Le prime 200 righe.
BATTLE FOR HAPPINESS
TOKOH, ACARA, LOKASI, DAN KEJADIAN DALAM DRAMA INI HANYA FIKSI.
EPISODE 3
GARIS POLISI
BARANG BUKTI
APRIL, 1997
Lihat kalian ini. Kalian berdua tidak saling menyapa?
Kalian akan tinggal bersama. Kalian harus mengakrabkan diri.
Hai.
Aku Jang Mi-ho dari kelas 4-7.
Aku Oh Yu-jin dari kelas 4-11.
Kau lahir di bulan apa, Yu-jin?
Bulan Mei.
Itu berarti kau kakaknya.
Mi-ho, panggil dia "Kakak."
Jangan menyuruh mereka. Mereka akan akrab seiring waktu.
Baik.
Oh, ya. Aku harus mengerjakan PR.
92
- Kau sedang apa di sini? - Tak apa-apa.
Apa kau dimarahi bahkan dengan nilai itu?
Apa pedulimu?
Mau bertukar denganku?
Tidak usah.
JANG MI-HO, NILAI: 100
Kerja bagus.
Kau tak pernah mengecewakan Ibu.
Bagaimana denganmu, Yu-jin? Boleh Ibu lihat nilaimu?
Aku membuang ujianku.
Aku pergi ke pasar swalayan.
Aku ikut dengannya.
Hei!
Tunggu!
Tunggu!
Kenapa kau tak memanggilku "Kakak"?
Apakah itu harus meski kita seumuran?
Benar juga.
Kalau begitu, panggil aku sesukamu.
Kakak.
Seperti ini atau seperti ini?
Kau tak bisa memakai sepatu sendiri?
Oh, ya.
Tolong beri dia gaya rambut Jjong Jjong.
Apa itu?
Gaya rambut Jjong Jjong.
Gaya rambut apa itu?
Bibi perlu tahu apa itu untuk melakukannya.
Dasar bodoh.
Hanya Ibu yang tahu cara melakukannya.
Berikan dia gaya rambut Jjong Jjong.
Jung-ah.
Aku sangat kasihan kepada Yu-jin. Ya, ampun!
Aku yakin dia di tempat yang baik.
Mari berpikir seperti itu.
TURUT BERDUKA CITA
Kedua putri Yu-jin dan anak-anak kami bersekolah di TK yang sama.
Aku turut berduka cita.
Kami juga sangat sedih.
Terima kasih sudah datang.
Ada lebih banyak orang daripada yang kukira.
Aku khawatir tak akan ada yang datang untuk merahasiakan ini.
Bagaimana bisa ini sepi dengan semua berita itu?
Siapa itu yang duduk seperti anggota keluarga almarhum?
Aku dengar dia saudari Yu-jin.
Dia kakak atau adiknya?
- Apa kau temannya? - Bukan.
Bu Oh Yu-jin memenangkan acara foto keluarga
yang diadakan di bank kami.
Jadi, aku mengusulkan membuat iklan dengan kami.
Maksudmu mereka kakak-beradik?
Orang tua mereka menikah lagi.
Saat bercerai, mereka tak mengurusnya secara hukum.
Sepertinya ayah mertua Yu-jin baru mengetahuinya.
Di mana orang tuanya? Kenapa saudarinya yang terasing di sana?
Ibu kandungnya menikah lagi, jadi dia kehilangan kontak dengannya.
Ayah kandungnya sudah meninggal.
Aku melihat ayah mertuanya meminta saudarinya membantu
agar ruang keluarganya tak terlihat kosong.
Semoga suami Yu-jin segera siuman.
Anak-anak malang itu.
Ibu mereka meninggal seperti itu.
Bayangkan betapa syoknya mereka saat tahu kebenarannya nanti.
Itu sangat memilukan.
BERISTIRAHATLAH DENGAN TENANG BANK JOEUN
RUANG 8
Foto terakhirku bersamanya.
Aku akan selalu mengingatmu...
Kalian sedang apa di sini? Sebaiknya kalian pulang.
Dia datang. Kurasa itu sangat mengganggunya.
Seperti ini?
Bukan begitu.
Bibi akan mengikatnya nanti.
- Apa... - Bu Hwang...
Bu Kepala?
Kau harus makan dahulu sebelum pergi.
Tak apa-apa. Aku akan berbelasungkawa dan pergi.
Kau tak berubah sedikit pun.
Apa? Hidup penuh kesibukan?
Aku memang begitu.
Omong-omong,
dunia sungguh kecil.
Aku tak pernah mengira kau adalah saudari Yu-jin.
Saat kita satu cabang, kau tak pernah bilang.
Itu bukan sesuatu untuk dipamerkan.
Jadi, aku ingin memintamu merahasiakan ini...
Ya, tentu.
Aku akan merahasiakannya.
Terima kasih.
Ini bukan pemakaman biasa.
Jadi, tak ada orang lain di kantor yang tahu selain aku?
Tidak, kecuali bawahanku.
Aku memakai cuti berbayarku untuk hari ini.
Apa kata polisi?
Apa dia benar-benar dibunuh? Apakah ada tersangka?
Kenapa polisi merahasiakan penyelidikannya?
Itu sebabnya ada banyak rumor tersebar.
Aku juga tidak tahu.
So-won pasti menungguku.
Kasihan sekali anak-anaknya.
Benar.
Aku sungguh terlambat sekarang.
Andai reuni kita di tempat lain. Sampai jumpa.
Sampai jumpa.
Omong-omong, apa kau baik-baik saja?
Pelakunya akan segera ditangkap.
Jaga dirimu juga.
Ya.
Aku pergi sekarang.
Bisakah kita bicara sebentar?
Tidak terlalu lama. Hanya sekitar satu atau dua bulan.
Meskipun ayah mereka siuman nanti,
dia harus tetap di rumah sakit sementara waktu.
Maaf, tetapi aku punya pekerjaan juga.
Satu atau dua bulan bukan waktu yang pendek.
Mereka juga punya pengasuh.
Pengasuhnya hanya akan bekerja sampai akhir minggu ini.
Tak mudah menemukan pengasuh penuh waktu.
Selain itu, kerabat adalah yang terbaik, 'kan?
Kami tidak berkerabat.
Aku yakin aku sudah melakukan semua kewajibanku.
Ayolah.
Tidakkah kau kasihan kepada anak-anak itu?
Tentu aku merasa kasihan.
Tetapi jika aku menerima anak-anak itu hanya karena belas kasihan
dan menyerah nanti, kau juga akan dalam masalah.
Itu...
Aku yakin jauh lebih baik jika aku jujur dan mengatakan tak bisa mengasuh mereka.
Lagi pula, aku tak terlalu suka anak-anak.
Jika tak ada hal lain, aku pergi sekarang.
Bibi asli kita pergi?
Ya.
TIM PEMASARAN MEDIA SOSIAL
Hei, Seop Seop. Asisten Manajer Jang Mi-ho...
Kudengar dia tersangka pembunuhan di Bannae-dong. Apa itu benar?
Apa maksudmu? Kata siapa?
Kudengar beberapa detektif datang beberapa kali.
Apa...
Bahkan olah pesannya dimatikan.
Astaga.
Mungkin dia ditahan untuk ditanyai.
Diam saja jika kau tidak tahu.
Bu Jang adalah saudari korban,
jadi dia mengambil cuti untuk pemakamannya.
Kau tak tahu apa-apa.
Saudari?
Itu gila.
Mungkin mereka memperebutkan warisan.
Hei, jangan asal bicara.
Bu Jang tak akan pernah melakukan itu.
Aku akan membunuhmu jika kau menyebarkan rumor palsu.
Aku lelah.
Semua noda darahnya tidak jelas dan satu-satunya saksi tak sadarkan diri.
Kita bekerja siang dan malam, tapi aku tak bisa memahami kasus ini.
Itu dia.
Mendatangi tempat kerjaku masih tidak cukup?
Kalian sudah konfirmasi.
Kami hanya ingin mencari tahu apa yang terjadi malam itu,
dengan menimbang berbagai kemungkinan.
Jika kalian ingin menemukan musuhnya, cari di tempat lain.
Aku tak punya alasan menyakiti Yu-jin setelah 18 tahun berlalu.
Sebentar, Bu Jang.
Apa kau ingat sekarang
ucapan Bu Oh Yu-jin di panggilan terakhir kalian?
Silakan masukkan...
Kunci pintu terbuka.
Investigasi pembunuhan seorang wanita berusia tiga puluhan
di sebuah apartemen mewah masih menjadi misteri.
Pada tanggal 5 pukul 21.00, di Bannae-dong...
OH YU-JIN
Tolong aku.
"Tolong aku."
"Selamatkan aku"?
Tak ada yang boleh tahu.
Tolong hapus.
Apa yang dia maksud?
Dia ditemukan tewas di balkon,
dan suaminya yang ditikam dibawa ke rumah sakit...
Bahkan setelah pulang larut malam, suamiku bermain dengan anak-anak kami.
Dia tak mengizinkanku keluar dari cabana.
Menjadi ayah yang baik itu sulit. Sabar, ya.
No comments yet. Be the first to leave one.