Le prime 105 righe.
Semuanya menyingkir!
Monster itu ternyata memang menunggu kita.
Ya.
Di mana Eve?
Bagus sekali.
derita setiap hari dan napas yang tersengal-sengal
beokchan hoheupgwa hime gyeoun haruharuga
meyakinkanku bahwa ku masih hidup
ohiryeo nal sara issda malhago isseo
walaupun setiap orang memaksaku 'tuk menyerah
geureohge da pogihara dageuchyeossjiman
namun ku masih punya impian
naegen ajik kkumi isseo
sedikit demi sedikit berlari semakin kencang
jogeum deo sokdoreul nopyeobonda
dekat dan semakin dekat dengan cahaya dunia
jeomjeom deo dareun biccui segyero
berlari sampai napasku sesak
sumchage dallinda
dengan setiap langkah
georeum georeum mada
ku bermimpi akan hari esok
naeirui kkumeul kkunda
genggamlah tanganku
nae soneul japneunda
lihatlah diriku dari sini
unmyeonge majseol geunal
pada saat kuhadapi takdir
cheoeumcheoreom igoseseo
seperti yang kaulakukan dulu
nareul jikyeobwa jwo
Rekan yang Mencurigakan
Rekan yang Mencurigakan
Rekan yang Mencurigakan
Rekan yang Mencurigakan
Rekan yang Mencurigakan
Rekan yang Mencurigakan
Rekan yang Mencurigakan
Rekan yang Mencurigakan
Rekan yang Mencurigakan
Rekan yang Mencurigakan
Aku tak tahu siapa dirimu, tapi kuucapkan terima kasih sudah selamatkan Eve.
Eh. Kalian tak mampu atasi situasi ini dan malah bingung?
Tak perlu kasar begitu!
Masih lebih baik daripada tak mampu.
Apa?
Bagaimana kalau kita perkenalkan diri?
Tak perlu, kapten dari Prajurit Merah.
Aku sudah dengar banyak tentang kalian, Kelompok Pencari El.
Kalau begitu, siapa dirimu?
Namaku Add, insinyur yang meneliti Nasod.
Para monster kerap kali ganggu penelitianku. Aku sedang dalam perjalanan untuk singkirkan mereka.
Musuh kami adalah musuhmu juga, ya?
Kalau begitu, ikutlah bersama kami, Add!
Kami juga sedang dalam perjalanan untuk kalahkan para monster dan selamatkan Pendeta Air.
Elsword, tak apa-apa nih, langsung percaya pada kata-katanya?
Kau sudah diselamatkan, bukan? Mungkin dia tak punya niat buruk.
Dari cara bicaranya saja kurasa dia punya niat buruk.
Kok caramu bicara malah seperti dia?
Apa? Apa katamu?
Baiklah. Aku juga akan bantu singkirkan para monster itu.
Baguslah!
Terima kasih. Bantuanmu sangat kami hargai.
Para monster merupakan gangguan bagimu, ya?
Kau bilang mau ikut dengan kami dengan alasan seperti itu?
Jadi, menurutmu aku punya alasan lain?
Perjalanan kami masih panjang. Mari kita lanjutkan perjalanan dan saling mengenal satu sama lain.
Baiklah. Terima kasih sudah selamatkan Eve.
Mulai sekarang, mari berteman baik, Add.
Ya. Sama-sama.
Kurasa para monster akan halangi jalan kita.
Kita harus lebih berhati-hati sekarang.
Baiklah. Kalau tadi tak ada Aisha, mungkin kita sudah ada dalam bahaya.
Ya, itulah saatnya aku, sang penyihir pintar Aisha, untuk tunjukkan kemampuanku!
Jalannya terbagi dua. Apa yang harus kita lakukan?
Mungkin saja ada jebakan di depan.
Bagaimana kalau kita coba dua-duanya?
Maksudmu, kita harus berpencar?
Elsword benar. Tak menguntungkan bagi kita untuk berjalan bersama dalam gua yang sempit.
Aku akan berjalan ke arah sini bersama Eve.
Apa boleh buat. Aku akan ikut dengan kakak. Bisakah kau masuk ke jalan satunya, Raven?
Baiklah.
Tunggu! Aku ikut denganmu!
Biarkan saja Add ikut dengan mereka. Aisha ikut saja denganku dan Chung.
Kalau begitu, bisakah kita jalan sekarang?
Ya.
Sudah kuduga, ini takkan mudah.
Ya, lebih menarik seperti ini, sih.
Ada yang aneh, Kak?
Oh? Tidak. Tak ada apa-apa.
Khawatir terhadap Add?
Tak perlu khawatir.
Kakak akan jaga dia. Fokuslah latihan dan jadilah kuat!
Jangan perlakukan aku seperti anak kecil, Kak!
Di mata Kakak, kau masih adikku yang manis, lo.
Sudah lama aku tak datang ke sini. Berhati-hatilah.
Aku tak lihat satu pun monster di sekitar sini.
Bukan hanya monster yang harus dikhawatirkan.
Karena kekuatan El melemah akibat penculikan Pendeta Air,
sejak itulah bencana alam yang aneh sering terjadi.
Kelihatannya sangat buruk.
Ada apa? Ada yang ingin kaukatakan?
Apa kau merasa sedih tak bisa bersama Elsword?
Siapa yang sedih? Aku hanya khawatir kalau si bodoh itu lakukan tindakan yang berbahaya.
Uh, dia selalu saja bertindak ceroboh kalau monster muncul.
No comments yet. Be the first to leave one.