Le prime 140 righe.
Benar.
Sebagai koordinator Soul Society, Dunia Manusia, dan Hueco Mundo,
aku berharap Soul Society dan Lichtreich
bisa menandatangani perjanjian nonagresi.
Biarkan mengurus dunia menjadi tugas Shinigami,
kalian fokus saja membuat kekaisaran kalian makmur.
Tentu saja, kami tak akan ikut campur dengan unifikasi Quincy di Lichtreich.
Perjanjian ini akan menguntungkanmu. Rugi kalau ditolak.
Ini penipuan.
Apa kau meremehkanku dan menganggapku seperti seorang bocah polos?
Oh, aku sama sekali tak meremehkanmu.
Tetapi kau tak tahu apa pun.
Lalu aku ingin bertanya.
Dahulu dunia itu hanya satu.
Siapa yang menarik garis dalam kebahagiaan abadi,
memisahkannya menjadi kehidupan dan kematian?
Raja Roh.
Siapa yang menanamkan ketakutan akan kematian kepada manusia?
Itu pun oleh Raja Roh.
Aku mendengar jeritan orang-orang sekarat yang kembali dan keluhan mereka
yang menolak melepaskan diri dari perasaan takut akan kematian.
Lalu kau ingin aku menjawab pertanyaanmu,
Ichibee Hyousube?
Jangan sembarangan memanggil namaku.
Di tiga dunia ini, kita tak bisa menemukan kedamaian.
Aku sudah melihatnya.
Akan kutunjukkan kepadamu.
Jadi, ini Raja Roh.
Nah, kau tak tahu apa pun, 'kan?
Aku bersama Raja Roh, sudah menjaga dunia ini dari bahaya.
Sangat tragis.
Sangat menyedihkan.
Sudah kubilang aku sudah melihatnya, Ichibee Hyousube.
Kau pikir bisa membunuhku dengan tangan ini?
Ini adalah tangan Bapa untuk anaknya. Tak bisa membunuh atau menciptakan.
Matamu sangat merepotkan, ya.
Tetapi kau tak akan pernah bisa melihat ke dalam Raja Roh.
Apa?
Kau pikir aku akan memberikan tangan Raja Roh kepadamu begitu saja?
Matamu akan buta dan tetap tertutup sampai saat kematianmu.
Hiduplah dengan hati-hati.
Akan menakjubkan kalau mata ini bisa tiba-tiba buta.
Aku bisa menghindari melihat akhir yang memalukan ini.
Raja Roh,
kau sudah kehilangan tekad dan berubah menjadi daging hina yang dipuja sebagai Bapa.
Aku akan memberimu tugas baru.
Lenyaplah bersama dunia.
Kau akan menjadi nisan tiga alam.
Begitu.
Jadi, ini Istana Raja Roh, ya?
Aku bisa memahami perasaanmu, Yang Mulia.
Apa maksudnya, Haschwalth?
Ini hanya sebuah nisan yang busuk.
Bagaimana mungkin aku memiliki perasaan?
Maafkan aku.
Ayo, mari kita akhiri dunia yang penuh tipu daya ini,
bekerja sama untuk menciptakan kedamaian abadi dan dunia baru
dengan tangan kita sendiri.
Tunggu!
Beraninya kalian masuk seenaknya ke Istana Raja Roh tanpa izin
dari Shiba Ganju, ahli terkemuka tentang istana ini!
Ganju, ya? Sedang apa kau di sini?
Pertanyaan bodoh.
Apa kau tahu siapa yang menempatkan Skuad 0 Tenchuren di sana?
Mbakmu.
Benar.
Bukan kau.
Benar, bukan aku.
Kau keras kepala sekali.
Jadi, ada perlu apa kemari?
Memangnya apa lagi kalau bukan mengalahkan para Quincy?
Aku bahkan minta Peta Langit ke mbakku untuk pergi ke Istana Raja Roh.
Tanpa ini, kalian tak akan bisa sampai ke Istana Raja Roh.
Kau paham situasi saat ini?
Ganju, pertarungan selanjutnya akan jauh berbeda dari sebelumnya.
Ini akan menjadi pertarungan yang berbahaya.
Bodoh! Tentu saja aku tahu.
Itu sebabnya aku ingin pergi.
Begitu.
Nah, bersiap untuk pergi.
Tiga, dua, satu.
Ah, jadi, begini cara terbangnya.
Jalur peluncurannya kacau sekali.
Meski sulit dikendalikan, tak seperti itu juga.
Lama tak jumpa, ya, Yhwach.
Beraninya kau masuk ke Istana Raja Roh tanpa undangan.
Terlihat jelas kau bangga sekali sudah membunuh Genryusai.
Soldat.
Pedang Raja Roh.
Dasar lancang.
Kau akan menjadi karat setelah menerima serangan Pedang Raja Roh.
Yang lancang itu kalian.
Kode Schrift-ku adalah W.
Nianzol Weizol, The Wind.
Selama terlihat olehku, semua musuh bisa kujauhkan,
juga memantulkan serangan mereka.
Maksudmu semua musuh yang terlihat olehmu bisa dijauhkan?
Berarti, musuh yang tak terlihat olehmu tak bisa kau jauhkan, bukan?
Maksud terlihat adalah musuh yang kutemukan dengan instingku.
Mau dari arah mana pun musuh menyerang, mereka bisa kujauhkan.
Maafkan aku karena tak rinci menjelaskannya.
Aku sering diberi tahu begitu.
Kebiasaan burukku adalah tak bisa menjelaskannya dengan rinci.
Tak perlu minta maaf.
Siapa pun pasti punya kebiasaan buruk.
Musuh yang kumaksud adalah hal yang tak terdeteksi,
tetapi terasa sangat dekat denganmu.
Begitu pun dengan pakaian yang kau kenakan itu,
aku menggunakan kainku untuk merajut ulang pakaiannya untukmu
selagi kau sedang bertarung dengan para Prajurit Suci.
Tidak, ini...
Itu pakaian mulia buatanku.
Orang tak penting sepertimu seharusnya bersyukur bisa mengenakannya.
Lalu, jangan berpikir untuk melepaskannya sebelum kau mati.
Oh, ya, kita belum selesai membahas tentang kebiasaan buruk, ya?
Kebiasaan burukku adalah sering lupa melepas jarum jahitku.
Seharusnya aku yang minta maaf karena tak menjelaskannya dengan rinci.
Situasinya menjadi sangat sulit, ya.
Aku selalu merasa bahwa pada akhirnya Shinigami-lah yang akan menang.
Dia malah cepat menyerah setelah menghadapi banyak kesulitan dalam membangun istana ini.
Apa yang sebenarnya dipikirkan Yhwach?
Jadi, di Istana Raja Roh itu sebenarnya ada apa?
Entahlah, aku pun belum pernah ke sana.
Ganju, bukankah tadi kau bilang bahwa kau ahlinya istana?
Ya, mbakku memberitahuku banyak hal.
Tetapi bagian detailnya aku tak mengerti.
Memangnya ini bagian detail?
Karena mereka sudah masuk ke Istana Raja Roh,
target mereka pasti Raja Roh.
Raja Roh.
Dia adalah sosok seperti dewa yang berkuasa atas semua alam,
termasuk Soul Society, Dunia Manusia, dan Hueco Mundo.
Aku hanya dengar rumor tentangnya, tetapi belum pernah bertemu dengannya.
Sosok seperti dewa, ya?
Apa Yhwach berencana untuk menjadi dewa?
Ah, pasti itu alasannya.
Memangnya bisa seseorang menggantikan Raja Roh?
Saat latihan di Istana Raja Roh,
banyak hal yang terungkap kepadaku.
Raja Roh itu seperti inti dari penciptaan dunia ini.
No comments yet. Be the first to leave one.