Le prime 187 righe.
Klan Pedang tak bersembunyi di kegelapan,
tapi di dalam ruang yang jauh lebih dalam dan gelap.
Sejak lama, mereka sudah mewariskan
seni pembunuhan mereka ke satu sama lain.
Dan mereka sudah mengukir namanya ke bayang-bayang sejarah.
Ruang itu tak butuh hati.
Yang ada hanya kode.
Yang ada hanya tugas.
Saat sebuah misi muncul, kaupercayakan dirimu pada pedang.
Bagaimana?
Selesai.
Master Hon.
Kenapa Anda ada di sini?
Aku ingin bertanya padamu, Alka.
Pedang itu menurutmu apa?
ZainuddinAri mempersembahkan
semisal saja dunia campakkan waktu
tatoeba sekai ga toki o suteru
dan tiada yang tahu harus berbuat apa
minna wa dou suru tomo naku, naku
semisal saja dunia punyai sebuah tujuan
tatoeba sekai ni gouru ga tsuku
lantas semuanya 'kan terluapi kebahagiaan
sou sureba subete mitasare shiawase ni nareru no
kuingin lindungi diriku sendiri, jadi kubuat tiruan
mamoritai jibun wa mamorikiru tame ni nisemono
di kaca, dari jiwaku di dalamnya
kagami de hora tsukuridashita kokoro watare
menurutmu apa ku hanya pura-pura?
tsuyogatteru dake
ku hanya ingin himpunkan alasan
riyuu ga hoshii dake tame da na
'tuk ubah diriku atau malah tetap saja
datte kore ja kawarazu ni iru mama
masa depan 'kan terlubangi dengan keinginan yang tak terwujud
mirai nante douse kanawanai mono darake de
dilukai atau melukai, semuanya 'kan hancurkan perasaan itu
kizutsukete kizutsukerarete kowaresou ni natta dake
walau begitu, selama perjuangan perasaan pun terlahir dan tak bisa kubuang
soredemo mokai de sutekirenai kanjou ga sakeru kara
kuingin ucapkan selamat tinggal pada hati pembohongku
itsu datte boku wa mou usotsuki no kokoro ni sayonara
selamat tinggal
sayonara
Ia kurang istirahat.
Mungkin ia mimpi buruk.
Ia sudah seperti ini selama tiga hari.
Mungkin ia akan mati.
Tak mungkin!
Aku mau cari makanan dulu.
Tunggu.
Aku ikut.
Dasar anak-anak nakal!
Mulai lagi!
Tunggu!
Sampai kapan kalian mau terus begini?
Kembali!
Kakak!
Hei.
Sial.
Ayo.
Baik!
Jangan hanya melihat mereka lari, Nyonya.
Siapa mereka?
Anak-anak yang selalu membuat onar di sekitar sini.
Mereka selalu mencuri barang-barang dan mirip tikus.
Akan kubunuh mereka.
Kau kecolongan lagi, ya?
Apa ini yang ke-15 kalinya?
Berisik!
Ia masih belum sadar.
Ya.
Kau tak bisa mengalahkan Ketidakmurnian dengan pedang.
Kau sudah sadar?
Syukurlah.
Aku kira kau akan terus begitu untuk selamanya.
Namaku Pia.
Ia kakakku, Seto.
Pia biasa mengambil hewan-hewan liar.
Aku tak menyangka kali ini ialah manusia.
Hei, jangan bilang begitu.
Kak, siapa namamu?
Kau sudah tertidur selama tiga hari.
Pasti kau haus.
Ia tak bisa melihat?
Hah?
Apa ini alasannya?
Di sebelah sini rasanya sangat hangat.
Di mana aku?
Ini dia.
Kalian.
Nona Loana!
Nona Loana!
Aku terkejut kalian masih hidup.
Bagaimana dengan yang lain?
Mereka tak selamat.
Begitu, ya.
Oh, Pemimpin.
Kau sudah siuman sekarang?
Ia sudah menyelamatkan kita.
Kau yang melakukan ini?
Ya.
Aku pemilik dari Penginapan Tomon, Elle Karen.
Oh, kau, ya?
Anda mengenalnya?
Bodoh. Ia cukup terkenal.
Sepertinya kau sudah mendengar rumor-rumor buruk tentangku.
Jadi itu hanya rumor?
Entahlah.
Ia sudah menyelamatkan kalian semua.
Terima kasih.
Ayo kita pergi.
Ba-Baik.
Aku sudah dengar dari mereka berdua.
Aku sudah dengar apa yang terjadi dengan Geng Kesenangan.
Aku juga dengar jika kau sempat bertemu dengan Alka.
Si gadis buronan dengan tanda itu.
Tunggu!
Akan kubunuh mereka lain kali!
Yang ke-16.
Aku ingin cara yang lebih pantas untuk bertahan hidup.
Ini menandakan takdirmu.
Sebuah simbol yang hanya diwariskan dalam Klan Pedang.
Aku tadi diminta oleh sang Pedang untuk mengajarimu soal arti sebenarnya
dan kegunaan dari simbol ini.
Kakak, ia...
Kau dapat sesuatu?
Tak banyak.
Makanya, aku harus ikut bersamamu.
Cih.
Aku ingin tahu apa ada cara yang lebih cepat untuk mencari uang.
Mungkin ini bisa.
Itu berbahaya.
Hei, Kak!
Kita tak boleh membiarkan sisa terakhir dari Klan Pedang berkeliaran bebas.
Mungkin kita tak bisa mengalahkan Ageha itu dengan Ketidakmurnian.
Sangat lemah.
Aku mau cari uang dulu.
Kau mau menjualnya?
Jangan.
Ia punya dua.
Jika hilang satu pasti tak apa-apa.
Tunggu, Kak!
Tidak, jangan!
Ada apa, sih?
Tolong aku! Tolong aku!
Kau!
Berikan aku barang-barang berhargamu.
Aku juga tak keberatan berbuat kasar.
Nak, dari mana kau mendapat barang-barang ini?
Orang-orang bilang kalian tak banyak bertanya.
Sepertinya hanya ini yang bisa kuberikan untukmu.
Hanya ini?
Bagaimana dengan pedang ini?
Lupakan saja.
Ada apa?
Ini ialah Roh Surga.
Sudah digunakan sejak lama
untuk menghubungkan seseorang dengan iblis yang muncul dari kegelapan.
Bisa mengacaukan pikiran lalu memanfaatkannya.
Klan Pedang tak menggunakan racun sebagai racun.
Makanya kita gunakan ini sebagai racun untuk menunjukkan mana yang salah pada orang-orang.
Sebuah racun.
Sama halnya dengan pedang.
Fungsinya bukan hanya untuk menyerang.
Pedang harus digunakan untuk hidup.
Sebuah pedang fungsinya untuk membunuh.
Kenapa digunakan untuk hidup?
Pikirkanlah.
Berpikir ialah tugas kita sebagai manusia.
Kau sudah siuman?
Bagaimana dengan matamu?
Aku tak bisa melihat.
Apa itu pedangku?
Aku meminjamnya sebentar tadi.
Kita dapat banyak!
Itu bagus!
Kau tak menjualnya?
Tidak.
Aku membersihkan ini.
Pedangku?
Kakakku yang mengambilnya.
Begitu, ya.
Semua makhluk hidup harus bertahan dengan membunuh.
Mengerti akan hal itu ialah alasan kenapa kau punya tugas untuk dilakukan.
Kau tak membunuh untuk membunuh.
Itu tak boleh digunakan untuk kepentingan sendiri,
No comments yet. Be the first to leave one.