Le prime 187 righe.
Dalam usahanya melawan Devouring, Myne harus mengeluarkan banyak uang.
Karena itu, dia menjual pengetahuan dari dunia sebelumnya kepada Benno.
Namun, saat sedang bernegosiasi dengan Benno, tiba-tiba dia pingsan.
Tuan, aku sudah menghubungi ketua serikat.
Ayo, Lutz!
Baik.
Jumlah orang yang ingin menyelamatkan Myne terus bertambah.
Rasanya ini lagi...
Panas ini...
Bertahanlah di sana!
Aku belum membuat buku apa pun!
Hah?
Bola apa itu?
Rasanya panasnya terserap oleh bola itu...
Ya! Pergilah, dasar panas bodoh!
Aku di mana?
Enak sekali kasurnya.
Hah?
Apa ini?
Kamu sudah sadar?
Frieda!
Tunggu, ini rumahmu?
Iya.
Bagaimana perasaanmu?
Demamnya sudah turun dan aku merasa cukup baik.
Aku tidak heran.
Soalnya alatnya rusak.
Alat itu mengumpulkan panas sebanyak yang bisa ditampung.
Frieda, apa ini?
Itu alat sihir.
Alat sihir?
Alat sihir inilah yang menyedot panas dari dalam dirimu, Myne.
Gelang ini, ya?
Alat ini sudah hampir rusak,
tapi menyerap panas darimu membuatnya melebihi kapasitas.
Jadi aku selamat karena benda ini menyerap panas di dalam diriku?
Benar sekali.
Aku sudah bilang waktu kita bertemu sebelumnya.
Mungkin mustahil untuk menyembuhkan Devouring...
Namun, panasnya bisa diredam.
Jadi itu maksudmu saat itu.
Jadi aku benar-benar selamat...
Myne,
dengar baik-baik.
Kita bisa mengibaratkan apa yang dilakukan alat sihir ini seperti mengambil sedikit air dari cangkir yang meluap.
Dengan begitu, cangkir itu masih sangat penuh,
dan seiring kamu tumbuh, cangkir itu akan terisi lagi.
Tunggu, kalau begitu...
Pada waktunya, cangkir itu akan mulai meluap lagi.
Kapan... itu akan terjadi?
Tolong, Frieda, katakan.
Menurutku kamu mungkin punya waktu satu tahun lagi.
Satu tahun...
Bagaimana caraku mendapatkan alat sihir lain?
Bagaimana dengan yang ini?
Di mana dan bagaimana kamu mendapatkan gelang ini?
Alat sihir adalah milik para bangsawan.
Yang bisa didapatkan keluargaku
hanyalah yang sudah hampir rusak atau sudah tidak terpakai.
Bahkan, kakekku membeli semua alat yang bisa dia temukan untukku,
jadi kemungkinan besar kamu akan susah menemukannya.
Tidak mungkin...
Bahkan jika kamu berhasil menemukan satu pun, suatu saat kamu akan membutuhkan yang lain lagi.
Bagi kami, penderita Devouring, hidup tanpa alat sihir itu mustahil.
Hanya ada satu cara untuk bertahan hidup.
Hah?
Mengadakan kontrak dengan bangsawan.
Kontrak?
Iya.
Sebagai imbalan atas pasokan alat sihir yang berkelanjutan, kamu berjanji akan bekerja secara eksklusif untuk bangsawan tersebut.
Seperti yang aku lakukan.
...apa?
Nanti kalau aku sudah dewasa, aku akan menjadi simpanan bangsawan.
S-si simpanan?!
Maksudmu kamu jadi perempuan simpanan?
Iya. Kakekku adalah ketua serikat, jadi dia berdagang dengan para bangsawan.
Karena itu, kami cukup beruntung bisa dikelilingi bangsawan yang ingin memberikan bantuan atau menjalin hubungan dengan kami.
Kami membuat kontrak dengan persyaratan terbaik.
Sepertinya kamu sudah menerima keadaanmu.
Rakyat biasa dengan Devouring tidak punya jalan lain.
Bagaimana jika aku tidak mau?
Itu berarti memilih mati.
Karena itu, Myne, aku sarankan kamu pikirkan baik-baik sebelum menentukan pilihan.
Apa kamu akan menjual dirimu ke bangsawan dan hidup?
Atau kamu akan menghembuskan napas terakhir, dikelilingi oleh orang-orang yang kamu sayangi?
Terima kasih sudah menyediakan alat sihir yang berharga ini.
Menyediakan? Sejujurnya aku dengar kamu akan membayarnya dari Benno.
Hah?
Atas permintaan Benno, aku setuju menjualmu alat sihir jika skenario terburuk terjadi.
Begitu rupanya.
Tidak apa-apa. Aku akan membayarnya.
Tiga keping emas kecil.
Tiga keping emas kecil?!
Kamu tidak bisa membayarnya?
Oh, tidak. Aku bisa bayar.
Harganya cuma membuatku kaget.
Myne, kamu mampu membayar sebanyak itu?
Apa ada masalah dengan itu?
Tentu ada. Jika kamu tidak bisa membayar, kami akan mendaftarkanmu ke toko kami.
Apa?
Sepertinya kamu lolos dari kami kali ini.
Untuk diriku di masa lalu yang menjual metode pembuatan Hairshine seharga tiga keping emas kecil:
Kerja bagus, kamu!
Myne!
Ibu, Ayah, Tuuli!
Setelah semua itu, keluargaku datang menengok keadaanku.
Kayaknya Frieda mengirim seseorang untuk menghubungi keluargaku.
Aku senang sekali kamu sudah bangun!
Bagaimana perasaanmu?
Aku kira jantungku mau berhenti waktu Lutz bilang kamu pingsan.
Maaf sudah membuat kalian khawatir.
Tapi aku baik-baik saja sekarang!
Syukurlah. Kamu bisa pulang sekarang, kan?
Kami akan menjaganya satu malam lagi.
Kondisinya belum sepenuhnya stabil.
Tapi...
Aku menderita penyakit yang sama, jadi aku minta kamu percaya pada penilaiku.
Terima kasih atas kesabaran dan keramahannya.
Baik, aku akan pergi menemui Tuan Benno dan memberitahunya.
Oke. Terima kasih untuk semuanya, Lutz!
Dengan gadis kecil itu di sini, kita bisa tenang.
Jadi Frieda juga mengidap Devouring, ya?
Devouring?
Iya, itu nama penyakit Myne.
Dulu dia pernah bilang.
Aku belum pernah dengar tentang Devouring ini.
Namanya nggak penting.
Yang penting dia sembuh, aku senang.
Satu tahun lagi... Hanya itu?
Setelah semua orang pergi,
aku dan Frieda memutuskan untuk menghabiskan waktu bersama layaknya gadis-gadis.
Ini koki kami, Leise.
Jadi, kita akan membuat apa?
Um...
Apakah kamu punya gula?
Iya, punya.
Kami juga punya tepung, telur, dan mentega.
Dengan ini, kita bisa membuat kue bolu!
Apa itu kue bolu?
Kamu tinggal mencampur semua bahan dengan takaran sama lalu memanggangnya.
Mengocok gula dan telur adalah bagian terpenting.
Aku ingin mencobanya!
Lalu, masukkan tepung yang sudah diayak sambil dipotong-potong.
Myne, tolong gantiin?
Wah, bikin manisan ternyata repot juga.
Lalu, tinggal tambahkan mentega cair dan aduk perlahan, tapi...
Bu Leise, tolong gantiin aku?
Kalian berdua memang lemah.
Ya, sepertinya sudah matang sampai dalam.
Sungguh nikmat!
Myne!
Hah?
Aku mengalihkan pandangan tajam Frieda dan Leise dan melanjutkan ke tujuan kedua dalam acara kumpul gadis kami.
Ini luar biasa!
Kakek membuat ulang pemandian dari rumah bangsawan di sini.
Dia selalu bilang, kalau aku mau bergaul dengan mereka, lebih baik aku belajar hidup seperti mereka.
Dia benar-benar sayang sama kamu!
Itu investasi untuk masa depan.
Kamu bilang begitu, tapi kamu tidak ingin dipisahkan dari keluargamu, kan?
Nanti setelah aku jadi simpanan, aku akan bisa memiliki toko sendiri di distrik bangsawan.
Aku akan bisa menekuni karier di bidang perdagangan, mimpi yang sudah aku tinggalkan karena Devouring.
Aku menantikannya!
Kamu kuat sekali, Frieda.
Setelah kami berbincang, aku keramas rambut Frieda pakai Hairshine yang dibawa Tuuli.
Kamu jago sekali melakukan ini, Myne.
Aku sering melakukan ini dengan kakakku Tuuli.
Wah, luar biasa!
Rambutku jadi berkilau!
Anggap saja sebagai terima kasih untuk alat sihirnya.
Mengobrol di tempat tidur sebelum tidur juga ada dalam daftar, tapi...
Mandi air panas sangat ampuh dan aku dan Frieda langsung tertidur.
Dan besok adalah pembaptisan Frieda.
Cantik sekali!
Seperti aku sedang melihat bidadari.
Bagaikan Dewi Tunas yang akan membawa musim semi ke negeri ini!
Hah?
Kenapa?
Nona Myne, apa kamu tidak merasa enak badan?
Bukan, cuma melihat Frieda membuatku ingin bertemu keluargaku lagi.
Myne, kamu kangen aku, kan?
Ayah pasti kangen kamu!
Myne nanti marah lagi.
Aku kangen kalian.
Sedikit.
Begitu. Kamu kangen kami.
Karena kita semua sudah berkumpul, maukah kalian bergabung makan malam bersama?
Kakekku yang mengusulkan.
No comments yet. Be the first to leave one.