Le prime 197 righe.
Aku suka tempat ini.
Karena aku bisa berjalan dengan kakiku di sini.
Kuperintahkan kau di bawah nama darah kerajaan Vers.
Bangkitlah, Aldnoah!
langit yang coba kauraih
kimi no te ga hirogeta
sangatlah kosong
nanimo nai sora yo
hanya mainkan solusi dari lautan teori saja
rikutsu no umi dake no kai o asobeba
air mata kita
hodoite wa koboreta
membanjir berhamburan
tagai no namida
terucap kata-kata bohong dan seenaknya
koukashita kotoba uso kimagure
jiwa seni memainkan irama
SOUL ART rizumu kanadete
pertanda terhubung dengan dering
aizu wo RING ni tsunagu
sistem yang hanya bentuk tanpa isi
katachi dake no SYSTEM to
jimat berupa warisan tanpa makna
katami dake no majinai mo
dan seruan malu para buronan
toubounin no hajirai ON
setir imaji, teruslah maju dengan roda gigih itu
souzou DRIVE CARRY ON iji na TIRE
di hadapan pintu kesalahan
gokai aru DOOR ni
sang kehampaan jatuh tertidur
ZERO ga nemurikaketa
manusia dan malaikat yang merangkul waktu
tokei daita hito to tenshi
serta para boneka yang bosan dengan keabadian
towa ni aku DOLL tachi
sekali lagi 'kan berjuang melawan angin
mata onaji kaze ni mogaite
ZAINUDDIN.ARI
V
V
.
.
.
.
.
MEMPERSEMBAHKAN
Tak hanya selamat,
tapi kau juga memerintah dunia kita.
Aku sangat kagum.
Aku bangga padamu,
Asseylum.
Terima kasih, Kakek.
Sepertinya kau telah tumbuh jadi kuat.
Aku telah melalui banyak hal.
Manusia cenderung berubah ketika dapatkan pengalaman.
Dari pasir merah rumah kita, aku doakan keberhasilan pertempuranmu.
Kau tak berubah sama sekali,
Kakek.
Markas Trident, di sini Kapten Magbaredge dari Deucalion.
Meminta izin pendaratan.
Selamat datang, Deucalion. Anda diizinkan mendarat.
Silakan mendarat di dermaga 12.
Deucalion, dimengerti.
Tujuan, area pendaratan Markas Trident pada dermaga 12.
Mulai turunkan kecepatan.
Mulai turunkan kecepatan.
Jadi itu kapal dengan teknologi orang Mars.
Kudengar awak kapalnya adalah anak-anak yang belum cukup umurnya jadi pasukan cadangan.
Mau jadi apa dunia ini?
Wah, lihat itu semua!
Mereka pasti kumpulkan setiap pasukan hebat untuk berkumpul di sini.
Karena ini akan jadi operasi yang sangat besar.
Penurunan kecepatan selesai dalam lima detik.
Tiga, dua, satu.
Semua mesin berhenti. Kita sudah berada di dermaga 12.
Matikan tenaga mesin.
Setelah pendaratan selesai, segera lakukan pengecekan dan pemasokan.
Letda Kaizuka, apa kau di dalam?
Masuklah.
Bagaimana keadaanmu, Inaho?
Cukup baik. Meski masih agak sakit.
Bukankah kau punya obatnya?
Aku merasa lebih baik kalau meminumnya,
tapi, itu membuat kepekaan penghubung saraf menurun.
Jadi begitu, ya.
Pasti susah, ya.
Kurasa matamu terlihat seperti mata biasa.
Apa berfungsi dengan baik?
Aku sudah terbiasa, kok.
Mata ini purwarupa pengembangan, jadi programnya harus ditingkatkan.
Tapi, aku bisa urus sebagian besarnya.
Ini.
Terima kasih.
Beratnya 49,2 kg. Apa berat badanmu sedikit naik?
Bagaimana kau tahu?
Aku gunakan pengukur 3D untuk hitung perubahan daya gerak
saat kautangkap bungkusan 200 gram itu dan menjumlah dengan total berat badanmu.
Aku kurangi dengan perkiraan berat seragammu dari itu.
Aku tak jadi gemuk!
Aku hanya jadi berotot karena latihan!
Itu bohong, 'kan?
Aku bisa lihat stres dalam analisis puncak spektral spektrum suara pada suaramu.
Apa kau yakin kalau itu tak rusak?
Mata ini bekerja dengan baik.
Apa itu?
Aku bisa lihat pola stres yang serupa pada suaranya.
Khususnya di sini.
Aku, Putri Mahkota Kekaisaran Vers, Asseylum Vers Allusia.
Tunggu dulu, kalau dia berbohong,
berarti dia bukan putri yang asli.
Sudah kuduga, bentuk gelombang ini merupakan kebohongan.
Apa kau lampiaskan stres dengan makan?
Tidak!
Stresmu naik lagi.
Aku takkan bicara denganmu lagi.
Ada apa?
Bukan apa-apa.
Kupikir lebih mudah menebak Inko.
Sekarang aku mengerti.
Kau ini sebenarnya bodoh, ya?
Sepertinya kau tak berbohong.
Tuan Slaine.
Eddelrittuo, bukankah kau seharusnya bersama Putri Lemrina?
Tenang saja. Aku takkan bilang pada siapa pun.
Maafkan aku.
Oh, ya. Kami temukan kapal yang kaubicarakan.
Deucalion?
Sepertinya mereka memperbaikinya secara rahasia.
Di laporan, mereka kalahkan Baron Yacoym dan naik ke luar angkasa.
Kita mungkin terpaksa melawan mereka.
Apa menurutmu Putri Asseylum akan sedih?
Kira-kira kapan Tuan Putri akan bangun?
Kalau beliau terus begini...
Jangan khawatir.
Kita akan lihat senyumnya lagi.
Pasti.
Tuan Putri.
Aku sudah minta Asseylum mengenai yang kaumau.
Semuanya sudah diatur. Anda tenang saja.
Aku pernah berbohong mengenai pembunuhannya,
dan sekarang aku berbohong kalau dia masih hidup.
Slaine. Bagaimana pendapatmu tentang Vers yang sekarang?
Aku tak pantas berikan pendapat tentang tanah air suci kita.
Tak masalah. Kau boleh bicara bebas.
Aku yakin masyarakat kita yang dengan ketidakberdayaan, kemiskinan,
bisa sejahtera dengan taklukkan Bumi,
lalu menjadikannya wilayah kekuasaan dan ambil sumber dayanya.
Tapi...
Kekayaan itu sepertinya hanya akan menguntungkan bagi golongan atas saja
dan takkan perbaiki kehidupan warganya sedikit pun.
Lalu, apa saranmu?
Aldnoah.
Mereka yang punya Aldnoah dan kendalikan segalanya.
Itulah inti permasalahannya.
Bagus sekali.
Kita berutang banyak pada Yang Mulia yang telah menggali Aldnoah.
Tapi, menyimpan kekuatan itu dan ciptakan masyarakat di mana yang kuat kendalikan segalanya,
itu adalah dosa besar.
Saat kita berhasil dapatkan kemenangan dan merebut Bumi,
planet merah itu akan berubah.
Pinjamkan kekuatanmu, Slaine.
Baik, Panglima Saazbaum.
Apa kuda tercintaku sudah siap?
Kami telah selesai lakukan tes pengaktifan.
Setelah kami selesai lakukan penyesuaian keseimbangan pada setiap unit, maka akan siap bertempur.
Lakukan itu di pulau!
Pasukan Stygis, bersiaplah meluncur!
Siap!
Tharsis, berdirilah!
Tak menyala?
Aldnoah Drive-nya tak aktif.
Kenapa?
Putri Lemrina.
Apa ada masalah, Slaine?
Kenapa Anda menonaktifkan Tharsis?
Oh, apa maksudmu?
Satu-satunya orang yang bisa nonaktifkan Aldnoah secara paksa hanya Tuan Putri.
Mungkin juga.
Tolong aktifkan kembali Aldnoah-nya.
Tak mau.
Kumohon.
Mungkin kau harus minta kakakku?
Dari dulu aku merasa aneh.
Bagaimana bisa manusia Bumi bisa kendalikan Tharsis?
Aku yakin dia akan senang kalau tahu
kau masih mencintainya meski kondisinya seperti itu.
Meski kami satu ayah,
tapi, tak seorang pun memerhatikanku karena kami beda ibu.
Itu tak benar.
Kami semua mengagumi Anda, Putri Lemrina.
Bohong.
Aku tak berbohong!
Bohong. Bukan aku yang kaukagumi, tapi, faktor aktivasiku.
Bukankah karena itu kau mendatangiku?
Tuan Slaine?
Apa kau sangat menginginkanku?
No comments yet. Be the first to leave one.