Le prime 130 righe.
Kelihatannya sudah mulai ramai, ya.
Ch'en, ini Amiya.
Kami sudah mengamankan Misha.
Info diterima.
Aku akan beri tahu titik pertemuannya.
Segera pergi ke lokasi.
Baiklah.
Departemen Keamanan Lungmen menjamin keamanan lokasinya.
Sekian.
Anu...
Dia cuma anggap kita kayak babunya.
Hubungan kerja samanya cuma sebatas formalitas belaka, ya.
Ayo segera ke titik pertemuan.
Departemen Keamanan Lungmen bilang akan mengamankan lokasinya.
Misha?
Kalian ingin menyerahkanku pada DKL sejak awal?
Ah, tidak, Departemen Keamanan Lungmen
hanya meminta kami menjagamu, jadi, bukan...
Aku bodoh.
Aku nyaris percaya padamu.
Aku benar-benar ingin menolongmu!
Aku juga akan minta izin pada DKL supaya Rhodes Island
boleh melindungimu dan para terinfeksi lain!
Mustahil mereka mau setuju.
Kalau kalian ingin menangkapku,
terus terang saja daripada harus membohongiku.
Tidak! Kami bukan ingin menangkapmu!
Tetapi...
Maaf, kurasa tak ada bedanya bagimu.
Tetapi kau tak bisa terus-terusan lari dari mereka, 'kan?
Melihat kondisi sekarang,
lebih baik kau dilindungi oleh Departemen Keamanan Lungmen.
Percayalah pada Amiya.
Halo!
Aku rindu kalian!
Exusiai!
Hai, Amiya!
Kaget? Kaget?
Ya, banget!
Kok kau muncul tiba-tiba? Penguin Logistic lagi menganggur?
Hei.
Tidak, tidak, kami baru mulai sibuk sekarang.
Entah kenapa mulai banyak orang- orang berbahaya datang ke sini.
Eh?
Banyak musuh bersiaga di semua rute keluar daerah kumuh.
Musuh?
Kemungkinan mereka adalah Reunion dan para terinfeksi
yang bersembunyi di daerah kumuh.
Penduduk daerah kumuh sudah lama tertindas,
maka tak heran kalau mereka memilih memihak Reunion.
Pokoknya, kita harus keluar membawa Misha ke tempat aman.
Awas!
Itu Arts!
Mereka membawa penyihir juga, ya?
Tolong lindungi Doctor dan Misha!
Oke!
Saatnya beraksi, ya?
Mereka Reunion?
Minggir.
Sini!
Kejar!
Reunion mengincar Misha?
Misha!
Tak akan kubiarkan.
Baik, beres.
Wah, kerja bagus! Hebat! Hebat!
Kau bantu tarung juga, dong.
Apa kau terluka?
Apa kau baik-baik saja, Misha?
Aku baik-baik saja.
Apa maksudnya ini? Mereka seperti sudah menunggu kita di sana.
Hei, musuhnya datang lagi.
Mereka terlalu cepat.
Bagaimana ini, Adik Kelinci?
Sebisa mungkin aku ingin menghindari pertarungan.
Tetapi di mana rute yang aman?
Sini! Serahkan urusan begituan padaku!
Aku tahu rute rahasia yang tak ketebak sama musuh, lo.
Benarkah?
Ya. Aku akan periksa dahulu keamanannya.
Kalian coba pergi ke sana dahulu.
Baik!
Dah, sampai nanti.
Hati-hati!
Ayo pergi, Semuanya.
Misha?
Pegang tanganku.
Terima kasih.
Sebentar lagi kita akan sampai di tempat yang disebut Exusiai.
Apa kau kuat berjalan sampai sana, Misha?
Ayo pergi.
Mundur.
Eh?
Lama banget.
Texas!
Mau?
Tak usah.
Begitu.
Ada apa ini?
Tamu.
Yang lebih penting, kenapa kau bisa ada di sini?
Exusiai menghubungiku.
Wah, dia bisa peka juga kadang-kadang, ya.
Kelihatannya para Reunion ini sudah punya lebih banyak pasukan.
Mereka sudah berani bergerak makin terang-terangan sekarang.
Reunion memanfaatkan daerah kumuh ini untuk menyebarkan pengaruhnya di Lungmen, ya.
Lalu...
Mereka mungkin mengincar Misha.
Aku? Kenapa?
Kami juga tak tahu alasannya.
Lungmen dan Reunion pasti menyembunyikan sesuatu.
Ya, kita tanyakan saja sambil cubit wajah kapten manis itu.
Exusiai sudah mengamankan rutenya.
Ayo pergi.
Semuanya, bersembunyilah!
Doctor!
Tetaplah di dekatku!
Kita tak bisa melihat gerakan mereka.
Aku benci ditusuk dari belakang begini, deh.
Di mana kalian?
Ketemu.
Misha.
Suara itu...
Mundur!
Sebelah sini.
Tunggu!
Kau mau melepaskan mereka?
Tidak.
Akhirnya hari ini datang juga.
Hei, memang di atas ada jalan untuk kabur?
No comments yet. Be the first to leave one.