Fair Play

Fair Play

Scarica il sottotitolo Indonesian

Informazioni sulla release

Fair Play 2023 720p/1080p NF WEB-DL AAC5 1 H 265-CPTN5DW
Un commento di MRJAYSUB
Suci Munggarani

Tag

Web-DL
web-dl
web
WEB-DL
720p
720
1080
Pubblicato il: 2023-10-06
Download: 155
Sottotitoli per non udenti: No

Anteprima dei sottotitoli in Indonesian

Le prime 200 righe.

Di sini rupanya.

Berhenti sembunyi. Masuk, aku mau mengenalkanmu.

- Kemarilah. - Baik.

Paman J, ini wanita yang terus kubicarakan.

- Emily, senang bertemu denganmu. - Aku yang senang.

Bar terbuka. Aku yang bayar.

Bagus.

Jadi, Tuan Ivy League ini punya gadis tercantik di sini.

- Ya, dia punya kelebihan lainnya. - Cuma sedikit.

Jika pria ini menyusahkanmu, akan kuhabisi dia untukmu.

- Akan kuingat itu. - Sungguh?

Kurunglah sebelum dia kehilangan minat.

Kau romantis sekali, Theo.

Yah, romansa akan memudar.

Kata pria di hari pernikahannya.

Cari pengantinmu dan cium dia

sebelum dia sadar telah mengacaukan hidupnya.

Berhenti mengganggu adikmu. Kemarilah.

- Hai. - Hei.

Gadis Tercantik Di Sini, mau berdansa?

- Aku mau. - Kau dapat gelar itu.

- Astaga, jangan dia. - Apa?

- Hai. - Ayo berdansa dengannya.

- Tidak, tolong jangan. - Kau tak mau?

- Tidak. - Kemarilah.

Kau akan bicara atau menatap saja?

- Menatap saja. - Baiklah.

Aku ingin menciummu.

Aku akan menatap.

Kunci pintunya. Aku janji akan cepat.

- Apa? - Sial.

Apa?

Sial.

Oh, sialan.

- Astaga. - Astaga.

Ya Tuhan.

Kau seperti habis menyembelih ayam.

Bagaimana bisa?

Apa yang kau lakukan?

Oh, sial.

Baiklah.

Apa menurutmu ibumu punya tampon? Sial.

Kita tetap harus berfoto.

Menurutmu ini masalah?

Ya Tuhan!

Kini, keluargaku akan benar-benar mengenalmu.

Apa itu?

Apanya yang apa?

Itu.

Sial.

Mau menikahiku?

Luke.

Aku serius.

Kau mabuk.

Ya, tapi aku sadar saat membelinya.

Aku sangat mencintaimu.

Sungguh.

Kau segalanya bagiku.

Dan aku berjanji...

jika kita lakukan ini,

kita akan lakukan dengan benar.

Bagaimana?

Astaga.

Kau tahu, hanya seumur hidupmu.

Oke.

Oke?

- Oke. - Oke?

Ya.

Baiklah. Dasar berengsek!

- Kau gila. - Kau yang gila.

Kau gila.

- Aku cinta kau. - Aku cinta kau.

Itu jari yang salah.

- Oh, sial. - Ya.

Sial.

- Sial, sepatuku. - Lagi pula, kau kesulitan memakainya.

Ayo.

Kita bak kabur dari TKP pembunuhan.

- Semoga kita tak ditangkap. - Baiklah, maaf.

ALARM TUNDA

Tolong.

Sarapan burito. Bakon.

Keju. Telur.

Seseorang?

Kita akan menikah.

Kita akan menikah.

Hai, Bu.

KAMI AKAN MENIKAH!

Tekanan politik tak hanya untuk membantu mereka yang paling membutuhkan...

Andai kita bisa beri tahu seluruh dunia.

...yang suaranya penting dan sangat diperebutkan...

- Kau mau kubelikan sesuatu? - Tidak.

- Baiklah. Dah. - Sampai nanti.

- Pagi. - Pagi.

- Pagi. - Pagi.

Bagaimana akhir pekanmu, Dax?

- Bagus. - Baiklah. Emily?

Lumayan. Kau?

Kegiatanku tak banyak.

- Pagi. - Pagi.

- Dapat kursi balkonnya? - Taman.

- Berapa utangku padamu? - Tenang saja, bawa si pirang.

Tak bisa jika aku tertarik atau jijik padanya.

- Untuk satu malam, siapa peduli? - Astaga, Bung.

- Bagaimana? - Baru kukirim ke surelmu.

Luke?

- Sebentar lagi. - Suasana hatimu bagus untuk hari Senin.

- Kau menyendiri akhir pekan ini? - Begitulah.

Dengar, Rory, kurasa ini nilainya terlampau rendah 20%.

Orang akan berhenti menyukai tren lini pesaing,

tapi Kongres tak diperhatikan.

Jika UU baru ini disahkan, posisi Vent di luar negeri akan tertekan,

memberi peluang baik pada Sonic,

yang sudah berkorban memenuhi regulasi.

- Quarter monopoli untuk bisnis baru. - Di bursa yang paling cepat berkembang.

- Kita naikkan 50%. - Tenang, Jagoan.

Tapi lini produk baru mereka sukses.

Mengalahkan yang lain. Ada antrean di hari rilisnya.

Kalau TOC?

CEO-nya melebihkan penghasilan mereka mendatang.

Mereka akan rugi.

Kabarnya ada dua eksekutif yang akan dipecat sebelum Natal.

Dan mereka melakukan kesalahan di peluncuran musim semi lalu.

Hei.

Lumayan.

Crest Capital, ini Jackie.

Kau mengacaukanku dengan saham itu.

Semoga pendapatanmu menyelamatkanmu atau aku akan cari analis baru.

Apa itu, makanan bekas? Bersihkan sampah itu.

IBU

Barron menelepon lagi.

Kujadwalkan minum hari Kamis, pukul 17.00.

Dan rapat dengan LA, pukul 15.00.

Tujuan kita adalah menciptakan kantor yang lebih aman melalui pendidikan.

Hari ini, kita akan fokus pada topik seperti

keragaman dan inklusi, kesadaran pelecehan seksual,

resolusi konflik, kesadaran penyalahgunaan zat,

dan pencegahan kekerasan.

Persetan kalian!

Persetan dengan ini!

Persetan!

- Persetan! - Astaga.

Persetan!

Haruskah kita jeda atau...?

Persetan! Kalian bajingan!

Meski setiap bab baru mungkin sulit...

Dan untuk apa, menjadikanku anjing piaraanmu?

Menjilat bokong sialanmu?

Contoh pertama akan membahas nada bicara dan sikap.

Di situasi ini, kita akan melihat Kevin, yang bekerja untuk Phil.

Phil kesal dengan Kevin.

Tidak! Persetan kau! Singkirkan tangan kalian dariku!

Enyahlah! Menyingkir dariku!

Apa yang kalian lihat?

Kalian kira akan bertahan sepekan lagi? Persetan kalian!

Persetan kalian!

Sampai jumpa di sisi lain, Berengsek!

Persetan kalian!

Kukira dia akan melompat.

Crest Capital, mau bicara dengan siapa?

Kukurangi pengeluaran biaya, jadi alokasi modalku akan meningkat.

Natal datang lebih awal. Kita tak akan menunggu sampai Natal.

- Monitor ketiga tahun ini. - Apa mereka akan menuntut?

Percuma dibawa ke pengadilan dan mengalami kebocoran info memalukan.

- Tes Wall Street Journal. - Benar.

Hari yang luar biasa.

Ya, aku tahu. Sial.

Kantor Quinn seperti diterpa tornado.

Persetan Quinn, dia selalu membuat kesalahan.

Digantikan siapa?

- Aku menguping Bos menelepon. - Lalu?

Luke.

Tidak mungkin.

Ya, dia akan jadi Manajer Portofolio.

Kurasa mereka merendahkan biaya untuk yang satu ini.

Kudengar kau akan menggantikan Quinn.

- Apa? - Ya, mereka mengupingnya dari telepon.

Lihat?

Sebaiknya dijual sekarang.

- Mana handukku? - Persetan itu.

- Seprainya baru kucuci. - Akan kucuci lagi.

Sial, ini ibuku lagi.

Maaf, Bu, tak bisa bicara sekarang.

Aku akan membiarkan diriku kelelahan.

Tidak, sungguh.

Aku bukan mengejekmu. Ayolah.

Baiklah, oke.

Ya Tuhan. Bagaimana bisa aku seberuntung ini?

Kau membicarakanku atau pekerjaanmu?

Keduanya.

- Kau tak iri, 'kan? - Hentikan.

Apa? Itu bukan sangkalan.

Tentu saja itu sangkalan.

Jika aku harus memilih antara kau dan promosi...

- Kau akan memilih promosi. - Tidak.

Aku akan duduk dan memikirkannya, lalu mungkin tetap memilih promosi.

Hanya bercanda. Aku bercanda.

Kapan kita akan menikah?

Aku harus menandai wilayahku.

Mengencingi pohonku. Kau pohonnya.

More Indonesian subtitles for Fair Play

Commenti

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left