Le prime 200 righe.
- Pada episode sebelumnya . - B dan V.
Kau tak bisa permalukan gadis...
Mau tidur denganku? Itu bisa diatur.
Andai kau tak datang...
- Di mana dia? - Pussycat selamatkan aku.
Aku harus membayarmu?
Aku membantumu, kelak kau harus membantuku.
Kau temui Penny Peabody? Jangan hubungi dia.
- Jika dia menghubungi, abaikan. - Polisi menangkap Ghoulie!
- Kau memanggil polisi? - Aku tak tahu Keller di sana!
- Kuhubungi Keller. - Apa-apaan, Archie?
Aku tahu pembunuh Jason Blossom.
Aku tahu siapa Manusia Gula.
Kau selanjutnya, Tudung Hitam.
Yang akan Anda saksikan adalah tiga kisah seram
terkait peristiwa tragis dan sadis
yang menimpa kota Riverdale.
Disebut "pembunuhan Tudung Hitam", ini lebih tragis
sebab yang menyaksikan hal ini begitu muda.
Penembakan yang tampak acak ternyata adalah
yang pertama dalam serangkaian serangan sadis
dari penyerang bertudung.
Bab terakhir ini dimulai dengan penemuan surat dari Tudung Hitam
tertempel di pintu Pop Tate's Chock'lit Shoppe.
"Warga Riverdale, aku telah menjauhkan kota ini
dari bandar narkoba pembunuh anak dan yang serupa."
"Kini pilihlah takdir kalian. 48 jam mendatang adalah ujian.
Akan kuawasi kalian dengan sangat ketat."
"Perlihatkan hati kalian murni dan tugasku usai.
Teruslah berdosa... dan aku akan mengambil pedang kembali."
Kukira akhirnya kukelabui dia, Jug. Tudung Hitam.
Dengan menahan Pak Phillips, kukira aku selamatkan nyawanya,
tapi sebaliknya...
Hei, Betty.
Phillips tak pantas menerima yang menimpanya,
tapi dia guru SMA yang mengedarkan narkoba.
- Maksudku... - Bagaimana Tudung Hitam
memasuki kantor sherif?
Kecuali dia...
Apa?
Ada apa, Poirot?
Bukan apa-apa. Ini terlalu gila.
- Halo? - Ini Penny Peabody.
Ingat utang bantuanmu kepadaku? Aku memintanya.
- Tidak. Tunggu. Sebentar. - Aku lapar. Kita bertemu di Pop's.
Aku tak bisa membantumu, apa pun itu.
Jika bantuanmu harus kubayar...
Dia butuh bantuan lagi.
Itu alasanku menelepon. FP terlibat kecelakaan kecil
dengan beberapa Ghoulie di kamar mandi penjara.
Astaga.
- Dia kini ada di klinik. - Keadaannya baik?
Mereka merusak wajah tampannya.
Ghoulie menginginkan balasan darah
karena kesepakatan Northside dan Sherif Keller
- membuat petinggi mereka ditangkap. - Itu bukan...
- Bagaimana membebaskannya? - Untuk itu, kau butuh uang.
Orang kaya? Orang kaya tak diam di penjara.
Uang melumasi roda keadilan.
Aku punya 18 dolar.
Mungkin kita harus anggap bantuan ini sebagai pekerjaan.
Pengiriman satu kali. Mengambil kotak di Southside,
kirim ke satu alamat di Greendale. Selesai.
- Apa isi kotak itu? - Anggap saja...
adonan panekuk.
- Aku tak mau jadi kurir narkobamu. - Tentu saja tidak.
Kau akan menjadi penasihat transportasiku.
Lakukan ini dan akan kugunakan jatah uangmu untuk kasus ayahmu.
Akan kuusahakan agar dia bebas lebih awal.
- Baik, aku mau. - Bagus.
Kirimkan barang, keluar sebelum tengah malam.
Jangan ada di Greendale lewat tengah malam.
Kotak ini takkan muat di sepedamu.
Bisa cari mobil?
- Jug? Sedang apa kau di sini? - Minggir, Bert dan Ernie.
Archie, tolong aku. Kau berutang kepadaku karena aksimu
- dengan Keller dan Ghoulie. - Apa pun.
- Sebut tempat dan waktunya. - Malam ini.
Kita harus pinjam truk ayahmu. Archie, jangan ada pertanyaan, paham?
Pegang sisi itu, kupegang sisi lain.
Jug, aku akan selesaikan ini, tapi di mana akhirnya?
Jalan Derby nomor 115, Greendale.
Maksudku bagaimana kau berhenti jadi Serpent?
Entahlah.
Aku hanya mencoba hidup dari menit ke menit.
Aku punya ide bodoh.
Usai lulus, alih-alih berkuliah, kita pindah ke New York.
Kau menjadi penulis dan aku menjadi musikus,
kita tinggal di East Village, melakukan kegiatan kita.
Aku cukup yakin East Village tak ada lagi.
Bagaimana dengan Betty dan Veronica?
Mereka sekamar di Park Avenue.
Tapi sungguh, jika tetap di jalan ini, kau akan berakhir di penjara.
Mungkin lebih buruk daripada penjara. Itu akan...
Aku tak punya ban serep.
- Kita harus hubungi Triple C. - Kotaknya ada di belakang.
Tidak. Hubungi Betty. Dia bisa bawakan ban...
Kau gila? Tidak, Betty bukan pilihan.
- Takkan kubiarkan kau menyeret dia. - Tenang. Kau benar.
Kevin. Dia punya truk. Hubungi dia.
- Ayo. - Ya.
Baik. Tetap tenang.
Ada gangguan mobil?
- Tidak. - Ya.
Butuh ban serep.
Atau tumpangan ke Greendale jika bisa?
Tak ada ban serep,
tapi aku akan melintasi Greendale.
Apa isi kotak itu?
Adonan panekuk.
Bisa kuantar, tapi ada biayanya. Kau punya berapa?
- Delapan belas dolar. - Baik.
- Aku hanya punya satu tempat. - Aku dan kotak itu.
Kau takkan pergi dengan pria ini sendirian, 'kan?
- Tak ada pilihan lain... - Jadi atau tidak?
Ya.
Jangan cemas, tetaplah dengan truk ayahmu.
Hei, kau telah sejauh ini. Kita semua aman, ya?
Jangan melihat di balik terpal itu.
SERIAL ASLI NETFLIX
Sesaat kukira temanmu tadi adalah Jason Blossom.
Apa saja bisa terjadi di jalan ke Greendale.
Ini sungguh Hari Penghakiman dan dia Pencabut Nyawa.
Sebab Riverdale korup dan tak berjiwa.
Tapi dalam tudung hitam itu terdapat cahaya Tuhan.
Saat melihatnya, Anda akan mati,
kecuali Anda makhluk surgawi dan berhati murni.
- Boleh kukecilkan ini? - Banyak orang saleh
mengatakan dia melakukan pekerjaan Tuhan. Tudung Hitam.
Itu satu sudut pandang.
Sial. Kau tahu Tudung Hitam ini mengingatkanku akan apa?
Pencabut Nyawa Riverdale.
- Riverdale punya Pencabut Nyawa? - Aku ketakutan
hanya memikirkannya.
- Terima kasih bannya. - Ya.
Penuhkan.
Akan kubayar di dalam.
Hei, Nak.
Ada kafe di sana. Aku sangat lapar.
Ayo.
Aku melihatmu mengintip.
Jangan cemas, aku memiliki izin.
Aku bukan orang gila pencari kesenangan,
seperti Tudung Hitam atau Pencabut Nyawa Riverdale.
Siapa Pencabut Nyawa Riverdale?
Ada sebuah keluarga yang tinggal dekat Hutan Fox.
Keluarga baik.
Ayah, ibu, dua anak.
Suatu malam, mereka semua tertidur.
Seseorang membobol masuk. Bogeyman.
Mendatangi setiap kamar dengan senapan. Menembak mati semua. Tak ada yang selamat.
Astaga.
- Dia ditemukan? Pencabut Nyawa? - Ada yang bilang
massa menangkapnya.
Digantung di pohon dekat Taman Pickens.
Yang lain menduga dia menaiki kereta, menuju California,
mulai berdoa kepada iblis.
Yang lain bilang dia tak pernah meninggalkan Riverdale.
Apa maksudmu? Pencabut Nyawa Riverdale adalah Tudung Hitam?
Maksudku semua mengalami siklus. Yang terjadi saat itu, saat ini,
saat ini musim berburu di Riverdale.
Aku takkan terkejut jika pelakunya sama.
Ini bonnya, jika kalian siap.
- Temanku akan membayarnya. - Apa?
Aku tak punya uang. Kuberikan kepadamu, 18 dolar.
- Itu untuk bahan bakar. - Harus ada yang membayar.
Semoga berhasil, Bocah Mahkota. Aku pergi.
- Akan kubawa kotak itu. - Tak bisa.
Kalian hendak ke mana? Akan kuhubungi sherif.
- Tidak! - Jangan!
- Ada apa? - Mereka berusaha makan dan kabur.
Dua bocah di jalan pedesaan, kotak berisi entah apa.
Kalian berdua pendosa. Berhati-hatilah
atau kalian akan rasakan pisau Pencabut Nyawa.
Akan kubayar bonnya. Terima kartu debit?
Hei. Terima kasih.
Terima kasih telah kembali untukku.
Sudah kubilang aku akan selesaikan ini, Jug.
- Ini pukul 23.52. - Sebaiknya kita pergi.
Kau terlambat.
Ada gangguan mobil.
Lain kali, jangan telat.
Tak ada lain kali.
- Ini hanya satu kali. - Bukan begitu kata Pawang Ular.
Dia bilang Serpent mengambil alih untuk Ghoulie.
Kami menyepakati kiriman rutin dengan kurir rutin.
Siapa dari kalian bernama Jughead Jones?
Kau tahu namaku?
Terima kasih telah membantuku.
Aku tahu itu melanggar jati dirimu.
Kita pernah berbuat buruk,
sejak Tudung Hitam memasuki kedai ini.
Seolah memaksa kita berbuat buruk.
Soal pria yang berhenti untuk kita malam ini, Tn. American Gothic,
kisahnya soal Pencabut Nyawa Riverdale.
Mungkin itu hanya dongeng dari kegelapan,...
tapi bagaimana jika itu petunjuk sungguhan?
Mungkin besok, kau dan aku,
jika luang, kita bisa ke perpustakaan...
Aku dan Reggie akan antar Moose ke terapi.
No comments yet. Be the first to leave one.