Le prime 200 righe.
Pada episode Riverdale sebelumnya:
Ayahku bermain G&G saat SMA.
Semua orang tua kita begitu.
- Apa itu? - Fizzle Rocks.
Rumah ini sudah tak aman. Mereka akan menjagamu.
Apa Ibu gila?
Kau aman bersama Sisters of Quiet Mercy.
Menjebak Archie atas pembunuhan, berkonspirasi untuk memenjarakannya.
Kabur dari penjara pilihan terbaikmu.
Kau mengeluarkan Archie?
Sepuluh ribu per orang.
Hanya perlu berkata, Archie Andrews membunuh Cassidy Bullock.
Anak buah Ayah, Minetta, akan jatuh.
Jika ada mesin slot, meja permainan, tempat ini jadi tambang emas.
Hiram Lodge melakukan semua yang dia bisa untuk menghancurkanku.
Aku tak bisa kembali.
- Takkan kubiarkan kau pergi sendirian. - Aku tak sendiri.
Pergi pilihan terbaik.
Kedua pemuda itu berjalan beberapa hari.
Melihat mereka...
tampak seperti saudara.
Bisa dikatakan, seperti itu.
Saudara yang takut...
bahwa Hiram Lodge akan menemukan mereka.
Hai, ini Betty. Tinggalkan pesan.
Hei. Betty, ini aku.
Hanya mencoba lagi.
Kuharap kau baik saja.
Kami mencari tempat untuk menetap. Nanti kukabari. Baik.
Aku mencintaimu.
Dah.
Tak ada jawaban?
Jug, mungkin kau harus kembali.
Aku tak apa-apa.
Sungguh, aku akan baik-baik saja.
Archie, Betty mengalahkan pembunuh berantai tahun lalu.
Kau diculik setiap lima menit
atau dipukuli habis-habisan.
Itu sebelum Hiram Lodge menginginkan kematianmu.
Akan enak jika tak perlu menoleh ke belakang.
- Menetap di suatu tempat. - Pasti.
Jika menemukan tempat yang cocok, kita akan merasakannya.
Mungkin kita sudah sampai.
Usaha bagus. Ayo jalan lagi sebelum malam tiba.
Ayolah Jug. Kita harus tidur nanti.
Kalian masuk tanpa izin.
Berbaliklah, pelan-pelan.
Kalian siapa?
Aku Cal. Ini Biff.
Dari Centerville.
Aku tak suka pembohong.
Tembak mereka, Gracie.
Tunggu.
Kami dirampok di kereta.
Uang kami dirampok. Kami berjalan berhari-hari. Tolong...
Kami butuh makanan dan minuman, lalu kami pergi.
Turunkan senapannya.
- Aku tak percaya. - Lakukan.
Aku Laurie Lake. Ini Gracie.
Kalian suka semur?
Tak ada orang lain?
Maksudku...
Peternakan sebesar ini, pasti ada banyak pekerja.
Banyak lelaki bekerja di kota, di hilir.
Ayah dan kakak kami ikut mereka. Mereka kembali sesekali.
Punya tempat menginap?
- Punya. - Tidak.
Kami tak ingin mengganggu.
Kalian boleh tidur di lumbung.
Itu bagus. Bagaimana kami membalasnya?
Bekerja di peternakan.
Banyak tumpukan jerami yang harus dipindahkan.
Jangan masuk rumah utama.
- Kita tak boleh di sini. - Satu malam, Jug.
- Apa masalahnya? - Entahlah.
Ada yang aneh tentang tempat ini. Ini...
terlalu angker, bahkan untukku.
Kau benar. Di mana yang lainnya?
Saat aku tanya pekerjaan ayah dan kakaknya, dia berbohong.
Seperti kita, Cal?
Apa aku mengganggu?
Tidak sama sekali.
Aku membawa selimut, jika kalian kedinginan.
Terima kasih, Laurie.
Baiklah.
Sampai besok.
Selamat malam.
- Serius? - Apa?
Kita harus fokus. Jangan teralihkan.
Sangat setuju.
Jangan teralihkan.
Hei.
Kau melewatkan sarapannya.
Dan kau sungguh memindahkan tumpukan jerami.
Ya.
Kau juga bisa bantu.
Aku ingin ke kota, mengambil foto sebelum kita pergi.
Ingat?
Seperti rencana kita.
Kau tak apa-apa di sini?
Aku akan baik-baik saja.
SELAMAT DATANG DI ATHENS
Permisi.
Permisi.
Hai.
Aku...
Aku tersesat.
Aku melihat simbol aneh di sisi bangunan.
Terlihat agak baru. Apa artinya?
Kota tak selalu seperti ini.
Dulu jingle-jangle. Kini kami kembali ke Fizzle Rocks.
Fizzle Rocks.
Seperti permen?
Dahulu aku suka makan itu.
Itu Fizzle Rocks biasa.
Tetapi yang sekarang ada narkobanya.
Soal simbol-simbol itu, mereka mulai muncul di kota
bersamaan dengan munculnya Fizzle Rocks.
Kau banyak membantu. Kau tak usah melakukan ini.
Aku melakukan ini untuk ayahku.
- Dan kau memindahkan jerami. - Ayahku tukang bangunan, jadi...
aku terbiasa kerja kasar.
Ada banyak pekerjaan di sini.
Jika kalian ingin di sini selama beberapa hari.
Entah soal Cal, tetapi...
Kurasa aku bersedia.
Tempat ini mengingatkan aku akan kampung halamanku.
Entah kenapa.
Maaf, Laurie.
Aku tak bisa melakukan ini sekarang.
Ada gadis yang kucintai.
Selalu begitu.
Kami tak bersama, tetapi aku mencintainya.
Jika mencintainya, kenapa di sini?
Karena ayahnya...
dan masa laluku dengannya.
Terkadang, saat mau bertahan hidup, mudah melupakan jati diri.
Namaku bukan Biff.
Aku Archie Andrews.
Aku dari kota kecil bernama Riverdale, dan tak bisa kembali.
Karena ayah pacarmu?
Hiram Lodge. Ya.
Maaf aku berbohong.
Tak apa-apa.
Archie Andrews.
Di sini, semua orang lari dari sesuatu.
Aku akan membuat makan siang.
Apa kau raja?
Sebenarnya aku Game Master.
- Mulai sebagai Hellcaster, sepertimu. - Level berapa?
Hampir tiga. Menuju empat.
Di mana kalian belajar?
Kakak kami dahulu bermain, sebelum pergi.
Ya, tak ada lelaki di sini.
- Semua membangun penjara. - Penjara?
Kata kakakku tak hanya untuk narapidana.
Juga untuk membuat Fizzle Rocks.
Penjara sekaligus lab narkoba.
Tinggal di mana, Game Master?
- Peternakan Lake. - Rumah Gracie?
- Dahulu kami berteman. - Dia sombong sekali,
meskipun ayahnya sama-sama bekerja untuk Pria dengan Setelan Hitam.
- Siapa dia? - Dia selalu memakai jas hitam.
Diantar pakai mobil hitam.
Kota ini miliknya.
Hiram.
Aku memasak telur lagi. Semoga kau tak keberatan.
Itu bagus sekali. Terima kasih.
Jangan berterima kasih. Kau membantu dengan jerami,
dan membantu waktu berjalan lebih cepat.
Kita sudah impas.
Ini enak sekali.
Kau baik-baik saja?
Ayo pergi dari sini.
- Laurie mengikatku. Di mana dia? - Di dalam.
Dengan Hiram Lodge.
Apa?
Aku tak mengerti. Bagaimana mereka mengenalnya?
Ayah dan kakaknya bekerja untuknya.
Mereka membuat narkoba di penjara. Anaknya meminumnya dan bermain G&G.
Semua ini berkaitan. Hiram memiliki kota ini.
Mungkin masih banyak lagi.
- Ayo. - Atau kita bisa melawan.
Tidak, Archie.
Hanya ini kesempatan kita...
untuk merebut semuanya kembali.
Dia akan ke sini dan mengira aku terikat. Kita sergap dia.
Itu ide buruk, percayalah.
- Pasti ada sesuatu. Garpu rumput. - Hei. Lihat aku.
Kau bingung. Ini dua lawan empat. Mereka membawa pistol.
Aku paham kau menginginkan ini, tetapi kita belum siap.
Mereka akan membunuh kita, Archie. Lihat aku.
- Jangan katakan bahwa yang aku... - Jughead.
Aku bisa membunuhnya.
- Aku bisa. - Aku tahu.
Tetapi sekarang kita harus pergi, selagi masih ada waktu.
Dia akan mengikutiku ke mana pun.
Aku tak bisa lari.
Biarkan kuakhiri mimpi buruk, untuk selamanya.
Dia datang.
No comments yet. Be the first to leave one.