Le prime 200 righe.
Terima kasih sudah datang.
Senang melihatmu lagi./ Terima kasih.
Terima kasih.
Kami sudah tutup./ Matikan lampunya.
Bagaimana kau tahu lampunya menyala?/ Kubilang kami sudah tutup.
Kami harus bersembunyi.
Bersembunyilah di tempat lain atau kutelepon polisi.
Jangan. Kau akan membahayakan polisi.
Aku yang akan membahayakanmu./ Cukup sudah.
Apa yang kau lakukan?
Dia sangat kuat.
Pak, ini demi keselamatanmu. Kami ingin tempat ini tutup.
Memang sudah tutup.
Kami tidak berniat menyakitimu.
Kau bisa bahasa Mandarin?/ Percayalah pada kami.
Aku masih dengar lampu neon.
Siapa yang bisa dengar lampu neon?
Pengacaraku yang entah benar buta atau tidak.
Apamu? Apa maksudmu dia buta?
Entahlah.
Kukira dia memata-mataiku dan kini aku tidak yakin.
Menurutmu dia di pihak kita?/ Pihak apa?
Siapa si Karate Kid?/ Danny Rand.
Bocah Kaya?
Dia sedikit aneh,
tapi pukulan kanannya luar biasa.
Begitu juga dirimu.
Kau baik-baik saja?
Saat ini atau pada umumnya?/ Keduanya.
Aku masih hidup. Kau?
Baru kembali ke masyarakat.
Dari mana?/ Penjara.
Kita bahas nanti.
Kenapa kau bisa di sini?
Aku mengerjakan kasus./ Ya?
Bagaimana hasilnya?
Baiklah, pintu belakang aman. Semua sudah dikunci.
Kurasa kita aman saat ini.
Jadi kita menunggu di sini?/ Ada rencana yang lebih baik?
Ada rencana mengembalikan syalku?
Aku membutuhkannya hingga ini usai.
Kalian saling mengenal?/ Ya.
Bagaimana bisa?
Kami bertemu. Mabuk. Aku menembak kepalanya.
Kenapa kau masih memakai itu?
Ini.../ Baiklah. Kita bisa tinggal.
Apa yang kau katakan padanya?/ Aku memberinya kartu kreditku,
membayarkan uang sewa selama 6 bulan.
Hai, aku Danny./ Jessica.
Dan kau adalah..?/ Tidak. Aku tidak bisa.
Tidak bisa apa?/ Yang terjadi tadi,
kita terpaksa. Kita membela diri.
Semakin sedikit kita saling mengenal, semakin baik.
Ini sudah berlebihan./ Baiklah.
Jangan./ Astaga.
Ada orang yang harus kulindungi./ Bukan hanya dirimu.
Dan organisasi yang kita lawan sangat kuat.
Ya, siapa mereka?/ Mereka disebut The Hand.
Apa nama sebenarnya?/ Tidak, dia benar.
Kau pernah bertemu mereka?
Ya./ Kapan?
Itu tidak penting./ Omong kosong.
Ya, aku setuju./ Kita harus pikirkan langkah berikutnya.
Tidak. Itu tidak perlu.
Tidak ada "kita." Mereka menyerang, kita bertempur.
Anggap itu kerja sama sesaat. Selesai urusan.
Tidak sesederhana itu.
Mereka berbahaya./ Begitu juga aku.
Beri tahu aku soal Hand, supaya aku bisa segera pergi.
Apa itu?
Oh. Itu...
bagian dari kesepakatan, aku harus memesan 4 porsi setiap makanan.
Kita bukan datang untuk makan.
Apa itu daging babi?/ Bukan, itu udang.
Dia membawa daging babi./ Bagus.
Astaga, kau aneh.
The Hand adalah organisasi kriminal kuno.
Kuno bagaimana?
Mereka hidup selamanya./ Bisa diulang?
Mereka hidup dengan ideologi fanatik
dan setiap anggota bersedia mati untuk melindunginya.
Jadi mereka teroris?/ Bukan.
Teroris ingin dunia tahu ulah mereka.
Ini lebih rahasia, lebih jahat.
Dan mereka di seluruh dunia.
Jadi apa yang mereka lakukan?/ Segalanya.
Termasuk merekrut pemuda Harlem?
Sepertinya begitu. Mereka punya entah rencana apa di New York.
Apa maksudmu ideologi fanatik?/ Akan terdengar gila.
Apa keinginan mereka?/ Keabadian.
Mereka ingin kekuatan dan pengaruh di setiap tingkat di dunia.
Dan kurasa mereka menginginkanku.
Uangmu?/ Bukan.
Aku Immortal Iron Fist.
Apa?
Pelindung K'un-Lun.
Kau pakai obat apa? Lithium?
Jadi, siapa wanita berpedang?
Aku tidak yakin, tapi aku pernah melawannya di Kamboja.
Ya, dan dia datang ke rumahku.
Dia yang mengejar klienmu?
Ya. Kenapa? Kau mengenalnya?
Tidak./ Dia sangat ahli.
The Hand melatih petarungnya untuk tidak memberi ampun.
Tapi dia jauh berbeda.
Ini kesalahan. Aku harus pergi./ Ke mana?
Aku tidak bisa terlibat.
Kau sudah terlibat. Ceritakan semua.
Aku tidak mengenalmu./ Aku tidak mempercayaimu.
Bisa singkirkan tanganmu?
Lepas topengmu.
Kau tidak akan suka tindakanku berikutnya.
Coba saja.
Ya ampun. Pengacara, bisa bicara?
Kau mau ke mana?
Kau butuh pengacara lain.
Kenapa kau mengikutiku?/ Nn. Jones, lupakan aku.
Kuharap aku bisa.
Aku pernah mengalami ini.
Aku kenal lawan kita./ Aku tahu siapa dirimu.
Kau tidak tahu. Percayalah.
Aku tahu. Kau Iblis Hell's Kitchen.
Atau Bocah Iblis.
Atau apa pun julukanmu./ Apa pun maksudmu,
aku tidak mengerti./ Aku detektif, aku cerdas.
Lagipula kau melompat-lompat di kota seperti atlit senam Rusia.
Kau tidak punya bukti./ Punya. Kau menghancurkannya.
Aku tidak mengancammu. Identitasmu sudah jelas.
Mereka sudah melihatmu bertarung. Menutupi wajahmu.
Sebentar lagi mereka akan menyadarinya sendiri.
Apa maumu dariku?/ Tidak ada.
Dan aku tidak ingin terlibat organisasi kuno.
Aku hanya ingin menyelesaikan kasusku.
Dan dilihat dari caramu beraksi
kurasa kau ingin hal yang sama.
Keputusanmu, Murdock.
Namaku Matthew.
Diterjemahkan oleh atonim.
Diterjemahkan oleh atonim.
Diterjemahkan oleh atonim.
Diterjemahkan oleh atonim.
The Defenders S01E04 Royal Dragon
Akan kuhapus semua bekas masa lalumu, jika bisa.
Hidupmu baru. Tapi sayangnya tubuhmu bukan.
Ini penyebab kematianku?
Jangan cemaskan itu.
Yang penting kini caramu hidup.
Black Sky.
Itu diriku?
Kau mengucapkannya seolah itu tidak cukup.
Memang.
Aku hanya...
Kau penasaran.
Wanita yang hidup dalam wadah ini,
dia tersesat sebelum mendatangi kami.
Dia disesatkan oleh pria yang takut pada jati dirinya,
pada kemampuannya.
Tapi takdir memang aneh.
Karena wadah ini kembali ke tempat asalnya.
Dengan kami.
Denganku.
Siapa dirimu?
Black Sky.
Aku mengabdi pada Hand.
Dan bersama, kita mengabdi pada kehidupan.
Kau harapan terakhirku.
Kau telah melihat kematian, Anakku.
Dan sepertiku, kau mengalahkannya.
Jangan lupa siapa yang membangkitkan kita.
Aku tidak akan lupa.
Kudengar dia menghilang.
Bukan itu yang terjadi.
Tidak masuk akal. Apa maksudmu kau Daredevil?
Ceritanya panjang. Aku tidak mau cerita.
Aku merahasiakannya...
tidak hanya untuk melindungi diriku,
tapi juga orang yang kusayangi.
Baik. Aku mengerti./ Bagus.
Aku tidak. Kau buta./ Mata bukan hal luar biasa.
Kita harus memikirkan rencana.
Rencananya adalah bagaimana cara lolos dari mereka.
Jika bisa, dengan cara yang tidak memberatkan kita.
Memberatkan? Apa maksudmu?
Kita tidak kebal hukum.
Kita tadi menerobos tanpa ijin,
melakukan kekerasan dan main hakim sendiri.
Ada 1 polisi yang bisa kita percaya.
Kita harus meneleponnya./ Tidak. Kau akan membahayakannya.
Juga semua orang yang melawan Hand.
Dan untuk cara legalnya...
Kau lihat apa yang terjadi saat kita coba itu.
Tadi itu cara legal?/ Awalnya begitu.
Lihat, aku bahkan memakai dasi.
Kalian tidak bisa melawan mereka.
Bahkan tidak dengan kekuatan tanganmu.
Itu chi./ Bukan.
Maksudku, kau akan terbunuh jika menghadapinya langsung.
Hanya jika kita sendirian.
Tidak.
Mereka merenggut segalanya dariku.
No comments yet. Be the first to leave one.