Le prime 200 righe.
The Taking of Pelham One Two Three (1974) == diterjemahkan oleh: diannovaafif ==
Oke, Nak, lebih keras. Supaya aku bisa mendengarmu.
Aku memeriksa penumpang yang masuk dan keluar.
- Uh-huh. Yeah. - Depan dan belakang.
Menutup pintu. Gerbong belakang. Lalu gerbong depan.
Lalu pintunya tertutup.
Sekarang aku cek lampu indikator memastikan pintunya terkunci.
Cabut kuncinya, lalu lihat lagi ke jendela untuk menjaga jarak 3 kaki...
memastikan tak ada orang yang terseret.
Stasiun selanjutnya 51 st Street. 51 st Street, stasiun selanjutnya.
Bagaimana kerjaku?
Dengarkan nasehatku, nak.
Lakukan selama 6 bulan, dan kau akan diangkat menjadi masinis.
Perhatikan, kita akan segera sampai.
- 59th Street. - Bukan, bukan disini.
51st Street. Maaf. Ini Stasiun 51st Street.
Jangan pernah minta maaf, Nak.
Bisa jadi ada penumpang kesini lalu memukul hidungmu!
Selanjutnya Stasiun Grand Central. Grand Central, perhentian selanjutnya.
Jika aku jadi kau, aku akan belajar soal ujian masinis dari sekarang.
Sebenarnya aku sudah belajar, Tuan Mattson. Kau mau dengar?
Tiap gerbong IRT panjangnya 72 kaki.
Harganya 150,000 dollar, beratnya 75,000 pounds.
Aku turun disini, berhentilah. Kau sudah bagus, Nak.
Yeah, sampai jumpa lagi.
Hey, kenapa buru-buru, Tuan? Kami takkan pergi tanpamu!
Perhentian selanjutnya, Stasiun 33rd Street.
Ada masalah, Tuan? Belum pernah melihat matahari tenggelam?
Hei! Katakan kenapa aku harus melihat wajahmu?
- Ya Tuhan! Apa yang kau inginkan? - Aku ambil alih keretamu.
Kau mengambil alih keretaku?
Hei!
Menghadap belakang! Ada yang mau kuperlihatkan padamu.
- Apa yang terjadi? - Tutup mulutmu!
Kuulangi sekali lagi. Buka pintunya. Atau kuledakkan kepalamu.
Boleh aku lewat?
Tidak, kau tak boleh kesana.
Kenapa aku harus melakukan perintahmu?
Pergilah atau kutembak kemaluanmu.
Sekarang lihat keluar jendela dan katakan apa yang kau lihat.
Seseorang bersandar di gerbong utama.
Jika dia sudah masuk ke dalam segera tutup pintunya.
Jauhkan tanganmu dari mikrofon, kawan.
- Semua baik-baik saja, Tuan Green? - 100 persen, Tuan Blue.
Bisa kita jalan sekarang?
Oh!
Shelley, maukah kau membawakan ini ke atas?
Lewat sini. Ikuti aku.
Shelley, apa kau lihat Letnan Garber?
Oh! Letnan, pasti senang meninggalkan tugasmu untuk waktu yang lama...
menemani tamu-tamu kita berkeliling tempat ini.
Biar kuperkenalkan. Ini Tuan Yashimura.
Tuan Matsumoto.
Tuan Tomashita.
- Dan Tuan Naka... - Nakabashi?
Mereka semua adalah Direktur Tokyo Metropolitan Subway System.
Dan Tuan-tuan, perkenalkan Letnan Zachary Garber...
dari Otoritas Polisi Transportasi New York.
Suatu kehormatan, Tuan-tuan.
Jika sudah selesai, tolong antar mereka ke lantai 13.
Pimpinan ingin melepas mereka secara langsung, oke?
Sayonara!
Tuan-tuan. Jaringan Kereta Bawah Tanah New York adalah yang terbesar di dunia.
Dengan panjang rel 237 mil, 7,000...
Tuan-tuan. Jaringan Kereta Bawah Tanah New York adalah yang terbesar di dunia.
Ada 7,000 gerbong, panjang rel 237 mil...
- Sampai kapan Tuan Blue? - Teruskan saja.
Kenapa tak kau lepaskan tombolnya? Sepanjang jalan lampunya warna hijau .
Jangan khawatir.
Sakitmu kedengaran parah.
Aku bangun di tengah malam dengan penyakit ini.
- Apa yang terjadi? - Pasti ada yang mengganjal.
Katamu kau bisa mengendarai benda ini.
Ini bukan aku, ini sebuah kereta. Dia berguncang sepanjang waktu.
Disini markas Polisi Transportasi...
menempati seluruh ruangan di lantai dua gedung ini.
Kami menyebutnya "Pusat Syaraf".
Di sebelah sini. Ini adalah papan petunjuk...
lokasi setiap Petugas Otoritas Transportasi yang ditempatkan di lapangan.
Itulah dia. Ambil foto yang bagus.
Semua diatur dengan baik dari tempat ini.
Mungkin kalian bisa ceritakan tentang tindak kejahatan di Kereta Bawah Tanah Tokyo?
Benar? Baiklah, kita kesana.
Ini adalah meja tugas. Satu untuk: BMT, IRT...
Disini untuk IND.
Disini meja artis kami.
Dan disini adalah Letnan Pelaksana kami, Tuan Rico Patrone,
Pada waktu liburan, dia bekerja untuk mafia.
Rico, perkenalkan para sahabat kita,
- Hai. - Mereka teman baik, Rico.
Hai.
Rico, mereka ini adalah para pimpinan transportasi di Jepang.
Kenapa tidak kau ceritakan hal-hal menarik...
yang terjadi di kereta bawah tanah New York, Rico.
Well, kita punya teror bom di Bronx kemarin.
Tapi ternyata itu hanya semangka.
Aku sedang sibuk, Zach, oke?
Seperti biasa yang terjadi pada hari kerja...
Rata-rata Polisi Transportasi berhadapan dengan aksi kriminal seperti pencurian, penyerangan,
pembunuhan, orang mabuk,
orang sakit, pengrusakan,
orang gila,
penyiksaan, kekerasan seksual,
exibitionis...
- Siapa namamu, Masinis? - Denny Doyle, Tuan.
- Pernah punya masalah? - Ya, Tuan. Sekali.
- Dalam hal apa? - Menyalakan lampu merah. Kau?
Dua kali. Sekali di Canarsie...
Apa kau mau menceritakan semua tentang dirimu pada Tuan Doyle?
Ok. Cukup sampai disini.
Aku mencabut tuas rem dan kunci pembalikmu, Denny.
Aku mau kunci pemotong gerbongnya juga.
Itu saja.
Kau akan dapat panggilan dari Kantor Pusat dalam satu atau dua menit.
Jangan menjawabnya, abaikan saja. Apa itu jelas Tuan Doyle?
Baik, Tuan. Mereka bisa memanggil kapan saja. Aku tak dengar.
- Terima kasih, Tuan Grey. - Tak masalah, Tuan Green, benar?
Benar. Berikan kunci kabinmu, Kondektur.
Aku tak bisa. Aku tak boleh melakukannya.
Kau punya waktu tiga detik. Satu, dua, ...
Oke, oke, oke.
Aku bisa kehilangan pekerjaanku. Apa yang akan dilakukannya?
Kau mau aku membocorkan kejutannya?
Sampai saat itu, tetap di tempat. Kembali pada kecepatan normal jika...
Kantor Pusat menghubungi Pelham One Two Three. Masuk.
Maaf, aku lupa. Itu spontan.
Pelham One Two Three, apa kau mendengarku?
Masuk, Pelham One Two Three.
Pelham One Two Three, dimana kau?
Hei! Kenapa tergesa-gesa?
Sudah kubilang, salah seorang petugasku menjatuhkan cincin kawinnya dibawah, John!
- Lalu kenapa berlari? - Siapa yang lari?
- Kenapa gerbangnya tidak dikunci? - Siapa yang mau mencuri kereta bawah tanah?
Grand Central Tower menghubungi Kantor Pusat.
Apa kalian sudah dapat kabar dari Pelham One Two Three?
Tenanglah. Itu yang sedang kami cari tahu.
- Apa katanya? - Mereka tidak menjawab panggilannya.
Ya Tuhan, Caz, kau terlambat di hari yang salah!
Kau butuh tukang ledeng, kan?
- Cincin siapa itu? - Nyonya Jenkin, tapi Caz...
Maaf, Tuan Dolowicz. Ternyata hanya terselip.
- Kenapa tanganmu pada John? - Tanganku tidak...
Segera cuci tanganmu. Toiletnya di belakang sana.
Caz, dengarkan aku! Ada kereta bermasalah!
Promosi jabatan dibuka untuk wanita selama satu bulan...
dan kita masih saja berada di tempat ini!
- Ada apa itu? - Itu yang ingin dijelaskan Marino padamu.
Kereta itu berhenti diantara stasiun 28th dan 23rd.
- Untuk apa? Sudah berapa lama? - Belum lama, sekitar tiga menit.
Kantor Pusat sudah coba menghubunginya, tapi mereka tidak menjawab.
Jeez, Caz, kenapa mereka tak menjawab radionya?
Mungkin radionya rusak,
dan mereka malas keluar menggunakan telepon.
Akan kulaporkan hal ini! Akan kuhukum mereka!
Hei, keretanya bergerak.
Ya Tuhan, mereka malah berjalan mundur.
Lihat. Mereka meninggalkan kereta bagian depan.
Mereka pasti sudah gila.
Keretanya berhenti lagi.
Ya, setidaknya berhenti lebih baik daripada berjalan mundur.
Ada apa ini? Aku tak tahu ternyata keretanya berjalan mundur.
Sekarang kau tahu.
Bisa jelaskan apa yang sedang kalian lakukan?
Ya, akan kujelaskan.
Masuk, Pelham One Two Three. Masuk.
- Semua baik-baik saja, Tuan Green? - Aman terkendali, Tuan Blue.
- Bagaimana perasaanmu? - Oh, hebat.
Keluar, Doyle.
Ini senjatamu. Cepat berangkat. Kita terlambat dua menit.
Pelham One Two Three. Apa kau mendengarku, Pelham One Two Three?
Hei, lihat. Gerbong depan bergerak maju sekarang.
- Yeah, yeah. Bukankah aku punya mata? - Apa yang sebenarnya terjadi?
Apa kau bersama orang tuamu?
Hei nak... kau bersama orang tuamu?
Yeah. Ibuku.
Duduklah bersamanya.
- Kenapa? - Kembali dan duduklah dengannya.
Ibu, aku ingin bermain.
Mohon perhatian.
Kuperingatkan kalian untuk tetap duduk.
Siapapun yang macam-macam akan kutembak.
Ada satu orang lagi!
Diam!
Minggir, Tuan Doyle.
Sekarang, Tuan dan nyonya, kau lihat senapan ini?
Benda ini menembakkan 750 peluru ukuran 9-milimeter permenit.
Artinya, jika kalian semua mencoba melawanku,
tak seorangpun dari kalian yang dapat bergerak lebih jauh dari tempat duduknya sekarang.
- Bu, apa itu senapan betulan? - Shhhhh!
Kuharap kalian mengerti.
Mereka berhenti. Kereta brengsek itu berhenti lagi.
Dia ditengah-tengah jalur antar stasiun! Ada apa ini?
Sungguh lancang.
Akan kugantung keberanian mereka di dinding karena hal ini.
- Caz, bisakah kau tenang? - Oh, ayolah!
Jika aku harus memperlunak bahasaku...
Hanya karena mereka mempekerjakan wanita. Aku akan mengundurkan diri!
Bagaimana kau bisa mengemudikan kereta tanpa sumpah serapah?
Grand Central Terminal, ini Kantor Pusat.
Siapa yang bertugas disana?
No comments yet. Be the first to leave one.