Le prime 188 righe.
Hai, Levi.
Apa kau sudah tumbuh besar?
Wah, kau benar-benar belum berubah, ya.
Kenny!
layaknya langit malam yang gelap
layaknya langit malam yang gelap
like a scarlet night
like a scarlet night
di dalam kegelapan itu
di dalam kegelapan itu
fell in the dark
fell in the dark
kau bisa sembunyikan rasa takutmu
kau bisa sembunyikan rasa takutmu
you can hide your fear
you can hide your fear
dan kau juga masih bisa berbohong
dan kau juga masih bisa berbohong
can lie my dear
can lie my dear
teruskan saja dan raihlah mimpimu
teruskan saja dan raihlah mimpimu
kono mama yume wo mite
kono mama yume wo mite
bentangkan sayapmu, kepakkanlah
bentangkan sayapmu, kepakkanlah
chidarake no tsubasa hirogete
chidarake no tsubasa hirogete
seperti apa kebenarannya
seperti apa kebenarannya
what's the truth?
what's the truth?
yang ingin kupercayai
yang ingin kupercayai
what to believe?
what to believe?
bak malaikat yang jatuh
bak malaikat yang jatuh
like a fallen angel
like a fallen angel
diterbangkan oleh angin waktu
diterbangkan oleh angin waktu
toki no kaze ni
toki no kaze ni
seraya terjatuh
seraya terjatuh
nagasarete oshite yuku
nagasarete oshite yuku
ke langit yang penuh bintang
ke langit yang penuh bintang
into the starry night
into the starry night
nan indah seperti dewi
nan indah seperti dewi
kagami no you ni
kagami no you ni
dan kau kan kupeluk selama-lamanya
dan kau kan kupeluk selama-lamanya
dakisihimete eien wo
dakisihimete eien wo
hingga terbang sampai nirwana
hingga terbang sampai nirwana
fly to heaven
fly to heaven
Rasa Sakit
Suara tembakan?
Ada apa?
Tetap di situ!
Historia!
Eren!
Sialan! Gerakanku juga sudah terbaca.
Kenny. Kenapa harus dia yang berada di pihak Polisi Militer.
Dia Levi! Dari Pasukan Pengintai itu...
Selamat datang.
Oh!
Sial, kalau terus begini, bisa-bisa aku kehilangan bawahanku, bahkan Eren dan Historia juga!
Cih!
Sepertinya di bar ini tercium bau tikus kotor, ya.
Dasar tikus cebol.
Ketemu kau!
Tuan Polisi Militer sudah datang untuk basmi kejahatan, lo!
Dor! Dor!
Astaga! Tak ada di sini, ya?
Aku di sini, Kenny, lama tak berjumpa.
Aku tak sangka kalau kau masih hidup.
Kau yang dulu jadi pembantai Polisi Militer, sekarang malah berpihak ke sana.
Bocah kecil takkan bisa mengerti urusan orang dewasa.
Oh, maaf.
Meskipun kau masih cebol, sekarang kau sudah berumur, ya.
Aku ingin lihat aksimu.
Tak kusangka teknik bertahan hidup yang kuajarkan malah berguna untuk situasi begini.
Bukankah aku sudah menceritakanmu tentang kisah tikus yang terpojok?
Tak peduli kau kabur lewat mana, kau akan tetap ditembaki dari atas.
Jadi, Levi...
Alasan kau bergabung dengan Pasukan Pengintai, kurasa aku tahu.
Kita hanya dapat hidup di antara sampah-sampah.
Untuk hidup saja, kita harus kerahkan semua.
Dan saat tahu luasnya dunia, saat itulah kita terluka.
Tapi kita dapat bertahan.
Kita hanya perlu sesuatu yang buat kita harus terus bertahan. Gampang, 'kan?
Gampang, sih.
Tapi satu-satunya hal yang dapat mengisi hidup ini hanyalah hobi.
Hobi, ya? Jadi, hobimu itu lubangi kepala anak buahku, ya?
Ya. Untuk capai tujuanku, aku akan terus membunuh.
Kau juga sama. Kau pun membunuh demi dirimu sendiri, 'kan?
Ya.
Tahan!
Itu kapten!
Aku terselamatkan, Kakek.
Kursi?
Apa?
Tembak!
Ada suara tembakan!
Eh?
Dari sana!
Sampai terdengar beberapa kali, lo!
Jadi, terjadi sesuatu, ya?
Mungkin saja.
Kapten sudah berpesan pada kita
kalau "Bukan hanya Raksasa, mulai sekarang kita juga akan hadapi sesama manusia."
Apa maksudnya?
Hoi!
Yang barusan itu Pasukan Pertama?
Komandan! Ada dokumen yang harus Anda urus.
Kapten.
Akhirnya kau mati juga, ya.
Dasar bodoh, orang mati mana bisa jawab pertanyaanmu.
Aduh, duh. Aku yang kena.
Dia pasti menduga kalau bar seperti itu pasti punya senjata simpanan.
Rupanya dia sudah berkembang.
Syukur, 'kan?
Apa? Syukur dari mananya?
Impianku jadi makin menjauh kalau begini.
Lihat! Itu mereka!
Kapten!
Apa yang sedang terjadi?
Kejar keretanya!
Baik!
Dengar! Mereka sudah terlatih untuk hadapi orang.
Tiga orang kita sudah terbunuh.
Kalau mau rebut mereka, jangan ragu!
Kalau harus dibunuh, maka bunuh saja!
Mengerti?
Baik!
Cih!
Armin, Jean! Amankan keretanya!
Yang lain, lindungi mereka!
Baik!
Ada lagi yang mati.
Jean!
Jangan bergerak!
Kau...
Jean!
Informasi yang Telah Terungkap
Perlengkapan Bermanuver 3D Anti-Personel Alat yang dikembangkan bukan untuk lenyapkan Raksasa, tapi untuk melawan manusia lain. Dengan kecepatan yang melebihi perkiraan manusia dan bisa menyerang dari titik buta, alat ini sangat mendominasi bila dipakai di kota dan hutan.
Ibu Kota Mitras
Mengecewakan tak ada perlawanan dari Erwin.
Kita masih belum tahu lokasi di mana Eren Yeager dan Historia sekarang.
Kalau begini, pembekuan aktivitas Pasukan Pengintai tak ada artinya sama sekali.
Ya.
Sampai mana kita tahu tentang mereka dari Pendeta Nick?
Apa boleh buat.
Kalau kita terlalu banyak bertanya,
malah hal yang tak mereka ketahui dapat bocor dengan sendirinya.
Tidak, bukan masalah mereka tahu atau tidak.
Tapi apa yang coba mereka cari tahu. Itu yang terpenting.
Demi kepentingan umat manusia, kita harus hancurkan mereka.
Hanya sampai itu saja yang kita ketahui.
Pesan dari Tn. Reiss.
Eren dan Historia sepertinya sudah tertangkap.
Beliau sudah antisipasi rencana Erwin dan Pasukan Pengintai.
Kita tak perlu ambil tindakan.
Itu tadi yang terakhir.
Kalau kau ada barang pribadi yang ingin kembali, bilang saja nanti.
Tidak, tak perlu.
Aku memang sudah berencana bicara denganmu.
Aku tak punya waktu temanimu bicara tentang masa lalu, lo.
Dingin sekali kau, Nile.
Bukankah kita berdua dulu sama-sama ingin masuk ke Pasukan Pengintai?
Dunia kita yang kecil ini akan berubah.
Apa harapan atau kekacauan...
Apa kita bisa memercayakan masa depan umat manusia pada kerajaan.
Siapa yang akan memilih?
Siapa yang akan memutuskan?
Siapa yang kaupercayai?
Erwin, kau... Apa yang akan kaurencanakan?
Seperti biasa, aku hanya bertaruh.
Kau juga mengalami yang seperti ini, Mikasa?
No comments yet. Be the first to leave one.