gang. Terima kasih.

Moise./ Bantuan taktis?

Aku baru saja pindah.

Kemarilah. Aku belum mengucapkan selamat padamu.

Santai saja.

Aku ingin hadir disana, tapi tak bisa./ Tak apa-apa, Christian datang kesana.

Itulah sebabnya aku selalu sibuk. Selalu ada panggilan tugas.

Saatnya beraksi.

Ayo, berangkat!

Terima kasih, kawan. Aku berhutang padamu.

Apa aku mengganggu?/ Tidak.

Aku sedang mengerjakan kasus pembunuhan dan aku butuh bantuanmu.

Informan kami dibunuh di Barbés.

Pelurunya menembus badannya. Ini didapat dari dalam tembok.

Christian yang mengirimmu?/ Bukan.

Terakhir aku membantu seperti ini, teknisi membuatku dimarahi oleh Ricaud.

Teknisi sangat sibuk dengan urusan Aubervilliers.

Butuh waktu berminggu-minggu untuk mendapat hasilnya./ Aku tak bisa.

Tolonglah.

Oke, tapi aku tak mau masalah.

Kau menemukan selongsongnya?/ Tidak.

Kurasa ini peluru pistol kecil, mungkin kaliber .44.

Ini peluru 12 gauge.

Coba lihat ini.

Tanda tak beraturan ini menunjukkan berasal dari senapan yang dibor halus.

Siapapun dia pembunuhnya adalah profesional.

Kenapa kau tugas disini? Seharusnya kau bergabung bersama kami.

Kau sudah tahu alasannya./ Alasan apa?

Kau merah, aku biru./ Tak ada pilihan lain?

Tidak.

Sepertinya makin baik.

Kau mesin pembunuh, diciptakan untuk berperang, bukannya disini.

Kau pernah menembak seseorang?

Berapa banyak?/ Makin banyak makin baik.

Kau?/ Tidak.

Tidak pernah? Kau kan melatih pembunuh. Tak masuk akal bagiku.

Hentikan permainan ini. Bekerjalah bersamaku./ Itu tak mungkin.

Kenapa?

Aku sedang mengerjakan proyek yang membutuhkan waktu dan perhatian khusus.

Dan apa proyeknya?/ Aku tak bisa katakan.

Abaikan saja.

Kau sungguh ingin tahu?/ Tidak, aku sedang menunggu bis.

Apa proyeknya sangat membutuhkan perhatianmu?/ Tidak, ini pistol klasik kaliber .45.

Coba lihat ini.

Apa-apaan...

Dia meledak saat kena sasaran, dipastikan bisa tembus, sempurna untuk musuh yang memakai rompi kevlar.

Kuberi nama "Mjolnir". Nama palunya Thor.

Kau punya berapa banyak?/ Cukup untuk tes lebih lanjut.

Ini masih dalam tahap purwarupa.

Berapa?/ Berapa apanya?

Kau jual peluru ini?/ Apa kau sudah gila?

Antara kita berdua saja./ Lupakan saja.

Ini tidak untuk dijual.

Sebutkan saja harganya.

Kau takkan dapatkan ini. Ini perbuatan ilegal.

Coba pikirkan kembali./ Sudah. Sekarang pergilah.

Pergilah, Milo./ Pikirkan kembali.

Dia polisi. Kau hanya perlu membuat dia takut.

Kenapa?/ Apa itu penting?

Aku harus beri dia pelajaran. Buat dia kerumah sakit.

Waktumu dua hari./ Baiklah.

Harusnya aku bawa saja mobilku ke bengkel, bukannya malah pinjam mobilmu.

Kampas rem-mu habis. Hanya penyok sedikit.

Sin, kau tak merawat mobilmu dengan baik seperti pistolmu.

Hei kau, berhenti!

Buka kacamu.

Ini lingkungan ayahmu?/ Apa?

Ini lingkungan ayahmu?

Kenapa diam saja?/ Kau mau apa?

Kau sedang merencanakan sesuatu?/ Menepi saja dulu.

Kau jagoan rupanya./ Cepat menepi.

Baik, ayo kita lakukan.

Persetan denganmu.

Bajingan.

Berengsek.

Astaga.

Aku memberimu kesempatan.

Ayolah...

Ayolah...

Hubungi aku sekarang./ Ini Luc Denard. Silahkan tinggalkan pesan.

Serahkan pistolmu.

Kenapa?/ Karena terlibat dengan mayat itu.

Ini pistol ayahku.

Serahkan padaku. Aku tahu harus bagaimana.

Kau pulang saja. Akan kuhubungi jika sudah beres.

Kau mau apa?

Lebih baik kau tak perlu tahu.

Bawa saja mobilku.

Jangan kuatir, akan kuperbaiki.

Aku dibawah.

Sudah beres. Tak ada TKP, tak ada mayat.

Tapi cepatlah hubungi bosmu. Dan bersihkan mobilmu.

Mungkin alasannya bisa diterima.

Itu saja.

Kau bisa bekerja di lapangan bersamaku.

Itu takkan terjadi. Jangan membuatku kesal.

Aku membuatmu kesal?

Commenti

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left