Le prime 200 righe.
BUAT SITUS NONTON STREAMING, MOHON TAK MERUBAH KONTEN SUB INI
PRIVASI AMAN, KUNJUNGI: W W W . R E D M I T R A . C O M
Saat singa menghentakkan kaki,
bumi dan langit bergetar.
Kami berdoa semoga kehidupan diberkati dan makmur!
Bangkitlah singa!
Tarian barongsai
merupakan tradisi Cina yang luar biasa
menggabungkan seni tari, musik dan bela diri menjadi satu pertunjukan.
Sejak zaman dahulu,
tarian barongsai telah populer
dan diwariskan turun-temurun.
Di semua acara besar, barongsai sangat penting agar suasana lebih meriah.
Bagi yang jauh dari rumah,
pemandangan barongsai mengangkat kepalanya sesuai irama tambur yang menggelegar
langsung mengingatkan mereka pada rumah,
memberi mereka harapan untuk hari esok walau menghadapi kesulitan hari ini.
Ada dua gaya barongsai, Utara dan Selatan.
Barongsai selatan ekspresif. Dengan melompat, bergerak, menghindar, menerkam,
berputar, dan melompat,
para penari menampilkan singa
yang galak, perkasa, dan hidup.
"Memetik Selada"
adalah pertunjukan barongsai Selatan.
Kedua singa berebut mendapatkan pucuk selada yang dikonotasikan membangun kemakmuran.
Yang menari
dengan gerak kaki dan tubuh yang terbaik itulah yang memenangkan pertandingan.
Ada banyak jagoan barongsai selama ribuan tahun terakhir
serta sang legenda Guru Wong Fei-hung
yang diketahui oleh setiap keluarga.
Tapi cerita ini
bukan tentang dirinya.
Ini cerita tentang...
Juan. Apa orang tuamu sudah kembali?
Juan, kamu mau kemana?
Menonton pertunjukan barongsai.
PERTANDINGAN BARONGSAI KE-6 TAHUN 2005
Rayakan Festival Musim Semi!
Hai, bacalah.
Hai, silahkan dibaca.
Tuan, bacalah.
Apa ini?
Selamat datang di Kompetisi Barongsai
Festival Musim Semi tahun ini.
Lihatlah tim barongsai yang bersemangat.
Mereka terlihat keren!
Sangat menginspirasi.
Dan salut untuk hidup kita!
Apa yang kau lakukan?
Kenapa denganmu? Jangan menyelinap!
Biarkan saja dia.
Banyak yang telah dia alami.
Orang tuanya bekerja di Guangzhou,
mereka sudah jauh dari rumah selama bertahun-tahun.
Tak ada yang mengajarinya sopan santun.
Wow! Ini sangat keren!
Woo!
Ini luar biasa!
Hey, jangan menghalangi.
Chad.
Kepalamu sudah kayak semangka.
Tak perlu pakai topi semangka!
Cuma seru-seruan saja.
Selamat Tahun Baru.
Selamat?
Ini tim singa.
Tapi kau, kucing kecil, beraninya menghalangi kami.
Pembawa sial.
Mesti bagaimana kita merayakan Selamat Tahun Baru?
Apa kau sudah mendapatkan angpao?
Kakekku memberiku angpao.
Sini, serahkan padaku untuk melawan nasib sial.
Dasar pecundang.
Terima kasih buat angpaonya.
Aku tak percaya.
Ada yang berani menantang
Desa Chen untuk pertandingan "Memetik Selada"!
Ambilkan kepala singanya. / Baik.
Ayo, Singa Merah!
Kukira kau sudah pergi.
Ayo, Singa Hitam!
Ya!
Luar biasa!
Kau siapa?
Hentikan dia!
Kesini.
Naiklah.
Berhenti.
Cegat mereka ke sana. / Minggir!
Mereka berbelok. / Ke situ!
Awas!
terjemahan broth3rmax
Kita sudah lolos dari orang-orang itu 'kan?
Lantas kenapa kau ajak aku ke puncak bukit
sehingga mereka dengan mudah bisa melihat kita kalau melihat ke atas sini?
Bagaimana sekarang? Ayo terus lari.
Tak apa.
Kita sudah jauh dari mereka sejak tadi.
Siapa namamu?
Namaku?
Namaku Jiajuan.
Namaku juga Juan.
Bagaimana mengejanya?
J-U-A-N. Sering dipakai buat nama perempuan.
Serius. Namaku juga.
Kok bisa?
Kenapa namamu nama perempuan?
Saat kecil aku gampang sakit-sakitan.
Orang tuaku mencemaskanku.
Mereka yakin kalau nama perempuan bisa membawa keberuntungan.
Kayaknya sekarang kita ini "teman yang membutuhkan,"
kau boleh menyimpannya.
Sungguh?
Tapi aku tak bisa menari barongsai.
Berdiri.
Pakai.
Tutup matamu.
Apa kau dengar
dentuman di hatimu?
Dentuman apa?
Dentuman dalam dirimu,
"Jangan jadi kucing kecil yang selalu diganggu."
"Jadilah singa yang ganas."
Pertandingan Barongsai Keenam.
Duta Promosi.
Juara.
Apa kau...
Apa kau anggap aku bisa melakukannya?
Tentu bisa.
Bunga pohon sutra dikenal sebagai Bunga Pahlawan.
Kau pria yang dipilih oleh Bunga Pahlawan.
Bunga Pahlawan.
Nih, tambah lagi.
Kau juga, Kakek.
Nanti telponlah orangtuamu.
Juan.
Bagaimana kabarnya? Apa di rumah baik-baik saja?
Ya, jangan khawatir.
Bagaimana kabar ayah dan ibu?
Kami juga baik-baik saja. Jangan khawatir.
Kami berkecukupan di Guangzhou.
Ini Malam Tahun Baru.
Ada hidangan tambahan buat persiapan makan malam kita.
Kita akan adakan pesta besar!
Jiajuan.
Selamat merayakan tahun baru bersama kakekmu.
Makan yang banyak.
Tahun depan,
kami janji akan pulang, oke?
Kita akan menonton tarian barongsai bersama.
Ayah, ibu,
aku bukan anak kecil lagi.
Umurku sekarang 18 tahun. Tahu artinya apa?
Banyak teman sekolahku yang sudah mulai kerja di luar.
Kalian bisa pulang dan istirahat di rumah tahun depan saja.
Biar aku yang mencari nafkah.
Omong kosong. Kau bisa apa, bocah kurus?
Fokus saja sama tugas sekolahmu.
Kami akan banyak kerjaan karena ini adalah musim sibuk
dan menabung buat biaya sekolahmu.
Ya.
Dengan cara ini aku bisa melihat mereka semua.
Tahun ini, keinginanku juga tak akan terwujud.
Tak apa. Aku tak menyalahkanmu.
Kalau Ibu dan Ayah tak bisa mewujudkan,
aku akan memanjatkan keinginan lain.
Aku akan ke Guangzhou
membuat kejutan pada mereka.
Pertandingan Tarian Barongsai,
aku datang.
Kat... Aku ingin jadi penari barongsai.
Apa kepalamu habis kebentur?
Penari barongsai?
Aku serius.
Ada kompetisi, tapi aku tak bisa melakukannya sendiri.
Jangan ajak aku.
Selain itu,
topeng kepala singa itu tak sanggup kita beli.
Wow, kau mencuri ini dari mana?
Ayo kita jual.
Ini bukan curian.
Ya sudah, orang aneh. Menjengkelkan.
Seorang gadis memberikannya padaku.
Seorang gadis?
Apa dia cantik?
Sangat cantik.
Mari, mari. Silahkan duduk.
Ceritakan semuanya.
Begini masalahnya.
Kemarin di alun-alun,
aku bertemu orang-orang dari Desa Chen lagi...
Tidak, tidak, tidak.
Ceritakan soal kecantikan gadis itu.
Dia yang ini.
Dia biasa saja.
Lalu kenapa hidungmu mimisan?
Aku kebanyakan makan pisang.
Jadi kalau kita ikut kompetisi itu,
kita bisa ketemu gadis seperti dia, kan?
Ya. Kau ikut atau tidak?
No comments yet. Be the first to leave one.