Le prime 200 righe.
TEMPAT, KARAKTER, ORGANISASI, DAN INSIDEN DALAM DRAMA INI ADALAH FIKTIF.
KORAN TERBUKA PETISI TERBUKA
YOON CHANGJAE
PERKUAT HUKUMAN BAGI PENGUNTIT DAN TINDAKAN TERHADAP TERSANGKA
Dasar jalang sialan.
HALO, AKU WANITA BERUSIA 44 TAHUN...
JASA MEMBERSIHKAN TELINGA OBROLAN PUTRI
WALI KOTA AHN BEBAS SETELAH INVESTIGASI 12 JAM
APA TANGGAPAN PARTAI GUKMIN?
Siapa yang mengepos itu?
THE ROULETTE
20 MILIAR WON UNTUK PENJAHAT TERKENAL
TARGET PRIA BERTOPENG, KIM GUKHO
SIAPA PRIA TOPENG DALANG PEMBUNUHAN?
EP07. PENJAGALAN
PARK EUNJEONG
Tadi malam, insiden penembakan terjadi di sebuah vila
di pinggiran Kota Hosan.
Tersangka dilaporkan masih buron,
sehingga polisi memperluas penyelidikan mereka di seluruh negeri
dan melacak rute pelarian tersangka.
Menurut pejabat penting kepolisian,
Seo, ajudan Wali Kota Ahn Myeongja, dan Lee, pengacara Kim Gukho,
ditemukan tewas di tempat kejadian.
Laporan eksklusif SBY mengungkapkan
bahwa vila tersebut terdaftar atas nama anggota keluarga Wali Kota Ahn.
Total luas lantainya melebihi 400 pyeong dan nilainya sekitar tiga miliar won.
Satu-satunya jalan akses menuju bangunan itu
sangat terkontrol dan terisolasi.
Kolam yang mengitari bangunan itu membuatnya tampak seperti benteng.
Menurut para tetangga, beberapa suara tembakan terdengar semalam.
Mereka sangat terkejut
atas berita penemuan mayat di sana.
Meski masih belum jelas kenapa ajudan Wali Kota Ahn
dan pengacara Kim Gukho
ditemukan tewas di bangunan ini,
kecemasan publik meningkat mengingat Kim Gukho saat ini menghilang.
Polisi telah mengamankan tempat kejadian,
tapi belum memberikan penjelasan terperinci.
Saat ini, polisi baru tiba di tempat kejadian.
Bagaimana Wali Kota Ahn bisa terlibat dalam insiden ini?
Apa akan diadakan autopsi?
- Bagaimana dengan mayatnya? - Bisa berikan detailnya?
Beri tahu kami proses penyelidikannya.
Tolong berikan lebih banyak detail.
Benarkah Kim Gukho ada di tempat kejadian?
LEE SANGBONG
Pak!
Pak...
Pak, tunggu...
- Hanya anggota Majelis yang diizinkan. - Pak!
Sialan. Hei, apa yang kau lakukan? Aku bagian dari Partai Gukmin.
Aku berhak untuk masuk. Minggir.
Sialan. Minggir.
- Kau tak boleh masuk. - Hei.
Yoon Changjae.
Kau tak mau putrimu pulang?
Tak ada ketulusan dalam perbuatanmu.
Hei, Kim Gukho masih hidup, Berengsek.
Tak ada rasa percaya di antara kita, jadi, sulit percaya kepadamu.
Aku yakin. Dia masih hidup.
Jadi, tunggu saja, Keparat!
Jangan menyuruhku menunggu, Berengsek!
Kau pikir aku bodoh?
Dasar keparat.
Maksudku...
Pasti kubawakan kepadamu, tunggu saja.
Bawa dia hari ini.
Ini kesempatan terakhirmu.
Baik.
Jadi, tolong...
- Jangan sakiti Somi. - Kau sedang apa?
Apa yang kau lakukan?
Nanti kutelepon lagi.
- Kau sedang apa? - Aku datang.
Sial, kau mengejutkanku.
Kau suka piza?
Pakai itu sebagai toilet dan makan itu saat kau lapar.
Kenapa ini sudah dingin?
Ini.
Makanlah.
Terserah.
Pak?
Apa kau akan membunuhku?
Entahlah.
Biar kuberi tahu karena kurasa kau tak sadar.
Kau membuat kesalahan besar saat ini.
Pertama,
ayahku polisi yang sangat dihormati.
Kedua,
keluargaku miskin.
Mungkin tidak terlihat, tapi kami benar-benar miskin.
Aku bukan orang jahat.
Sebenarnya,
aku korban di sini. Kau tahu maksudku?
Ayahmu mencuri uangku.
Ayahmu adalah pencuri.
Ayahmu adalah orang jahat.
Aku tak percaya kepadamu.
Dia mungkin aneh, tapi tak mungkin melakukan itu.
Kau mau makan atau tidak, terserah.
Aku tak peduli kau hidup atau mati.
Apa kita tahu siapa penculiknya?
Kami menyelidiki dari berbagai sisi,
tapi berdasarkan penemuan
beberapa noda darah di tempat kejadian, tampaknya...
Berhenti, Bu.
Permisi!
Halo, aku istri Letnan Baek Joongsik.
Putri kami, Somi...
Aku tak bisa menghubungi suamiku!
Aku harus menghubunginya.
Tolong tenanglah.
- Tenanglah. - Kumohon.
- Hubungi Baek Joongsik. - Kami akan menghubunginya.
PANTI JOMPO DIDIMDOL
Anda akan segera tiba di tujuan.
Katanya kita hampir tiba,
tapi di mana kita?
Apa? Apa itu?
Tunggu.
Bukankah ini rumah sakit?
Apa kau masukkan alamat yang benar?
Kumasukkan sesuai ucapanmu.
Mungkin kau memberikan alamat yang salah lagi.
Kapan itu pernah terjadi? Hei!
Apa ini tempatnya?
Inspektur Senior Jang?
Apa ini satu-satunya rumah sakit?
Tentu ada banyak rumah sakit besar lain, tapi rumah sakit juga sebuah bisnis.
Tak ada untungnya terlibat dengannya.
Bukan berarti rumah sakit lain menolaknya,
tapi dokter di sini pernah muncul di televisi dan cukup terkenal dahulu.
Memang kenapa jika dia terkenal?
Matanya sudah rabun sekarang.
Tetap saja, dia lama bekerja di rumah sakit besar di Seoul.
Apa kamarnya di sebelah sini?
Ya, di kiri.
Kamar di ujung lorong.
Di mana kuncinya?
Pergilah menjemput Direktur.
Apa? Kenapa aku?
Kau saja.
Apa-apaan ucapanmu itu?
Astaga, Direktur datang.
Mereka para detektif dari Seoul.
Minggirlah, Berandal.
Direktur,
apa dia baik-baik saja?
Dia tak akan mati.
Jadi...
mereka datang untuk membawanya.
Apa dia akan bangun hari ini?
Bagaimana aku bisa tahu?
Kau memintaku menyelamatkannya. Itu yang kulakukan.
Direktur, apa akan berbahaya
jika kami memindahkannya?
Jika ditakdirkan untuk mati, dia akan mati.
Astaga. Apa dia teler disinfektan atau semacamnya?
- Ya? - Bagaimana Kim Gukho?
Sudah beres. Sebentar lagi selesai.
Baik.
Di mana Joongsik?
Mungkin di toilet.
Kapan tim bantuan akan tiba?
Jalanan ke sini tidak mudah.
Aku akan cari tahu.
Baik.
- Ya, Bu Heo. - Apa kau menemukan Kim Gukho?
Ya, kami memastikan keamanannya. Kami akan segera memindahkannya.
Jang Suchang, ini kepala polisi.
Apa ada masalah dengan Joongsik?
Apa?
Joongsik sedang di toilet...
Istrinya menerobos masuk ruanganku sambil menangis.
Suruh dia menelepon istrinya sekarang.
Kenapa dia melibatkan kehidupan pribadi ke dalam pekerjaan?
Baik, Pak. Akan kusampaikan.
Sial...
Ya, belok saja dan terus menanjak.
Apa kau bertengkar dengan istrimu?
Kenapa tak menjawab panggilannya?
Pak Kepala menelepon dan meributkannya.
Ya, baiklah.
Tim bantuan akan tiba dalam sepuluh menit.
- Baik, ayo bersiap. - Ya, Pak.
- Juho? - Ya?
Maafkan aku, Bung.
- Kenapa denganmu? - Suchang.
Bisa kau kemari?
Apa kau gila, Bung?
- Sialan! - Kumohon, kemarilah!
Hei, Joongsik. Dengarkan aku. Ya?
Tenanglah dan letakkan pistolmu.
- Suchang. - Joongsik!
Suchang...
Dasar keparat. Apa-apaan ini?
Akan kujelaskan semuanya nanti, ya?
Detektif!
Berhenti!
No comments yet. Be the first to leave one.