Le prime 200 righe.
SEMUA TOKOH, GRUP, ORGANISASI, INSIDEN,
DAN LOKASI YANG DIGAMBARKAN DALAM DRAMA INI SEPENUHNYA FIKSI
EPISODE 11, ORANG-ORANG YANG NAIF
Aku punya motif tersembunyi.
Mari membuat kesepakatan, Kapten Gu.
Aku butuh
bantuanmu.
Kalau begitu,
aku akan membantumu menangkap pembunuhnya.
Kau berencana membalas dendam kepada siapa?
Jung So-ram senang
karena akhirnya bisa kembali ke Korea.
TAHUN 2022, TIONGKOK
Selain itu, saat kau pergi ke Korea...
temuilah Kim Seong-dae.
Kita butuh rencana bagus.
Namun, aku tidak mau bertemu dengannya,
atau menunjukkan diriku seperti ini.
Itu tidak penting.
Bukankah itu tidak adil?
Kita melarikan diri, gelisah setiap hari,
tapi para bedebah yang mengambil semua uangku
hidup dengan terhormat!
Jadi, apa yang akan kau lakukan?
Balas dendam...
Bagaimana?
Sayangnya,
dia datang dan terbunuh.
Lupakan tentang balas dendam.
Dia diremehkan oleh Kim Seong-dae.
Jadi, kau akan balas dendam pada orang yang melindungimu.
Melindungiku?
Kau terbalik.
Kapten Gu, kau cukup naif.
Sejujurnya,
aku tidak peduli siapa yang dibunuh para pembunuh itu.
Aku ingin menggunakan kesempatan ini untuk membalas dendam.
- Makanya kau datang ke kantor polisi. - Ya.
Untuk membuat mereka lengah?
Untuk membalas dendam,
aku harus merekrut pembantu sambil menjaga diriku tetap aman.
Lantas...
itu seharusnya aku?
Kapten Gu, dengar baik-baik.
Di bidang ini,
kepercayaan adalah segalanya.
Setelah kita menangkap pembunuhnya,
akan kuberi semua bukti yang kau butuhkan untuk membuktikan pendukungku bersalah.
Kau yang memimpin dan mengungkapnya.
Kau cukup berani untuk itu, bukan?
Aku akan membalas dendam,
dan kau akan menjadi polisi yang sukses.
Bukankah itu terdengar bagus?
Mari fokus pada pembunuhan saja.
Saat kesempatan datang, kau harus mengambilnya.
Jika kau menyelesaikan semua dengan baik,
kurasa kau bahkan bisa masuk ke politik.
Lagi pula, kau mantan pengacara.
Itu latar belakang yang bagus.
Mantan pengacara memasuki dunia politik
dan sukses.
Aku harus memberi tahu Kapten Gu.
Memberi tahu apa?
Kita harus beri tahu polisi
kemungkinan No Sang-cheon ada di Korea.
Apa yang kau bicarakan?
Polisi bahkan tak percaya No Sang-cheon masih hidup.
Kapten Gu...
terdengar yakin No Sang-cheon masih hidup.
Lupakan saja.
Apa pun yang dia katakan, aku tidak memercayai polisi.
Kau lupa perbuatan Wakil Kepala Gang kepada kita?
Kapten Gu juga akan mengkhianati kita saat terdesak.
Dia pikir korban penipuan tak ada apa-apanya dibandingkan korban pembunuhan.
Sang-bong benar.
Pikirkan seperti ini.
Bayangkan seandainya polisi tahu No Sang-cheon kembali sebelum kita.
Apa Kapten Gu akan memberi tahu kita?
Dia akan bilang kita gangguan dan melarang kita ikut campur.
Lalu, semua informasi akan macet.
Maafkan aku.
Karena meremehkan
semua penderitaanmu.
Kini aku mengerti bahwa penipuan terkadang bisa lebih kejam
daripada pembunuhan.
Tidak.
Kapten Gu berbeda.
Bisakah kau memercayai Kapten Gu?
Sudah jelas Xin Chang adalah No Sang-cheon.
Apa dia tidak akan memberi tahu pers?
Kapten Gu mengejar pembunuhnya,
bukan No Sang-cheon.
Jika pers mendengarnya,
mereka hanya akan melaporkan No Sang-cheon, bukan pembunuhan.
Aku yakin Kapten Gu mengerti itu.
Sial.
Aku mulai gelisah
dengan adanya No Sang-cheon di Korea.
No Sang-cheon, bedebah itu.
Aku berniat mengurusnya setelah kasus selesai,
tapi kini polisi tahu dia di sini.
"Mengurusnya"?
Kenapa itu kabar baru bagimu?
Kau pikir kita bisa tidur dengan tenang jika pria itu berkeliaran?
Bedebah itu tahu segalanya!
Itu sudah berdering cukup lama.
KOMISARIS
Kau harus menjawabnya.
Kenapa kau tidak mengeluarkan ponsel yang diberikan para pria itu?
Sadarlah, Berengsek.
Di mana emas batangannya? Di mana?
Ayo pergi saja!
Sebaiknya kau jawab saat kami meneleponmu soal ini.
Benar.
Di mana...
Aku pasti pikun seiring bertambahnya usia.
Di mana aku meletakkannya, ya?
Kau tahu siapa pelakunya, bukan?
Kau tidak bisa mencari pelakunya
jika tidak tahu siapa mereka.
Itu tidak masuk akal.
Kau benar.
Para bedebah yang mengancamku.
Saat taktik mereka tak berhasil,
mereka melakukan kejahatan keji.
Namun...
setelah aku kembali...
para bedebah itu mencapai tujuan mereka.
Siapa mereka?
Ayolah.
Aku tidak bisa mengungkapkannya semudah itu.
Hanya itu kartu yang kumiliki. Lihat.
Jika berada di posisiku, apa kau akan mengungkap siapa mereka?
Jika kuberi tahu, kau akan memenjarakanku,
dan mencari mereka sendiri.
Mau kuberi tahu sesuatu?
Para bedebah itu...
mantan Pasukan Khusus, tapi mereka mempertaruhkan hidup mereka.
Tipe petarung yang hebat,
tetapi tidak punya apa-apa di sini.
Sekian untuk hari ini.
Jika kau membantuku membalas dendam,
aku akan memberimu informasi sedikit demi sedikit, seperti hari ini.
Kau tahu apa yang ironis dari ini?
Kau terus membicarakan balas dendam.
Bagaimana dengan para korban?
Kau menghancurkan hidup mereka,
bahkan merenggut nyawa mereka!
Pernahkah kau memikirkan mereka?
Untuk apa?
Pernahkah kau berpikir untuk meminta maaf kepada mereka?
Dengar!
Aku korban terbesar di sini.
Aku menghabiskan bertahun-tahun dalam pelarian dan bersembunyi.
Aku bahkan harus memalsukan kematianku sendiri!
Kau tahu betapa tragisnya itu?
Aku tidak bisa tidur karena tidak bisa bernapas!
Seumur hidupku,
aku melayani demi kebaikan orang lain. Begitulah aku, No Sang-cheon, hidup!
TAHUN 2011
BIGS NETWORK
Bagaimana bisa terjadi? Cepatlah.
Kenapa uangku tidak masuk? Apa yang terjadi?
Ok-nam.
Kau juga tidak menerima uangmu hari ini?
Ini sudah berpekan-pekan!
Pasti ada yang salah.
Entahlah.
Aku menginvestasikan tabungan hidupku setelah acara apresiasi pelanggan.
Kudengar cabang lain juga tutup.
Bukankah kita harus melaporkannya ke polisi?
- Ke polisi? - Ya!
Mereka akan menutup toko dan pergi.
Tidak mungkin, aku meragukan itu.
Salah satu pegawai bilang
jika kita ke kantor polisi,
kita tidak akan dapat sepeser pun.
Mereka bilang jika kita menunggu,
uangnya akan ditransfer...
Tunggu? Yang benar saja!
Siapa manajer di sini?
- Tapi... - Sial.
Berikan uangku!
BIGS Network?
Kau tak mendapatkan uang yang seharusnya?
Baiklah. Aku mengerti.
Aku tidak tahu apa yang mereka katakan.
Apa kata mereka?
Meski itu penipuan, sulit untuk menganggapnya seperti itu.
- Apa? - Apa maksudmu?
Kau membuatku gila!
UU Perlindungan Penyimpanan tidak berlaku untuk bisnis seperti itu.
- Bagaimana bisa kami hanya menunggu? - Apa?
Hei, apa yang terjadi di sana?
Kantor polisi dibanjiri keluhan!
Dari seluruh negeri!
Ini masalah sepele. Tidak perlu khawatir.
Masalah sepele?
Apanya yang sepele?
Bagaimana jika ini dicetak di seluruh berita?
No comments yet. Be the first to leave one.