Le prime 111 righe.
Kakak!
Elsword.
Akhirnya, Kesatria Berambut Merah sudah mati!
derita setiap hari dan napas yang tersengal-sengal
beokchan hoheupgwa hime gyeoun haruharuga
meyakinkanku bahwa ku masih hidup
ohiryeo nal sara issda malhago isseo
walaupun setiap orang memaksaku 'tuk menyerah
geureohge da pogihara dageuchyeossjiman
namun ku masih punya impian
naegen ajik kkumi isseo
sedikit demi sedikit berlari semakin kencang
jogeum deo sokdoreul nopyeobonda
dekat dan semakin dekat dengan cahaya dunia
jeomjeom deo dareun biccui segyero
berlari sampai napasku sesak
sumchage dallinda
dengan setiap langkah
georeum georeum mada
ku bermimpi akan hari esok
naeirui kkumeul kkunda
genggamlah tanganku
nae soneul japneunda
lihatlah diriku dari sini
unmyeonge majseol geunal
pada saat kuhadapi takdir
cheoeumcheoreom igoseseo
seperti yang kaulakukan dulu
nareul jikyeobwa jwo
Tujuan Scar
Tujuan Scar
Tujuan Scar
Tujuan Scar
Tujuan Scar
Tujuan Scar
Tujuan Scar
Tujuan Scar
Tujuan Scar
Tujuan Scar
Kita bertemu lagi, Bocah Lemah!
Dulu mungkin kau bisa selamatkan kakakmu, tapi kali ini takkan mungkin!
Kalian berdua, urus dia!
Scar! Jangan pergi!
Yang Mulia Scar tak tertarik lagi denganmu.
Manusia seperti kalian takkan mungkin hentikan rencana kami.
Stomp!
Kau baik-baik saja?
Siapa kau?
Sekarang bukan saatnya bertanya seperti itu.
Pertama-tama, mari fokus kalahkan kedua monster itu.
Siapa kau?
Tak mungkin!
Ketahuan, ya?
Kalau begitu, kalian sudah tahu 'kan, kekuatan kalian tak sebanding denganku?
Larilah selagi masih ada waktu.
Aku tak menyangka. Ternyata kau, ya?
Luciela, penguasa terkuat dari dunia iblis.
Lihatlah dirimu sekarang. Sosok dan tubuhmu seperti anak kecil!
Ayo kita buktikan. Apa kekuatanmu sanggup lawan kekuatanku ini?
Ciel! Lama banget, sih!
Kau yang terlalu cepat, Lu.
Elsword!
Elsword! Bertahanlah!
Lukanya sangat parah. Siapa kau?
Eh... Siapa kau?
Namaku Luciela R. Sourcream!
Penguasa dunia iblis!
Ah, tunggu. Lu...
Apa?
Iblis?
Tunggu. Mereka berdua sudah selamatkanku.
Eh?
Iblis menyelamatkanmu? Sebenarnya apa tujuanmu?
Jahat banget, sih! Padahal aku sudah susah payah menolong dia!
Tenanglah, Lu. Jangan terpancing emosi.
Lu, dulunya adalah penguasa dunia iblis.
Tapi, dia dikhianati oleh bangsanya.
Sekarang dia kejar para monster yang mengancam Elrios, sama seperti kalian.
Kami sudah dengar banyak tentang kalian.
Kurasa alangkah baiknya kalau kita berdua bergabung dengan kalian.
Lagi pula, kita berdua punya pengetahuan lebih mengenai para monster.
Bagaimana? Kalian bersedia?
Pasti mereka merasa terhormat!
Kalau aku bergabung dengan kalian, pasti takkan ada yang terluka!
Kakak. Scar harus...
Gawat! Kita harus kembali sebelum lukanya semakin parah!
Baiklah.
Kita akan bicarakan hal ini di penginapan.
Kakak.
Lukanya tak parah. Elsword akan segera sadar.
Tapi, kuharap Elesis baik-baik saja.
Kau benar-benar khawatirkan adikku ya, Aisha?
Jadi, bocah yang di sebelah sana itu dulunya penguasa dunia iblis,
lalu sekarang berjuang melawan para monster?
Bersama dengan pelayan kepercayaannya.
Jahat banget! Aku kan sedang berusaha hentikan para monster
dan kembalikan keseimbangan kedua dunia!
Hem. Bagaimana cara kami percaya pada kalian? Kalian kan sama-sama iblis!
Jangan begitu.
Karena dia sudah selamatkan Elsword,
pasti mereka berkata jujur.
Apa Elsword baik-baik saja?
Ya. Sebentar lagi dia pasti bangun.
Kata Elsword, mereka berdua kalahkan monster itu dan selamatkan dirinya.
Aku berada di sana karena sedang intai monster itu.
Panglima Iblis Scar dan anak buahnya ada di sana.
Ah, Scar?
Scar adalah pemimpin tentara iblis.
Dialah yang sudah culik para pendeta lainnya!
Aku tak tahu apa yang sedang direncanakan olehnya,
tapi dari kepribadiannya, pasti bukan hal yang baik.
No comments yet. Be the first to leave one.