Le prime 180 righe.
Bumi.
Api.
Udara.
Air.
Hanya Avatar yang bisa menguasai keempat elemen
dan membawa keseimbangan pada dunia.
ZainuddinAri mempersembahkan
Lin Beifong ternyata memiliki seorang adik.
Setelah sampai di Zaofu, Korra menemui Opal,
seorang pengendali udara yang merupakan anak dari adik tiri Lin.
Suyin dan putrinya menyambut Lin dengan tangan terbuka,
tapi dia tak berharap apa-apa pada mereka.
Sementara itu, Zaheer menyusup ke pulau kuil udara
untuk mencari Avatar.
Setelah bertarung dengan Kya, dia melarikan diri
dan menjadi buronan di Kota Republik.
Buku Tiga
Buku Tiga
Perubahan
Perubahan
Bab Enam
Bab Enam
Luka Lama
Luka Lama
He, apa ada yang lihat Kepala Polisi Beifong?
Dia mungkin sedang mengeluh di kamarnya.
Aku tahu dia punya masalah denganku,
tapi dia tak berhak membentak Opal semalam.
Apa power disc kalian hari ini sudah siap?
Ya, semua siap untuk menghajar Wei.
Aku akan menghajar wajahmu.
Seharusnya kalian ikut bermain bersama kami.
Oh, kupikir aku tak bisa bersaing
karena aku bukan pengendali logam.
Benarkah?
Lin tak pernah menawarkan diri untuk mengajarimu?
Tidak, dan kurasa aku tak ada waktu untuk melakukannya
karena awalnya aku belajar mengendalikan udara,
lalu ikut bermain di pro-bending,
lalu bersitegang dengan Equalist.
Dulu aku sangat sibuk.
Ya, mungkin itulah yang terbaik.
Aku yakin Lin akan jadi guru yang buruk.
Sebagai Avatar, seharusnya kau menguasai semua teknik tinggi setiap elemen.
Aku senang kalau bisa mengajarimu dasar-dasarnya.
Benarkah? Baguslah kalau begitu.
Kau juga seharusnya mencobanya.
Eh, tidak, aku lebih cocok jadi orang bumi.
Kotoran, batu, ya, kau tahulah, hal-hal yang ringan saja,
seperti hatiku ini.
Oke, pria bumi.
Bilang saja padaku kalau kau berubah pikiran.
Berhasil! Zhu-li, lihat ini.
Uji coba baju magnet sukses.
Matikan.
Lanjut ke tahap dua. Zhu-Li, bereskan ini.
Berapa kali kau melakukan push-up tadi malam?
Sepertinya, sekitar 50.
Apa yang kalian berdua lakukan?
Kembali bekerja.
Apa ada masalah?
Avatar dalam bahaya, dan dua orang bodoh ini
malah berdiri diam dan mengobrol.
Jangan cemas.
Zaofu adalah kota teraman di dunia.
Akan kunilai sendiri.
Aku mau periksa setiap inci dari kota ini.
Lin, kau tak perlu bekerja selama berada di sini.
Kau harus bersantai.
Aku baik-baik saja!
Pencari kebenaran pun tak diperlukan
untuk membaca keadaanmu sekarang yang sedang mengalami stres berat.
Kalau kau tak bisa atasi perasaanmu itu,
hal itu bisa berdampak buruk bagi kesehatan
dan pekerjaanmu.
Aku tak tertarik membicarakan hidupku.
Kau tak perlu bilang apa-apa.
Aku kenal akupunkturis hebat di kota
yang bisa membantumu.
Sepertinya kau cukup membuat keributan di pulau kuil udara.
Para polisi berkeliling kota mencari kita.
Kau masih ingin menculik presiden?
Tidak. Rencana itu bisa ditunda.
Kita pergi hari ini.
Di sanalah tiket kita untuk keluar berada.
Aku tak ada uang. Aku hanya mengantar barang terakhir.
Kami tak mau uangmu.
Berapa banyak benda yang mau kaumasukkan ke dalam tubuhku?
Aku akan masukkan beberapa jarum
di setiap titik di tubuhmu.
Tak ada yang perlu ditakutkan.
Aku tak takut pada jarum!
Tolong tutup matamu dan tarik napas dalam-dalam.
Proses ini akan memperbaiki ketidakseimbangan
dalam chi-mu.
Beritahukan saja kalau kau merasakan sakit atau nyeri.
Aku tak merasakan apa-apa.
Itu tak wajar.
Chi-mu pasti sangat kuat.
Kita butuh jarum lebih banyak.
Akupunktur sering memunculkan ingatan yang sudah lama dilupakan.
Ingatan ini terkadang dapat mengganggu prosesnya.
Ingatan yang dilupakan, ya.
Su, apa yang kaulakukan di rumah?
Wah.
Kau mirip sekali seperti polisi sungguhan.
Kau seharusnya berangkat ke sekolah.
Oh, tidak. Apa kau akan memberitahukannya pada ibu?
Dia juga tak peduli.
Dari mana kaudapatkan barang-barang itu?
Eh, barang ini jatuh dari belakang truk.
Apa yang kaulakukan dengan bergaul bersama pecundang-pecundang ini?
Mereka teman-temanku, dan kau tak berhak menilai mereka seperti itu!
Ayo, semuanya, kita keluar dari sini.
Su, berhenti!
Lepaskan tanganmu!
Kau punya potensi yang besar. Tapi kau merusak hidupmu sendiri.
Setidaknya aku punya kehidupan.
Batu-batu meteor ini sempurna untuk memulai latihan pengendalian logam.
Logam memiliki bahan dasar yang unik,
membuatnya lebih mudah untuk dikendalikan.
Hebat.
Ini, cobalah.
Oke.
Bolin, apa itu kau?
Bukan.
Apa yang kaulakukan?
Oh, he, Nona-nona. Aku tadi hanya, eh...
Aku hanya sedang mencari Pabu. Pabu!
Dia ada di pundakmu.
Oh, di situ kau rupanya.
Oh, ya, sepertinya aku merasa ada yang memanggil.
Aku mungkin harus minum.
Pabu punya semacam racun. Ya, racun.
Omong-omong, apa yang kalian lakukan di sini?
Kalian melakukan pengendalian logam di sini atau semacamnya, ya?
Mau coba?
Tidak, tak perlu.
Maksudku, hanya satu dari 100 pengendali bumi
yang bisa mengendalikan logam.
Ya, jangan percaya apa pun yang kaudengar.
Satu-satunya hal yang membatasimu adalah sikapmu itu.
Kau tahu, ya, mungkin aku hanya akan...
Duduk dan menonton.
Cobalah fokus menemukan bagian bumi
yang ada di dalam logam.
Sulit dipercaya. Aku bisa mengendalikan logam!
Wah, kau bisa melakukannya, dengan sangat-sangat cepat.
Sepertinya kau satu dari 100 orang.
Kerja bagus, Korra.
Memanggil semua unit.
Perampokan terjadi di gang kelima pelabuhan.
Kendaraan tersangka mengarah ke selatan Hao Boulevard.
Unit yang merespons, identifikasi diri.
Unit 3 merespons.
Lepaskan mereka!
Su?
Tunggu.
Pergi di tengah sesi akan membuatmu sakit.
Aku sudah selesai.
Apa kau mau terus di kamarmu
mengasihani dirimu sepanjang hari?
Kau harus minta maaf pada Opal...
...atas sikapmu padanya tadi malam.
Apa kau tak apa-apa?
Kau sepertinya sakit.
Aku tak apa-apa.
Apa yang sudah kaulakukan padaku?
Aku sudah coba memperingatkanmu.
Mari. Kita selesaikan sesinya.
Tenang dan ambil napas.
Jadi sekarang kau ikut rampok toko dengan mafia Terra?
Aku tak mencuri apa pun. Aku hanya mengemudikan mobil.
Aku berutang pada teman-temanku. Tapi itu bukan masalah besar.
Aku tak akan membiarkanmu pergi.
Oh.
Apa yang mau kaulakukan padaku, Petugas? Menangkapku, ya?
Jangan pergi dari sini satu langkah pun!
Selamat siang. Kau mau pergi ke mana hari ini?
Aku, eh, harus mengantar barang di Bao Yu.
No comments yet. Be the first to leave one.